Anda di halaman 1dari 24

Sebelum Menyusun RPJM Desa, Pahami

Ini Dulu!
Gampong RT 09.20 Pojok Desa , Terpopuler

DESA memiliki hak mengatur dan mengurus pembangunan untuk


mensejahterakan rakyatnya. Desa bukan lagi sebagai penerima
pembangunan (objek) tapi sebagai subjek (pelaku pembangunan).
Oleha karena itu, pelaksanaan program-program sektoral yang masuk ke
desa harus diinformasikan kepada pemerintah desa untuk diintergrasikan
dengan Rencana Pembangunan Desa. Rakyat Desa juga berhak
mendapatkan informasi dan melakukan pemantauan mengenai rencana
dan pelaksanaan pembangunan desa.
Sebagai konsekuensinya, desa wajib menyusun rencana pembangunan
sesuai dengan kewenangan yang dimiliki dengan mengacu pada
perencanaan kabupaten/kota.
Perencanaan pembangunan desa yang ideal dilakukan oleh masyarakat
desa sendiri secara partisipatif, karena masyarakat desalah yang jauh
lebih tau dan mengerti apa masalah yang sesungguhnya di desanya, dan
potensi apa yang bisa digali untuk dikembangkan demi kemajuan desa.
Pembangunan desa dilaksanakan oleh pemerintah Desa bersama
masyarakat desa dengan semangat gotong royong, memanfaatkan
sumber daya alam desa serta menggunakan bahan baku yang ada di
desa.
Dokumen Besar Perencanaan Desa, yaitu Rencana Pembangunan
Jangka Menengah Desa (RPJMDes) dan Rencana Kerja
Pembangunan Desa (RKPDes).

Sebagai dokumen besar, rancangan RPJM Desa memuat visi dan misi
kepala Desa, arah kebijakan pembangunan Desa, serta rencana kegiatan
yang meliputi bidang penyelenggaraan Pemerintahan Desa, pelaksanaan
pembangunan Desa, pembinaan kemasyarakatan Desa, dan
pemberdayaan masyarakat Desa.
Kepala Desa menyelenggarakan penyusunan RPJM Desa dengan
mengikutsertakan unsur masyarakat Desa. Penyusunan RPJM Desa
dilaksanakan dengan mempertimbangkan kondisi objektif Desa dan
prioritas program dan kegiatan kabupaten/kota.
Sebelum menyusun RPJM Desa, beberapa regulasi desa berikut ini harus
dibaca dan dipahami, antara lain:

UU No.6 Tahun 2014 tentang Desa

PP No. 47 Tahun 2015 tentang Peraturan Pelaksanaan UndangUndang No.6 Tahun 2014 tentang Desa, perubahan atas PP No.43
Tahun 2014.

Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 114 tahun 2014 tentang


Pedoman Pembangunan Desa.

Peraturan Kemendesa No.1 Tahun 2015 tentang Pedoman


Kewenangan Berdasarkan Hak Asal Usul dan Kewenangan Lokal
Berskala Desa.

Peraturan Bupati/Walikota masing-masing (jika ada)

Buku Saku Perencanaan Pembangunan Desa, terbitan Kemendesa,


PDTT.

Trending
Loading...
Text to Search

Beranda

Liputan Desa
o
o
o

Potret Desa
o
o
o

Pojok Desa

Akuntansi

Perencanaan

Fotografi

Regulasi Desa

Privacy

Home / Perencanaan Desa / Terpopuler / Sistematika dan Format RKP Desa

Sistematika dan Format RKP Desa


Gampong RT 08.30 Perencanaan Desa , Terpopuler

Sesuai dengan kaidah perundang-undangan bahwa RKP Desa harus


selaras dengan RPJM Desa, Visi dan Misi Desa, dan Rencana
program/kegiatan Pemerintah, pemerintah daerah provinsi, dan
pemerintah daerah kabupaten/kota yang masuk ke Desa.
RKP Desa merupakan penjabaran dari RPJM Desa untuk jangka waktu 1
(satu) tahun. Maksud Penyusunan RKP Desa adalah untuk menyajikan
dokumen perencanaan pembangunan tahunan desa yang sesuai dengan
kebutuhan desa.
"Pemerintah Desa dapat menolak program/kegiatan dari Supra Desa jika
tidak sesuai dengan perencanaan, prioritas pembangunan berskala desa
dan kebutuhan masyarakat Desa."
Sesuai UU Desa setiap Desa wajib menyusun RKP Desa. Berdasarkan
Permendagri Nomor 114 tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan
Desa, dalam Pasal 29 peraturan ini disebutkan:

Pemerintah Desa menyusun RKP Desa sebagai penjabaran RPJM


Desa.

