Anda di halaman 1dari 20

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah

: SMK Negeri 1 Jetis Mojokerto

Mata Pelajaran

: Perekayasaan Sistem Radio dan Televisi

Kelas / Semester

: XI / Ganjil

Alokasi Waktu

: 3 x pertemuan (@8 x 45 menit)

A. Kompetensi Inti
3. Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
procedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humanioral dalam wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian
dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara
efektif dan kreatif, dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung.
B. Kompetensi Dasar
3.2 Menerapkan teknologi pemrosesan dan pemodulasian sinyal gambar
4.2 Menguji pemrosesan sinyal video sistem penerima televise analog
C. Indikator Pencapaian Kompetensi
3.2.1 Mendeskripsikan struktur format standar sinyal video penerima.
3.2.2 Mendeskripsikan konsep dasar penerima televisi hitam putih.
3.2.3 Mendeskripsikan konsep dasar penerima dan pemancar televisi warna sistem
standar NTSC, SECAM dan PAL.
3.2.4 Memahami pemrosesan dan pembentukan sinyal video komposit televisi warna
standar pola BARS.
3.2.5 Memahami konsep dasar modulasi sinyal gambar (image modulation) pada sistem
komunikasi gambar televisi amatir (ATV).
3.2.6 Memahami konsep dasar modulasi sinyal gambar vector kuadrat (QUAMQuadrature Amplitude Modulation).
4.2.1 Mengukur sinyal video penerima televisi standar PAL dan NTSC.
4.2.2 Mengukur sinyal video sistem penerima televisi hitam putih dan interprestasi data
4.2.3

hasil pengukuran.
Mendiagramkan sistem penerima dan pemancar televisi warna sistem standar
NTSC, SECAM dan PAL untuk menjelaskan konsep.

4.2.4

Mendiagramkan sistem pemrosesan dan pembentukan sinyal video komposit

4.2.5

televisi warna menggunakan standar pola BARS untuk menjelaskan konsep.


Menerapkan modulasi sinyal gambar (image modulation) pada sistem komunikasi
gambar televisi amatir (ATV).

D. Tujuan Pembelajaran
1. Setelah mengumpulkan informasi dan berdiskusi peserta didik dapat mendeskripsikan
struktur format standar sinyal video penerima.
2. Setelah mengumpulkan informasi dan berdiskusi peserta didik dapat mendeskripsikan
konsep dasar penerima televisi hitam putih.
3. Setelah mengikuti serangkaian kegiatan

pembelajaran

peserta

didik

dapat

mendeskripsikan konsep dasar penerima dan pemancar televisi warna sistem standar
NTSC, SECAM dan PAL.
4. Setelah membaca handout materi dan berdiskusi peserta didik dapat memahami
pemrosesan dan pembentukan sinyal video komposit televisi warna standar pola
BARS.
5. Setelah mengumpulkan informasi dan membaca materi peserta didik dapat memahami
konsep dasar modulasi sinyal gambar (image modulation) pada sistem komunikasi
gambar televisi amatir (ATV).
6. Setelah berdiskusi dan mengumpulkan informasi peserta didik dapat memahami
konsep dasar modulasi sinyal gambar vector kuadrat (QUAM-Quadrature Amplitude
Modulation).
7. Setelah melakukan percobaan dengan alat yang sudah disediakan peserta didik dapat
mengukur sinyal video penerima televisi standar PAL dan NTSC.
8. Setelah melakukan percobaan dengan alat yang sudah disediakan peserta didik dapat
mengukur sinyal video sistem penerima televisi hitam putih dan interprestasi data hasil
pengukuran.
9. Setelah melakukan percobaan dengan alat yang sudah disediakan peserta didik dapat
mendiagramkan sistem penerima dan pemancar televisi warna sistem standar NTSC,
SECAM dan PAL untuk menjelaskan konsep.
10. Setelah melakukan percobaan dengan alat yang sudah disediakan peserta didik dapat
mendiagramkan sistem pemrosesan dan pembentukan sinyal video komposit televisi
warna menggunakan standar pola BARS untuk menjelaskan konsep.
11. Setelah melakukan kegiatan pembelajaran peserta didik dapat Menerapkan modulasi
sinyal gambar (image modulation) pada sistem komunikasi gambar televisi amatir
(ATV).
E. Materi Pembelajaran
1. Sejarah perkembangan televisi

2.
3.
4.
5.

