Anda di halaman 1dari 9

PENGANTAR ILMU EKONOMI

Masalah Utama Setiap Perekonomian

Disusun
Oleh :
Kelompok 1
Sevliyati Pomantow
Grasela Br Bangun
Queentri Ondang
Cristy Gabriela
Wulan Marentek
Rico Liando
Amelia Turang

UNIVERSITAS NEGERI MANADO


FAKULTAS EKONOMI
I F MANAJEMEN
2013

KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan kehadiran Tuhan yang maha Esa
atas segala rahmatnya, sehinggah saya dapat menyelesaikan
makalah Pengantar Ilmu Ekonomi ini.
Makalah ini disusun untuk mempelajari lebih detail masalahmasalah utama dalam Perekonomian.
Saya berharap makalah ini dapat membantu teman-teman
dalam menambah wawasan ilmu pengetahuan.

BAB I
A. Latar Belakang
Pemerintah adalah suatu kepala suatu perekonomian yang
mengatur dan menjalan perekonomian. Tentunya dalam
pengaturan Pemerintah kesulitan dimana untuk mencapai
tujuan yang memuaskan

Salah satu kesulitan pemerintah dalam menjalankan


perekonomian adalah timbulnya masalah-masalah Ekonomi
seperti:
Rendahnya
pertumbuhan
Ekonomi,Kemiskinan,Pengangguran,dan Inflasi.

Dalam menanggapi masalah-masalah Ekonomi tersebut


Pemerintah diharapkan lebih jeilih dalam mengatur dan
menjalankan sistem perekonomian.

BAB II
PEMBAHASAN

Masalah Utama Dalam


Perekonomian
A. Rendahnya Pertumbuhan Ekonomi
Pertumbuhan ekonomi suatu negara merupakan salah satu
indikasi yang dapat digunakan untuk mengukur keberhasilan
pembangunan negara tersebut. Pertumbuhan ekonomi dapat
dilihat melalui tingkat produksi barang dan jasa yang dapat
dihasilkan selama satu periode tertentu.
Lambatnya pertumbuhan ekonomi juga dipengaruhi naiknya
harga minyak dunia. Kenaikan harga minyak dunia merupakan
akibat langkanya minyak mentah. Kelangkaan disebabkan
menipisnya cadangan minyak serta terhambatnya distribusi
minyak. Kenaikan harga minyak menyebabkan harga barang
pokok lain ikut naik. Akibatnya, daya beli masyarakat menjadi
berkurang
dan
terjadi
penurunan
kegiatan
ekonomi
masyarakat.

B.Kemiskinan
Kemiskinan merupakan keadaan masyarakat yang tidak
mampu memenuhi kebutuhan hidupnya. Kebutuhan hidup

meliputi makanan, pakaian, tempat tinggal, pendidikan, dan


kesehatan.
Kemiskinan
sebagai
akibat
berkurangnya
pendapatan masyarakat secara riil. Masyarakat mengalami
penurunan daya beli barang-barang kebutuhan pokok secara
umum. Akibatnya, masyarakat tidak dapat hidup secara layak
sehingga taraf hidupnya menurun.

C. Pengangguran
Pengangguran adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali,
sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau
seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak.
Pengangguran umumnya disebabkan karena jumlah angkatan kerja atau para
pencari kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang ada yang
mampu menyerapnya. Pengangguran seringkali menjadi masalah
dalam perekonomian karena dengan adanya pengangguran, produktivitas dan
pendapatan masyarakat akan berkurang sehingga dapat menyebabkan
timbulnya kemiskinan dan masalah-masalah sosial lainnya.
Penyebab Terjadinya Pengangguran
Pengangguran umumnya karena jumlah angkatan kerja
tidak sebanding dengan lapangan pekerjaan yang mampu
mnyerapnya. Pengangguran seringkali menjadi masalah dalam
perekonomian
karenadengan
adanya
penganggurn,
produktivitas dan pendapatan masyarakat akan berkurang
sehingga dapat menimbulkan kemiskinan.
Ketiadaan pendapatan menyebabkan masyarakat harus
mengurangi pengeluaran konsumsinya yang menyebabkan
menurunnya tingkat kemakmuran dan kesejahteraan.