RKP Desa disusun oleh Pemerintah Desa sesuai dengan informasi


dari pemerintah daerah kabupaten/kota berkaitan dengan pagu
indikatif Desa dan rencana kegiatan Pemerintah, pemerintah daerah
provinsi, dan pemerintah daerah kabupaten/kota.

RKP Desa mulai disusun oleh pemerintah Desa pada bulan Juli
tahun berjalan.

RKP Desa ditetapkan dengan peraturan Desa paling lambat akhir


bulan September tahun berjalan.

RKP Desa menjadi dasar penetapan APB Desa.

Rancangan RKP Desa harus tergambar Kondisi Objektif Desa.


Kondisi Objektif Desa adalah kondisi yang menggambarkan situasi yang
ada di desa, baik mengenai sumber daya manusia, sumber daya alam,
maupun sumber daya lainnya, serta mempertimbangkan antara lain:
Keadilan gender, pelindungan terhadap anak, pemberdayaan keluarga,
keadilan bagi masyarakat miskin, warga disabilitas dan marginal,
pelestarian lingkungan hidup, pendayagunaan tekhnologi tepat guna dan
sumber daya lokal, pengarus utamaan perdamaian, serta kearifan lokal.
Oleh karena itu, jika proses penyusunan RKP Desa benar-benar
dilaksanakan secara partisipatif dan berorientasi pada kebutuhan riil
masyarakat akan mendorong percepatan pembangunan sekala desa
menuju kemandirian desa.
Sistematika dan Format RKP Desa
Secara Umum Sistematika Penyusunan RKP Desa, sebagai berikut:
BAB I : PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
1.2. Dasar Hukum Penyusunan
1.3. Visi dan Misi
1.4. Maksud dan Tujuan
1.5. Sistematika Penyusunan RKP Desa
BAB II : EVALUASI PELAKSANAAN RKP DESA TAHUN SEBELUMNYA
2.1. Kondisi Objektif Desa
2.1.1 Sejarah Desa
2.1.2 Sumber Daya Alam Desa
2.1.3 Sumber Daya Manusia
2.1.4 Sumber Daya Pembangunan Desa
2.1.5 Sumber Daya Sosial Budaya
2.2. Evaluasi Pelaksanaan RKP Desa Tahun Sebelumnya
2.2.1 Evaluasi Bidang Penyelenggaraan Pemerintah
2.2.2 Evaluasi Bidang Pelaksanaan Pembangunan
2.2.3 Evaluasi Bidang Pelaksanaan Pemberdayaan Masyarakat
2.2.4 Evaluasi Bidang Pembinaan Masyarakat
2.3. Permasalahan, Kendala, Hambatan dan Isu Strategis
BAB III : GAMBARAN UMUM KEBIJAKAN KEUANGAN DESA
3.1. Evaluasi Keuangan Desa Tahun Sebelumnya
3.2. Pagu Indikatif Desa
3.3. Pendapatan Asli Desa
3.4. Swadaya Masyarakat Desa
3.5. Bantuan Keuangan dari Pihak Ketiga

