Anda di halaman 1dari 3

Tahapan dan Jadwal Proses Penyusunan APBD

No.
1 Penyusunan RKPD

URAIAN

Penyampaian Rancangan KUA dan Rancangan PPAS


oleh Ketua TAPD kepada kepala daerah

Penyampaian Rancangan KUA dan Rancangan PPAS


oleh kepala daerah kepada DPRD

4
5
6

Kesepakatan antara kepala daerah dan DPRD atas Rancangan


KUA dan Rancangan PPAS
Penerbitan Surat Edaran kepala daerah perihal Pedoman
penyusunan RKASKPD dan RKA-PPKD
Penyusunan dan pembahasan RKA-SKPD dan RKA-PPKD
serta penyusunan Rancangan Perda tentang APBD

Penyampaian Rancangan Perda tentang APBD kepada DPRD

Pengambilan persetujuan bersama DPRD dan kepala daerah

Menyampaikan Rancangan Perda tentang APBD dan


Rancangan Perkada tentang Penjabaran APBD kepada
MDN/Gub untuk dievaluasi

10

Hasil evaluasi Rancangan Perda tentang APBD dan Rancangan


Perkada tentang Penjabaran APBD

WAKTU
Akhir bulan
Mei
Minggu I
bulan
Juni
Pertengahan
bulan
Juni
Akhir bulan
Juli
Awal bulan
Agustus
Awal bulan
Agustus
sampai
dengan akhir
bulan
September
Minggu I
bulan
Oktober
Paling lambat
1
(satu) bulan
sebelum tahun
anggaran yang
bersangkutan
3 hari kerja
setelah
persetujuan
bersama
Paling lama
15
hari kerja
setelah
Rancangan
Perda
tentang APBD
dan
Rancangan
Perkada
tentang
Penjabaran

LAMA
1
minggu

6
minggu

8
minggu

2 bulan

11

Penyempurnaan Rancangan Perda tentang APBD sesuai hasil


evaluasi yang ditetapkan dengan keputusan pimpinan DPRD
tentang penyempurnaan Rancangan Perda tentang APBD

12

Penyampaian keputusan DPRD tentang penyempurnaan


Rancangan Perda tentang APBD kepada MDN/Gub

13

Penetapan Perda tentang APBD dan Perkada tentang


Penjabaran APBD sesuai dengan hasil evaluasi

14

Penyampaian Perda tentang APBD dan Perkada tentang


Penjabaran APBD kepada MDN/Gub

1.

2.
3.
4.
5.
6.
7.

APBD
diterima oleh
MDN/Gub
Paling lambat
7
hari kerja
(sejak
diterima
keputusan
hasil
evaluasi)
3 hari kerja
setelah
keputusan
pimpinan
DPRD
ditetapkan
Paling lambat
akhir
Desember
(31 Desember)
Paling lambat
7
hari kerja
setelah
Perda dan
Perkada
ditetapkan

Langkah-langkah :
Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) adalah dokumen perencanaan pembangunan
daerah untuk periode 1 (satu) tahun. Dokumen ini disusun oleh Pemerintah Daerah untuk
dijadikan pedoman dalam pelaksanaan pembangunan daerah (masing-masing daerah
memiliki pedoman tersendiri).
Penyampaian rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Plafon Prioritas
Anggaran Sementara (PPAS) oleh Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD)
kepada kepala daerah. Plafon = batas tertinggi
Rancangan kemudian dilanjutkan oleh kepala daerah kepada DPRD.
Terjadi kesepakatan antara kepala daerah dengan DRPD mengenai rancangan KUA dan
rancangan PPAS.
Diterbitkannya surat kepala daerah mengenai pedoman penyusunan Rencana Kerja dan
Anggaran SKPD (Sistem Akuntansi Satuan Kerja Perangkat Daerah) dan Rencana Kerja
dan Anggaran PPKD (Pejabat Pengelola Keuangan Daerah).
Penyusunan dan pembahasan RKA-SKPD dan RKA-PPKD serta penyusunan Rancangan
Perda tentang APBD.
Penyampaian Rancangan Perda tentang APBD kepada DPRD.

8. Pengambilan persetujuan bersama DPRD dan kepala daerah.


9. Setelah disetujui Rancangan Perda tentang APBD dan Rancangan Perkada (Peraturan
kepala daerah) tentang Penjabaran APBD disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri
atau Gubernur untuk dievaluasi.
10. Keluarnya hasil evaluasi.
11. Penyempurnaan Rancangan Perda tentang APBD sesuai hasil evaluasi yang ditetapkan
dengan keputusan pimpinan DPRD tentang penyempurnaan Rancangan Perda tentang
APBD.
12. Penyampaian keputusan DPRD tentang penyempurnaan Rancangan Perda tentang APBD
kepada Menteri Dalam Negeri atau Gubernur.
13. Penetapan Perda tentang APBD dan Perkada tentang Penjabaran APBD sesuai dengan
hasil evaluasi.
14. Penyampaian Perda tentang APBD dan Perkada tentang Penjabaran APBD kepada
Menteri Dalam Negeri atau Gubernur.
Buat PPTnya :