Anda di halaman 1dari 28

CONTOH PROPOSAL KELOMPOK

TANI Permohonan Bantuan hand Tractor


KELOMPOK TANI (POKTAN)
MITRA MUKTI
DESA SINDANGRAJA KECAMATAN JAMANIS
Alamat : Kp. Nagrak Desa Sindangraja Kecamatan Jamanis Tasikmalaya
Nomor
Lampiran
Perihal : 01/KT-M2/SDR/VII/2013
: 1 (satu) berkas
: Permohonan Bantuan hand Tractor
Tasikmalaya, 22 Juli 2013
Kepada Yth.
Bapak Bupati Tasikmalaya
Di
TASIKMALAYA
Assalamualaikum Wr. Wb.
Teriring doa kami sampaikan semoga Bapak dalam keadaan sehat walafiyat dan sukses
dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. Amin. Proposal Buka Puasa Bersama
Selanjutnya kami sampaikan, bahwa salah satu hambatan yang paling dirasakan kelompok
tani dalam pelaksanaan usaha tani padi khususnya adalah kesulitan tenaga kerja pengolahan
tanah pada saat menjelang musim tanam. Seperti dimaklumi bahwa luas areal sawah di
lingkungan kelompok cukup luas, sedangkan waktu pengolahan tanah terbatas untuk
mengejar musim tanam.
Karena keterbatasan modal kelompok, sampai saat ini alat mesin pengolah tanah (Hand
Traktor) yang dibutuhkan belum ada, sehingga ada ketergantungan terhadap penyediaan jasa
pengolah tanah dari luar wilayah Untuk mengatasi kesulitan tersebut, kami memohon kepada Bapak Bupati agar sudi kiranya
membantu kami dalam pengadaan alat mesin pengolah tanah (hand Tractor)tersebut. Kami
sangat berharap Bapak dapat memberikan bantuan Hand Traktor kepada kelompok kami yang
saat ini sangat memerlukan.
Demikian permohonan ini, kami ajukan kehadapan Bapak. Semoga Bapak dapat
mengabulkannya. Atas perhatian Bapak sebelumnya kami haturkan terima kasih.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
PPl Wilbin Desa Sindangraja

USEP WAHYUDIN
Ketua Kelompok Tani Mitra Mukti

ASEP DENI
Mengetahui dan menyetujui,
Koordinator Penyuluh BP3K Kec. Jamanis

WAWAN SETIAWAN, SP
Nip. 1968021119930311004 Pelaksana Tugas Teknis Dinas Pertanian
Kec. Jamanis

ASEP JAMALUDIN
Nip. 1973120720088011002
Kepala UPTD Pertanian Kec. Jamanis
Ir. Fetty Febriany, M.Si
Nip. 196602241994032001 Kepala Desa Sindangraja
RAHMAT
Camat Jamanis
....................................................
Nip. ............................................
Tembusan disampaikan kepada :
1. yth. Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kab. Tasikmalya
KELOMPOK TANI (POKTAN)
MITRA MUKTI
DESA SINDANGRAJA KECAMATAN JAMANIS
Kp. Nagrak Desa Sindangraja Kecamatan Jamanis Tasikmalaya
Nomor
Lampiran
Perihal
: 01/KT-M2/SDR/VII/2013
: 1 (satu) berkas
: Permohonan Bantuan Hand Tractor
Tasikmalaya, 22 Juli 2013
Kepada Yth.
Bapak Gubernur Jawa Barat
Cq. Kepala Dinas Pertanian Jawa barat
Di
BANDUNG

Assalamualaikum Wr. Wb.


Teriring doa kami sampaikan, seemoga Bapak senantiasa dalam keadaan sehat walafiyat
dan sukses dalam menjalankan tugas sehari-hari. Amin
Selanjutnya kami sampaikan bahwa dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani, kami
kelompok Tani Mitra Mukti mengusulkan bantuan Hand Traktor
Dalam rangka ikut serta dalam pelaksanaan pembangunan pertanian untuk meningkatkan
kesejahteraan petani beserta keluarga, kami kelompoktani Mitra Mukti Desa Sindangraja,
Kec. Jamanis sedang melaksanakan aktifitas yang berkaitan dengan peningkatan produksi
pangan di wilayah kami.
Salah satu hambatan yang paling dirasakan kelompok tani dalam pelaksanaan usaha tani padi
khususnya adalah kesulitan tenaga kerja pengolahan tanah pada saat menjelang musim tanam.
Seperti dimaklumi bahwa luas areal sawah di ingkungan kelompok cukup luas, sedangkan
waktu pengolahan tanah terbatas untuk mengejar musim. Disamping itu pengolahan tanah
harus diusahakan serempak agar tanam dapat dilakukan secara serempak serta untuk
menghindari keterlambatan tanam.
Karena keterbatasan modal kelompok, sampai saat ini alat mesin pengolah tanah (Hand
Traktor) yang dibutuhkan belum mampu dimiliki oleh kelompok, sehingga kelompok
memiliki ketergantungan terhadap penyediaan jasa pengolah tanah dari luar wilayah.
Disamping itu, beberapa areal sawah di wilayah kelompok kami sering mengalami
keterlambatan tanam.
Untuk mengatasi kesulitan tersebut, kami memohon melalui Bapak Gubernur agar sudi
kiranya membantu kami dalam pengadaan alat mesin pengolah tanah tersebut. Melalui
Proposal sederhana ini (terlampir), kami sangat berharap Bapak Gubernur dapat
mengalokasikan bantuan Hand Traktor kepada kelompok kami yang saat ini sangat kami
perlukan.
Demikian permohonan ini, kami ajukan kehadapan Bapak Gubernur. Kami sangat berharap
Bapak dapat memperhatikan permohonan kami. Atas perhatian Bapak sebelumnya kami
haturkan terima kasih.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Kelompok Tani Mitra Mukti
Ketua
ASEP DENI
Mengetahui,
Kepala UPTD
..............................................................
Nip.......................................................... Kepala Desa Sindangraja
RAHMAT
Baca Juga : CONTOH PROPOSAL 17 AGUSTUS
I. PENDAHULUAN
Latar Belakang.
Kelompok tani Mitra Mukti yang berlokasi di dusun Nagrak Desa Sindangraja Kec. Jamanis,
saat ini sedang giat berupaya melaksanakan pembangunan pertanian untuk menunjang
peningkatan masyarakat menuju masyarakat yang sejahtera adil dan makmur. Upaya ini
dilaksanakan tiada lain karena masyarakat wilayah kami umumnya bermata pencaharian
sebagai petani. Dengan meningkatkan tarap hidup petani beserta keluarganya kami berharap
kesejahtaraan penduduk wilayah kami akan meningkat pula.

