Anda di halaman 1dari 7

Kelebihan dan Kekurangan Data Raster dan Data Vektor

1. Data Raster
Kelebihan Data Raster:
a. Memiliki struktur data yang sederhana
b. Mudah dimanipulasi dengan menggunakan fungsi-fungsi matematis sederhana
c. Teknologi yang digunakan cukup murah dan tidak begitu kompleks sehingga
pengguna dapat membuat sendiri program aplikasi yang mengunakan citra raster.
d. Compatible dengan citra-citra satelit penginderaan jauh dan semua image hasil
scanning data spasial.
e. Overlay dan kombinasi data raster dengan data inderaja mudah dilakukan
f. Memiliki kemampuan-kemampuan permodelan dan analisis spasial tingkat lanjut
g. Metode untuk mendapatkan citra raster lebih mudah
h. Gambarab permukaan bumi dalam bentuk citra raster yang didapat dari radar
atau satelit penginderaan jauh selalu lebih actual dari pada bentuk vektornya
i. Prosedur untuk memperoleh data dalam bentuk raster lebih mudah, sederhana dan
murah.
j. Harga system perangkat lunak aplikasinya cenderung lebih murah.
Kekurangan Data Raster :
a. Secara umum memerlukan ruang atau tempat menyimpan (disk) yang besar
dalam computer, banyak terjadi redudacy data baik untuk setiap layer-nya maupun
secara keseluruhan.
b. Penggunaan sel atau ukuran grid yang lebiih besar untuk menghemat ruang
penyimpanan akan menyebabkan kehilangan informasi dan ketelitian.
c. Sebuah citra raster hanya mengandung satu tematik saja sehingga sulit
digabungkan dengan atribut-atribut lainnya dalam satu layer.
d. Tampilan atau representasi dan akurasi posisi sangat bergantung pada ukuran
pikselnya (resolusi spasial).
e. Sering mengalami kesalahan dalam menggambarkan bentuk dan garis batas
suatu objek, sangat bergantung pada resolusi spasial dan toleransi yang diberikan.
f. Transformasi koordinat dan proyeksi lebih sulit dilakukan
g. Sangat sulit untuk merepresentasikan hubungan topologi (juga network).
h. Metode untuk mendapatkan format data vector melalui proses yang lama, cukup
melelahkan dan relative mahal.
2. Data Vektor
Kelebihan Data Vektor :
a. Memerlukan ruang atau tempat menyimpan yang lebih sedikit di computer.
b. Satu layer dapat dikaitkan dengan atau mengunakan atribut sehingga dapat
menghemat ruang penyimpanan secara keseluruhan.
c. Dengan banyak atribut yang banyak dikandung oleh satu layer, banyak peta
tematik lain yang dapat dihasilkan sebagai peta turunannya.
d. Hubungan topologi dan network dapat dilakukan dengan mudah.
e. Memiliki resolusi spasial yang tinggi.
f. Representasi grafis data spasialnya sangat mirip dengan peta garis buatan tangan
manusia.
g. Memiliki batas-batas yang teliti, tegas dan jelas sehingga sangat baik untuk
pembuatan peta-peta administrasi dan persil tanah milik.
h. Transformasi koordinat dan proyeksi tidak sulit dilakukan.
Kekurangan Data Vektor :

a. Memiliki struktur data yang kompleks.


b. Datanya tidak mudah untuk dimanipulasi.
c. Pengguna tidak mudah berkreasi untuk membuat programnya sendiri untuk
memenuhi kebutuhan aplikasinya. Hali ini disebabkan oleh struktur data vector yang
lebih kompleks dan prosedur fungsi dan analisisnya memerlukan kemampuan tinggi
karena lebih sulit. Pengguna harus membeli system perangkat lunaknya karena
teknologinya masih mahal. Prosedurnyapun terkadang lebih sulit.
d. Karena proses keseluruhan untuk mendapatkannya lebih lama, peta vector
seringkali mengalami out of date atau kadaluarsa.
e. Memerlukan perangkat keras dan perangkat lunak yang lebih mahal.
f. Overlay beberapa layers vector secara simultan memerlukan waktu yang relative
lama.

Model Data Raster

No

Kelebihan

Kelemahan

Secara umum, mernenlukan ruang atau


tempat penyimpanan (disk) yang besar di
1

Memiliki struktur data yang sederhana.

komputer. Banyak terjadi redudancy data


baik untuk setiap layer-nya maupun secara
keseluruhan.

Mudah dimanipulasi dengan menggunakan

Penggunaan ukunan grid yang lebih besar

fungsi-fungsi matematis sederhana (karena

untuk menghemat ruang penyimpana akan

strukturnya sederhana seperti matrik

rnenyebabkan kehilangan informasi dan

bilangan biasa)

ketelitian.

Teknologi yang digunakan cukup murah dan

Sebuah citra raster hanya mengandung

tidak begitu kompleks sehingga pendapat

satu tematik saja sulit digabungkan

membuat sendiri program aplikasi yang

dengan atribut atnibut tainnya dalam satu

menggunakan citra raster.

layer.

