Anda di halaman 1dari 4

Teks Drama Komedi Opera Van Java

Ditulis oleh: dery tirtana - Kamis, 31 Oktober 2013

Teks Drama Komedi Opera Van Java


Setelah sukses dengan drama komedi musikalnya OVJ sekarang merilis teks drama. eh
bukan ovj dhing tapi saya. Ini adalah hasil jebret yang luar biasa. soal teks naskah drama
lucu. sebenarnya sih soal kelucuan itu tergantung ya. tergantung pemainnya. kalau
pemainnya profesional kayak sule andre parto dan azis ya tentu akan lucu-lucu sekali.
Disini diceritakan di sebuah universitas tuna susial sedang ada latihan perang salju
[ Perang dingin maksut saya ]. tapi buka perang beneran. latihannya cuma latihan baris
berbaris kok.
Berikut cerita lengkapnya dari Teks Drama Komedi Opera Van java Trans

Naskah Drama OVJ Paling Lucu (si Tuli, si


Bisu dan Si Buta)
Katakanlah sebuah Universitas khusus yang menampung khusus orang
cacat,buah persahabatan di mulai antara 3 orang yaitu WIJI sebagai si Tuli,TOFA
sebagai si bisu, dan YULI sebagai si buta,! mereka sebenarnya masih dalam masa
sekolah menengah atas. suatu hari, DWI , murid PAUD yg berkunjung berniat
mengajarkan 3 orang tersebut tentang PBB. Tentu saja teman-teman tadi senang
akan di ajarkan PBB. sebelum memulai , DWI telah memberitahukan kepada
mereka agar besok mereka mengenakan seragam pramuka lengkap. keesokan
harinya,, mereka mulai bersiap-siap, DWI memanggil teman-temanya:
DWI
TOFA
WIJI

: "Bagaimana? sudah siap?"


: ( Bahasa isyrat) " belum, tunggu YULI"
: " Ngomong apa sih? dasar bisu!"

Kemudian YULI datang, Si TOFA pun menuntunnya untuk masuk barisan.


DWI memberikan aba-aba untuk berbaris, WIJI di baris paling depan, TOFA di
tengah dan YULI paling belakang.. tapi, sebelum itu, DWI menghampiri YULI,
DWI
: " Kok kamu pake baju putih abu?
YULI
: " Ini sudah pramuka tau, gk salah kok?
DWI
: " Ini baju putih abu tau, kamu kok ngeyel sekali?"
YULI
: " Oh, gitu yah? tadi ku kira baju pramuka,, maaf! hehe"
WIJI
: " DWI kok malah bercanda dengan YULI?
DWI
: " Bukan bercanda kok!! dasar,,,, baiklah kita mulai, semuanya siaaap
graaak!!!!
WIJI
: (Malah hormat)
TOFA : (Menepuk bahu si tuli, (bahasa isyarat) bukan hormat, tapi siap!!
WIJI
: " Aduh,,,, kok siap? hormat tau,,, saya nih paling depan, gk mungkin
salah dengar!
DWI
: " Hey,, siap bukan hormat"
WIJI
: " Ini sudah hormat,,"

DWI
WIJI
DWI
DWI

: " Siaaap tau,, ( ke kuping si tuli)


: " Oh, siaaaap,, bilang donk, gimana sih?
: (Menggeleng kepala)
: Okey,, ulangi! siap graak! lencang depan, grakkk!!!
(WIJI malah tetap siap.)

YULI : (Lencang depan, namun tongkatnya yang panjang mengenai


punggungnya TOFA, sehingga ia jatuh ke depan dan tentu saja ikut mendorong si
tuli bersama DWI)
WIJI
: " Aduuuuhhhh,,,,,, kok malah di dorong sih?
TOFA : (Bahasa isyarat) bukan saya,,, tapi kena tongkat si buta"
YULI
: " Kok pada ribut?? ada yang salah yah??
WIJI
: " Eh YULI,, kamu kok malah dorong kita?? pasti tongkat sialan ini nih,,,
(membuang tongkat YULI) bikin susah aja!
YULI : " Eh, kok di buang? saya gimana donk?
DWI
: " Eh sudah-sudah,,, kita lanjut!" okey,,, ehm ehm
hadap kanan graak!!!
(WIJI malah balik kanan)
WIJI

