Anda di halaman 1dari 10

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

A. Identitas
Nama Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas/Semester
Peminatan
Materi Pokok
Sub Materi Pokok
Alokasi Waktu

: SMA-IT THARIQ BIN ZIYAD


: Kimia
: XI/1
: MIA
: 8. Kesetimbangan Kimia
: 8.2 Pergeseran Arah Kesetimbangan
: 2 x 45 menit

B. Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong,
kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai
bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam
pergaulan dunia.
KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan
rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan
kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan
metoda sesuai kaidah keilmuan.
C. Kompetensi Dasar
1.1.
Menyadari adanya keteraturan dari sifat hidrokarbon, termokimia, laju reaksi, kesetimbangan kimia,
larutan dan koloid sebagai wujud kebesaran Tuhan YME dan pengetahuan tentang adanya keteraturan
tersebut sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya bersifat tentatif..
2.1.
Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin, jujur, objektif, terbuka, mampu
membedakan fakta dan opini, ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis,
komunikatif) dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam
sikap sehari-hari.
3.8
Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran arah kesetimbangan yang diterapkan
dalam industri.
4.8.
Merancang, melakukan, dan menyimpulkan serta menyajikan hasil percobaan faktor-faktor yang
mempengaruhi pergeseran arah kesetimbangan.
D. Indikator
3.8.1.
Diberikan informasi, siswa dapat menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran arah
kesetimbangan
4.8.1.
Diberikan lembar kerja praktikum, siswa dapat melakukan percobaan mengenai faktor-faktor yang
mempengaruhi pergeseran arah kesetimbangan.
E. Tujuan
Setelah mempelajari materi ini, diharapkan siswa dapat:
Tujuan Pengetahuan
3.8.1.1. Menganalisis pengaruh perubahan suhu, konsentrasi, tekanan, dan volume pada pergeseran
kesetimbangan melalui percobaan
Tujuan Keterampilan
Halaman 1

4.8.1.1 Menganalisis pengaruh perubahan suhu, konsentrasi, tekanan, dan volume pada pergeseran
kesetimbangan melalui percobaan
F. Materi
1. Materi Prasyarat:
a. Kesetimbangan dinamis
b. Reaksi Reversibel dan Ireversibel
c. Jenis-jenis Kesetimbangan
2. Materi Pokok: Pergeseran Arah Kesetimbangan
G. Kegiatan Pembelajaran
1. Strategi Pembelajaran
a. Model
: STAD
b. Pendekatan : Scientific
c. Metode
: Inquiri terbimbing, praktikum
2. Langkah langkah Pembelajaran
No.
Rincian Kegiatan
1. Pendahuluan
a. Guru memberi salam dan mengecek resensi kehadiran
siswa
b. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
c. Guru memotivasi siswa dengan mengajukan pertanyaan
untuk menuntun siswa dalam mempelajari topik yang akan
dibahas dan menggali pengetahuan awal siswa, seperti:
Bagaimana proses produksi amonia dalam industri? Apa
saja yang harus diperhatikan para Quality Control ketika
suatu pabrik memproduksi amonia
2.

Kegiatan Inti
a. Mengamati
1) Siswa mengamati animasi dan data tentang reaksi
kimia pembentukan amonia yang merupakan reaksi
reversibel
b. Menanyakan
1) Siswa mengajukan pertanyaan: Bagaimana agar
reaksi kesetimbangan pembentukan amonia dapat
bergeser ke arah produk?
2) Siswa mengajukan pertanyaan: Apa saja yang
mempengaruhi reaksi kesetimbangan pembentukan
amonia?
c. Mengumpulkan Data
Siswa melaksanakan praktikum secara berkelompok
(berjumlah 3 orang siswa dalam 1 kelompok) tentang
faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran
kesetimbangan kimia

d. Mengasosiasi
Siswa menentukan pengaruh konsentrasi, volume, tekanan,
dan suhu terhadap pergeseran kesetimbangan

Alokasi Waktu
10 menit

Karakter
Religius

Rasa ingin tahu,


Komunikatif,
Kreatif

60 menit
Rasa ingin tahu

Rasa ingin tahu,


kreatif,
komunikatif, kritis

Rasa ingin tahu,


tanggung jawab,
ulet, teliti, objektif

Rasa ingin tahu,


teliti, kritis, kreatif,
inovatif

e. Mengkomunikasikan
Jujur, kreatif,
mandiri,
Halaman 2

No.

