Anda di halaman 1dari 7

Perpajakan Internasional Universitas Indonesia

BELAJAR INTERNATIONAL TAXATION & TAX TREATY


1. Sebuah perusahaan asing, Zabrick Co., asal Germany bergerak dibidang
perdagangan barang elektronik. Ia meng-export barangnya langsung ke
nasabahnya di Indonesia. Jelaskan perlakuan pajaknya atas perihal sebagai
berikut:
a. Jika BUT Zabrik di Indonesia mengimpor barang yang sama dari HO
(berfungsi sebagai distributor) dan menjual produk tersebut di Indonesia,
bagaimana perlakuan beban dan penghasilan antara HO dan BUT-nya
menurut UU PPh ? Bagaimana atas laba setelah pajak ? Jelaskan beserta
dasar hukumnya
b. Jika BUT Zabrik hanya menyelenggarakan promosi, iklan, mencari data
pembeli potensial, ia juga melakukan repair & maintenance gratis kepada
pelanggan namun Ia tidak melakukan penjualan barang yang sama
dengan HO-nya, bagaimana perlakuan pajaknya di Indonesia ?
2. ABC Co adalah residen Negara X, mendapat kontrak pengadaan mesin
moulding berikut installasinya dan memberikan training operasi mesin
tersebut yang dipesan oleh PT Bangun Indonusa di Jakarta selama 4 bulan.
Menurut UU PPh, apakah ABC Co sudah menjadi BUT di Indonesia ? Dipotong
Pasal berapakah oleh PT Bangun Indonusa ?
3. Apa yang dimaksud dengan Deemed Salary ? Dalam hal apakah KEP173/PJ./2002 dapat diterapkan ?
4. PT ABS adalah sebuah perusahaan batubara. Ia menyewa pesawat milik
maskapai penerbangan Singapore untuk para direksinya yang akan meeting
di Singapore. Bahaslah aspek pajaknya atas pembayaran dari PT ABS
tersebut.
5. PT
Tiger Airline adalah sebuah maskapai penerbangan Indonesia. Ia
menyewa pesawat Boeing 777 USA secara operating lease dari perusahaan
pembiayaan pesawat USA untuk operasional angkutan udaranya itu.
Bahaslah aspek pajaknya atas pembayaran dari PT Tiger tersebut.
6.

PT Senin adalah PMA yang memproduksi barang-barang keperluan rumah


tangga sepeti sabun, odol, shampoo, dll. Pemegang sahamnya terdiri dari PT
Selasa, dan Wednesday, Inc. Semuanya sudah disetor penuh. Ditahun 2015,
Wednesday co. menjual seluruh sahamnya kepada sebuah perusahaan di
German seharga Rp 200 milliar. Hitung pajak Indonesia yang terhutang, dan
bagaimana cara menyetornya ? Bagaimana jika pembelinya adalah WP
Badan Indonesia?

7. PT Indonusa untuk mengirim dagangan ke Netherland menyewa kapal laut


dari perusahaan Panama, Pan Shipping co (pelayaran) yang mempunyai BUT
di Indonesia. Bahaslah aspek perpajakanya. Bagaimana jika Pan Shipping co
tidak punya BUT di Indonesia ?
8. PT Fulus No Brother selaku pabrikan sepatu dari kulit buaya
menyelenggarakan pameran di Singapore dengan membayar sewa tempat
(outlet) ke pengurus Mall di Singapore sana. Pameran hanya sebulan.
Abaikan P3B. Apakah terhutang Pasal 26 ?

Indrayagus Slamet

Page 1

Perpajakan Internasional Universitas Indonesia


9. PT Sad No More adalah pabrikan farmasi. Tahun ini perusahaan membayar
premi asuransi kepada Brencsek Assurance, Inc. di Hongkong. Bahaslah
aspek pajaknya. Abaikan P3B
10.PT Sun Sing Lungo mengikat kontrak dengan Bohay Service Company (BSC),
perusahaan jasa konsultan keuangan di negara Hongkong, dimana staff BSC
dikirim dan bekerja selama 30 hari di Indonesia padahal kontraknya 80 hari.
Sisa pekerjaan dibawa pulang ke negaranya. Pembayaran gaji staff tersebut
yang selama sebulan dibayar oleh PT SSL. Jelasken aspek pajaknya apabila
tidak menggunakan P3B.
11.