Compatible dengan citra-citra satelit

Tampilan atau representasi, dan akurasi

pengindraan jauh dan semua image hasil

posisinya sangat bergantung pada ukuran

scanning data spasial.

pikselnya

Overlay dan kombinasi data spasial raster

Sering mengalami kesalahan dalam

dengan data inderaja mudah dilakukan.

menggambarkan bentuk dan ganis-garis


batas-batas suatu objek sangat bergantung
pada resolusi spasialnya dan toleransi yang

diberikan.
Memiliki kemampuan-kemampuan
6

pemodelan dan analisis spasial tingkat


lanjut.

Transformasi koordinat dan pro yeksi lebih


sulit dilakukan.

Metode untuk mendapatkan citra raster Iebih


mudah (baik melalui scanning dengan
7

scanner segala ukuran yang sudah beredar


luas, maupun dengan menggunakan citra

Sangat sulit untuk merepresentasikan


hubungan topologi (juga network).

satelit atau konversi dan format

Gambaran permukaan bumi dalam bentuk

Metode untuk mendapatkan format data

citra raster yang didapat dan radar atau

vektor melalui proses yang lama, cukup

satelit pengindraan jauh

melelahkan dan relatif mahal.

Prosedur untuk mempenoleh data dalam


9

bentuk raster lebih mudah, sederhana, dan


murah.

10

Harga system perangkat lunak aplikasinya


cenderung lebih murah
Dan lain-lain.

Model Data Vektor

No

Kelebihan

Memerlukan ruang tempat penympanan yang


lebih sedikit di computer.

Kelemahan

Memiliki struktur data yang kompleks

Satu layer dapat dikaitkan dengan atau


2

mengandung banyak atribut sehingga dapat


rnenghernat ruang penyimpanan secara

Datanya tidak mudah dimanipulasi.

keseluruhan.
3

Dengan banyak atribut yang dapat dikandung Pengguna tidak mudah berkreasi untuk
oleh satu layer, banyak peta tematik lain

mernbuat programnya sendiri untuk

yang dapat dihasiikan sebagai peta

memenuhi kebutuhan aplikasinya. Hal ini

turunannya.

disebabkan oleh struktur data vektor yang


lebih kompleks dan prosedur-prosedur fungsi
dan analisisnya memerlukan kemampuan

yang tinggi karena lebih sulit dan rumit.

Hubungan topologi dan network dapat


dilakukan dengan mudah.

Memiliki resolusi spasial yang tinggi.


Representasi grafis data spasialnya sangat

mirip dengan peta garis buatan tangan


manusia.

Pengguna harus mernbeli sistem perangkat


lunaknya karena teknologinya masih mahal.
Prosedurnya pun terkadang lebih sulit
Tidak compatible dengan data citra satelit
pengindraan jauh.
Memerlukan perangkat lunak dan perangkat
keras yang lebih mahal

Memiliki batas-batas yang teliti, tegas dan

Overlay beberapa layer vektor secara

jelas sehingga sangat baik untuk pembuatan

simultan memerlukan waktu yang relatif

pela-peta administrasi dan persil tanah milik.

lama.

Transformasi koordinat dan proyeksi tidak


sulit dilakukan.
Dan lain-lain

Gambar 1 peta vektor yang menggambarkan jalan, batasan negara

Gambar 2 Peta Raster yang menunjukkan awan yang menyelubungi wilayah

Kelebihan dan kekurangan Data Raster dan Data Vektor


Data Raster

Data Vektor

Kelebihan

Kelebihan

Lokasi geografis untuk setiap sel secara Data dapat disajikan pada resolusi dan
jelas disajikan dalam bentuk posisinya bentuk aslinya tanpa generalisasi.
dalam matriks sel.
Anaisis data mudah diprogram dan cepat Luaran grafis biasanya disajikan secara
dianalisis

lebih menarik

Sangat ideal digunakan untuk kepentingan Karena kebanyakan data sudah dalam
analisis

pemodelan

matematis

dan bentuk vektor maka tidak memerlukan

kuantitatif.

konversi data.

Kompatibel dengan printer berbasis raster.

Lokasi

geografis

dari

data

dapat

dipertahankan secara baik.


Kelemahan

Kelemahan

Ukuran sel menentukan resolusi dari data Posisi


lapangan yang diwakilinya.

setiap

verteks

perlu

disimpan

secara eksplisit.

Sangat sulit menyajikan data dalam bentuk Untuk dapat melakukan analisis secara
linear.

evektif data vektor harus dikonversi ke


dalam struktur topologi.

Terdapat masalah integritas data sebagai Algoritma untuk keperluan analisis leboh
akibat adanya generalisasi dan pemilihan kompleks.
ukuran sel yang kurang tepat.
Pada umumnya peta luaran dari sistem Data yang kontinyu seperti data elevasi

berbasis raster kurang memadai untuk tidak dapat disajikan secara efektif dalam
keperluan kartografi dengan kualitas yang bentuk vektor.
tinggi.

Gambar 1. Contoh gambar raster dan veltor

Kekurangan Model Data Raster: Tidak efektif dlm penyimpanan file Kualitas
tampilan grafis yg terbatas Sulit untuk melakukan analisis keterkaitan Begitu
banyak transformasi nonliniear Akurasi sangat bergantung dgn ukuran
grid/sel Gris/sel merepresentasikan atribut relasi dgn DBMS tdk secara
langsung Output bergantung terhadap output printer/plotter Volume
bergantung pada ukuran grid/sel