3.

Rincian Kegiatan
Siswa menyajikan kesimpulan hasil praktikum tentang
faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran
kesetimbangan secara lisan dan tertulis
Kegiatan Penutup
a. Guru memberikan motivasi yang menggugah rasa ingin
tahu siswa dalam mengkaji faktor-faktor yang
mempengaruhi pergeseran kesetimbangan kimia
b. Guru memberikan tugas rumah kepada siswa secara
berkelompok untuk membuat makalah tentang penerapan
konsep tentang faktor-faktor yang mempengaruhi
pergeseran kesetimbangan dalam industri
c. Siswa membersihkan alat-alat dan tempat praktikum serta
mengembalikan alat dan bahan ke tempat yang telah
disediakan

Alokasi Waktu

Karakter
demokratis,
komunikatif,
objektif

20 menit
Berkomunikasi
secara lisan dan
tulisan
Bekerja sama

Tanggung jawab,
disiplin, peduli
lingkungan

H. Alat dan Sumber Belajar

1.
2.
3.
4.

LCD projector
Lembar Kerja Praktikum Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pergeseran Kesetimbangan Kimia
Buku-Buku Kimia SMA Kelas XI
Chang, R., and Overby, J., 2008. General Chemistry: The Essential Concepts, 6th Ed. The
McGraw-Hill Companies, Inc. New York.
5. Silberberg, M., 2009. Principles of General Chemistry, 2nd Ed. The McGrawI. Penilaian Hasil Belajar

1. Penilaian sikap
Penilaian sikap (perilaku) menggunakan rubrik penilaian perilaku (terlampir)
2. Penilaian pengetahuan
Penilaian pengetahuan menggunakan Lembar Kerja Praktikum (terlampir) dan tes tertulis
3. Penilaian keterampilan
Penilaian keterampilan menggunakan rubrik penilaian kinerja (terlampir)
Mengetahui
Kepala SMA-IT THARIQ BIN ZIYAD

Jakarta, 15 Juli 2016


Guru Mata Pelajaran Kimia

( ...................................)

Arief Fadillah, S.Pd

Halaman 3

PENILAIAN SIKAP
A. Form Pengisian Skor Sikap

B. Rubrik Penilaian Sikap


No.
Aspek Penilaian
1

Keaktifan bertanya

Keaktifan
mengungkapkan
pendapat

Skor
4
3
2
1
4
3
2
1

4
3

Keaktifan dalam
kelompok
3
2
1

Perhatian selama
kegiatan pembelajaran

Tanggung jawab
mengerjakan
tugas

Perhatian selama
Kegiatan
pembelajaran

Keaktifan dalam
Kelompok

Keaktifan
Bertanya

Nama Siswa

Keaktifan
mengungkap-kan
Pendapat

Aspek yang dinilai

Kriteria
Siswa mengajukan pertanyaan kepada guru/teman lebih dari 2 kali.
Siswa mengajukan pertanyaan kepada guru/teman sebanyak 2 kali.
Siswa mengajukan pertanyaan kepada guru/teman sebanyak 1 kali.
Siswa tidak pernah mengajukan pertanyaan kepada guru/teman
Siswa mengungkapkan pendapat lebih dari 2 kali.
Siswa mengungkapkan pendapat sebanyak 2 kali.
Siswa mengungkapkan pendapat sebanyak 1 kali.
Siswa tidak pernah mengungkapkan pendapat.
Siswa:
saling bertanya dan menjawab pertanyaan di dalam kelompok
terkait subtopik yang didiskusikan.
membaca buku pegangan (buku cetak) atau mencari dari
sumber lain, seperti internet terkait subtopik yang
didiskusikan.
mencatat materi yang didiskusikan.
Tidak memenuhi 1 kriteria di atas.
Tidak memenuhi 2 kriteria di atas.
Tidak memenuhi seluruh kriteria di atas.
Siswa:
memperhatikan guru dan teman yang sedang berbicara,
tidak membuat gaduh selama kegiatan pembelajaran,
tidak mengerjakan pekerjaan lain yang tidak berhubungan
dengan materi yang dipelajari, seperti bermain handphone,
mengerjakan tugas mata pelajaran lain, dan tidur.
Tidak memenuhi 1 kriteria di atas.
Halaman 4

2
1
4
5

Tanggung jawab
mengerjakan tugas

3
2

Tidak memenuhi 2 kriteria di atas.