BAB IV: PRIORITAS PROGRAM, KEGIATAN, DAN ANGGARAN DESA


4.1. Prioritas Program, Kegiatan, dan Anggaran Desa yang Dikelola Oleh
Desa
4.4.1. Rencana Penyelenggaraan Pemerintahan Desa
4.4.2. Rencana Pelaksanaan Pembangunan Desa
4.4.3. Rencana Pemberdayaan Masyarakat Desa
4.4.4. Rencana Pembinaan Kemasyarakatn Desa
4.2. Prioritas Program, Kegiatan, dan Anggaran Desa yang Dikelola
Melalui Kerja Sama Antar Desa dan/atau Kerja Sama dengan Pihak
Ketiga.
4.3. Rencana Program Kegiatan dan Anggaran Desa yang Dikelola Oleh
Desa Sebagai Kewenangan Penugasan dari Pemerintah, Pemerintah
Daerah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten
BAB V : PELAKSANA KEGIATAN DESA
BAB VI: PEDOMAN DAN TATA CARA PERUBAHAN RKP DESA
BAB VII : PENUTUP
LAMPIRAN:
1. Tabel Daftar Prioritas Kegiatan dan Rencana Anggaran Desa
2. Tabel Daftar Usulan RKP Desa
3. Tabel Daftar Rencana Program dan Kegiatan Pembangunan Kabupaten
4. Lampiran Rencana Kegiatan dan Rencana Anggaran Biaya (RAB)
5. Berita Acara Penetapan RKP Desa
6. Lampiran SK Tim Penyusunan RKP Desa
7. Lampiran Daftar Hadir Musyawarah RKP Desa
8. Daftar Pengertian Istilah
9. Dll (* jika masih ada yang kurang)
Format dan Sistematika RKP Desa ini terjemahkan dari peraturan
Permendagri, Permendes dan penyesuaian dari referensi yang ada. Bagi
Desa yang belum menyusun RKP Desa, silahkan berkonsultasi dengan
Tenaga Pendamping Desa atau pada pihak-pihak yang tau, mengerti dan
paham tatacara berdesa sesuai UU Desa.
.
Dari hasil penelurusan, ditemukan format dan sistematikan RKP Desa di
satu daerah berbeda dengan daerah lain. Hal ini terjadi karena masingmasing kabupaten/kota mengatur lebih lanjut melalui Perbub dan Perwali.
Share on Facebook Share on Twitter Share on Google Plus

Salam dari Gampong RT

Blog ini adalah Media Informasi dan Edukasi Berdesa. Dikelola oleh anak desa Riseh Tunong
Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara. Kritik, Saran dan Masukan dapat disampaikan
melalui email: info.risehtunong@gmail.com. " #Gampong Membangun Aceh, #Desa
Membangun Indonesia" .

Alur Penyusunan RKP Desa

Alur Pengkajian Keadaan Desa

Alur Penyusunan RPJM Desa


Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

Popular Posts


Tiga Camat Diduga Sunat Dana Desa

Kades Resah, LSM Abal-Abal Gentayangan

Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah Desa Tahun 2016

Menteri Desa Minta Informasi Dana Desa Dipajang di Masjid

Kumpulan Peraturan Desa

Entri Populer

Menteri Desa Minta Informasi Dana Desa Dipajang di Masjid

Baru: Permenkeu Nomor 49 tentang Penyaluran dan Penggunaan Dana Desa


Kumpulan Peraturan Desa

Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah Desa Tahun 2016

Tiga Camat Diduga Sunat Dana Desa

Kades Resah, LSM Abal-Abal Gentayangan

Twitter @GampongRT
Tweet oleh @GampongRT

Facebook Page
Gampong Riseh Tunong
Trending
Loading...
Text to Search

Beranda

Liputan Desa
o
o
o

Potret Desa
o
o
o

Pojok Desa

Akuntansi

Perencanaan

Fotografi

Regulasi Desa

Privacy

Home / Perencanaan Desa / Alur Pengkajian Keadaan Desa

Alur Pengkajian Keadaan Desa


Gampong RT 22.15 Perencanaan Desa

Pengkajian Keadaan Desa adalah proses penggalian dan pengumpulan


data mengenai keadaan obyektif masyarakat, masalah, potensi, dan
berbagai informasi terkait yang menggambarkan secara jelas dan lengkap
kondisi serta dinamika masyarakat Desa.
Pengkajian Keadaan Desa telah diatur dalam Permendagri No.114 tahun
2014 tentang Pedoman Pembangunan Desa. Dalam peraturan ini
disebutkan, Pengkajian Keadaan Desa merupakan tugas Tim Penyusunan
RPJM Desa.
Apa saja yang harus dikaji oleh Tim Penyusun RPJM Desa?
Pengkajian keadaan desa harus dilakukan secara menyeluruh atas semua
potensi desa. Kegiatan dalam melakukan Pengkajian keadaan Desa
meliputi;

Penyelarasan Data Desa;

Penggalian gagasan masyarakat; dan

Penyusunan laporan hasil pengkajian keadaan Desa.