Axu Co., Australia, membuat kontrak dengan PT ABG untuk penggunaan


nama Axu co yang sudah cukup beken di dunia persilatan dagang.
Sehubungan dengan perjanjian tersebut, Axu co memiliki cabang di
Surabaya dan memberikan jasa manajemen kepada PT. ABG sehubungan
dengan pengawasan penggunaan namanya itu. PT ABG membayar royalty
Rp 4 milliar kepada Axu Australia, dan membayar Rp 200 juta atas jasa
management pengawasan itu kepada Axu cabang Surabaya. Bahaslah
aspek perpajakannya bagi Axu dan cabangnya di Indonesia. Abaikan P3B !

12.

PT ABC adalah perusahaan DN untuk


jasa pelayaran domestik &
international. Berdasarkan informasi perusahaan diketahui adanya hal-hal
sbb:
a. Dari penghasilan bruto termasuk adanya penghasilan Rp 5 milliar
dari jasa titipan PT X yang tidak mempunyai jalur usaha yang sama
dengan PT ABC
b. PT ABC cabang Hongkong melaporkan adanya rugi sejumlah Rp 2
milliar. Asumsi pajak BPT = 0%.
c. PT ABC memiliki deposito dengan bunga deposito Rp 500 juta di
HSBC Bank Shanghai China (PPh asumsi 10%).
d. Menerima bunga pinjaman dari Affilialsinya di Malaysia sejumlah
Rp 2 milliar (PPh asumsi 5%).
e. Atas hutang PT ABC sejumlah Rp 5 milliar dihapuskan oleh Parent
co di Singapore.
Jelaskan aspek perpajakannya atas penghasilan dalam dan luar negeri
tersebut.
13.

PT IFC memiliki jalur fiber optic antara Jakarta-Batam-Singapore. PT IFC


mendirikan anak perusahaan di Singapore yang bernama Sing IFC Co.
yang bergerak dibidang yang sama, yaitu menyewa jalur dari PT IFC
Indonesia dan menyewakan kembali. IFC Co Singapore menyewakan jalur
optic tersebut kepada customernya di Singapore untuk menghubungkan
Jakarta Singapore. Pada bulan June 2015, PT Telkom Indonesia menyewa
jalur Jakarta-Singapore dari PT IFC selama 12 bulan. Pada bulan Agustus
2015, Singtel co sebuah perusahaan komunikasi Singapore menyewa jalur
Singapore-Jakarta dari IFC Co Singapore. Jelaskan aspek pemotongan PPhnya oleh masing-masing pihak.

14.

Pada tahun 2014 ABG Co memberikan commission fee kepada PT ABC


Indonesia sehubungan dengan suksesnya beliau mencarikan pembeli. Atas
usaha tersebut ABG co memberikan fee Rp 2 milliar. Jelaskan aspek
pajaknya.

Indrayagus Slamet

Page 2

Perpajakan Internasional Universitas Indonesia


15.

Pemda Jakarta akan membangun jalan layang Blok M-Lebak Bulus.


Pemenangnya adalah Kontraktor WPLN, namanya ABG Construction Ltd.
Proyek selama setahun. Pasal berapakah atas pembayaran termin yang
dipotong oleh Pemda Jakarta ? Apakah ABG Construction Ltd tetap
terhutang BPT atas Profit After Tax padahal ia sudah terhutang pajak atas
usaha jasa konstruksinya ?

16.

ABM Drilling Co merupakan perusahaan pengeboran yang memiliki proyek


pengeboran di Sumatra Barat. Kontrak drilling Rp 10 milliar. Selain itu ia
juga menyewakan alat-alat drilling-nya kepada BUT lainnya. Jelaskan
aspek PPh atas ABM co. ini pada saat pengisian SPT Badan Tahunan.

17.

PT Very Zelebor adalah penyelenggara konser musik kelas dunia. Tahun


2015 ia memanggil group music Dream Theatre untuk manggung di
Senayan. Jelaskan aspek pemajakan di Indonesia jika group musik ini di
urus oleh perusahaan management WPLN.

18.

Dubes RI di Canada menerima Mr. Paul Ferguson (residen Canada) sebagai


administrasi kantor di DUBES RI tersebut. Jelaskan aspek pajaknya atas
salary Mas Ferguson ini yang dananya dari APBN Indonesia untuk cabang
di Canada.

19.