Upaya peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat melalui perbaikan


penyelenggaraan yang sedang kami laksanakan saat ini banyak menemui kendala di
lapangan, antara lain keterbatasan kepemilikan sarana produksi terutama yang harganya
cukup mahal, antara lain Alat Mesin Pertanian ALSINTAN yang sangat kami butuhkan saat
ini adalah alat mesin pengolah tanah Hand Traktor.
Alat mesin pengolah ini sangat kami butuhkan karena kelompok kami seringkali mengalami
kesulitan ketika menghadapi musim tanam padi tiba. Pengolahan tanah yang seharusnya
dilaksanakan dalam waktu bersamaan tidak biasanya kami laksanakan karena tenaga kerja
pengolahan tanah cukup terbatas. Akibatnya beberapa areal sawah sering mengalami
keterlambatan tanam sehingga tanam tidak serempak.
Luas areal sawah yang dikuasai oleh kelompok kami cukup luas, yaitu kurang lebih 30 Ha
dimana lahan seluruhnya ini sulit sekali diolah dalam wakyu bersamaan akibat keterbatasan
tenaga kerja pengolahan tanah yang ada. Sehingga untuk membantu menyeragamkan waktu
pengolahan tanah petani harus mendatangkan para pengusaha jasa pengolahan tanah dai luar
wilayah.
Untuk membantu anggota kelompok tani terutama, dalam megatasi kesulitan pengolahan
tanah pada setiap musim tanam tiba, dibutuhkan jalan keluar antara lain melalui pengadaan
alat mesin partanian (Hand traktor), sehingga waktu pengolahan tanah bisa dipercepat.
Alat mesin pengolah tanah (Hand traktor) ini belum mampu dimiliki secara swadaya oleh
kelompok karena harganya relatif mahal sedangkan modal yang dipunyai oleh kelompok saat
ini masih sangat terbatas. Untuk itu melalui proposal ini, kelompok kami berusaha untuk
mendapatkan bantuan alat mesin pengolah tanah tersebut dari pemerintah agar kelompok tani
dapat mengelola dan mengoperasikan alat tersebut secara mandiri. Melalui bantuan Hand
traktor ini diharapkan dapat mengatasi kesulitan anggota dalam melaksanakan pengolahan
tanah pada areal yang cukup luas dalam waktu relatif singkat (seragam) serta tidak tergantung
lagi terhadap penyediaan jasa pengolahan tanah dari luar wilayah.
Potensi Kelompok tani
Jumlah anggota kelompok tani Mitra Mukti saat ini berjumlah 148 orang diantaranya
merupakan anggota aktif. Anggota kelompok tani umumnya mengandalkan padi sawah
sebagai tumpangan hidup utama. Disamping itu, anggota kelompok banyak pula yang
mengusahakan lahan darat melalui berbagai usaha tani tanaman hutan maupun sayuran dan
palawija.
Luas sawah yang ada di lingkungan kelompoktani Layungsari saat ini adalah 30 Ha, dimana
sebagian besar merupakan lahan sawah tadah hujan. Secara umum lahan sawah yang ada
biasanya dapat ditanami padi lebih dari satu kali dalam satu tahun, bahkan jika kondisi iklim
menunjang dapat ditanami padi sampai tiga kali dalam satu tahun.
Kegiatan Kelompok
Berbagai jenis kegiatan saat ini sedang dilaksanakan oleh kelompok tani Mitra Mukti dimana
kegiatan-kegiatan tersebut dilaksanakan melalui bentuan pemerintah maupun swadaya
anggota kelompok.
Kegiatan-kegiatan yang saat ini sudah berjalan di kelompoktani Mitra Mukti antara lain:
1. Pertemuan Dua Mingguan
Pertemuan dilaksanakan satu bulan dua kali, yaitu dilaksanakan pada tiap hari Selasa minggu
kedua dan ke empat pada bulan yang bersangkutan. Pertemuan dilaksanakan di kelompok
tani.
2. Pelaksanaan demplot
Demonstrasi dan percontohan yang sedang dilaksanakan saat ini adalah praktek PTT secara
swadaya di beberapa anggota kelompok yang mencapai luas lebih kurang 2 Ha.

II. TUJUAN DAN SASARAN


Tujuan
Tujuan yang ingin dicapai dari pengadaan alat mesin pertanian pengolah tanah antara lain:
1) Memberdayakan kelompok agar memiliki kemampuan dalam mengelola dan
mengoperasikan alat mesin pengolah tanah (Hand traktor) secara mandiri.
2) Membantu anggota kelompoktani dalam mengatasi kesulitan pelaksanaan pengolahan
tanah setiap musim tanam tiba.
3) Mengurangi ketergantungan terhadap penyediaan jasa pengolahan tanah dari luar
kelompok tani.
4) Meningkatkan produktivitas usaha tani.
Sasaran
Sarana kegiatan pengadaan alat mesin pengolah tanah (Hand traktor) ini akan diupayakan
agar mampu mencakup seluruh areal sawah yang dikuasai oleh anggota kelompok yang
seluruhnya seluas 30 Ha pada setiap musim tanam. Hand traktor diupayakan mampu
menjangkau seluruh anggota kelompok yang memerlukan jasa pengolahan tanah.
III. PROFIL KELOMPOKTANI MITRA MUKTI
Organisasi Kelompok
Kelompoktani Mitra Mukti berdiri pada tahun 1995 dengan diprakarsai oleh beberapa orang
sesepuh tani kampung Nagrak Desa Sindangraja. Kelompok ini dibentuk atas dasar keinginan
anggota masyarakat khususnya para petani untuk memiliki wadah yang bisa memfasilitasi
kepentingan para petani terutama dalam memfasilitasi komunikasi dengan pihak-pihak terkait
serta memfasilitasi sarana pertanian.
Untuk itu para petani di dusun Nagrak Desa Sindangraja sepakat mengikatkan diri dalam
wadah kelompok yang diberi nama kelompok Tani Mitra Mukti. Melalui kelompok ini
diharapkan kepentingan segenap anggota terutama dalam kaitan dengan penyelenggaraan
usaha tani dapat terakomodasi.
Kepengurusan kelompok tani Mitra Mukti merupakan hasil musyawarah para anggotanya
dimana di dalamnya terdapat para tokoh dan sesepuh kampung. Adapun susunan
kepenguruan kelompoktani samapai saat ini adalah:
Ketua : Asep Deni
Sekretaris : Anan Kuswana
Bendahara : Oson Darsono, S.Pd.I
Usaha Kelompok
Usaha kelompok yang sedang berjalan saat ini meliputi menampung gabah dari anggota
kelompok tani, penyaluran penjualan pupuk organik dan anorganik yang di bayar untuk tiap
musim dll
Inventaris Kelompok
Inventaris kelompok tani yang dimiliki saat ini masih sangat terbatas yaitu berupa : 2 buah
hand sprayer, 10 buah cangkul dan 10 buah sabit bergerigi, 2 buah terpal, serta beberapa alat
pertanian lainnya hasil swadaya anggota kelompok.
IV. RENCANA PELAKSANAAN