Seperti alur Pengkajian Keadaan Desa (PKD) dikerjakan. Berikut


penjelasan singkatnya:
Penyelarasan Data Desa: Tim Penyusun harus melakukan pengambilan
data meliputi: Data sumber Daya Alam (SDA), Data Sumber Daya
Manusia (SDM), Data Sumber Daya Pembangunan, Data Sumber Daya
Sosial Budaya, dan Pembandingan data Desa dengan kondisi Desa terkini.
Penggalian Gagasan Masyarakat: Menemukenali potensi dan peluang
pendayagunaan sumber daya desa, dan masalah yang dihadapi Desa.

Semua ini harus dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan


seluruh unsur masyarakat Desa yang dilakukan melalui
musyawarah dengan cara diskusi kelompok secara terarah.
Penyusunan Laporan Hasil Pengkajian Keadaan Desa: Menyusun
berita acara laporan hasil pengkajian keadaan desa, dengan dilampiri
dokumen-dokumen sebagai berikut:

Data Desa yang sudah diselaraskan;

Data rencana program pembangunan kabupaten/kota yang akan


masuk ke Desa;

Data rencana program pembangunan kawasan perdesaan; dan

Rekapitulasi usulan rencana kegiatan pembangunan Desa


dari dusun dan/atau kelompok masyarakat yang ada di desa.

Setelah semua data tersebut selesai disusun, selanjutnya Tim Penyusun


RPJM Desa melaporkan kepada Kepala Desa. Kepala Desa selaku Kepala
Pemerintahan Desa menyampaikan laporan kepada Badan
Permusyawaratan Desa (BPD) melalui musyawarah Desa dalam rangka
penyusunan rencana pembangunan Desa.
Selanjutnya, seluruh laporan hasil pengkajian keadaan desa menjadi
bahan masukan dalam musyawarah Desa dalam rangka penyusunan
Perencanaan Pembangunan Desa.
Apa itu Pembangunan Desa?
Pembangunan Desa adalah upaya peningkatan kualitas hidup dan
kehidupan untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat Desa.
Makanya, Pemerintah Desa wajib menyusun perencanaan Pembangunan
Desa sesuai dengan kewenangannya dengan mengacu pada perencanaan
pembangunan Kabupaten/Kota. Semuanya, dituangkan dalam dokumen
perencanaan resmi desa, yaitu RPJM Desa dan RKP Desa.
RPJM Desa adalah Rencana Kegiatan Pembangunan Desa untuk jangka
waktu 6 (enam) tahun. Kemudian atas dasar dokumen tersebut, pada
setiap tahun Desa harus menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP
Desa atau RKPDes).
Bagaimana kiat-kiat sukses menyusun RPJM Desa (RPJMDes), baca Alur
Penyusunan RPJM Desa. Selamat bekerja, ayo semangat Desa
Membangun!

Bila ada kurang silahkan tinggalkan pesan atau komentar dibawah ini.
Hidup Sehat Komentar Sehat.:)
Share on Facebook Share on Twitter Share on Google Plus

Salam dari Gampong RT

Blog ini adalah Media Informasi dan Edukasi Berdesa. Dikelola oleh anak desa Riseh Tunong
Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara. Kritik, Saran dan Masukan dapat disampaikan
melalui email: info.risehtunong@gmail.com. " #Gampong Membangun Aceh, #Desa
Membangun Indonesia" .

Alur Penyusunan RPJM Desa

Indeks Desa Membangun Lebih Komperh...

Fungsi dan Ketentuan Penyusunan APB...


Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

Popular Posts

Tiga Camat Diduga Sunat Dana Desa

Kades Resah, LSM Abal-Abal Gentayangan

Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah Desa Tahun 2016

Menteri Desa Minta Informasi Dana Desa Dipajang di Masjid


Kumpulan Peraturan Desa

Entri Populer

Menteri Desa Minta Informasi Dana Desa Dipajang di Masjid

Baru: Permenkeu Nomor 49 tentang Penyaluran dan Penggunaan Dana Desa

Kumpulan Peraturan Desa

Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah Desa Tahun 2016

Tiga Camat Diduga Sunat Dana Desa

Kades Resah, LSM Abal-Abal Gentayangan

Twitter @GampongRT

Tweet oleh @GampongRT

Facebook Page
Gampong Riseh Tunong

JAKARTA, LintasParlemen.com Di tahun 2016 ini ada 243 ijazah kampus yang tak bisa
digunakan mendaftar sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Hal itu disampaikan oleh Dirjen Kelembagaan Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Pendidikan
Tinggi, Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti), Patdono
Suwignjo.
Ini daftar 243 Perguruan Tinggi Tak Bisa Ikut Tes CPNS
*Aceh*
16. Akademi Kebidanan Meuligoe Nur Amin
17. Akademi Kebidanan Medica Bakti Nusantara
18. Akademi Keuangan Perbankan Nasional
19. Akademi Pertanian Iskandar Muda
20. Akademi Teknik Iskandar Muda
21. STIKES Bustanul Ulum Langsa
*Sumatera Utara*
10. STIT Al-Hikmah Tebing Tinggi
11. STAI Al-Ikhlas Sidikalang, Dairi
217. Politeknik Wilmar Busnis Indonesia
218. Politeknik Yanada
219. Politeknik Trijaya Krama
220. Politeknik Tugu 45 Medan
221. Politeknik Profesional Mandiri
222. Akademi Kebidanan Eunice Rajawali Binjai
223. Akademi Kebidanan Dewi Maya
224. Akademi Kesehatan Lingkungan Binalita Sudama
225. Akademi Kebidanan Jaya Wijaya
226. AMIK Intelcon Global Indo Kisaran
227. Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Medan
228. AMIK Stiekom Sumatera Utara
229. Akademi Sekretari Manajemen Lancang Kuning
230. Akademi Teknologi Lorena
231. Akademi Manajemen Gunung Leuser

232. Akademi Pertanian Gunung Sitoli


233. Akademi Keuangan Perbankan Swadaya Medan
234. Sekolah Tinggi Kelautan dan Perikanan Indonesia
235. STIE Riama
236. Sekolah Tinggi Teknik Graha Kirana
237. Sekolah Tinggi Teknik Pelita Bangsa
238. Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Benteng Huraba
239. Sekolah Tinggi Bahasa Asing Swadaya Medan
240. STIE Swadaya Medan
241. STKIP Riama
242. Universitas Setia Budi Mandiri
243. Universitas Preston Indonesia
*Sumatera Barat*
31. Politeknik Tri Dharma
39. Akademi Bahasa Asing Alaska Padang
40. Akademi Teknik Taman Siswa
41. Akademi Teknologi Pratama
44. Akademi Sekretari dan Manajemen Indonesia Padang
45. Akademi Koperasi Sumbar
52. Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sumbar
*Riau*
37. Akademi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pekanbaru
46. STIE Prakarti Mulya
47. STIE Widyaswara Indonesia
48. STKIP Widyaswara Indonesia
*Kepulauan Riau*
32. Akademi Akuntansi Permata Harapan Batam
33. Akademi Bahasa Asing Permata Harapan
34. Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Gici
36. Akademi Bahasa Asing Tanjung Pinang
49. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karimun
50. Sekolah Tinggi Teknik Bentara Persada Batam
*Jambi*
3. STIT YAPIMA Muara Bungo
35. Akademi Bahasa Asing Jambi
38. Akademi Telekomunikasi Indonesia Jambi
42. Akademi Sekretari dan Manajemen Jambi
43. Akademi Manajemen Koperasi Graha Karya
51. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Jambi

