Anda di halaman 1dari 3

Ekonomi Campuran

Ekonomi campuran merupakan perpaduan antara pasar bebas, kepemilikan pribadi


dan peraturan pemerintah. Pada dasarnya, ekonomi campuran mempertahankan sistem pasar
bebas dan kepemilikan pribadi, namun bergantung pada peraturan pemerintah untuk
mengatasi kekurangan-kekurangannya. Jerman, Swedia, Norwegia, Prancis, Irlandia,
Finlandia dan Swiss merupakan beberapa contoh negara yang menerapkan ekonomi
campuran dengan intervensi pemerintah yang cukup tinggi.
Intervensi pemerintah ini contohnya adalah dalam bentuk pajak penghasilan untuk
mengurangi kesenjangan ekonomi. Peraturan tentang upam minimum dan keselamatan kerja
untuk melindungi dari adanya eksploitasi pekerja. Peraturan tentang monopoli. Kebijakan
moneter dan fiskal untuk mengurangi pengangguran. Adanya lembaga-lembaga pengawasan
pemerintah yang bertugas mengawasi perusahaan agar tidak melakukan tindakan yang
merugikan masyarakat.
Statistik membandingkan Amerika dengan negara-negara yang intervensi
pemerintahnya cukup tinggi, hasilnya adalah:
1. Amerika memiliki tingkat kesenjangan ekonomi yang lebih tinggi dibandingkan Swedia,
Norwegia, Prancis, Irlandia dan Swiss.
2. Berdasarkan CIA World Factbook 2010, tingkat produktivitas di Swiss, Irlandia dan
Norwegia melebihi melebihi Amerika.
3. Tingkat pertumbuhan GDP Amerika lebih rendah dari pada Swiss, Prancis dan Norwegia.
4. Tingkat kematian bayi di Amerika juga lebih tinggi dibandingkan Irlandia, Denmark,
Swiss, Prancis, dan Swedia.
5. Usia harapan hidup di Amerika juga lebih rendah disbanding Irlandia, Denmark, Norway,
Swiss, Swedia dan Prancis.
Dari perbandingan negara-negara tersebut dapat menunjukkan bahwa ekonomi
campuran memiliki keuntungan tersendiri. Jika membandingkan kinerja ekonomi Amerika
dalam beberapa periode dalam sejarah, maka akan diperoleh kesimpulan yang sama. Sebelum
diperlakukan peraturan pemerintah dan tunjangan sosial antara tahun 1900-1910, tingkat
pertumbuhan GNP per kapita adalah 22%. Selama tahun 1940-an tingkat pertumbuhan kapita
naik menjadi 36% saat Amerika menerapkan ekonomi komando karena adanya perang dunia
II. Selama tahun 1960-an saat Amerika memperkenalkan program kesejahteraan sosial,
tingkat pertumbuhan per kapita turun menjadi 30%. Perbandingan ini tidak menunjukkan
seluruh gambaran, namun cukup menunjukkan bahwa ekonomi campuran tidaklah buruk
sama sekali.
Sistem Properti dan Teknologi Baru
Properti intelektual adalah properti yang terdiri dari objek-objek abstrak dan non fisik,
seperti program komputer (software), lagu, gagasan, penemuan, resep, gambar atau suara
digital, kode genetik atau berbagai bentuk informasi lain. Tidak seperti objek fisik, properti
intelektual ini sifatnya non-eksklusif. Objek fisik seperti rumah, mobil, pizza dapat digunakan
oleh beberapa pihak pada saat tertentu dan apa yang dikonsumsi dari objek tersebut tidak
dapak dapat dikonsumsi orang lain. Berbeda dengan properti intelektual, seperti lagu,
gagasan atau informasi yang dapat disalin dan digunakan oleh sejumlah besar individu pada
saat yang sama.

