Anda di halaman 1dari 6

TUGAS KROAMTOGRAFI HPLC Klas B dan D

Seorang mahasiswa Farmasi UAD akan menganalisis


kandungan
vitamin
di
dalam
sediaan
tablet
multivitamineral.
Metode
yang
digunakan
adalah
kromatografi HPLC/KCKT. Prosedurnya adalah Sejumlah 10
tablet yang sudah memenuhi keseragaman bobot tablet,
bobot 10 tablet 2,8750 gram. Setelah semua tablet
digerus sampai homogen, menimbang 50,5 mg untuk
analisis. Selanjutnya serbuk dilarutkan dengan aquabidest
secukupnya, disaring, filtratnya dimasukkan ke dalam
labu takar 100,0 ml, dan ditambahkan aquabidest
hingga tanda. Larutan diambil 1,0 ml diencerkan dengan
aquabidest hingga 100,0 ml ke dalam labu takar.
Sebanyak 10 L larutan sampel dan larutan standar
diinjeksikan ke sistim kromatografi HPLC. Fase diam C18; fase gerak Metanol : Air (7:3); flow rate : 1,5
ml/menit; detektor UV pada panjang gelombang 254
nm. Data kurva baku dan sampel seperti di bawah ini :
Data Kurva Baku
Vitamin B-1
tR

Vitamin B-6

C
LA
tR
C
LA
(g/ml (mV)
(g/ml (mV
)
)
)

Vitamin C
tR

C
(g/10ml
)

LA
(mV)

5,
8

200

3,
4

90

2,5

10

300

5,
8

250

3,
6

200

2,4

20

360

5,
7

325

3,
3

285

2,6

30

410

5,
7

10

410

3,
5

340

2,5

40

590

5,
7

12

520

3,
5

415

2,6

50

670

r tabel untuk N=3 adalah 0,87 dengan P=95%


Data Sampel
tR

Luas
Area
(mV)

2,
6

480

5,
7

175

3,
5

170

a. Berdasarkan tR yang diperoleh senyawa manakah


yang paling nonpolar dan yang paling polar?
b. Apabila kecepatan alirnya diturunkan menjadi
ml/menit, bagaimana profil kromatogramnya?

c. Mengapa menggunakan detektor UV ?


d. Berapakah kadar mg/tablet vit C, Vit B1 dan vit B6 di
atas ?
e. Dari data di atas, apakah ada data yang ekstrapolasi ?
Apakah kelemahan data ekstrapolasi?

f. Di dalam kemasan tertulis Vit C = 150 mg/tab, Vit


B-1= 100 mg/tablet dan Vit B-6 = 100 mg/tablet.
Syarat FI Ed. IV mensyaratkan untuk vit C (98-105)%,
Vit B-1 (97-102)% dan Vit B-6 (99-103). Apakah
hasil analisis saudara memenuhi syarat FI ?

LATIHAN SOAL KROMATOGRAFI KLAS A dan C


Seorang mahasiswa Farmasi UAD akan menganalisis
kandungan pestisida golongan karbamat yang ada
di dalam buah semangka. Metoda yang digunakan
adalah

kromatografi

Cair

Kinerja

yang

akan

Golongan

karbamat

karbaril,

karbofuran

dan

Tinggi

(KCKT).

dianalisis

BPMC.

Tiga

adalah
sampel

semangka, dengan bobot rata-rata 4,350 kg, masingmasing diambil daging buahnya, dicampur hingga
homogen.

Ditimbang

untuk

analisis

(lihat

Tabel).

Prosedur analisisnya sama, ditimbang, ditambahkan


metanol

hingga

50,0

ml.

Selanjutnya

disaring,

filtratnya diambil 5,0 ml, dimasukkan ke dalam labu


takar 100,0 ml ditambahkan metanol hingga tanda.
Larutan

tersebut

diinjeksikan

ke

dalam

sistem

kromatografi sebanyak 20 L.
Fase diam C-8; fase gerak acetonitril 10%; flow
rate

:1

ml/menit;

gelombang 254 nm.

detektor

UV

pada

panjang

(perlakuan banyaknya volume

untuk kurva baku dan sampel sama). Data sampel dan


kurva baku seperti di bawah ini :
Karbaril
tR

C(g/10
m)

Karbofuran
LA
(mV)

tR

(g/ml
)

LA

BPMC
tR

C(g/m
l)

LA
(mV

(mV)

3,0

10

500

1,
5

750

5,
8

300

3,1

20

610

1,
7

870

6,
0

370

3,0

30

730

1,
5

940

5,
9

470

3,1

40

870

1,
6

1090

6,
1

575

Data Sampel buah semangka


tR

LA(mV)

1,6

550

3,1

650

6,0

375

Bobot sampel
(gram)

0,850

a. Berdasarkan tR yang diperoleh senyawa manakah


yang paling nonpolar dan yang paling polar?
b. Apabila kecepatan alirnya dinaikkan menjadi 1,5
ml/menit, bagaimana profil kromatogramnya?
c. Mengapa menggunakan detektor UV ?
d. Berapakah
kadar
mg/semangka
karbofuran, karbaril dan BPMC?

senyawa

e. Dari data di atas, apakah ada yang ekstrapolasi?


Apakah kelemahan data ekstrapolasi?

f.

Berdasarkan

nilai

ambang

batas

penggunaan

pestisida untuk karbofuran 5 mg/Kg, karbaril 8


mg/Kg dan BPMC 10 mg/Kg. Bagaimana hasil
analisis Saudara dengan metode HPLC di atas?