Waktu Pelaksanaan
Pengadaan dan operasional mesin pengolah tanah (Hand traktor) direncanakan dimulai pada
musim tanam 2013, yaitu pada bulan Agustus tahun 2013. pada musim tanam 2013
diharapkan alat mesin pengolah tanah sudah mampu dioperasikan untuk membantu upaya
percepatan pengolahan tanah di kelompok Mitra Mukti.
Rencana Pengolahan
Bantuan hand traktor yang akan diterima direncanakan akan dikelola secara mandiri oleh
kelompok. Direncanakan seksi usaha akan membentuk unit usaha yang menangani
operasional alat mesin pertanian, rencana unit usaha yang akan dibentuk terdiri dari :
manajer, bendahara dan operator mesin.
Unit usaha ini akan memiliki kewenangan administerasi, keuangan, maupun teknis
sepenuhnya dalam operasional alat mesin hand traktor. Unit usaha ini berkewajiban
melaporkan hasil usaha secara berkala kepada pengurus kelompok tani.
Untuk kesinambungan operasional alat mesin, pendapatan yang diperoleh dari jasa
pengelolaan hand traktor direncanakan akan dikelola sebagai berikut:
1) Hasil sewa 15 Ha x Rp. 1.500,- = Rp 15.750.000 A)
2) Pengeluaran solar 500 lt x Rp. 4.600,- = Rp 2.300.000 B)
(A-B)
3) Upah operator (40 % x C) = Rp 6.300.000 D)
4) Service + oli +spare part (8 % x C) = Rp.1.260.000 (E)
(C-D-E)
5) Cadangan (10 % x F) = Rp. 1.575.000 (G)
6) Manajemen (20 % x H) = Rp. 3.150.000 (I)
7) SHU (H-I) = Rp. 1.165.000 (J)
Keterangan : no 4 dan 5 jika tidak digunakan, dimasukkan dalam SHU.
Sisa Hasil Usaha (SHU) yang diperoleh akan digunakan sepenuhnya oleh kegiatan kelompok,
terutama untuk pengembangan usaha kelompok dan diusahakan untuk penambahan alat
mesin yang baru. Sehingga dalam jangka waktu tertentu diharapkan alat mesin pengolah
tanah yang dimiliki akan bertambah.
Kebutuhan traktor untuk kelompoktani Mitra Mukti sebanyak 2 (dua ) buah, dengan
perkiraan harga sebesar 40.000.000,- (empat puluh juta rupiah).
Baca Juga : Contoh Surat Kuasa
V. PENUTUP
Pemilikan/penguasaan sarana produksi oleh kelompok sangat penting artinya dalam
membantu anggota kelompok dalam melaksanakan usahatani. Saran produksi berupa alat
mesin pengolah tanah (hand traktor) masih sulit oleh kelompok karena harganya relatif
mahal.
Untuk tersedianya alat mesin pengolah tanah guna mengatasi kelangkaan tenaga kerja
pengolah tanah serta untuk mengejar keserempakan tanam di wilayah kelompok, peran
pemerintah sangat diperlukan untuk membantu menyediakan alat mesin tersebut agar dimiliki
dan diusahakan oleh kelompok secara mandiri.
Disamping dapat membantu kelompok dalam percepatan pengolahan tanah, pengadaan alat
mesin pengolah tanah diharapkan akan mampu memberdayakan ekonomi kelompok karena
kelompok akan memiliki unit usaha untuk peningkatan modal kelompok. Melalui unit usaha
jasa pengolahan tanah kelompok akan memperoleh pendapatan dari hasil operasional mesin

tersebut dan diharapkan kelompok mampu menambah alat mesin yang sudah ada. Melalui
usaha ini diharapkan kemandirian kelompok dapat dibangun menuju kelompoktani yang maju
dan madiri.
Kelompok tani Mitra Mukti
Ketua
ASEP DENI

PROPOSAL

PERMOHONAN BANTUAN HAND TRAKTOR KELOMPOK TANI MULYA JAYA


DESA SINDANGGALIH KECAMATAN KARANGTENGAH KABUPATEN GARUT
JAWABARAT 2015
KATA PENGANTAR
Puji syukur kita panjatkan kehadhirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan
hidayahnya, sehingga kita masih bisa melaksanakan segala aktifitas kita tanpa suatu halangan
apapun. Alhamdulillah, seiring berjalannya waktu, kelompok tani kami tetap aktif
melaksanakan kegiatan-kegiatan kami. Adapun kegiatan kami diantaranya adalah pertemuan
rutin serta pengaturan pembagian air lahan sawah. Dalam melaksanakan kegiatan kami,
sebenarnya tidak ada kendala yang berarti. Namun demikian dalam hal teknis pengolahan
lahan sawah, kami masih melakanakan secara tradisional, yaitu masih menggunakan tenaga
hewan. Seiring bertambahnya anggota kelompok kami, dan tuntunan efisiensi pengolahan
lahan, maka kami berinisiatif untuk mengajukan bantuan hand traktor untuk wilayah kami.
Hal ini sangat membantu kami secara teknis, karena lebih ekonomis dan menghemat waktu.
Demikian permohonan kami. Besar kiranya harapan kami mendapatkan bantuan tersebut,
mengingat sangat dibutuhkannya mesin tersebut.
Sindanggalih, Nopember 2012
Penyusun
KELOMPOK TANI MULYA JAYA KP. KARANGMULYA DESA SINDANGGALIH
KECAMATAN KARANGENGAH KABUPATEN GARUT JAWA BARAT
Sindanggalih, 16 Maret 2015 No : 010/KT-MJ/-PHMN/2013
Kepada Yth : Bapak Bupati Garut
Di Tempat
Lamp : 1 Bendel
Hal : Permohonan Bantuan Hand Traktor
Dengan hormat,
Puji syukur marilah kita panjatkan ke hadihirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat
dan hidayahnya, sehingga kita masih bisa beraktifitas sebagaimana mestinya. Dalam rangka
mengembangkan ekonomi kerakyatan serta peningkatan pemberdayaan mayarakat Indonesia,
khususnya petani menuju tercapainya kesejahteraan hidup petani. Sehubungan dengan hal
tersebut diatas, karena keterbataan modal kelompok tani untuk mengembangkan ekonomi
anggota serta pemanfaatan sumber daya alam yang ada, maka kami mengajukan permohonan
bantuan mesin hand traktor. Demikian permohonan ini kami ajukan, atas perhatian dan tindak
lanjutnya kami ucapkan terima kasih. Ketua Kelompok Tani Sekretaris Kelompok tani Mulya
Jaya Mulya Jaya AEP SAEPUL M JADI SUJADI Mengetahui : Kepala Desa Sindanggalih
Koord. BP3K Karangtengah AEP SAEPUDIN Drs. SUDUR HIDAYAT, SP,MP Camat
Kecamatan Karangtengah ASEP RAHMAT SOLIHIN BAB I PENDAHULUAN 1.1 Dasar
Pemikiran Negara Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 bertujuan
antara lain mencerdaskan kehidupan bangsa dan mewujudkan kesejahteraan warga negara.
Pemerintah bertekad untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan mengurangi angka
kemiskinan. Dikarenakan Indonesia adalah negara agraris, tema tersebut diwujudkan salah
satunya dengan peningkatan pelayanan dasar dan pembangunan pedesaan serta percepatan
pertumbuhan yang berkualitas dengan memperkuat daya tahan ekonomi yang didukung oleh
pembangunan pertanian yang maju. Iklim di Negara kita sangat menunjang terhadap kegiatan
sektor pertanian. Sebagian besar penduduk Indonesia bermata pencaharian sebagai petani,
walaupun saat ini pertanian kita agak terpuruk atau bisa dikatakan pertanian kita kalah
dengan negara lain khususnya dalam bidang teknologi pertanian. Pada tahun 1984 berkat