Blok diagram televisi


Normalisasi televisi
Penguraian gambar dan raster gambar
Pengolah warna televisi

F. Pendekatan, Model dan Metode


Pendekatan
: Pendekatan Saintifik
Model pembelajaran
: Model pembelajaran langsung
Metode pembelajaran
: Ceramah, diskusi, pemberian tugas
G. Media, Alat/Bahan, Sumber Belajar
Media
: Laptop, LCD Proyektor
Alat/Bahan
: Perlengkapan praktikum
Sumber Belajar
: Handout Materi, Buku Sekolah Elektronik Perekayasaan
Sistem Radio Televisi 2
H. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1 (@8 x 45 menit)
Kegiatan
Pendahuluan

Inti

Deskripsi
Alokasi Waktu
1. Guru membimbing siswa berdoa sesuai
dengan agama dan keyakinannya masingmasing.
20 menit
2. Guru memotivasi siswa dengan cara
mengaitkan pokok bahan ajar dengan kegiatan
yang bersangkutan.
3. Guru menyampaikan garis besar tujuan
pembelajaran yang ingin dicapai.
4. Guru menyampaikan pada siswa agar selama
pelaksanaan
pembelajaran
siswa
menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tidak
mudah putus asa serta bertanggung jawab,
bekerja sama dan saling menghargai.
Mengamati
330 menit
1. Guru meminta salah seorang siswa untuk
bertanggungjawab
membagikan
materi
tentang struktur format standar sinyal video
penerima dan konsep dasar penerima televisi
hitam putih.
2. Setelah siswa mendapatkan handout, siswa
diminta untuk menggali informasi melalui
handout tersebut tentang struktur format
standar sinyal video penerima dan konsep
dasar penerima televisi hitam putih. Siswa
diminta untuk tidak mudah putus asa dalam
mencari informasi tersebut.
3. Setelah siswa memperoleh semua informasi,
guru mempresentasikan pengetahuan tentang
struktur format standar sinyal video penerima

dan konsep dasar penerima televisi hitam


putih.
Menanya
1. Guru memberikan kesempatan kepada siswa
untuk mengajukan pertanyaan terkait materi
yang sudah dijelaskan tentang struktur format
standar sinyal video penerima dan konsep
dasar penerima televisi hitam putih.
2. Siswa menyampaikan pertanyaan mengenai
materi yang telah diberikan tentang struktur
format standar sinyal video penerima dan
konsep dasar penerima televisi hitam putih.
3. Guru meminta siswa untuk mengerjakan soalsoal latihan tentang struktur format standar
sinyal video penerima dan konsep dasar
penerima televisi hitam putih. Siswa
diharapkan untuk jujur dan tidak mudah putus
asa dalam menyelesaikan soal-soal tersebut.
Mengeksplorasi
1. Guru meminta siswa untuk mengumpulkan
informasi tentang struktur format standar
sinyal video penerima dan konsep dasar
penerima televisi hitam putih.
2. Guru
memberikan
kesempatan
untuk
pelatihan lanjutan dan penerapan dengan cara
meminta siswa untuk menyelesaikan soal-soal
yang ada dalam handout. Siswa ditekankan
untuk jujur, bertanggungjawab dan tidak
mudah putus asa dalam mengerjakan tugas
tersebut.
Mengasosiasi
1. Guru meminta siswa untuk menguraikan
kembali informasi yang diperoleh tentang
struktur format standar sinyal video penerima
dan konsep dasar penerima televisi hitam
putih.
2. Siswa menguraikan informasi yang telah
didapat mengenai struktur format standar
sinyal video penerima dan konsep dasar
penerima televisi hitam putih.
3. Guru membimbing siswa menyimpulkan
materi yang telah dipelajari tentang struktur
format standar sinyal video penerima dan
konsep dasar penerima televisi hitam putih.
4. Siswa menyimpulkan keseluruhan informasi
dan materi yang telah dipelajari tentang
struktur format standar sinyal video penerima