Mr. Bruce Wayne (residen USA) adalah Direktur PT AA yang sudah


pangsiun dan kembali ke US. Sewaktu ia bekerja di perusahaan indonesia,
ia ikut program Pensiunan yang disyahkan menteri keuangan. Jelaskan
aspek pajaknya atas uang pensiunan Mas Bruce ini di Indonesia.

20.

Pada tahun 2014, PT Setulus Hati memberikan pinjaman kepada BUT MNE
Ltd di negara Swedia (MNE Ltd adalah residen Hongkong). PT SH
menerima bunga pinjaman 12% sesuai perjanjian. PT SH juga membayar
dividen kepada BUT ABG Ltd (KPP Badora) yang merupakan residen
Australia. Jelaskan aspek pajaknya atas income dan expense dari dan
kepada tersebut.

JAWABAN:
1. Sebuah perusahaan asing, Zabrick Co., asal Germany bergerak dibidang
perdagangan barang elektronik. Ia meng-export barangnya langsung ke
nasabahnya di Indonesia. Jelaskan perlakuan pajaknya atas perihal sebagai
berikut:
a. Pasal 5 UU PPh (laba rugi BUT) dan atas Laba setelah pajak terhutang
Pasal 26 ayat 4 UU PPh (BPT)
b. Terhutang 0,44% bagi BUT Zabrik Indonesia (Pasal 15).
2. Jasa konstruksi/Intalasi/Assembly sudah otomatis jadi BUT di Indonesia (Pasal
2 ayat 5 UU PPh) Dipotong Pasal 4(2) atas jaskon dan Pasal 23 atas
instalasi/assembly. ABC co (Penjual mesin) wajib memiliki NPWP dan PKP di
Indonesia. Kewajiban ABC co di Indonesia adalah mengisi SPT Badan
Indrayagus Slamet

Page 3

Perpajakan Internasional Universitas Indonesia


(sebelum pulang ke negaranya) walaupun hanya beberapa bulan, yaitu
pendapatan total kontrak minus direct cost. Atas laba fiskal sebelum PPh
dikenakan PPh Badan dan ada kredit Pasal 23 dari PT Bangun Indonusa. Atas
Profit After Tax dikenakan BPT.
3. Apa yang dimaksud dengan Deemed Salary Gaji secara jabatan versi
DJP.....Dalam hal apakah KEP-173/PJ./2002 dapat diterapkan ? ada 3
syarat...baca KEP tersebut....
4. WPDN Badan Indonesia yang menyewa (charter) pesawat milik perusahaan
asing terhutang Pasal 15 sebesar 2,64% jika ada BUT di Indonesia. Jika tidak
ada BUT maka terhutang Pasal 26=20%.
5. Perusahaan penerbangan Indonesia yang secara operating lease menyewa
pesawat milik WPLN termasuk dalam definisi Royalty, yaitu the use of
Industrial/commercial equipment, terhutang Pasal 26 =20% dan PPN BKPTB
dari Luar Pabean.
6.

Terhutang Pasal 26=5%, Jika pembelinya adalah WP Badan Indonesia maka


si pembeli yang wajib memotong Pasal 26=5% dari pembayaran saham itu.

7. Terhutang Pasal 15 = 2,64%. Bagaimana jika Pan Shipping co tidak punya


BUT di Indonesia ? Pasal 26=20%
8. Jika menurut UU Domestik Singapore sudah menjadi BUT di Singapore maka
bebas Pasal 26 di Indonesia karena terhutang pajak di Singapore dimana BUT
berada. Jika tidak timbul BUT maka terhutang Pasal 26 di Indonesia.
9. Pasal 26=10% x premi
10.Dalam Pasal 2 ayat (5) UU PPh, penentuan BUT Jasa selain jasa konstruksi,
Installasi dan Perakitan, ada timetest 60 hari. Karena 30 hari saja maka
belum timbul PE sehingga terhutang Pasal 26=20% x Nilai Kontrak dan juga
terhutang PPN JKPLN. Atas Pembayaran gaji staff tersebut yang selama
sebulan yang dibayar oleh PT SSL terhutang Pasal 26=20% x Salary (timetest
expatriate= 183 hari).
11.

Karena ada hubungan efektif antara Axu Co., Australia dengan cabangnya
yang ikut memberikan jasa manajemen dan pengawasan kepada PT. ABG,
maka Cabang di Surabaya harus mengakui seluruh pendapatan Head
Office dan pendapatan jasa management, sehingga dalam SPT Badan
cabang tersebut penjualannnya adalah total royalty plus jasa
management. Semua kredit PPh dari HO dan BUT dikreditkan di BUT
Indonesia. BUT tersebut juga membayar BPT.

