Anda di halaman 1dari 9

Nama Kelompok :

1. Agung Hadi P
2. M thoriq Alghifari
3. Egis Alaqhson
4. Wildan Barru R
Prodi :
D3 Teknik Mesin, Regular C

MACAM MACAM BAUT DAN MUR


A. BAUT
Baut digunakan secara luas dalam industri kendaraan bermotor. Pada kendaraan bermotor
terdapat banyak sekali komponen yang dibuat secara terpisah, kemudian disatukan
menggunakan baut dan mur agar memudahkan dilakukan pelepasan kembali saat diperlukan,
misalnya untuk melakukan pekerjaan perbaikan atau penggantian komponen. Baut biasanya
digunakan berpasangan dengan mur. Bagian batang baut yang berulir dimaksudkan untuk
menepatkan dengan celah lubang mur.
Untuk mengurangi efek gesekan antara kepala baut dengan benda kerja dapat ditambahkan
ring/washer di antara kepala baut dan permukaan benda kerja. Washer berbentuk spiral dapat
digunakan pada baut untuk membantu mencegah kekuatan sambungan berkurang yang
disebabkan baut mengendor akibat getaran.
Konstruksi baut terdiri atas batang berbentuk silinder yang memiliki kepala pada salah satu
ujungnya, dan terdapat alur di sepanjang (ataupun hanya di bagian ujung) batang silinder
tersebut. Baut terbuat dari bahan baja lunak, baja paduan, baja tahan karat ataupun kuningan.
Dapat pula baut dibuat dari bahan logam atau paduan logam lainnya untuk
keperluankeperluan khusus.

1. Baut Biasa

Baut ini paling banyak ditemukan. Harganya yang murah, mulai Rp 500 hingga Rp 3 ribu
menjadikan baut jenis ini paling banyak diaplikasi. Warna kuning materialnya berasal
dari besi biasa yang disepuh, otomatis kurang kuat menahan karat, jelas Suryanto yang
membuka kios Central Baut Sejati di BSD Auto Part Blok C25, Serpong.
Bentuk kepalanya bermacam-macam. Umum dijumpai berbentuk segi enam biasa, jenis
lain menggunakan topi di kepala baut, ada juga yang menggunakan obeng min atau
kembang untuk aplikasinya. Beragam perbedaan ini tergantung penempatannya. Karena
terbuat dari besi biasa, untuk jangka waktu lama, baut ini harus diperiksa.
2. Baut Bumper

Bentuknya menyerupai baut pada umumnnya, hanya saja kepalanya bulat polos seperti
jamur. Ukuran diameter juga tidak terlalu besar, mulai 6 mm hingga 14 mm. Dinamakan
begitu karena biasa dipakai pada bagian bumper yang tidak sering dibongkar pasang,
urai Acun, panggilan Suryanto.
Otomatis material harus terbuat dari stainless agar daya tahannya lama. Di bagian leher,
terdapat segi empat yang berfungsi sebagai pengunci. Jadi bagian mur yang berfungsi
untuk mengencangkannya. Harganya mulai Rp 2 ribu hingga Rp 5 ribu. Dibuat seperti ini
karena saat pemasangan hanya 1 sisi yang mampu dijangkau oleh kunci.

3. Baut Flange

Material baut ini beragam, mulai dari besi biasa hingga baja hitam yang lebih awet.
Terdapat topi di bagian leher yang berfungsi sebagai pengganti ring. Fungsi mirip dengan
baut orisinal yang sudah terdapat ring, hanya saja penggunaannya lebih praktis.
Biasa digunakan untuk mengikat di beragam bagian, mulai dari komponen mesin hingga
bodi agar lebih kuat, namun tetap terlihat rapi. Harga yang ditawarkan mulai Rp 2 ribu
hingga Rp 10 ribu tergantung material pembuatnya dan ukuran.
4. Mur dan Baut Roda

Khusus untuk bagian roda, umumnya pabrikan mobil mengandalkan mur dengan grade
8.12. Artinya baut dan mur ini memiliki durabilitas mumpuni, kuat meski suhu mencapai

di atas ambang normal. Kemudian perhatikan ulirnya. Umumnya jarak tiap ulir 1,25 mm,
berfungsi agar lebih kuat menahan beban saat roda berputar.
Harga dipatok sesuai dimensi baut dan mur. Untuk mobil-mobil Jepang, paling murah
dibanderol Rp 15 ribu hingga Rp 30 ribu. Sementara buat besutan Eropa, harga termurah
untuk baut roda ditawarkan sekitar Rp 30 ribuan. Pemasangannya perlu memperhatikan
jenis mur bawaan pabriknya.
5. Baut Orisinal

Dinamakan begitu karena sudah terpasang dari masing-masing pabrikan. Materialnya dari
baja putih yang tahan karat. Sudah terdapat 2 buah ring untuk menjaga tingkat
kekencangan. Ukurannya bervariasi menyesuaikan masing-masing pabrikan.
Biasa terdapat di beberapa bagian mesin yang jarang dilepas pasang, contohnya pada
setelan kekencangan alternator atau kompresor AC. Melihat fisiknya, tampak kualitas
buatan dan material lebih halus dari baut biasa. Karena itu harga di pasaran lebih tinggi
dibanding baut biasa. Berkisar Rp 2 ribu hingga Rp 7 ribu.
6. Baut U

Gambar 7. Baut U
Baut-baut ini digunakan untuk menyambungkan pegas-pegas daun pada axle. Mereka
disebut Baut-U karena bentuknya menyerupai huruf U.
7. Baut Plastic Region