dan konsep dasar penerima televisi hitam


putih.
Mengkomunikasikan
1. Guru meminta satu atau dua siswa untuk
mengkomunikasikan hasil kesimpulannya,
sementara siswa yang lain diharapkan untuk
tenang dan menghargai presentasi temannya.
2. Guru memberikan tanggapan mengenai hasil
kesimpulan materi struktur format standar
sinyal video penerima dan konsep dasar
penerima televisi hitam putih yang sudah
dibuat oleh siswa.
3. Guru memberikan umpan balik berupa pujian
dan mengajak siswa yang lain bertepuk
tangan bersama-sama apabila pekerjaan siswa
telah benar dan member masukkan serta
menjelaskan ulang apabila pekerjaan siswa
masih belum benar.
4. Guru memberikan soal latihan tentang materi
struktur format standar sinyal video penerima
dan konsep dasar penerima televisi hitam
putih.
Penutup

1. Guru melibatkan siswa dalam menutup


pelajaran dan memotivasi untuk terus
semangat dalam belajar.
2. Berdoa dan atau salam untuk menutup
kegiatan pembelajaran

10 menit

Pertemuan 2(@8 x 45 menit)


Kegiatan
Pendahuluan

Inti

Deskripsi
Alokasi Waktu
1. Guru membimbing siswa berdoa sesuai
dengan agama dan keyakinannya masing20 menit
masing.
2. Guru memotivasi siswa dengan cara
mengaitkan pokok bahan ajar dengan kegiatan
yang bersangkutan.
3. Guru menyampaikan garis besar tujuan
pembelajaran yang ingin dicapai.
4. Guru menyampaikan pada siswa agar selama
pelaksanaan
pembelajaran
siswa
menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tidak
mudah putus asa serta bertanggung jawab,
bekerja sama dan saling menghargai.
Mengamati
330 menit
1. Guru membagi kelompok belajar di kelas, tiap
kelas beranggotakan 3-4 siswa.

2. Guru meminta salah seorang siswa untuk


bertanggungjawab
membagikan
materi
tentang konsep dasar penerima dan pemancar
televisi warna sistem standar NTSC, SECAM
dan PAL.
3. Setelah siswa mendapatkan handout, siswa
diminta untuk berdikusi dengan anggota
kelompoknya masing-masing. Siswa diminta
untuk bekerja sama dalam kegiatan
berdiskusi.
4. Guru meminta salah satu perwakilan dari
kelompok
untuk
maju
ke
depan
menyampaikan hasil diskusi mereka. Siswa
yang lain diminta untuk mengamati temannya
yang maju ke depan.
5. Guru mempresentasikan pengetahuan tentang
konsep dasar penerima dan pemancar televisi
warna sistem standar NTSC, SECAM dan
PAL.
Menanya
1. Guru memberikan kesempatan kepada siswa
untuk mengajukan pertanyaan terkait materi
yang sudah dijelaskan tentang konsep dasar
penerima dan pemancar televisi warna sistem
standar NTSC, SECAM dan PAL.
2. Siswa menyampaikan pertanyaan mengenai
materi yang telah diberikan tentang konsep
dasar penerima dan pemancar televisi warna
sistem standar NTSC, SECAM dan PAL.
Mengeksplorasi
1. Guru menugaskan tiap kelompok untuk
mendiagramkan sistem penerima dan
pemancar televisi warna sistem standar
NTSC, SECAM dan PAL.
2. Guru meminta siswa untuk membuat laporan
gambar diagram sistem penerima dan
pemancar televisi warna sistem standar
NTSC, SECAM dan PAL dari tugas
kelompok yang telah diberikan.
3. Guru
memberikan
kesempatan
untuk
pelatihan lanjutan dan penerapan dengan cara