Pertanyaannya adalah bagaimana bentuk sistem properti kepemilikan yang perlu


diterapkan dalam masyarakat untuk menentukan kepemilikan atas properti intelektual?
1. Pihak yang menggunakan pandangan Locke atau utilitarian menyatakan bahwa properti
intelektual harusnya diperlakukan seperti properti pribadi.
Pandangan Locke menyatakan jika saya menciptakan sebuah software maka objek
tersebut haruslah diperlakukan sebagai properti pribadi saya karena merupakan hasil
kerja saya. Sehingga jika ada pihak lain yang menggunakan atau menyalin software
tersebut tanpa persetujuan saya, maka hal itu merupakan pelanggaran atas hak
properti.
Pandangan utilitarian menyatakan bahwa kepemilikan pribadi atas properti intelektual
memberikan sebuah insentif atas kerja kerasnya dalam menciptakan temuan
intelektual. Diperlukan kerja keras yang sangat besar bagi perusahaan misalnya
Microsoft untuk menciptakan softwarenya. Perusahaan tidak akan membuat investasi
semacam ini jika mereka tidak memperoleh keuntungan dari apa yang mereka
ciptakan dengan memperoleh hak eksklusif untuk memperbanyak ciptaan mereka dan
mencegah orang lain melakukan hal yang sama tanpa persetujuan mereka.
2. Pihak yang menggunakan pandangan Marx atau sosialis mendukung kepemilikan kolektif
atas properti intelektual. Mereka mengklaim bahwa kreativitas intelektual tidak
memerlukan insentif finansial ataupun sistem properti pribadi. Properti intelektual
diperlakukan sebagai properti publik yang bebas digunakan oleh siapa saja untuk
mengembangkan produk intelektual yang baru atau yang menguntungkan bagi
masyarakat. Contoh produk software open source adalah Sistem Operasi Linux, dimana
semua orang bebas memperbanyak, menggunakan ataupun mengubahnya.
Sistem properti intelektual terus mengalami perkembangan, dalam banyak hal sistem
yang berkembang ini lebih mengacu pada sistem Locke atau utilitarian dibandingkan sistem
Marx atau sosialis. Di Amerika ada perbedaan penting antara gagasan dengan ekspresi.
Gagasan tidak bisa dimiliki atau menjadi properti pribadi dan tetap menjadi properti publik.
Namun ekspresi gagasan, seperti teks atau kata-kata yang digunakan untuk mengekspresikan
gagasan tersebut dapat memperoleh hak cipta dan bahwa ekspresi gagasan tersebut menjadi
property pribadi dari individu atau perusahaan yang bersangkutan.
Akhir Marxisme?
Setelah hancurnya di sejumlah negara komunis khususnya Uni Soviet menyebankan
para pendukung sistem pasar bebas semakin yakin bahwa sistem ekonomi terbaik adalah
kapitalisme. Pada Tanggal 24 September 1990, undang-undang Soviet menetapkan untuk
beralih menuju perekonomian pasar bebas dan membuang perekonomian komunis yang telah
berumur 70 tahun yang menciptakan inefisiensi dan kelangkaan barang-barang kebutuhan
konsumen. Uni Soviet pecah dan negara-negara yang terbentuk mulai melakukan usaha
eksperimental untuk mengintegrasikan sistem properti pribadi dan pasar bebas ke dalam
perekonomian mereka, yang saat itu masih sosialis. Pengamat Francis Fukuyama
menyebutkan bahwa ini adalah akhir sejarah, maksudnya dengan berakhirnya komunisme
menunjukkan bahwa tidak ada lagi kemajuan menuju sistem ekonomi yang lebih baik atau
lebih sempurna, seluruh dunia sekarang setuju bahwa sistem terbaik adalah kapitalisme.

Reformasi komunis ini tidak menunjukkan penghapusan atas pandangan-pandangan


Marx tentang sosialisme. Semua reformasi ini ditujukan untuk mengubah sistem komunis
menuju sistem perekonomian yang didasarkan pada karakteristik-karakteristik terbaik dari
ideologi sosialis dan pasar bebas (ekonomi campuran). Hal yang menjadi perdebatan adalah
bagaimana perpaduan terbaik antara peraturan pemerintah, hak kepemilikan pribadi dan pasar
bebas.
Menurut Locke dan Smith, tingkat intervensi pemerintah yang ditolerir dalam sistem
ekonomi campuran lebih banyak merugikan dan tidak menguntungkan. Namun para
pendukung ekonomi campuran menyatakan bahwa pemerintah tetap mendukung
kepentingan-kepentingan bisnis, bamun jika membiarkan bisnis menetapkan kebijakan
sendiri maka akan memperburuk masalah-masalah ekonomi yang terjadi. Namun ada
kemungkinan bahwa sistem ekonomi campuran merupakan gabungan terbaik dari
keuntungan-keuntungan utilitarian dari pasar bebas dalam kaitannya dengan hak asasi
manusia, keadilan, perhatian yang menjadi karalteristik kekuatan dari perekonomian yang
terencana.