12.

PT ABC adalah perusahaan DN untuk


jasa pelayaran domestik &
international. Berdasarkan informasi perusahaan maka aspek pajaknya
adalah sbb:
a. Pendapatan usaha yang sudah final maka pembukuannya harus
dipisahkan
b. Jasa komisi (titipan) tidak final maka pembukuannya harus
dipisahkan
c. Kerugian cabang di LN tidak boleh diakui

Indrayagus Slamet

Page 4

Perpajakan Internasional Universitas Indonesia


d. Pendapatan dari LN (bunga deposito dan bunga pinjaman dan
penghapusan hutang) diakui di Indonesia dan ada Pasal 24
(kredit PPh)
e. Jika Pembukuan final dan non final tidak bisa dipisahkan
Pendapatan dan biayanya masing-masing maka biaya di-split
secara proporsional.
13.

A.
Pada bulan June 2015, PT Telkom Indonesia menyewa jalur JakartaSingapore dari PT IFC selama 12 bulan. Atas persewaan antar WP Badan
Indonesia ini terhutang Pasal 23 atas royalty (Sewa jaringan).
B. Atas sewa dari Sing FIC co (anak perusahaan) kepada Bapaknya di
Indonesia adalah export BKP tidak berwujud sehingga terhutang PPN=0%
dan jika ada withholding tax di Singapore maka menjadi Pasal 24 bagi
Parent di Indonesia.
C. Pada bulan Agustus 2015, Singtel co sebuah perusahaan komunikasi
Singapore menyewa jalur Singapore-Jakarta dari IFC Co Singapore. Atas
persewaan ini terhutang withholding tax di singapore (antar WP singapore)
jika ada.

14.

Atas beban commission fee terhutang Pasal 26=20% dan PPN JKPLN jika
dibayar ke Broker WPLN. Namun jika WPDN Indonesia menerima
brokerage fee maka tetap terhutang PPN juga, sebagaimana diatur dalam
SE-145/PJ/2010.

15.

Atas pembayaran termin terhutang Pasal 4(2) UU PPh, bukan Pasal 26.
Atas Profit after tax (PAT) tetap terhutang BPT namun dari laba fiskal
setelah PPh, bukan dari PAT komersial (PMK-14/PMK.03/2011)

16.

PP-94 tahun 2010 menjelaskan bahwa WP Badan harus memisahkan mana


penghasilan final, non final, dan bukan objek pajak berikut biaya-biaya
masing-masing. Atas usaha jasa ABM Drilling Co sudah dikenakan deemed
profit 15% x Rp 10 milliar. Hasil deemed profit ini ditambahkan lagi
dengan penghasilan luar usaha non final. Baru dikenakan tarif umum dan
BPT.

17.

Terhutang Pasal 26=20% namun tidak kena PPN karena bukan JKPLN.

18.

PER - 32/PJ/2015 memberikan penjelasan dalam Pasal 2 bahwa Dubes RI di


LN adalah pemotong Pasal 21/26 sehingga atas salary expat WPLN yang
bekerja di kantor DUBES RI di Canada terhutang Pasal 26.

19.

Terhutang Pasal 26 atas uang pensiunan yang dibayar oleh lembaga


pensiun Indonesia karena ia sudah jadi WPLN.

20.

Atas pendapatan bunga pinjaman diakui sebagai other income di


Indonesia dan pajak yang sudah di potong di Swedia adalah kredit pajak
pasal 24 di Indonesia. Atas pembayaran dividen ke BUT di Indonesia
terhutang Pasal 23, bukan Pasal 26, karena BUT dipersamakan sebagai WP
Badan di Indonesia, walaupun BUT adalah WPLN.