upaya pemerintah melalui program pembangunan pertanian terutama dalam pengadaan


kebutuhan pokok yaitu beras, untuk pertama kalinya Indonesia bisa mencapai swasembada
beras. Syukurlah pada tahun 2008 swasembada beras tercapai lagi. Sebagai lanjutan program
pemerintah dalam pembangunan pertanian tidak hanya untuk mencapai swasembada beras,
juga di titik beratkan pada peningkatan kesejahteraan petani. Petani adalah pelaku utama
dalam pembangunan pertanian, juga bisa dikatakan petani adalah pelaku utama
perekonomian di Indonesia. Akan tetapi tujuan pemerintah untuk meningkatkan pendapatan
dan kesejahteraan petani belum bisa dirasakan oleh petani itu sendiri. Banyak sekali
hambatan dalam mewujudkan program pemerintah, dalam hal ini ada beberapa faktor yang
mempegaruhi tersendatnya program pemerintah di antaranya adalah : a. Beralihnya tenaga
kerja muda di pedesaan ke sektor industri. b. Berkurangnya tenaga kerja dibidang pertanian.
c. Kurangnya penggunaan alat-alat pertanian yang lebih modern d. Mahalnya alat-alat
pertanian yang modern. Dari perubahan tersebut diatas dampak yang dirasakan khususnya
oleh para petani yang tergabung pada kelompok tani Mulya Jaya adalah sulitnya mencari
tenaga kerja untuk pengolahan lahan, sehingga pengolahan lahan mempunyai rentang waktu
yang lama, yang mengakibatkan sebagian lahan petani menjadi tidak serentak dalam
bercocok tanam. Sehingga pengolahan menjadi kurang optimal, dan tidak dapat memutus
rantai makanan hama tikus. Peluang untuk meningkatkan produktivitas padi sawah melalui
sentuhan teknologi mekanisasi pertanian masih cukup terbuka melalui pemanfaatan potensi
yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal, melihat peluang yang ada diwilayah kelompok
tani Mulya Jaya Desa Sindanggalih adalah pemenuhan kebutuhan pengadaan Hand Traktor
untuk pengolahan lahan pertanian yang cocok dengan kondisi hamparan kelompok. 1.2.
Tujuan Tujuan diadakannya pengadaan Hand Traktor di lahan hamparan kelompok tani
Mulya Jaya adalah : a. Tepatnya waktu pengolahan lahan sawah untuk tanam lebih serempak.
b. Untuk menjadikan pengolahan lahan secara optimal c. Meningkatnya produktivitas
komoditi padi sawah. d. Untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian. e. Meningkatkan
efektivitas para petani dalam usaha tani. f. Meningkatkan pemerintah dalam pelaksanaan
program pertanian terutama Peningkatan Produksi Beras Secara Nasional. g. Mengendalikan
hama tikus. BAB II KEADAAN Kelompok tani Mulya Jaya bersekretariat di
Kp.Karangmulya Desa Sindanggalih, jarak dari pemerintah desa kurang lebih 120 km.
sebagian besar anggota kelompok bermata pencaharian sebagai petani pangan, selain itu juga
beternak ayam dan domba dengan skala kecil sebagai penghasilan tambahan. Dengan
kehidupan yang sederhana dengan kebanyakan masih berpendidikan sekolah dasar tetapi
masih menjalankan kehidupan bergotong royong dan beragama Islam yang dianutnya. Sarana
transportasi berupa angkutan umum dengan prasarana jalan yang sudah lancar dan masuk
kendaraan, sehingga pengangkutan hasil pertanian cukup lancar. Kelompok tani Mulya Jaya
berdiri berdasarkan kepentingan bersama dalam mengelola lahan pertanian berupa sawah
diberbagai blok hamparan dengan luas areal sawah 50 Ha, dengan irigasi sederhana dan
ditanami padi ,bila 1 ha sawah menghasilkan rata rata 5 ton/ha gabah, maka dalam satu kali
musim panen produksinya mencapai 250 ton GKP. Bila tanpa adanya mesin pengolah
lahan ,maka sangatlah sulit bila mengejar waktu tanam dan biasanya petani menanam
tanaman lain. Semakin banyak kehilangan produksi beras lokal yang akan berakibat semakin
menurunnya produksi nasional. Mobilitas pengolahan lahan sangatlah tepat dengan
menggunakan traktor. 2.1. Data Wilayah Desa Sindanggalih berada di wilayah Kecamatan
karangtengah Kabupaten Garut, Sedangkan batas wilayahnya adalah : - Sebelah barat : Desa
Pasanggarahan Kec. Sukawening - Sebelah timur : Desa Caringin - Sebelah utara :
Kecamatan Sukawening - Sebelah selatan : Desa Sukamukti Kec. Sukawening 3.2. Data
Lahan Kelompok tani kami mempunyai luas lahan : - Sawah : 50 ha - Tegal : 34 ha Pekarangan : 7 ha 3.3. Data Kelompok -Nama Kelompok : Mulya Jaya -Tanggal Berdiri : 18
April 2007 -Jumlah Anggota : 28 orang BAB III RENCANA KEGIATAN PENGADAAN