meminta siswa untuk menyelesaikan soal-soal


yang ada dalam handout. Siswa ditekankan
untuk jujur, bertanggungjawab dan tidak
mudah putus asa dalam mengerjakan tugas
tersebut.
Mengasosiasi
1. Guru meminta siswa untuk menjelaskan hasil
kerja kelompok tentang blok diagram sistem
penerima dan pemancar televisi warna sistem
standar NTSC, SECAM dan PAL.
2. Siswa menjelaskan hasil dari kerja kelompok
tentang blok diagram sistem penerima dan
pemancar televisi warna sistem standar
NTSC, SECAM dan PAL.
3. Guru membimbing siswa menyimpulkan hasil
diskusi tentang blok diagram sistem penerima
dan pemancar televisi warna sistem standar
NTSC, SECAM dan PAL
4. Siswa menyimpulkan hasil diskusi dan materi
yang telah dipelajari tentang sistem penerima
dan pemancar televisi warna sistem standar
NTSC, SECAM dan PAL.

Penutup

Mengkomunikasikan
1. Guru meminta satu atau dua siswa untuk
mengkomunikasikan hasil kesimpulannya,
sementara siswa yang lain diharapkan untuk
tenang dan menghargai presentasi temannya.
2. Guru memberikan tanggapan mengenai hasil
kesimpulan yang sudah dibuat oleh siswa.
3. Guru memberikan umpan balik berupa pujian
dan mengajak siswa yang lain bertepuk
tangan bersama-sama apabila pekerjaan siswa
telah benar dan member masukkan serta
menjelaskan ulang apabila pekerjaan siswa
masih belum benar.
1. Guru melibatkan siswa dalam menutup
pelajaran dan memotivasi untuk terus
semangat dalam belajar.
2. Berdoa dan atau salam untuk menutup
kegiatan pembelajaran

Pertemuan 3 (@8 x 45 menit)

10 menit

Kegiatan
Pendahuluan

Inti

Deskripsi
Alokasi Waktu
1. Guru membimbing siswa berdoa sesuai
dengan agama dan keyakinannya masing20 menit
masing.
2. Guru memotivasi siswa dengan cara
mengaitkan pokok bahan ajar dengan kegiatan
yang bersangkutan.
3. Guru menyampaikan garis besar tujuan
pembelajaran yang ingin dicapai.
4. Guru menyampaikan pada siswa agar selama
pelaksanaan
pembelajaran
siswa
menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tidak
mudah putus asa serta bertanggung jawab,
bekerja sama dan saling menghargai.
Mengamati
330 menit
1. Guru membagi kelompok belajar di kelas, tiap
kelas beranggotakan 3-4 siswa.
2. Guru meminta salah seorang siswa untuk
bertanggungjawab
membagikan
materi
tentang pemrosesan dan pembentukan sinyal
video komposit televisi warna standar pola
BARS.
3. Setelah siswa mendapatkan handout, siswa
diminta untuk berdikusi dengan anggota
kelompoknya masing-masing. Siswa diminta
untuk bekerja sama dalam kegiatan
berdiskusi.
4. Guru meminta salah satu perwakilan dari
kelompok
untuk
maju
ke
depan
menyampaikan hasil diskusi mereka. Siswa
yang lain diminta untuk mengamati temannya
yang maju ke depan.
6. Guru mempresentasikan pengetahuan tentang
pemrosesan dan pembentukan sinyal video
komposit televisi warna standar pola BARS.
Menanya
1. Guru memberikan kesempatan kepada siswa
untuk mengajukan pertanyaan terkait materi
yang sudah dijelaskan tentang pemrosesan
dan pembentukan sinyal video komposit
televisi warna standar pola BARS.
2. Siswa menyampaikan pertanyaan mengenai
materi yang telah diberikan tentang
pemrosesan dan pembentukan sinyal video

komposit televisi warna standar pola BARS.