=============================================
Catatan Tambahan - Baca aturan perpajakan sbb:

Indrayagus Slamet

Page 5

Perpajakan Internasional Universitas Indonesia


1. Pasal 2 ayat 5 dan Pasal 5 UU PPh.
2. Pasal 15 dan KMK-417/KMK/1996
3. PP-94 tahun 2010 Pasal 13 tentang beban usaha final-non final-bukan
objek-deemed profit
4. PMK-14/PMK.03/2011 tentang BUT
5. PMK-258/PMK.03/2008 tentang jual saham via SPV
6. CFC Rule yang diatur dalam PER - 59/PJ/2010

TUGAS P3B & INTERNASIONAL TAX AVOIDANCE


1. Atas kasus ini gunakan P3B Australia. Sebuah perusahaan Pabrikan
Garment, PT Garmenindo Perkasa, memiliki beberapa transaksi beban dan
penghasilan di tahun 2015 sbb:
a. Membayar beban bunga pinjaman ke Garmen co (Australia) diatas Bunga
pasar. Garment co adalah Parent company. Bagaimana perlakuan pajak
atas selisih bunga diatas bunga pasar ini ? sebutkan dasar hukumnya
dalam P3B.
b. Membayar kontraktor WPLN AB co. residen Australia untuk jasa
perencanaan pembuatan pabrik baru di Narogong. Proyek selama 3 bulan.
Bagaimana perlakuan pajak atas fee jaskon ini ? sebutkan dasar
hukumnya dalam P3B.
c. Menerima pembebasan hutang dari Garmen Ltd (Australia) yang
merupakan affiliasi. Bagaimana perlakuan pajak atas penghasilan ini ?
sebutkan dasar hukumnya dalam P3B.
d. Menerima bunga obligasi milik pemerintah Australia. Bagaimana
perlakuan pajak atas bunga ini ? sebutkan dasar hukumnya dalam P3B.
e. PT Garmenindo Perkasa punya BUT cabang di Australia. Terdapat Laba
usaha cabang perusahaan, terhutang PPh badan dan BPT di Australia.
Bagaimana perlakuan pajak atas BPT ini dan bagaimana cara
menghitungnya di SPT Badan PT Garmenindo di Indonesia ?
f. PT Garmenindo Perkasa membayar dividen di tahun 2015 ini kepada BUT
XYZ residen USA yang berada di Australia. Sahamnya 2% saja. P3B mana
yang dipakai, apakah Indo-Australia atau Indo-USA ?
Indrayagus Slamet

Page 6

Perpajakan Internasional Universitas Indonesia


2. Ada perbedaan tipis namun signifikan antara jasa teknik dengan knowhow
dalam crossborder transaction. Jelaskan perbedaannya dan bagaimana aspek
pajaknya masing-masing antara jasa teknik dengan knowhow.
3. Apa itu Hybrid Financial Instrument dan bagaimana konsepnya dalam dunia
tax avoidance ?
4. Menurut Saudara, apa itu skema Back to Back dan untuk apa digunakan
skema tersebut oleh wajib pajak MNE ?
5. Dalam kasus PT Indofood, ia memiliki Special Purpose Vehicle (SPV) di
Mauritius yang merupakan Tax Haven Country (THC). Jelaskan singkat saja:
a. Pengertian Treaty Shopping
b. Dalam kondisi apa saja praktek Treaty Shopping diperbolehkan (anti
treaty shopping rule adalah PER-24/PJ/2010)
6. Sebuah perusahaan konsultan management, Consulting co, residen negara
A, mendapat proyek dari PT ABC Indonesia selama sebulan (May 2016).
Consulting co juga memperoleh proyek dari PT BGS selama 40 hari (JulyAgustus 2016). Apakah ia sudah menjadi PE di Indonesia ? abaikan P3B.
7. Sebuah perusahaan kontraktor dari LN, Construction co, WPDN Australia,
mendapat proyek dari PT Beton Indonesia untuk merencanakan
pembangunan gedung kantor khusus bagian yang sulit. Bagian yang
sederhana dilakukan oleh kontraktor dalam negeri. Jasa Konstruksi oleh
Construction co dilakukan selama 3 bulan. Jelaskan aspek pemotongan pajak
bagi PT Beton dan bagi Construction co di Indonesia. Gunakan P3B Australia.
8. Axu Co., Australia, membuat kontrak dengan PT ABG untuk penggunaan
nama Axu co yang sudah cukup beken di dunia persilatan dagang.
Sehubungan dengan perjanjian tersebut, Axu co memiliki cabang di
Surabaya dan memberikan jasa manajemen kepada PT. ABG sehubungan
dengan pengawasan penggunaan namanya itu. PT ABG membayar royalty
Rp 4 milliar kepada Axu Australia, dan membayar Rp 200 juta atas jasa
management pengawasan itu kepada Axu cabang Surabaya. Bagaimana
aspek perpajakannya bagi Axu Co., Australia dan BUT Axu co dengan
menggunakan P3B Indo-Aussie !

Indrayagus Slamet

Page 7