Tidak memenuhi seluruh kriteria di atas.
Siswa mengumpulkan tugas tepat waktu, yaitu pada hari yang
ditentukan oleh guru dan pada jam pembelajaran kimia.
Siswa mengumpulkan tugas pada hari yang ditentukan oleh guru,
namun setelah jam pembelajaran kimia berakhir.
Siswa mengumpulkan tugas melewati batas hari yang ditentukan
oleh guru.

C. Pedoman Penilaian
Nilai Sikap (NS) =

Skor perolehan siswa


20

100

Halaman 5

PENILAIAN KETERAMPILAN
A. Form Pengisian Skor Keterampilan
Aspek 1
Aspek 2
Aspek 3
Aspek 4
Aspek 5
Aspek 6
No Nama Siswa
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

Keterangan Aspek :
1 : Persiapan praktikum
2 : Penggunaan bahan dalam praktikum
3 : Memasukkan larutan ke dalam gelas ukur dengan menggunakan pipet tetes
4 : Membaca volume larutan dengan menggunakan gelas ukur
5 : Menuangkan larutan dari gelas ukur ke dalam tabung reaksi
6 : Membersihkan alat-alat dan tempat kerja yang digunakan untuk praktikum
B. Rubrik Penilaian Keterampilan
No.
Aspek Penilaian
Skor
4
1

Persiapan praktikum
3
2
1
4

Penggunaan bahan
dalam praktikum

3
2
1
4

Memasukkan larutan ke
dalam gelas ukur dengan
menggunakan pipet tetes

3
2
1
4

Membaca volume
larutan dengan
menggunakan gelas
ukur

3
2
1

Kriteria
Siswa:
mengecek kelengkapan alat-alat yang akan digunakan,
membersihkan alat-alat yang akan digunakan.
menyiapkan bahan yang diperlukan.
Tidak memenuhi 1 kriteria di atas.
Tidak memenuhi 2 kriteria di atas.
Tidak memenuhi seluruh kriteria di atas.
Siswa mengambil bahan sesuai kebutuhan dan tidak ada bahan yang
tumpah.
Siswa mengambil bahan sesuai kebutuhan tetapi ada bahan yang
tumpah.
Siswa mengambil bahan tidak sesuai kebutuhan dan tidak ada bahan
yang tumpah.
Siswa mengambil bahan bukan untuk kebutuhan praktikum, melainkan
untuk bermain-main.
Siswa memasukkan larutan ke dalam gelas ukur dengan memasukkan
ujung pipet ke dalam gelas ukur dan ujung pipet tidak mengenai larutan
di dalam gelas ukur.
Siswa memasukkan larutan ke dalam gelas ukur dengan mencelupkan
ujung pipet sampai mengenai larutan di dalam gelas ukur, kemudian
meneteskannya.
Siswa memasukkan larutan ke dalam gelas ukur dengan mencelupkan
ujung pipet sampai ke dasar gelas ukur, kemudian meneteskannya.
Siswa memasukkan larutan ke dalam gelas ukur dengan meneteskan
larutan jauh dari atas bibir gelas ukur.
Siswa membaca volume larutan dengan posisi mata horizontal
(mendatar) terhadap permukaan larutan dan meletakkan gelas ukur
pada tempat yang datar.
Siswa membaca volume larutan dengan posisi mata tidak horizontal
(mendatar) terhadap permukaan larutan dan meletakkan gelas ukur
pada tempat yang datar.
Siswa membaca volume larutan dengan posisi mata horizontal
(mendatar) terhadap permukaan larutan dan mengangkat gelas ukur.
Siswa membaca volume larutan dengan posisi mata tidak horizontal
(mendatar) terhadap permukaan larutan dan mengangkat gelas ukur.
Halaman 6