Mengeksplorasi
1. Guru menugaskan tiap kelompok untuk
mendiagramkan sistem penerima dan
pemancar televisi warna sistem standar
NTSC, SECAM dan PAL.
2. Guru meminta siswa untuk membuat laporan
gambar diagram sistem penerima dan
pemancar televisi warna sistem standar
NTSC, SECAM dan PAL dari tugas
kelompok yang telah diberikan.
3. Guru
memberikan
kesempatan
untuk
pelatihan lanjutan dan penerapan dengan cara
meminta siswa untuk menyelesaikan soal-soal
yang ada dalam handout. Siswa ditekankan
untuk jujur, bertanggungjawab dan tidak
mudah putus asa dalam mengerjakan tugas
tersebut.
Mengasosiasi
1. Guru meminta siswa untuk menjelaskan hasil
kerja kelompok tentang blok diagram sistem
pemrosesan dan pembentukan sinyal video
komposit televisi warna standar pola BARS.
2. Siswa menjelaskan hasil dari kerja kelompok
tentang blok diagram sistem pemrosesan dan
pembentukan sinyal video komposit televisi
warna standar pola BARS.
3. Guru membimbing siswa menyimpulkan hasil
diskusi tentang blok diagram sistem
pemrosesan dan pembentukan sinyal video
komposit televisi warna standar pola BARS.
5. Siswa menyimpulkan hasil diskusi dan materi
yang telah dipelajari tentang pemrosesan dan
pembentukan sinyal video komposit televisi
warna standar pola BARS.
Mengkomunikasikan
1. Guru meminta satu atau dua siswa untuk
mengkomunikasikan hasil kesimpulannya,
sementara siswa yang lain diharapkan untuk
tenang dan menghargai presentasi temannya.
2. Guru memberikan tanggapan mengenai hasil

Penutup

kesimpulan yang sudah dibuat oleh siswa.


3. Guru memberikan umpan balik berupa pujian
dan mengajak siswa yang lain bertepuk
tangan bersama-sama apabila pekerjaan siswa
telah benar dan member masukkan serta
menjelaskan ulang apabila pekerjaan siswa
masih belum benar.
1. Guru melibatkan siswa dalam menutup
pelajaran dan memotivasi untuk terus
semangat dalam belajar.
2. Berdoa dan atau salam untuk menutup
kegiatan pembelajaran

10 menit

Pertemuan 4 (@8 x 45 menit)


Kegiatan
Pendahuluan

Inti

Deskripsi
Alokasi Waktu
1. Guru membimbing siswa berdoa sesuai
dengan agama dan keyakinannya masing20 menit
masing.
2. Guru memotivasi siswa dengan cara
mengaitkan pokok bahan ajar dengan kegiatan
yang bersangkutan.
3. Guru menyampaikan garis besar tujuan
pembelajaran yang ingin dicapai.
4. Guru menyampaikan pada siswa agar selama
pelaksanaan
pembelajaran
siswa
menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tidak
mudah putus asa serta bertanggung jawab,
bekerja sama dan saling menghargai.
Mengamati
330 menit
1. Guru meminta salah seorang siswa untuk
bertanggungjawab
membagikan
materi
tentang konsep dasar modulasi sinyal gambar
(image modulation) pada sistem komunikasi
gambar televisi amatir (ATV) dan modulasi
sinyal gambar vector kuadrat (QUAMQuadrature Amplitude Modulation).
2. Setelah siswa mendapatkan handout, siswa
diminta untuk menggali informasi melalui
handout tersebut tentang konsep dasar
modulasi sinyal gambar (image modulation)
pada sistem komunikasi gambar televisi
amatir (ATV) dan modulasi sinyal gambar
vector
kuadrat
(QUAM-Quadrature
Amplitude Modulation). Siswa diminta untuk