D. Inflasi

inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga


secara umum dan terus-menerus (kontinu) berkaitan dengan
mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor,
antara lain, konsumsi masyarakat yang meningkat, berlebihnya
likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau bahkan
spekulasi, sampai termasuk juga akibat adanya ketidaklancaran
distribusi barang.
Dengan kata lain, inflasi juga merupakan proses menurunnya
nilai mata uang secara kontinu. Inflasi adalah proses dari suatu
peristiwa, bukan tinggi-rendahnya tingkat harga. Artinya,
tingkat harga yang dianggap tinggi belum tentu menunjukan
inflasi. Inflasi adalah indikator untuk melihat tingkat perubahan,
dan dianggap terjadi jika proses kenaikan harga berlangsung
secara terus-menerus dan saling pengaruh-memengaruhi.
Istilah inflasi juga digunakan untuk mengartikan peningkatan
persediaan uang yang kadangkala dilihat sebagai penyebab
meningkatnya harga.

Ada beberapa faktor terjadinya Inflasi,antara lain:


1. Tingkat pengeluran yang melebihi kemampuan
Perusahaan-perusahaan untuk menghasilkan barang dan
jasa
2. Pekerja-pekerja diberbagai kegiatan Ekonomi menuntut
kenaikan upah
3. Kenaikan harga-harga barang impor
4. Kekacauan Politik dan Ekonomi sebagai akibat pemerintah
yang kurang bertanggung jawab.

Akibat Buruk Inflasi


1. Cenderung menurunkan taraf kemakmuran Masyarakat

2. Prospek pembangunan Ekonomi jangka panjang akan


semakin memburuk
3. Cenderung mengurangi investasi yang Produktif
4. Mengurangi eksport dan menaikan Import

Dampak Inflasi
Inflasi memiliki dampak positif dan dampak Negatif tergantung
prah atau tidaknya inflasi yang terjadi. Apabila inflasi yang
terjadi ringan justru membawa dampak yang positif dalam arti
dapat mendorong perekonomian itu lebih baik. Seperti
meningkatkan pendpatan nasional dan membuat orang
bergairah orang untuk bekerja,menabung dan mengadakan
investasi.
Sebaliknya,dalam masa inflasi yang parah yaitu terjadi inflasi
yang tidak terkendali (hiperinflasi) keadaan perekonomian
menjadi kacau dan orang tidak bersemngat kerja ,menabung
atau mengadakan investasi dan produksi karna harga
meningkat dengan cepat.
Para penerima pendapatan tetap seperti pegawai negeri atau
karyawan swasta
serta kaum buruh juga akan kewlahan
menanggung dan mengimbangi harga sehingga hidup mereka
semakin merosot dan menurun dari waktu kewaktu.
Inflasi juga menyebabkan orang enggan untuk menabung
karena nilai mata uang semakin menurun. Memang tabungan
menghasilkan bunga , namun jika inflasi diatas bunga nilai
uang tetp saja menurun. Jika orang enggan menabung ,maka
dunia usaha dan investasi akan sulit berkembang.karena dalam
berkembang dunia usaha membutuhkan dana dari bank yang
diperoleh dari tabungan Masyarakat.
Bagi
orang
yang
meminjam
dari
Bank
inflasi
menguntungakan,karena pada saat pembayaran utang kepada
kreditur nilsi usng lebih rendah dibandingkan saat meminjam.

BAB III

PENUTUP
A. Kesmpulan

Setiap Negara di dunia ini mempunyai masalahmasalah khususnya dalam bidang Ekonomi.Masalahmasalah tersebut dapat mempengaruhi tingkat
konsumsi dan produksi suatu masyarakat berkurang
atau
menurun,juga
dapat
mempengaruhi
pembangunan
suatu
negara,Pendapatan
suatu
negara,dan mempengaruhi dunia usaha dan dunia
investasi.