Siswa menuangkan larutan dari gelas ukur ke dalam tabung reaksi


dengan cara meletakkan mulut gelas ukur pada bibir tabung reaksi,
kemudian mengalirkannya melalui dinding tabung dan larutan tidak
tumpah.
Siswa menuangkan larutan dari gelas ukur ke dalam tabung reaksi
tanpa melalui dinding tabung, melainkan menuangkannnya dari atas
bibir tabung reaksi dan larutan tidak tumpah.
Siswa menuangkan larutan dari gelas ukur ke dalam tabung reaksi
dengan cara meletakkan mulut gelas ukur pada bibir tabung reaksi,
kemudian mengalirkannya melalui dinding tabung, tetapi ada larutan
yang tumpah.
Siswa menuangkan larutan dari gelas ukur ke dalam tabung reaksi
tanpa melalui dinding tabung, melainkan menuangkannnya dari atas
bibir tabung reaksi dan ada larutan yang tumpah.
Siswa:
membersihkan alat-alat yang telah digunakan,
mengecek kelengkapan dan mengembalikan alat-alat yang telah
digunakan ke tempat semula,
membersihkan meja praktikum dari sampah dan bahan yang telah
digunakan.
Tidak memenuhi 1 kriteria di atas.
Tidak memenuhi 2 kriteria di atas.
Tidak memenuhi seluruh kriteria di atas.

Menuangkan larutan
dari gelas ukur ke dalam
tabung reaksi

Membersihkan alat-alat
dan tempat kerja yang
digunakan untuk
praktikum

3
2
1
C. Pedoman Penilaian
Nilai Keterampilan (NK) =

Skor perolehan siswa


24

100

Halaman 7

Kelompok

: ..

Nama Anggota : 1. ...


2.
3.
Hari/Tanggal : ..
LEMBAR KERJA PRAKTIKUM
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERGESERAN KESETIMBANGAN KIMIA
A. Tujuan Praktikum
Menganalisis pengaruh konsentrasi larutan, volume larutan, tekanan, dan suhu terhadap pergeseran
kesetimbangan kimia
B. Alat dan Bahan
1. Tabung reaksi
2. Sumbat tabung reaksi
3. Gelas kimia 250 mL
4. Alat suntik
5. Larutan FeCl3 1M
6. Larutan KSCN 1M
7. Aquades
8. Kristal Na2HPO4
9. Gas N2O4
10. Gas NO2
11. Es batu

9 buah
2 buah
3 buah
1 buah

1 gram

C. Cara Kerja
1. Pengaruh Perubahan Konsentrasi dan Volume Larutan terhadap Pergeseran Kesetimbangan
a. Masukkan 50 mL aquades ke dalam gelas kimia.
b. Tambahkan 4 tetes larutan FeCl3 1M dan 4 tetes larutan KSCN 1M.
c. Aduk campuran tersebut sampai warnanya homogen.
d. Bagi larutan tersebut ke dalam 5 buah tabung reaksi dengan jumlah yang sama.
e. Pada kelima tabung reaksi tersebut, lakukan perlakuan yang berbeda.
- Tabung reaksi I tidak ditambahkan apa pun, sebagai pembanding.
- Tabung reaksi II ditambahkan 1 tetes larutan FeCl3 1M (ion Fe3+)
- Tabung reaksi III ditambahkan 1 tetes larutan KSCN 1M (ion SCN-)
- Tabung reaksi IV ditambahkan 1 gram kristal Na2HPO4
- Tabung reaksi V ditambahkan 5 mL aquades
f. Amati perubahan yang terjadi pada setiap tabung reaksi dan catat.
g. Buat kesimpulan dari praktikum yang dilakukan dan bandingkan serta diskusikan hasilnya dengan
temanmu di kelompok lain!
2. Pengaruh Perubahan Tekanan terhadap Pergeseran Kesetimbangan
a. Masukkan gas N2O4 ke dalam alat suntik, sampai timbul warna merah cokelat.
b. Perbesar tekanan dengan menekan alat suntik tersebut.
c. Buat kesimpulan dari praktikum yang dilakukan dan bandingkan serta diskusikan hasilnya dengan
temanmu di kelompok lain!
3. Pengaruh Perubahan Suhu terhadap Pergeseran Kesetimbangan
a. Masukkan gas NO2 ke dalam 2 tabung reaksi, kemudian tutup rapat dengan penutup karet.
b. Isi gelas kimia, masing-masing dengan air panas dan dengan es batu
Halaman 8