HAND TRAKTOR 3.1. Lokasi Areal Pertanian. Lokasi areal pertanian yang diupayakan
untuk dapat menggunakan mesin traktor pada saat pengolahan lahan di kp.Karangmulya desa
Sindanggalih. 3.2. Pemberdayaan Kelembagaan Petani Dalam rangka pemberdayaan
kelompok tani Mulya Jaya upaya yang sedang dilakukan adalah meningkatkan aktivitas
petani, penumbuhan kerjasama anggota dalam kelompok tani dan kerjasama antar kelompok
tani, serta meningkatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan para petani dalam menerapkan
teknologi anjuran, pemupukan yang optimal serta pengendalian hama dan penyakit tanaman.
3.3. Peningkatan Produksi Pertanian Dengan tersedianya alat pertanian hand traktor di
kelompok tani Mulya Jaya diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lahan dan dapat
meningkatkan produksi padi serta efektivitas petani dalam mengelola lahan, sehingga petani
mampu memanfatkan waktu dalam mengelola pertanian selain lahan sawah untuk
meningkatkan pendapatannya, terutama dalam bidang peternakan. Dan diharapkan dapat
merubah pola tanam dari padi palawija menjadi padi padi palawija. BAB IV
KEBUTUHAN DAN PELAKSANAAN 4.1. Alat. Alat yang dibutuhkan dalam pengadaan
mekanisasi pertanian adalah Hand Traktor 4.2. Pelaksanaan. Pelaksanaan pengadaan traktor
di kelompok tani Mulya Jaya kp.Karangmulya desa Sindanggalih diharapkan pelaksanaannya
dapat terselenggara pada tahun 2015. 4.3. Kondisi Lokasi Kondisi Lokasi Untuk pelaksanaan
pengadaan Hand Traktor pada lahan kelompok tani sebagai berikut a. Tersedianya jalan
produksi ditengah lokasi lahan hamparan kelompok. b. Memungkinkannya penggunaan Hand
Traktor pada lahan sawah hamparan kelompok. Apabila melihat keadaan kondisi lokasi maka
pengadaan hand traktor sangat memungkinkan dalam pengolahan lahan di sawah hamparan
kelompok tani Mulya Jaya. 4.4. Sumber Pendanaan Sumber pendanaan dalam rangka
pengadaan hand traktor di kelompok Mulya Jaya dari : 1. Bantuan Dinas Tanaman Pangan
dan Hortikultura Kabupaten Garut. BAB V HARAPAN DAMPAK DARI ADANYA
PENGADAAN HAND TRAKTOR Sebagai upaya yang sesuai dengan keinginan dan tujuan
kegiatan melalui pengadaan traktor pada lahan sawah hamparan kelompok tani Mulya Jaya
dalam rangka : 1. Peningkatan pendapatan para petani dari efektivitas pengolahan lahan,
diluar hasil usaha lahan sawah, seperti pemeliharaan ternak. 2. Adanya peningkatan
produktivitas hasil padi dari 5 ton /ha menjadi 6-7 ton/ha. 3. Peningkatan produktivitas lahan
sawah dari pola tanam 1 tahun, padi palawija menjadi padi padi palawija. 4. Apabila
dapat tanam dengan serempak diharapkan dapat memutus siklus rantai hama tikus. 5. Dengan
adanya hand traktor maka percepatan waktu tanam dapat maksimal sehingga produksi padi
akan meningkat dan bersamaan. BAB VI SISTEM PENGELOLAAN Bantuan yang kami
ajukan, akan kami kelola dengan sistam sebagai berikut : 1. Kami menunjuk 2 orang sebagai
operator hand traktor 2. Operator hand traktor mendapatkan 40% dari hasil sewa 3.
Pemupukan modal kelompok sebesar 20% 4. Biaya perawatan dan bahan bakar sebesar 40%
BAB VII PENUTUP Demikian proposal ini kami buat, berdasarkan kebutuhan yang sesuai
dengan kondisi lapangan, serta mudah-mudahan upaya pengadaan hand traktor ini dapat
perhatian pemerintah melalui bantuan hand traktor untuk mendukung kegiatan para petani
dalam mengelola usaha taninya dan dampaknya terhadap ketahanan pangan nasional. Atas
segala perhatiannya kami sampaikan ucapan terimakasih. Ketua Kelompok Tani Sekretaris
Kelompok tani Mulya Jaya Mulya Jaya AEP SAEPUL M JADI SUJADI Mengetahui :
Kepala Desa Sindanggalih Koordinator BP3K Kec.Karangtengah AEP SAEPUDIN Drs.
SUDUR HIDAYAT, SP,MP Lampiran 1. KELOMPOK TANI MULYA JAYA KP.
KARANGMULYA DESA SINDANGGALIH KEC. KARANGTENGAH KAB. GARUT.
SUSUNAN PENGURUS : 1. Aep Saepul M( ketua kelompok) 2. Jadi Sujadi (sekretaris) 3.
Dadang Saepul Mikdad (Bendahara) 4. Asep Budiarjo 5. Ade Reni 6. Ade Sutisna 7. Ruhiyat
8. Natim 9. Didi 10. Lili 11. Oleh 12. Atang 13. Enok 14. Endang Suherman 15. Ade Solihat
16. Asep B 17. Dudi 18. Nanang 19. Isur 20. Opan 21. Ecin Diposkan oleh BP3K
Karangtengah di 01.48 Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke

FacebookBagikan ke Pinterest Tidak ada komentar: Poskan Komentar Posting Lama Beranda
Langganan: Poskan Komentar (Atom) Cari Blog Ini Daily Calendar Entri Populer Contoh
Proposal Bantuan Traktor Contoh Proposal Traktor (tanpa judul) Cara Pembuatan Ekstrak
Kentang untuk Pembiakan Coryne Bacterium Setelah kita membaca cara pembiakan/
memperbanyak bakteri corine ... Ada kesalahan di dalam gadget ini Ada kesalahan di dalam
gadget ini Mengenai Saya Foto saya BP3K Karangtengah Lihat profil lengkapku Arsip Blog
2015 (2) April (2) Contoh Proposal Bantuan Traktor Cara Pembuatan Ekstrak Kentang
untuk Pembiakan Cor... Template Simple. Gambar template oleh borchee. Diberdayakan oleh
Blogger.
Make Money Online : http://ow.ly/KNICZ

KELOMPOK TANI BUMI SEJAHTERA

DESA CAMPUREJO KEC. RENGEL KAB. TUBAN

Campurejo , 18 Januari 2012

Nomor

: 04 / Poktan / I / 2012

Kepada :

Sifat

: Penting

Yth. Bapak Gubernur

Jawa Timur
Lampiran

: 1 ( satu) Bendel

Perihal

: Permohonan Bantuan

di_
TEMPAT

Mesin Traktor

Bersama ini kami beritahukan dengan hormat, bahwa


kelompok tani kami mengajukan permohonan bantuan Mesin Traktor
guna untuk mencukupi kebutuhan kelompok kami pada musim tanam
tiba dikarenakan lahan persawahan yang ada diwilayah kami sangat
luas sehingga petani tidak lagi merasa kekurangan mesin pembajak
( traktor ) pada saat musim tanam, melalui proposal ini semoga
permohonan kami dapat disetujui dan dikabulkan oleh Bapak Gubernur
Jawa Timur.
Demikian permohonan ini kami sampaikan kepada
Bapak Gubernur Jawa Timur atas bantuan dan partisipasinya kami
Pengurus Kelompok Tani Bumi Sejahtera di desa Campurejo
Kecamatan Rengel Kab. Tuban Mengucapkan terima kasih yang
sebesar-besarnya.

