Anda di halaman 1dari 10

BAB III

KESALAHAN DALAM MENILAI HASIL


Pendahuluan
Masalah- masalah birokrasi tidak dapat diatasi melalui sistem akuntasi sektor publik
tradisional dan praktek audit. Akuntansi sektor publik tradisional dan audit biasanya memiliki
dua komponen:
A. Persiapan dari laporan keuangan yang berkaitan dengan jangka waktu tertentu
biasanya satu tahun dan audit atas laporan ini untuk menentukan apakah, pada opini
auditor, pengeluaran biaya telah dikeluarkan secara legal dan mereka memberikan
kebenaran dan pandangan yang adil atas transaksi yang dicatat.
B. Mengomentari regulasi dan hak milik atas pengeluaran biaya yang mungkin telah
dikeluarkan secara legal tetapi melanggar beberapa aturan administrativ atau
pelanggaran etika atau standar yang lain, sedangkan belum tentu hal tersebut
ditetapkan, barangkali opini auditor dapat membantu untuk observasi.
Otoritas publik, seperti perusahaan publik, pasti membutuhkan sistem manajemen
keuangan, persiapan akun dan audit memungkinkan untuk:
A. Mengetahui kas, aset dan sumber daya lainnya yang dimiliki diawal dan diakhir pada
setiap periode akuntansi
B. Pemilihan biaya yang akurat
C. Anggaran proyek dan program- programnya
D. Menghasilkan annual accounts untuk eksternal auditor

Sistem dari manajemen keuangan ini telah diperkuat oleh perkembangan terakhir dalam
tata kelola perusahaan, meliputi:

A.
B.
C.
D.

Analisis dari internal kontrol tentang seluruh ativitas


Sistim dari resiko penilaian dan manajemen
Internal audit
Komite audit dengan direktur non-eksekutiv

3.1 Bagaimana nilai mata uang harus diamankan?


Sama pentingnya dengan kekuatan manajemen keuangan, tidak akan menjamin dari
kekuatan nilai mata uang itu sendiri. Dengan tidak adanya sebuah pemersatu tujuan yang
mudah diukur seperti membuat keuntungan, pemerintah berusaha keras untuk mengetahui
bagaimana cara terbaik mencapai apa yang diterima secara luas untuk mewakili nilai mata
uang tersebut.
Salah satu solusi yang kini telah diterima secara luas adalah artikulasi yang jauh lebih
tentang uang yang beredar dimasyarakat umum sehingga dapat membuahkan pencapaian.
Dalam hal ini pembenaran pada pengeluaran dan dukungan proses atau prosedur dapat
ditentukan dan dinilai dari segi kemungkinan kontribusi terhadap hasil yang diinginkan. Hasil
tersebut memiliki kewajiban moral dan juga dapat beragam, seperti mengurangi kemiskinan,
mempromosikan gaya hidup yang sehat, dan mencapai keseimbangan yang baik antara
ketersediaan tempat tinggal serta permintaan keterjangkauan akses yang mudah.
3.2 Traditional output sangat penting tetapi tidak dapat menunjukkan nilai mata uang
Laporan keuangan yang diaudit harus menunjukkan bahwa menggunakan mata uang
yang sah, dan report audit juga harus sesuai dengan prosedur dan standar etika perliaku
observasi. Lalu bagaimana nilai mata uang dapat menunjukkannya?
Jawaban dari teka- teki tersebut yang paling berpengaruh selama setengah abad terakhir
ini adalah melalui teori economists of public choice dan penerapan pada biaya manfaat dan
efisiensi biaya analisis.
3.3 Pilihan publik

Esensi dari pendekatan ini adalah bahwa:


A. Setiap individu pasti menginginkan hakum yang terbaik dan kesejahteraan, serta
kebutuhan material dan spiritual.
B. Tujuan sosial berbeda dari tindakan individual, atau seharusnya, untuk
menghasilkan kebijakan yang pelaksanaannya menghasilkan hasil dimana tidak ada
individu yang merasa puas kecuali mengorbankan individu yang lain. Dengan kata
lain, bahwa tidak ada penyusunan ulang dari kebijakan dan pelaksanannya
menghasilkan peningkatan pada kesejahteraan.
C. Pada kenyatannya kita memiliki keterbatasan sumber daya tetapi dengan adanya aksi
sosial dapat menghasilkan hasil yang lebih baik dari ini, itu berarti beberapa individu
menjadi lebih buruk dari yang mereka inginkan, sejak mereka sadar bahwa keingin
mereka belum terealisasi. Dan distribusi fungsi kesejahteraan sosial yang mereka
adopsi atau tujuan dari tanggung jawab khusus pemerintah untuk menentukan dan
mengubahnya.
D. Spesifikasi tersebut tidak menuntut pemerintah untuk harus memiliki kebijakan untuk
segala hal atau mengharuskannya, pemerintah pasti akan mementingkan kebaikan dari
pada kekejaman.

3.4 Analisis biaya manfaat dan analisis efektivitas biaya


Jawaban dari permasalahan yang muncul di tahun 1960-an dan 1970-an adalah untuk
menerapkan beberapa formula dari analisis biaya manfaat untuk formulasi kebijakan.
Pendekatan yang digunakan seperti mengizinkan suatu biaya dan manfaat dari setiap opsi
kebijakan dinyatakan sebanding yang hampir sama dengan istilah moneter; biaya dan

manfaat tersebut harus dihentikan dan digantikan dengan nilai saat ini; dan kebijakan tersebut
diadopsi dalam keterbatasan sumber daya yang tersedia dan dijamin oleh pemerintah.
Kemuadian analisis biaya efektivitas diterapkan untuk menentukan cara terbaik menghasilkan
output kebijakan pemerintah.
Pada dasarnya perumusan kebijakan di dunia yang paling ideal seharusnya mengikuti
suatu siklus yang mendefinisikan rasionalitas yang sering mencerminkan prioritas politik.
Kunci dari objectivitas adalah mendefinisikan hal- hal tentang output yang diinginkan dan
output akhir.
Apprisal dapat mengembangkan beberapa metode seperti:
A. Mengidentifikasi dan menilai biaya pada setiap opsi
B. Mengidentifikasi dan menilai keuntungan pada setiap opsi
C. Jika dibutuhkan, menyesuaikan biaya dan manfaat dari:
- Dampak distribusi
- Pergerakan harga relatif
D. Menyesuaikan waktu kejadian dari biaya dan manfaat dengan menghentikannya,
untuk menyesuaikan nilai saat ini
E. Jika diperlukan, menyesuaikan perbedaan material pada perbedaan pajak.
F. Menyesuaikan resiko dan optimisme untuk memberikan dasar kasus dan
mempertimbangkan impact dari perubahan variable kunci dan perbedaan skenario
masa depan di dalam kasus tersebut
G. Mempertimbangkan dampak antara biaya dan manfaat, menggunakan teknik bobot
dan penilaian jika dibutuhkan.
Roamef Cycle

Feedback

Rasional

Evaluasi

Objectiv

Monitorin
g

Penilaian

3.5 Audit nilai mata uang.


Dimensi efektivitas dekat dengan manfaat dan biaya efektivitas yang memperhatikan
pencapaian hasil, dan efektivitas dapat mendefinisikan untk menggambungkan yang
menyanggkut seperti nilai, contohnya, perlindungan lingkungan, kepemilikan dan standar
etika lainnya.
Nilai mata uang atau performa audit yang dikenal di beberapa negara berhutang banyak
kepada tradisional publik audit. Terutama yang paling penting untuk memberikan sesuatu
bukti yang handal dan komprehensif yang idealnya harus mampu mempertahankan tantangan
hukum, mencerminkan asal- usul hukum tradisional audit publik.

3.6 Fokus yang lebih besar pada hasil

Salah satu cara untuk menganalisis nilai mata uang adalah dengan mempertimbangkan
hubungan antara input, output, dan hasil. Biasanya disajikan sebagai hubungan linier, tetapi
biasanya juga terdapat perbedaan antara output dan hasil.
Hubungan antara input, output, dan hasil
Input- Managed or
purchased
economicallu

