Anda di halaman 1dari 6

RESUME POLI

Nama mahasiswa : Ardani Latifah Hanum


NIM

: 15/390640/KU/18356

Hari/tanggal

: Selasa, 16 Agustus 2016

A. Identitas Klien
Nama
: Tn N
Umur
: 51 Tahun
Jenis Kelamin : laki-laki
Agama
: Islam
Pekerjaan
: tidak bekerja
Pendidikan
: SLTA
Status perkawinan
: Belum Kawin
Alamat
: Salam tempel
Diagnosa
: Skizoafektif tipe manik F25.0
B. Keluhan utama
Keluarga Tn N mengatakan Tn N minum obat tidak teratur, gejala meningkat beberapa
hari terakhir seperti keluyuran, bicara tidak nyambung,
C. Riwayat penyakit
1. Riwayat penyakit sekarang
Klien tertawa dan bicara sendiri serta keluyuran jauh namun kembali pulang.
2. Riwayat penyakit dahulu
Klien pernah mondok di Ghrasia (tidak ada informasi secara jelas dan rinci), sering
kontrol ke poli.
D. Pengobatan saat ini
1. Clozapin 2 mg/12 jam PO (1-0-1)
2. Haloperidol 5 mg PO (1-0-1)
E. Data focus pengkajian
Data subjektif
1. Tn S (Keluarga pasien) mengatakan pasien selalu keluyuran di pagi hari. Tn S adalah
keluarga yang mengurus pemberian obat apsien karena pasien tidak mampu
mengelola obat sendiri. Tn S mengatakan obat tidak diberikan teratur karena pasien
sudah pergi sebelum obat dierikan, kadang Tn S juga merasa kurang telaten merawat
pasien.
2. Saat dikaji Tn S mengatakan ingin merawat pasien dengan lebih baik
3. Tn S mengatakan pasien bisa mandi dan makan sendiri namun perlu pendampingan
Data objektif
1. Pasien tampak sering bicara sendir dan tertawa sendiri

2. Bicara kadang nyambung kadang tidak


3. Kuku pasien tampak panjang dan kotor
F. Masalah keperawatan
1. Readiness for enhanced family coping

A. PROSES KEPERAWATAN TAHAP AWAL (BERDASARKAN DATA AWAL MASUK RUMAH SAKIT)

Tanggal
1 Juli 2016

Data Subyektif dan


Obyektif

Prediksi Diagnosa/
DDx

DS :
Readiness for
1. Tn S (Keluarga pasien) enhanced family
mengatakan pasien selalu coping
keluyuran di pagi hari.
Tn S adalah keluarga
yang
mengurus
pemberian obat apsien
karena
pasien
tidak
mampu mengelola obat
sendiri. Tn S mengatakan
obat tidak diberikan
teratur karena pasien
sudah pergi sebelum obat
dierikan, kadang Tn S
juga merasa kurang
telaten merawat pasien.
2. Saat
dikaji
Tn
S
mengatakan
ingin
merawat pasien dengan
lebih baik
DO :
1. Pasien tampak sering
bicara sendir dan tertawa
sendiri
2. Bicara kadang nyambung

Pengkajian Fokus
Lanjutan untuk
Mengklarifikasi DDx
DS : mengkaji tingkat ADL
pasien
DO : Mengkaji kebersihan
diri

Konfirmasi Diagnosa
dan Label (Formasi,
PES, PE, dan P
P(Problem):
Readiness for enhanced
family coping
E(Etiologi): S (Symptom):
1. Adanya
keinginan
untuk meningkatkan
promosi kesehatan

Tanggal

Data Subyektif dan


Obyektif

Prediksi Diagnosa/
DDx

Pengkajian Fokus
Lanjutan untuk
Mengklarifikasi DDx

Konfirmasi Diagnosa
dan Label (Formasi,
PES, PE, dan P

kadang tidak
B. PERENCANAAN NOC DAN NIC UNTUK HASIL PENDIAGNOSISAN BERDASARKAN ALASAN MASUK RS

Kode
Diagnosa
Keperawat
an/
Tangg
Kolaborati
al
fDitegakka
n/
Confirmed
Readiness 16
for
Agustu
enhanced
s 2016
family
coping

NOC dan Indikator serta


Baseline Score dan Traget

NIC and
Activities
Chosen in NIC

Caregiver Home Care


Teaching:
Readiness
Procedure/
Dalam masa perawatan minimal Treatment
1 x 2 jam masalah teratasi
Aktivitas:
1. Tentukan
dengan kriteria hasil :
No
Indikator
A T tingkat
pengetahun
Keluarga
dapat
memberikan
1.
3 4 klien
dukungan kepada
2. Sediakan
klien
informasi
Memiliki
terkait
pengetahuan
perawatan
mengenai peran
2.
3 4 klien
caregiver untuk
3. Jelaskan
mencegah
tujuan
dari
kekambuhan
perawatan
Memiliki
4. Jelaskan halpengetahuan
3. mengenai prosedur 3 4 hal
yang
pengobatan yang
dianjurkan
direkomendasikan
dan
tidak
Mengetahui
4.
4 5 diperbolehkan
perawatan lanjutan
untuk
mendukung
perawatan
klien
Knowledge Medication
5. Evaluasi
No
Indikator
A T
pemahaman
Keluarga mampu
klien
mengingatkan
6. Berikan
pasien
untuk
1. meminum
obat 4
reinforcement
dengan
benar

Implementation

1. Membina

2.

3.

4.

5.

6.

hubungan
saling percaya
dengan pasien
dan keluarga.
Komunikasi
terapeutik
untuk
mengkaji
keadaan klien
Mengkaji
tingkat
pengetahuan
keluarga
pasien terkait
penyakit
pasien dan
perawatannya
di rumah
Mengkaji
kelemahan
keluarga
dalam
merawat klien
Menjelaskan
bagaimana
perawatan
yang baik di
rumah
Memberikan

Evaluation: Compare Baseline


Score with Target (Tanggal

S : Keluarga klien mengatakan


memahami penjelasan perawat
terkait perawatan klien di rumah
dan pengawasan minum obat.
Keluarga klien mengatakan akan
mencoba memperbaiki perawatan
pasien di rumah
O : pasien tampak bicara dan
tertawa sendiri, bicara kadang
nyambung tapi lebih sering tidak
nyambung.
A : masalah teratasi
No
1.

2.

3.

Indikator
A T
Keluarga dapat
memberikan
3 4
dukungan
kepada klien
Memiliki
pengetahuan
mengenai peran
3 4
caregiver untuk
mencegah
kekambuhan
Memiliki
pengetahuan
mengenai
prosedur
3 4
pengobatan yang
direkomendasika

C
4