Mengetahui :
sejahtera

Kelompok Tani Bumi

Kepala UPTD Pertanian

Desa Campurejo

Kecamatan Rengel

Ketua

ULFAH MEI SAYEKTI, SP

SUBROTO

NIP. 19740527 199901 2 001

An. Kepala Dinas Pertanian


Kabid. Tanaman Pangan dan Holtikultura
Dinas Pertanian Kabupaten Tuban

H. SUDARMUDJI B.Sc
Pembina
NIP. 19570826 198108 1 00 1
KELOMPOK TANI BUMI SEJAHTERA

DESA CAMPUREJO KEC. RENGEL KAB. TUBAN

I. LATAR BELAKANG

Desa Campurejo dengan luas wilayah

280 Ha yang terdiri dari

pemukiman , Tegal, dan persawahan sedangkan untuk luas persawahan 160 Ha


sisanya pekarangan dan tegal, masyarakat Desa mayoritas bermata pencaharian
sebagai petani sedangkan untuk membajak sawah kami memerlukan mesin traktor
yang cukup agar pada saatnya musim tanam tiba petani tidak lagi kesulitan dalam
membajak sawahnya tersebut , maka kami sebagai wadah mereka menginginkan bias
mencukupi kebutuhan atau pun keluhan dari para anggota kelompok kami tersebut.

II. MAKSUD DAN TUJUAN


A. Maksud
Supaya pada musim tanam tiba tidak lagi kesulitan mencari mesin pembajak
( Traktor ) sehingga petani dapat menanam padinya secara bersamaan dan tidak
menunggu adanya traktor lagi.
B. Tujuan
Untuk mengatasi permintaan para petani dalam membajak sawahnya di
wilayah kami dan dapat terwujud kekompakan dalam menanam padi sehingga dapat
meningkatkan penghasilan para petani.
C. Sasaran
1. Petani

2. Kelompok Tani / Gapoktan


3. Meningkatkan Produksi Padi

III. RINCIAN KEGIATAN


A. JENIS KEGIATAN
1. Pengadaan Mesin Traktor
B. VOLUME
1. Pengadaan Mesin Traktor ( 2 set )
C.

LOKASI KEGIATAN
1. Lokasi kegiatan pengadaan mesin Traktor di kelompok Bumi Sejahtera

Desa
Campurejo Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban
2. Lahan yang di desa Campurejo dengan luas 160 Ha tegal 25 Ha

IV. INDIKATOR MANFAAT

A. OUT PUT
1. Meningkatkan efisiensi pada waktu musim tanam
2. Mempercepat pengolahan lahan
B. BENEFIT

Meningkatkan pendapatan petani / kelompok tani sehingga secara otomatis


mengurangi kemiskinan dan kesejahteraan para petani terpenuhi serta PADesa juga
ikut meningkat pula serta memperkuat lumbung padi nasional khususnya Jawa Timur.

V. PENUTUP
Demikian sekilas gambaran tentang kegiatan dan kegunaan untuk pengadaan
mesin pembajak ( Traktor ) dalam rangka memenuhi kebutuhan petani di wilayah
kami semoga harapan kami kedepan lumbung padi nasional dapat terus ditingkatkan
dengan adanya program program yang mendukung kegiatan para petani nasional
dengan demikian secara otomatis pula kesejahteraan petani meninggkat, kami
berharap dengan sangat permohonan kami dapat kiranya diterima sehingga di tahun
yang akan datang kami dapat mengelola sendiri pengairan di Desa kami.
Besar harapan kami agar kiranya Bapak Gubernur Jawa Timur berkenan
mengabulkan permohonan kami ini. Demikian atas perhatiannya kami sampaikan
terima kasih.

Campurejo, 18
Januari 2012
Mengetahui :
Sejahtera
Kepala UPTD Pertanian
Kecamatan Rengel

Kelompok Tani Bumi

Desa Campurejo
Ketua

ULFAH MEI SAYEKTI, SP

SUBROTO

NIP. 19740527 199901 2 001

An. Kepala Dinas Pertanian


Kabid. Tanaman Pangan dan Holtikultura
Dinas Pertanian Kabupaten Tuban

H. SUDARMUDJI B.Sc
Pembina
NIP. 19570826 198108 1 00 1

DAFTAR HADIR MUSYAWARAH


KELOMPOK TANI

BUMI SEJAHTERA

NO

NAMA

ALAMAT

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15

SUBROTO
H.M. MISSAURI RIZZA
M. TAJUDDIN AS
M. DJUPRI
M. SAIKHU
H.M. DJAELAN
M. ZAENI
SUKARSONO
SUWARDI / AGUK
KASMUDAN
KASTOLAN
YAROH
INTAHA
H.M. MUNIR
H.A. ROHMAT

Campurejo
Campurejo
Campurejo
Campurejo
Campurejo
Campurejo
Campurejo
Campurejo
Campurejo
Campurejo
Campurejo
Campurejo
Campurejo
Campurejo
Campurejo

JABATAN
Ketua
Sekretaris
Bendahara
Anggota
Anggota
Anggota
Anggota
Anggota
Anggota
Anggota
Anggota
Anggota
Anggota
Anggota
Anggota

TANDA TANGAN
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15

Campurejo 18 Januari 2012

Mengetahui
Kepala Desa
Ketua

SUBROTO

PROPOSAL

PERMOHONAN BANTUAN HAND


TRAKTOR

KELOMPOK TANI: BINA TANI


Desa

: Hayup

Kecamatan

:Haruai

Kabupaten

: Tabalong

Provinsi

:Kalimantan Selatan

DESA HAYUP KECAMATAN HARUAI KABUPATEN TABALONG


KALIMANTAN SELATAN

KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan ke hadirat allah SWT yang telah melimpahkan
rahma dan hidayahnya sehingga kita masih dapat melaksanakan segala aktifitas
keseharian dengan perlindungannya.
Alhamdulillah,seiring berjalannya waktu kelompok tani Kami tetap aktif
melaksanakan kegiatan-kegiatan pertanian diantaranya adalah pertemuan rutin
kelompok dan penggarapan lahan sawah.
Dalam melaksanakan kegiatan sebenarnya tidak ada hambatan yang
berarti,namun demikian dalam hal tekhnis pengolahan lahan sawah kami masih
melaaksanakannya dengan cara tradisional yaitu masih menggunakan dengan
tenaga hewan.
Seiring pertumbuhan dan peerkembangan kelompok menuntut akan
adanya efisiensi dalam hal pengolahan lahan,maka Kami berinisiatif untuk
mengadakan alat pengolah tanah modern yaitu Hand traktor dengan cara
mengajukan permohonan bantuan hand Traktor kepada dinas terkaait yaitu

Dinas Pertanian Tanaman pangan dan Horticultura Provinsi Kalimantan Selatan


dan atau kepda Direktur alat dan mesin pertanian di Jakarta.Hal ini sangat
membantu Kami secara tekhnis karena lebih ekonomis dan menghemat waktu.
Demikian kiranya semoga kami bisa mendapatkan bantuan alat dan mesin
pertanian yang berupa Hand Traktor.