Input/OutputsProcessed
efficiently

Outputs/outcomes
- Prove effective
and meet peoples
needs

3.7 Kecanggihan dari teknik dianostik dan analitikal


Evaluasi nilai uang terhadap fokus yang lebih besar pada pencapaian, output dan hasil
dari program pemerintah telah diperlukan auditor untuk mengilustrasikan pada rentang yang
lebih luas dari beberapa teknik. Ini mungkin termasuk pengulangan kembali tujuan untuk
mengavaluasi biaya-manfaat dan biaya efektivitas analisis bahwa pemerintah telah
digunakan dalam merancang program. yang mana teknik ini belum sepenuhnya digunakan,
auditor dapat menggunakannya sendiri untuk mengevaluasi pelaksanaan opsi kebijakan yang
telah dipilih.
3.8 Kesimpulan
Dalam sistem klasik birokrasi teori yang web kompleks, hubungan antara kedua
organisasi dan individu. audit publik tradisional berusaha untuk memberikan beberapa
transparansi ke birokrasi tindakan keuangan dan operasi untuk mengurangi kecenderungan
alami untuk mengejar individu dan kepentingan organisasi itu sendiri dengan mengorbankan
kesejahteraan masyarakat. Ini mendukung untuk nilai seperti kejujuran, kesopanan dan
pelayanan yang baik dapat membantu untuk mempertahankan budaya pegawai negeri ini
yang termotivasi oleh keprihatinan untuk penggunaan yang tepat dari uang publik.
BAB IV

SEBERAPA EFEKTIF AUDIT DAPAT MENJAMIN AUDITOR SEBAGAI


PEMBINA DAN MENTOR DARIPADA PENGKRITIK DAN PENGGUGAT

4.1 Bagaimana menjadikan suatu progres


Bagaimana auditor dapat menyusun peluang dalam mendukung mereka sehingga dapat
serta mempromosikan transparansi dalam penggunaan umum uang laporan mereka memiliki
dampak nyata dalam mencapai peningkatan berkelanjutan dalam nilai uang? Pengalaman
kami menunjukkan ada tiga cara yang disamapikan:
1. Menggunakan pemisahan metodologi untuk memisahkan subjek, sehingga dapat
dipastikan paling cocok antara pendekatan metodologis subjek evaluasi;
2. Fokus pada makna yang peserta berikan kepada peran mereka;
3. Untuk auditor agar bertindak sebagai pelatih dan mentor daripada kritikus dan
memarahi
Setiap pendekatan melengkapi yang lain dan itu adalah kombinasi dari tiga yang
memberikan auditor kesempatan terbaik membuat rekomendasi-rekomendasi yang penuh
makna.
4.2 Metodologi terpisah untuk pemisahan subjec
Cara pertama yang disampaikan adalah dengan menggunakan metodologi terpisah untuk
subjek yang terpisah. Dengan demikian audit program untuk pelatihan pertama dapat berasal
dari pemeriksaan tantangan fisik dan fisiologis bahwa yang pertama harus menjalani
pekerjaan profesional mereka.

4.3 Makna dari pemberian participant atas peran mereka

Cara kedua maju adalah untuk auditor untuk menganalisis penyediaan program publik
melalui berbagai arti bahwa peserta berikan kepada kegiatan yang mereka miliki, atau
memilih untuk melakukan, dan ide-ide yang digunakan untuk mengekspresikan mereka. Oleh
karena itu kesalahan untuk berpikir bahwa setiap orang memiliki pandangan yang sama
tentang apa yang suatu organisasi adalah. pemahaman seseorang tergantung pada faktorfaktor seperti:
Pengalaman mereka dari organisasi.
Apa nilai-nilai mereka
Apa niat mereka
Menurut pandangan relativisst ini, tidak akan ada objek yang pasti seperti organisasi
yang terdiri dari aturan, proses, anggaran, program dan audit, melainkan miliar dari
pengalaman, nilai-nilai, ketegangan dan fenomena mental lainnya.
4.4 Pemahaman Accountability
Sebuah tantangan dalam memberikan pemahaman mengenai akuntabilitas yang
diilustrasikan dengan baik oleh kebijakan pemerintah Inggris untuk mengurangi dan
mencegah kegemukan pada anak-anak dengan mengirim rangkaian yang kompleks dari
tingkat nasional, regional, daerah dan organisasi garis depan. Obesitas pada anak-anak
merupakan masalah dari kesehatan publik yang tumbuh dan menjadi ancaman bagi kesehatan
anak-anak.
Semuanya itu tidak dapat dipisahkan dan bekerja bersama-sama untuk outcome yang
optimis yang dapat menjadi sebuah tantangan. Ini dikarenakan dengan adanya jaringan yang
kompleks dari organisasi yang berbeda yang berhubungan dengan pengembangan susunan
akuntabilitas baik dari segi formal maupun informal. Bagaimana menemukan pemahaman
yang sesuai dalam jaringan ini yang berkepentingan. Dalam beberapa instansi dapat
ditemukan ketidaksesuaian yang berdampak pada potensialnya, sehingga diharapkan iklan