*Sumatera Selatan*
211. Akademi Kebidanan Sapta Karya
212. Akademi Keperawatan Sapta Karya
213. Akademi Perikanan Wachyuni Mandira
214. Akademi Analis Kesehatan Widya Dharma
215. Akademi Akuntansi Unggulan SMB Palembang
216. STKIP Sera
*Banten*
1. STIT Tangerang Raya Yayasan Purgantorio
134. Akademi Kebidanan Al-Ishlah Cilegon
136. AMIK PGRI Tangerang
146. Akademi Bahasa Asing YPKK Tangerang
147. Akademi Sekretari dan Manajemen Bhakti
149. STIE ISM
160. STMIK Triguna Utama
195. STKIP Suluh Bangsa
*DKI Jakarta*
2. STAI INSIDA Jakarta Timur
14. STAI Acprilesma Indonesia
15. STEI Tiara Rawamangun
177. Akademik Kebidanan Sulih Bangsa
178. Politeknik Bunda Kandung
179. Akademi Perekam Medis dan Informasi Kesehatan
180. Akademi Sekretari dan Manajemen Pitaloka
181. Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Yapri
182. AMIK Mpu Tantular
183. Akademi Akuntansi Bentara Indonesia
184. AMIK Andalan Jakarta
185. Akademi Sekretaris ISWI Jakarta
186. Akademi Pertamanan Interstudi
187. Akademi Sekretari dan Manajemen Purnama
188. Akademi Keuangan dan Perbankan LPI
189. Akademi Keuangan dan Perbankan YPK
190. Akademi Akuntansi Artawiyata Indonesia LPI
191. STMIK Eresha
192. Sekolah Tinggi Desain Interstudi
193. STIE Santa Ursula
194. STIBA Indonesia LPI
196. STIE Dwipa Wacana
197. STKIP Albana
198. STIE Ganesha
199. Sekolah Tinggi Manajemen Imni

200. STISIP Pusaka Nusantara


201. Sekolah Tinggi Teknologi Kelautan Hatawana
202. Sekolah Tinggi Manajemen Industri Indonesia
203. Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia
204. STIE Nasional Indonesia
205. Sekolah Tinggi Keuangan Niaga & Negara Pembangunan
206. Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yapann
207. STKIP Purnama
208. Universitas Kejuangan 45 Jakarta
209. Universitas Islam Attahiriyah
210. Universitas Ibnu Chaldun
*Jawa Barat*
9. STAI Azzakiyah Ujungberung Bandung
130. Politeknik LP3I Bandung
131. Politeknik Manufaktur Igasa Pindad
132. Politeknik Industri dan Niaga Bandung
133. Akademi Refraksi Optisi Polycore Indonesia
135. Akademi Teknologi Telekomunikasi Bandung
137. Akademi Surtasdal-As Bogor
138. Akademi Teknologi Aeronautika Siliwangi
139. Akademi Akuntansi Era 2020
140. Akademi Komunikasi Radio dan Televisi Hutama
140. Akademi Komunikasi Radio dan Televisi Hutama
141. Akademi Teknologi Bandung
142. Akademi Sekretari dan Manajemen Al-Masoem
143. Akademi Teknologi Patriot
144. Akademi Kesenian Bogor
145. Akademi Pariwisata Tadika Puri
148. Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Yasika
150. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Hidayatullah Depok
151. Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Karawang
152. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gici
153. Sekolah Tinggi Teknologi Pratama Adi
154. Sekolah Tinggi Teknologi Geusan Ulun
155. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Indonesia
156. Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Dharma Andhiga
157. Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Bekasi
158. Sekolah Tinggi Teknologi Mitra Karya
159. Sekolah Tinggi Teknologi Telematika Cakrawala
161. STMIK Padjadjaran
162. Sekolah Tinggi Teknik Cikarang
163. Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Bandung
164. Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Budi Bakti

165. Sekolah Tinggi Teknologi Ar-rahmah Cianjur


166. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Putra Banjar
167. STISIP Bina Putera Banjar
168. Sekolah Tinggi Ilmu Teknik Bina Putra
169. STIE Tribuana Tambun
170. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cirebon
171. STIE Dharma Agung Bandung
172. STIE Adhy Niaga
173. STIE Pandu Madania
174. STMIK Mikar
175. Universitas Purwakarta
176. Universitas Majalengka
*Jawa Tengah*
119. Politeknik Surakarta
120. Politeknik Jawa Dwipa
121. AMIK PGRI Kebumen
122 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah Cilacap
*DI Yogyakarta*
123. Akademi Seni Rupa dan Desain Akseri
124. Akademi Teknologi Otomotif Nasional
125. Akademi Sekretari dan Manajemen Indonesia Bantul
126. Akademi Keuangan dan Perbankan YIPK
127. Akademi Bahasa Asing YIPK Yogyakarta
128. Akademi Kesejahteraan Sosial Tarakanita
129. STMIK Pelita Nusantara Yogyakarta
*Jawa Timur*
7. STAI Ar-Rosyid Surabaya
8. STAI Al-Qodiri Jember
13. STAI Raden Qosim Lamongan
93. AMIK Aji Jaya Baya
94. Akademi Pariwisata Bhakti Wiyata
95. Akademi Peternakan PGRI Jember
96. Akademi Bahasa Asing Webb
97. Akademi Teknik Nasional Sidoarjo
98. Akademi Teknologi Industri Tekstil Surabaya
99. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pemuda
100. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pemnas Indonesia
101. Sekolah Tinggi Teknik Widya Darma
102. Sekolah Tinggi Teknik Budi Utomo
103. Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sunan Giri
104. STKIP Tri Bhuwana

105. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Satya Widya


106. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Artha Bodhi Iswara
107. Institut Sains dan Teknologi Palapa
108. IKIP PGRI Jember
109. IKIP Budi Utomo
110. Institut Teknologi Pembangunan Surabaya
111. Universitas Kahuripan Kediri
112. Universitas Cakrawala
113. Universitas PGRI Ronggolawe
114. Universitas Nusantara PGRI Kediri
115. Universitas Teknologi Surabaya
116. Universitas Bondowoso
117. Universitas Mochammad Sroedji
118. Universitas Darul ulum
*Bali*
89. Sekolah Tinggi Teknologi dan Kejuruan Gianyar
90. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Jembrana
91. Sekolah Tinggi Ilmu Teknologi Kelautan
*Nusa Tenggara Barat*
12. STAI Sultan Abdul Kahir Bima
84. Akademi Manajemen Surya Mataram
85. Akademi Teknik Bima
86. STIKES Yahya Bima
87. Sekolah Tinggi Teknik Bima
*Nusa Tenggara Timur*
88. STKIP Indonesia Kupang
92. Universitas PGRI Kupang
*Kalimantan Selatan*
24. Akademi Kebidanan Martapura
28. Akademi Manajemen Koperasi Barabai
30. Sekolah Tinggi Bahasa Asing Dinamik
*Kalimantan Timur*
23. Akademi Teknologi Borneo
25. Akademi Bisnis Internasional Samarinda
26. Akademi Pariwisata Nasional Samarinda
27. ASMI KMPI Samarinda
29. STIE Prima Visi

*Sulawesi Barat*
68. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene
*Sulawesi Selatan*
6. STAI Al-Amanah Jeneponto
53. Politeknik Internasional Indonesia Makassar
54. Akademi Kebidanan Gunung Sari Makassar
55. Akademi Kebidanan Graha Rabita Anugerah
56. Akademi Kebidanan Bambapuang Prima Persada
57. Akademi Keperawatan Pemda Sengkang
59. Akademi Teknik Otomotive Makassar
60. Akademi Pertambangan Makassar
61. Akademi Analis Kimia Yapika Makassar
63. ASMI Yapika Makassar
64. Akademi Pariwisata Dian Rana Rantepao
65. Akademi Pariwisata YPAG Makassar
66. Akademi Manajemen Perusahaan Makassar
67. STIKES Muhammadiyah Sidrap
69. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yapika
71. Sekolah Tinggi Ilmu Pariwisata Tamalatea Makassar
72. Sekolah Tinggi Teknik Mekongga Kolaka
73. Sekolah Tinggi Teknologi Dirgantara Makassar
78. Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Al Gazali Soppeng
79. Institut Kesenian Makassar
80. Universitas Indonesia Timur
83. Universitas Veteran Republik Indonesia
*Sulawesi Tenggara*
5. STAI Syarif Muhammad Raha, Muna
58. Akademi Parawisata Kendari
62. Akademi Bahasa Asing Barakati Kendari
*Sulawesi Tengah*
74. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Panca Bhakti Palu
82. Universitas Alkhairaat
*Sulawesi Utara*
70. STMIK Samudra Bitung
75. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Swadaya Manado
76. STMIK Matuari
77. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Budi Utomo Manado
81. Universitas Sari Putra Indonesia Tomohon

*Maluku*
22. Universitas Darussalam Ambon
*Papua Barat*
4. STIT YAPIS Manokwari