Hayup, 01

juni 2012

Penyusun

KELOMPOK TANI BINA TANI


DESA HAYUP KECAMATAN HARUAI KABUPATEN
TABALONG
KALIMANTAN SELATAN

No

: 01/KT-BN/Pro/06/012

Lamp

: 1(satu) bendel

Hal

: Permohonan
bantuan Hand Traktor

Hayup,01 Juni 2012

Kepada Yth:
Kepala Dinas TPH
Provinsi Kalimantan

Selatan
diBanjar masin

Dengan hormat

Dalam rangka mengembangkan ekonomi kerakyatan serta peningkatan


pemberdayaan masyarakat Indonesia,khususnya masyarakat petani menuju
tercapainya kesejahteaan maka perlu didukung sarana dan prasarana yang
memadahi.
Sehubungan hal tersebut si atas karena keterbatasan modal kelompok
Tani Kami untuk mengembangkan ekonomi anggota serta pemanfaatan sumber
daya alam yang ada,maka dengan ini Kami mengajukan permohonan bantuan
Alsintan yang berupa Hand Traktor.
Demikian permohonan ini Kami ajukan,atas perhatian dan tindak lanjutnya
Kami ucapakan banyak terima kasih.

Menyetujui

Ketua

PPL WKPP Hayup

Hotim,SP

Khasianto

Mengetahui
Kepala Desa Hayup
Suwito

1.Kepala Dinas Pertanian,Peternakan


dan Perikanan Kabupaten Tabalong di Tanjung
2.Koordiantor BPP kembang Kuning di Kembang Kuning
3.Arsip
I.PENDAHULUAN
A.

Latar Belakang
Salah satu tujuan Negara Republik Indonesia di dalam Undang-Undang
Dasar 1945 adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan mewujudkan
kesejahteraan warga Negara.Pemerintah bertekad untuk meningkatkan
kesejahteraan rakyat dan mengurangi angka kemiskinan baik di perkotaan
maupun di perdesaan .
Dengan dukugan sumber daya alam Indonesia yang bersifat agraris maka
salah satunya diwujudkan dengan upaya peningkatan pelayanan dasar ,

pembangunan perdesaan dan percepatan pertumbuhan ekonomi yang


berkwalitas yang didukung oleh pembangunan sector pertanian yang maju.
Iklim di Negara Indonesia sangat menunjang terhadap kegiatan di sector
pertanian yang mendorong sebagian besar penduduk Indonesia bermata
pencaharian sebagai petani.pada tahun 1984 berkat upaya Pemerintah melalui
Program pembangunan pertanian terutama dalam pengadaan kebutuhan pokok
yaitu beras untuk pertama kalinya mencapaiswasembada.Dan syukur pada
tahun 2008 swasembada beras dapat tercapai lagi.Sebagai program lanjutan
pemerintah dalam pembangunan pertanian tidak hanya untuk mencapai
swasembada beras saja namun juga dititik beratkan pada upaya peningkatan
kesejahteraan petani .
Kesejahteraan Petani Sebagai pelaku utama dalam pembangunan
pertanian belum Nampak dapat dirasakan karena banyak hambatan yang
menghalangi dalam mewujudkan program pemerintah ini.Ada beberapa factor
hambatan yang dirasakan antara lain :
a.

Beralihnya tenaga kerja muda di perdesaan ke sector industry di perkotaan


yang mengakibatkan berkuragnya tenaga kerja di sector pertaian
b. Mahalnya alat dan mesin pertaanian sehinga ketersedian alsintan di pedesaan
sangatlah sedikit
Dampak yang dirasakan dari keadaan-keadaan di atas adalah petani
mengalami kesulitan dalam mencari tenaga kerja ksususnya tenaga untuk
mengolah tanah.Hal ini mengakibatkan pengolahan tanah memerlukan rentang
waktu yang lama sehinnga pengolahan tanah tidak maksimal dan tanamnya tidk
serentak dan pada gilirannya dapat menjadi peluang serangan hama tikus dan
panenpun gagal.
Peluang untuk meningkatkan produktifitas padi sawah melalui sentuhan
tekhnologi mekanisasi pertanian masih cukup terbuka untuk memanfaatkan
potensi yang ada secara maksimal di kelompok tani kami, yaitu dengan cara
mengupayakan pemenuhan kebutuhan kelompok yaitu pengadaan Hand traktor
B.Tujuan
Tujuan dilupayakannya pengadaan Hand traktor di hampran kelompok Bina Tani
adalah:
1.

Agar pengolahan tanah sawah dapat dilakukan dengan efektif waktu dan
efisiensi biaya sehingga waktu tanam dapat serentak.

2.

Untuk dapat mengolah tanah secara maksimal sehingga dapat meningkatkan


produktifitas lahan sawah.

3.

Untuk meningkatkan efektiffitas berusaha tani bagi para petani padi sawah.

4.

Untuk mendukung program pemerintah terutama dalam hal peningkatan


produksi beras nasional.

C.asaran
Adapun sasaran penggunaan dan pengoerasian Hand Traktor dimaksud
adalah untuk pengolahan lahan lahan di hamparan sawah kelompok Tani Bina
tani dan sekitarnya seluas lebih kurang 20Ha yang terletak di Desa Hayup
kecamatan haruai kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan.

II.POTENSI SUMBER DAYA LAHAN


A.

Sumber daya lahan.


Desa Hayup mempunyai luas lahan 7600 ha yang terdiri dari potensi Lahan
kering 7333 Ha dan potensi lahan basah 267 Ha degan jenis tanah kering
Podsolid merah kuning dan tanah sawah lempung berliat dengan kandungan
humus yangsangat tinggi sehingga sangat layak untuk usaha tani terutama
komoditi padi dan sekitar 20 Ha lahan sawah adalah terletak di hamparan
kelompok Tani Bina tani

B.

Sumber daya Pertanian.


Komoditas pertanian yang diusahakan di desa hayup antara lain untuk
tanaman perkebunan adalah karet dan sawit sedangankan untuk tanaman
pangan dan horticultura adalah padi sawah,padi gogo,jagung dan
kedelai.dengan indek pertanaman padi satu kali pertahun dengan produktifitas
50 kw/ha atau 5 ton/ dengan total produksi 500 ton gabah kering giling pertahun
dari total luas tanam 100 Ha yang 20 % nya berada di hamparan kelompok tani
Bina Tani.

