Anda di halaman 1dari 2

Slide 3 :

Aplikasi Trip Advisor sebenarnya sudah berdiri sejak tahun 2000, tapi mulai memperlihatkan
grafik yang menanjak sejak ditautkan dengan Facebook pada tahun 2012. Banyak pengguna
internet yang mulai melirik Trip Advisor sebagai aplikasi yang membantu mereka memutuskan
harus menginap dimana dan apa saja tips yang ada bila mereka pergi ke tempat wisata.
Kebutuhan akan informasi hotel, tempat wisata budaya maupun tempat makan yang cocok
membuat makin hari aplikasi Trip Advisor makin bebenah diri untuk menyiapkan data yang lebih
lengkap. Sumber daya yang sangat diperlukan adalah jumlah pengisi data sebanyak mungkin,
Semakin banyak data yang terisi, semakin puas para peselancar yang mampir ke situs Trip
Advisor.
Bahkan Garuda Indonesia Airways (GIA) juga mulai melirik pasar dari aplikasi ini. Garuda
memberikan hadiah miles bagi reviewers yang menulis tentang beberapa hotel. Miles hadiah
dari garuda ini bisa ditukarkan dengan hadiah yang sudah disediakan oleh Garuda, sesuai jumlah
miles yang dipunyai. Miles yang jumlahnya memenuhi syarat, bisa ditukar dengan segala macam
barang, misalnya speaker, tas, liontin dan sebagainya.

Slide 5 :

Apa manfaat Trip Advisor bagi reviewers, pengguna aplikasi maupun pemilik tempat yang
dilihat di Trip Advisor?
Bagi reviewers jelas mereka akan mendapat manfaat GarudaMiles dari Garuda dan mendapat
pengakuan dari Trip Advisor sebagai reviewers senior atau yunior. Ada kepuasan tersendiri
ketika apa yang kita bagikan bermanfaat bagi para pengunjung Trip Advisor yang sedang
mencari tempat yang cocok bagi mereka.
Pengguna aplikasi pasti sangat tertolong oleh adanya review gratis pada Trip Advisor ini. Mereka
tanpa harus bertanya kesana-kemari sudah dapat mengetahui lokasi yang akan mereka kunjungi
dengan hanya mengunjungi situs Trip Advisor. Mereka akan makin terbantu ketika jumlah
reviewers terus bertambah dengan review-review yang membuat pengguna trip advisor makin
paham kondisi tempat yang akan mereka kunjungi.
Namun karena sifatnya suka rela, maka bisa jadi apa yang ditulis oleh reviewers tidak sesuai
dengan kondisi yang ada pada kenyataannya. Bisa jadi karena salah persepsi, atau adanya kasus
khusus, sehingga reviewers tidak mendapat info yang cocok dengan kondisi aktual. Misalnya
tempat yang dikunjungi baru saja direhab, belum dibersihkan atau baru saja terganggu oleh
kegiatan tertentu, akibatnya review yang ditulis tidak sesuai dengan kondisi aktual sehari-hari.
Itu sebabnya diperlukan banyak reviewers yang bisa menggambarkan kondisi yang sebenarnya.

Slide 6 :
Semakin banyak perjalanan yang kita lakukan, maka semakin banyak juga
kesempatan untuk memberi review dan semuanya itu tercatat dengan baik di data
base Trip Advisor. Data base itu dilengkapi juga dengan jumlah review kita yang
dianggap bermanfaat bagi pengguna Trip Advisor.