Baut-baut plastic region, yang menawarkan stabilitas dan tegangan axial yang tinggi,
digunakan sebagai baut kepala silinder dan baut-baut tutup bantalan pada beberapa
mesin.Kepala baut memiliki dan luar dodecagon (dalam dan luar).
8. Shoulder bolts

merupakan baut yang pada umumnya digunakan sebagai sumbu putar. Konstruksi
shoulder bolts memungkinkan digunakan pada sambungan maupun aplikasi yang
dapat bergerak, bergeser, bahkan berputar. Shoulder bolts dapat digunakan pada berbagai
komponen yang terbuat dari logam, kayu, dan bahan-bahan lainnya. Dikarenakan sering
digunakan sebagai sumbu tumpuan, maka shoulder bolts dibuat dari bahan logam yang
memiliki ketahanan terhadap gesekan.

9. Baut Mesin

Kondisi suhu tinggi pada komponen blok mesin, mengharuskan pemakaian baut dan mur
sesuai kebutuhan. Sama halnya dengan mur roda, baut dan mur buat mengikat komponen
blok mesin harus mengandalkan grade 8.12. Bahan material minimal menggunakan baja
hitam. Memang ada yang mengaplikasi baut dengan grade lebih rendah, 8.8, hanya untuk
beberapa mobil lawas macam Toyota Kijang Super.

Bentuk ulir juga terlihat beda. Biasanya kepala menggunakan kunci L. Pada beberapa
bagian mesin ada yang membutuhkan jenis baut tertentu. Bodi berbentuk polos di
pangkal, serta ulir berada di bagian tengah sampai ujung baut. Kerapatan antar ulir
biasanya berjarak 1,5 mm.
10. Point Head Bolt

Point Head Bolt mempunyai bagian grip dan ulir yang sama dengan standard
bolt.Bagian atas kepala bolt mempunyai 12 ridges ( bubungan ) melingkar lurus
kebawah kearah ulir . Diantara Ridges dan grip ada bahu .Biasanya 12 Point head bolt
mempunyai diameter bolt yang sama dengan diameter kepala bolt. Beberapa kekuatan
bolt yang sangat tinggi akan mempunyai kepala bolt yang lebih besar.
Alat pengikat ini digunakan bilamana membutuhkan kekuatan bolt yang tinggi dengan
diameter kepala yang kecil . Bolt ini harus dipasang dengan menggunakan kunci 12
point box end atau 12 point socket, diputar sesuai torque yang benar
11. Washer Head Bolt

Washer Head bolt adalah suatu modifikasi dari standard hex head bolt.Bagian bawah
kepala bolt tirus ke permukaan sayap . Permukaan sayap bundar ini digunakan sebagai
washer pada bagian bawah kepala bolt . Bagian kepala dari bolt ini telah termasuk
kedua hex head dan permukaan washer.Panjang washer head bolt diukur dari
permukaan washer ke ujung bolt.Bagian bawah permukaan washer ada mempunyai
girigi kecil untuk membantu kepala bolt memegang permukaan yaitu menahan bila
dikencangkan .
Bolt ini digunakan serupa dengan pemakaian pemakaian standard hex head bolt .
Permukaan washer pada bagian bawah kepala bolt akan membuat bolt dapat
dikencangkan secara halus .Permukaan washer juga akan memberikan tenaga diatas
area yang lebih besar dari pada standard hex head bolt .
Washer head bolt harus diputar sesuai torque yang benar .
B. MUR
1. Wing Nut

Wing nut mempunyai badan dengan dua sayap pada sisi yang berlawanan . Kedua
syap ini harus cukup besar untuk dapat memutar nut kencang dengan menggunakan
jari-jari.
Kedua sayap biasanya membentuk garis grafik menjauh dari komponen yang
dipegang oleh Wing nut . Lobang dan ulir dibuat melalui bagian tengah body wing nut
Biasanya alat pengikat ini digunakan untuk memegang komponen-komponen penutup
dimana dibuka seaca teratur untuk service oleh operator .
Wing nut dapat digunakan hanya untuk pemakaian pemakaian dimana jumlah torque
pada pengikatan adalah tidak penting . Wing nut hanya dikancing sekuat tangan .
Suatu keuntungan dari wing nut adalah tidak membutuhkan peralatan untuk membuka
Kebersihan ulir adalah sangat penting bila menggunakan wing nut .
2. Acorn Nut

Acorn nut adalah sangat banyak menyerupai hex nut dengan sebuah penutup
diatasnya .
Bagian atas nut mempunyai tutup bundar ( dome ) tanpa lobang .mempunyai enam
sisi-sisi rata dan pada bagian bawah mempunyai permukaan washer . Sebuah lobang
bulat dengan ulir adalah dibuat melalui bagian bawah nut, lobang tersebut tidak
tembus kebagian atas acorn nut .
Alat pengikat ini digunakan bilamana ujung sebuah bolt atau stud harus pakai tutup .
Acorn nut hanya dapat diputar hingga ujung bolt menyentuh bagian tutup lobang
dalam nut .Untuk alas an ini ,bolts atau stud harus cukup pendek sehingga acorn nut
akan dapat dikencangkan menahan komponen-komponen yang dipegang tanpa
menyentuh ujung lobang . Nut ini dapat membantu mencegah hal yang merugukan
bilamana ujung bolt dipukul .Acorn nut dapat juga melindungi ulir pada ujung bolt .