III.PERMASALAHAN DAN UPAYA PEMECAHAN MASALAH


A.

Permasalahan.

1.
2.
3.
4.
5.
6.

Sulit dalam hal mendapatkan tenaga kerja pengolah tanah


Upah tenaga kerja reatif tinggi/mahal
Pengolahan tanah sawah tidak dapat dilakukan secara optimal
Waktu penanaman padi tidak serentak
Serangan hama tikus dan
Gagal panen

B.

Upaya pemecahan masalah


Dari berbagai masalah di atas kami kelompok tani Bina tani sepakat untuk
Mengatasinya dengan cara menekan biaya pengoahan tanah melalui pendekatan

tekhnologi mekanisasi pertanian yaitu dengan mengupayakan pengadaan traktor


melalui dinas terkait dalam bentuk permohonan bantuan alsintan berupa Hand
traktor sebagai solusi untuk dapat mengolah tanah secara serempak dan cepat
sehingga dapat dilakukan penanaman padi secara serempak dan hama tikus
dapat ditekan sehingga dapat menuai hasil panen sesuai harapan.
IV.KEBUTUHAN DAN KETERSEDIAAN ALSINTAN
Dari total luas lahan yang dimiiki oleh kelompok tani Bina Tani yaitu 20 ha
tanah sawah belum tersedia unit hand traktor.sedangkan kebutuhan traktor
untuk tanah seluas tersebut diperlukan satu unit traktor yang bekerja sehingga
dalam waktu yang singkat lahan telah terbajak semuanya karena satu hari kerja
hand traktor diasumsikan dapat memperoleh 1 ha. jadi untuk lahan 20 Ha hanya
diperlukan waktu pengolahannya sekitar 20 hari kerja saja sehingga bisa
dilaksanakan tanam serempak dengan bibit usia dini.

V.RENCANA KEGIATAN KELOMPOK


Rencana kegiatan kelompok dalam mengelola Hand Traktor bantuan yang
kami usulkan akan Kami gunakan sebagai alat pengolah tanah di musim tanam
padi tahun 2013 dan akan kami kelola dengan system sebagai berikut :
1.

Kami menunjuk dua orang anggota sebagai operator tetap.

2.

Operator mendapat 40 % dari hail bersih kerja traktor .

3.

Untuk pemupukan modal kelompok sebesar 20%

4.

Biaya perawatan dan bahan bakar sebesar 40%

VI.PROFIL KELOMPOK TANI


Kelompok Bina tani berkedudukan di Desa Hayup Rt 04 Kecamatan Haruai
Kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan dengan jarak ke kota kecamatan
sepanjang 5 km dan ke Kota Kabupaten sejauh 40 Km dengan kondisi jalan
aspal.
Semua anggota kelompok bermata pencaharian sebagai petani baik
pertanian pangan,kebun dan sayur.selain itu juga beternak ayam dan sapi
sebagai hasil tambahan.Dengan kehidupan yang sederhana dengan pendidikan
rata-rata sekolah dasar dan menengah serta masih mengutamakan hidup
bergotong royong dalam suansa mayoritas beragama islam.
Kondisi jalan dan transpotasi kendaraan lancar sehingga kegiatan
pengangkutan sarana dan hasil produksi pertanian tidak mengalami kendala
yang berarti.

Kelompok Tani Bina Tani berdiri berdasarkan kesamaan kepentingan dalam


mengelola lahan pertanian yang berupa sawah tadah hujan seluas 20 ha dengan
data keadaan sebagai berikut; tingkat produksi rata-rata 5 ton/Ha/tahun dengan
pola tanaman padi-padi dan sebagian kecil padi-palawija.
Data lahan kelompok tani Bina tani terdiri dari sawah tadah hujan seluas
20 ha,pekarangan 5 ha,lahan kebun karet seluas 104 ha total luas 129 ha.
Data kelompok Tani: Nama kelompok : Bina Tani ,tanggal berdiri 9 januari
1985 jumah anggota 41 orang dengan susunan pengurus dan anggota sebagai
berikut:

SUSUNAN PENGURUS DAN ANGGOTA


KELOMPOK TANI BINA TANI
1.Ketua

: Khasianto

2.Sekertaris : Abdurahman
3..Bendahara
Anggota
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.

Agung Budiman
Asrifin
Bunari
Eko Nurhadi
Gimun
Hariadi
M.Ikhsan
Joni
Julu kartika
Ketang
Riman
Koiri
M.Purba
Mujio
Muryadi
Musadi
Musidi
Musrin
Narjono
Pahrian
Ramsyah

: Sucipto

:
22.Rasidin
23.Riyono
24.Rusto
25.Slamet hariadi
26.Sarbibi
27.Suhardi
28.Sugito
29.Sarjono
30.Simin
31.Suparman
32.Surianto
33.Suwarno
34.Suwito
35.Tumilan
36.Wakib
37.Thamrin
38.Sugianto

VII.PENUTUP
Demikian proposal ini kami buat berdasarkan kebutuhan yang sesuai
dengan kondisi di lapangan serta mudah-mudahan upaya pengadaan Hand
traktor ini dapat perhatian pemerintah melalui program bantuan Hand traktor
untuk mendukung kegiatan kami para petani dalam mengelola usaha tani di
perdesaan.sekian atas segala perhatiannya kami ucapkan banyak terima kasih.

KELOMPOK TANI BINA TANI


DESA HAYUP KECAMATAN HARUAI KABUPATEN
TABALONG
KALIMANTAN SELATAN

No

: 01/KT-BN/Pro/06/012

Lamp

: 1(satu) bendel

Hal

: Permohonan

Hayup,01 Juni 2012

bantuan Hand Traktor

Kepada Yth:
Direktur

alat dan Maesin Pertanian


diJakarta

Dengan hormat
Dalam rangka mengembangkan ekonomi kerakyatan serta peningkatan
pemberdayaan masyarakat Indonesia,khususnya masyarakat petani menuju
tercapainya kesejahteaan maka perlu didukung sarana dan prasarana yang
memadahi.
Sehubungan hal tersebut di atas karena keterbatasan modal kelompok
Tani Kami untuk mengembangkan ekonomi anggota serta pemanfaatan sumber
daya alam yang ada,maka dengan ini Kami mengajukan permohonan bantuan
Alsintan yang berupa Hand Traktor.
Demikian permohonan ini Kami ajukan,atas perhatian dan tindak lanjutnya
Kami ucapakan banyak terima kasih.
Menyetujui
PPL WKPP Hayup

Ketua

Hotim,SP
Mengetahui
Kepala Desa Hayup
Suwito

1.

Kepala Dinas Pertanian,Peternakan


dan Perikanan Kabupaten Tabalong di Tanjung
2.Koordiantor BPP kembang Kuning di Kembang Kuning
3.Arsip

Khasianto