: Ehhh,,,, kalian dengar apa gk sih? balik kanan tau, bukan hadap kanan?
( Kemudian dia menghadapkan tubuh si bisu jadi balik kanan)
TOFA : ( Bahasa isyrat, bukan hadap kanan )
YULI : "eh WIJI,,, kamu tuh yang salah dengar, hadap kanan bukan balik kanan"
WIJI : " Tuh dengar,,YULI aja bilang balik kanan,,,"
YULI : " lho??"
DWI
: " Eh WIJI,,, hadap kanan bukan balik kanan,,,
WIJI : " Hah?? apahh??
DWI
: " Hadaap kanaaan,,,, ( memblikan tubuh si WIJI )
WIJI : " lho? kok hadap kanan lagi? tadi katanya balik kanan,,, plin plan skali"
DWI : " yeee,,, kamu tuh yang tuli.. kita lanjutkan, 3 langkah samping kanan
graaak???
WIJI : ( Malah ke kiri? ) heeyyy,,,, kalian nih tuli yah,,, ke kiri bukannya ke
kanan"
TOFA : ( Ke kanan )
YULI : ( Berjalan pelan-pelan,,,) aduh aduh,,,, sudah 3 langkah yah?
WIJI : "Woyyyy,,, ke sini,,,
TOFA : (Bahasa isyarat) ke sini,,, kanan!!!!
DWI
:" Aduuuhhh,,,,, WIJI, kamu nih susah sekali sih di atur,,, kanan WIJI!!!
WIJI : "Huh??? dasar semuanya, kok malah nyalahin saya? padahal saya kan sudah
benar!!
DWI
: " Benar apanya?
DWI : " Baiklah teman-teman, dengarkan saya,, hadap kiri grak! "
(kali ini smuanya kompak.)
WIJI : (Melihat ke belakang) nah? Gitu donk?

WIJI : "Dari tadi kalian salah mulu, gk denger ya?"


DWI : "Salah? perasaan dari tadi kamu yang di atur? "
WIJI : "Apaaaa? kamu bilang saya cantik? terima kasih, dari dulu kaLi, kamunya aja
yang gk liat ,oh iya lupa saya, kamu kan buta!
YULI :"Lho? aku gk bilang gitu kok,,,
WIJI : "Haha.. iya ya, mang si TOFA nih jelek!"
TOFA : week..
YULI : Lho? kok tambah gk nyambung?
WIJI : "Ahh, udaaah, aku gk punya uang keciL!
DWI
: Kamu nih, sudah tuli, narsis lagi.
SULE : "Makasih WI,
DWI
:"Ah capek deh
YULI : "WI, udah gk usah di dengerin , kita lanjut aja'
DWI : "Males, sekarang semuanya ban kempes,"
WIJI : (Malah istirahat di tempat)
TOFA : (Bahasa isyarat)"bukan, kita ban kempes, ayo duduk"(menarik tangan si
tuli)
WIJI : "Kalian nih kok malah duduk? dasar pemalas!
DWI : "Aduuh, WIJIIIIIIII, mang kamu ngapain lagi sih itu? kita ban kempes tau"
WIJI :"Istrahat di tempat!"
DWI
: "Udah, semuanya berdiri, siap. (menyiapkan si tuli) siaapp!! balik kanan
bubar jalan.. saya mau istrahat dlu. (pergi sebentar)
YULI : "TOFA, kita duduk di sini saja dulu?
TOFA: (Mengangguk)
ketika mereka sedang duduk, tiba-tiba si tuli mendorong si bisu
WIJI : "Kamu jelek-jelekin saya kan barusan?
TOFA : (Menggleng)
YULI : "Wooyyy, dia gk ngomongin apa-apa kok?
TOFA : (Berdiri & mendorong si SULE)
(merekapun sedikit bertengkar, si YULI pun berdiri dan berniat membela
si TOFA yang benar, namun dia malah memukul si TOFA.
WIJI : "Iya TOFA, pukul aja dia,,,
YULI : "lho? yang saya pukul yah? maksudnya saya tadi kamu, mana km, hah?
WIJI : (menghindar) Eh gk kena, gk kena,,,,
( tiba-tiba, DWI pun datang kembali.)
DWI
: "Woooyyy, ada apa nih?"
YULI : "Nih, dia yg mulai duluan, si YULI (tapi malah menunjuk siTOFA)
TOFA : ( Mengarahkan tangan Satria ke WIJI)
WIJI : "Tadi si TOFA ngomongin saya"
YULI : "Gk kok, padahal tadi kita gk ngomong apa-apa "iya kan TOFA?" (tubuhnya
malah mengarah ke WIJI)
TOFA : (Mengarahkan si YULI dengan benar, dan mangguk)
DWI : "Astaga, WIJIIIII,, km nih, cari ribut aja!
YULI : "Ayo TOFA, kita pergi aja,,

TOFA

: (Ayo pergi)
kemudian, mereka meninggalkn si tuli sendiri.

WIJI : lho, kok malah pergi semua? Dasar, huh? Masa saya tadi di salahin! Padahal
saya kan benar. Udah yang satunya bisu, dia tuli lagi,, Mana yang satunya lagi dah
buta juga tuli lagi. Berarti saya aja yang benar!Ngomong-ngomong ngapain yach
saya sendiri disini, pergi ach,,,