dapat meningkatkan kepedulian publik dimana jumlah uang yang dikorbankan relatif kecil
dapat menghasilkan keuntungan yang signifikan dari perubahan kebiasaan tersebut.
4.5 Relevansi Dari Sosial Antropologi
Aplikasi dari antropologi sosial untuk mengelola bisnis dan organisasi publik dimulai
dari dasar yang mirip atau serupa, untuk menguji perilaku seseorang yang bekerja dalam
sebuah organisasi dan mencoba untuk mengerti arti dan seberapa signifikan seorang
pelaksana memberikan apa yang mereka berikan sebagai pengamat, kegiatan sehari-hari,
kemudian ada rekomendasi dari auditor yang mungkin membuat perubahan dalam perilaku
yang mungkin menjadi dasar sebuah pemahaman yang baik dari penilaian sebuah sikap dari
organisasi kerja yang berbeda.
Sangat

diperlukan

untuk

mengerti

prilaku

dalam

menjelaskan

kinerja

dan

mengindentifikasi cara, yang mana cara tersebut dapat memperbaiki yang tidak dapat
dimengerti. Dan ini bukanlah sesuatu hal yang baru, sebuah sektor dagang telah mengetahui
bahwa memahami para pelanggan bertahun-tahun lamanya, motivasi tentang mereka adalah
kunci sukses dan keberlangsungan dari produk atau pelayanan.
4.6 Auditor Sebbagai Pelatih dan Mentor
Mencoba untuk fokus dengan mengambil tindakan lurus kedepan. Ini dapat dilihat
terutama oleh auditor sebagai pelatih dan mentor sebagai seseorang yang berdiri di luar
sebuah organisasi dan karyawan yang mungkin dapat memberikan kritikan, tapi siapakah
yang dapat membuat organisasi menjadi sukses dan bagaimana keberhasilan itu bisa diraih.
Kita sebaiknya tidak mengasumsikan bahwa apa yang merupakan kesuksesan dan praktis
yang baik dapat menjadi penilaian dari seorang auditor secara individu. Hal tersebut
merupakan sebuah keputusan yang baik untuk mempelajari langsung dari evaluasi yang
melibatkan partisipasi, konsep tersebut telah dipengaruhi oleh program, dengan aktif terbawa
dalam pengiriman itu atau siapa yang menguntungkan dengan memiliki keunikan pandangan

terhadap apa yang dikerjakan dengan baik dan apa yang tidak baik. Auditor membutuhkan
konsultasi yang luas untuk mengesahkan asal dari sukses yang dirasakan atau praktik yang
baik.
4.7 Kesimpulan
Auditing sektor publik merupakan proses audit yang sangat luas dan mungkin menjadi
asosiasi utama yang focus pada kesalahan. Auditing sektor publik harus melihat kondisi dari
kesuksesan, menjelaskan kepada mereka, dan memberikan arahan kepada otoritas publik agar
dapat meraih kesuksesan yang dibutuhkan oleh para masyarakat luas. Hal ini bukan
diharapkan sukses secara sempurna karena akan ditemukan beberapa kelemahan didalamnya.
Dan ini harus dapat dikenali perubahan sosial yang dapat membawa tantangan baru. Jadi
perbaikan yang selalu mereka lakukan hanya bersifat sementara, sedang audit yang berulangulang merupakan proses sepanjang masa.
Value for money dalam auditng mengandung analisis dari ekonomi, efisiensi dan
efektivitas yang memiliki keuntungan tapi juga memiliki beberapa kesulitan seperti:
A. Ekonomi, efisiensi dan efektivitas membutuhkan definisi dari setiap subjek.
B. Laporan audit sering dibuat untuk dapat memberi penjelasan yang diterima dari
auditee, yang dapat menggagalkan perubahan prilaku. Sebuah laporan yang sama
dibuat pada tahun setelahnya.