c. Tabung reaksi pertama dimasukkan ke dalam gelas kimia yang berisi air panas dan tabung reaksi
kedua ke dalam gelas kimia yang berisi es batu.
d. Amati perubahan yang terjadi pada tabung reaksi.
e. Buat kesimpulan dari eksperimen yang telah dilakukan.
D. Pengamatan
1. Pengaruh Perubahan Konsentrasi dan Volume Larutan terhadap Pergeseran Kesetimbangan
Tabung reaksi I :

Tabung reaksi II :

Tabung reaksi III :

Tabung reaksi IV :

Tabung reaksi V :

2. Pengaruh Perubahan Tekanan terhadap Pergeseran Kesetimbangan


Pengamatan kondisi gas sebelum alat suntik ditekan:

Pengamatan kondisi gas setelah alat suntik ditekan:

3. Pengaruh Perubahan Suhu terhadap Pergeseran Kesetimbangan


Pengamatan kondisi gas pada gelas kimia yang berisi air panas:

Pengamatan kondisi gas pada gelas kimia yang berisi es batu:

E. Analisis Data

F. Kesimpulan

Halaman 9

RINGKASAN MATERI
PERGESERAN KESETIMBANGAN
Asas Le Chatelier: Jika terhadap suatu kesetimbangan dilakukan suatu aksi (tindakan) maka reaksi akan bergeser
untuk menghilangkan pengaruh aksi itu.
1. Pengaruh Konsentrasi
Jika salah satu pereaksi/reaktan/senyawa di ruas kiri diperbesar maka kesetimbangan akan bergeser ke ruas
kanan/produk/hasil reaksi. Sebaliknya jika salah satu produk/hasil reaksi/ruas kanan diperbesar maka
kesetimbangan akan bergeser ke ruas kiri/pereaksi/reaktan.
Jika salah satu pereaksi/reaktan/senyawa di ruas kiri diperkecil maka kesetimbangan akan bergeser ke ruas
kiri/pereaksi/reaktan. Sebaliknya jika salah satu produk/hasil reaksi/ruas kanan diperkecil maka kesetimbangan
akan bergeser ke ruas kanan/produk/hasil reaksi.
2.

Pengaruh Volume
Jika volume diperbesar (pengenceran) maka kesetimbangan akan bergeser ke arah reaksi yang jumlah
molekulnya terbanyak atau ke ruas yang jumlah angka koefisiennya terbanyak.
Jika volume diperkecil (pemekatan) maka kesetimbangan akan bergeser ke arah reaksi yang jumlah
molekulnya terkecil atau ke ruas yang jumlah angka koefisiennya terkecil.
Jika jumlah angka koefisien ruas kanan dan ruas kiri sama maka penambahan atau pengurangan volume tidak
akan menggeser kesetimbangan.

3. Pengaruh Tekanan
Jika tekanan diperbesar maka kesetimbangan akan bergeser ke arah reaksi yang jumlah molekulnya terkecil
atau ke ruas yang jumlah angka koefisiennya terkecil.
Jika tekanan diperkecil maka kesetimbangan akan bergeser ke arah reaksi yang jumlah molekulnya terbesar
atau ke ruas yang jumlah angka koefisiennya terbesar.
Jika jumlah angka koefisien ruas kanan dan ruas kiri sama maka penambahan atau pengurangan tekanan
tidak akan menggeser kesetimbangan.
4. Pengaruh Suhu
Jika suhu sistem kesetimbangan dinaikkan maka reaksi sistem menurunkan suhu dengan cara kesetimbangan
bergeser ke pihak reaksi yang menyerap kalor (endoterm).
Jika suhu sistem kesetimbangan diturunkan maka reaksi sistem menaikkan suhu dengan cara kesetimbangan
bergeser ke pihak reaksi yang melepas kalor (eksoterm).

Halaman 10