tidak mudah putus asa dalam mencari


informasi tersebut.
3. Setelah siswa memperoleh semua informasi,
guru mempresentasikan pengetahuan tentang
konsep dasar modulasi sinyal gambar (image
modulation) pada sistem komunikasi gambar
televisi amatir (ATV) dan modulasi sinyal
gambar vector kuadrat (QUAM-Quadrature
Amplitude Modulation).
Menanya
1. Guru memberikan kesempatan kepada siswa
untuk mengajukan pertanyaan terkait materi
yang sudah dijelaskan tentang konsep dasar
modulasi sinyal gambar (image modulation)
pada sistem komunikasi gambar televisi
amatir (ATV) dan modulasi sinyal gambar
vector
kuadrat
(QUAM-Quadrature
Amplitude Modulation).
2. Siswa menyampaikan pertanyaan mengenai
materi yang telah diberikan tentang konsep
dasar modulasi sinyal gambar (image
modulation) pada sistem komunikasi gambar
televisi amatir (ATV) dan modulasi sinyal
gambar vector kuadrat (QUAM-Quadrature
Amplitude Modulation).
3. Guru meminta siswa untuk mengerjakan soalsoal latihan tentang konsep dasar modulasi
sinyal gambar (image modulation) pada
sistem komunikasi gambar televisi amatir
(ATV) dan modulasi sinyal gambar vector
kuadrat (QUAM-Quadrature Amplitude
Modulation). Siswa diharapkan untuk jujur
dan tidak mudah putus asa dalam
menyelesaikan soal-soal tersebut.
Mengeksplorasi
1. Guru meminta siswa untuk mengumpulkan
informasi tentang konsep dasar modulasi
sinyal gambar (image modulation) pada
sistem komunikasi gambar televisi amatir
(ATV) dan modulasi sinyal gambar vector
kuadrat (QUAM-Quadrature Amplitude
Modulation).

2. Guru
memberikan
kesempatan
untuk
pelatihan lanjutan dan penerapan dengan cara
meminta siswa untuk menyelesaikan soal-soal
yang ada dalam handout. Siswa ditekankan
untuk jujur, bertanggungjawab dan tidak
mudah putus asa dalam mengerjakan tugas
tersebut.
Mengasosiasi
1. Guru meminta siswa untuk menguraikan
kembali informasi yang diperoleh tentang
modulasi sinyal gambar (image modulation)
pada sistem komunikasi gambar televisi
amatir (ATV) dan modulasi sinyal gambar
vector
kuadrat
(QUAM-Quadrature
Amplitude Modulation).
2. Siswa menguraikan informasi yang telah
didapat mengenai konsep dasar modulasi
sinyal gambar (image modulation) pada
sistem komunikasi gambar televisi amatir
(ATV) dan modulasi sinyal gambar vector
kuadrat (QUAM-Quadrature Amplitude
Modulation).
3. Guru membimbing siswa menyimpulkan
materi yang telah dipelajari tentang konsep
dasar modulasi sinyal gambar (image
modulation) pada sistem komunikasi gambar
televisi amatir (ATV) dan modulasi sinyal
gambar vector kuadrat (QUAM-Quadrature
Amplitude Modulation).
4. Siswa menyimpulkan keseluruhan informasi
dan materi yang telah dipelajari tentang
konsep dasar modulasi sinyal gambar (image
modulation) pada sistem komunikasi gambar
televisi amatir (ATV) dan modulasi sinyal
gambar vector kuadrat (QUAM-Quadrature
Amplitude Modulation).
Mengkomunikasikan
1. Guru meminta satu atau dua siswa untuk
mengkomunikasikan hasil kesimpulannya,
sementara siswa yang lain diharapkan untuk
tenang dan menghargai presentasi temannya.
2. Guru memberikan tanggapan mengenai hasil

kesimpulan materi konsep dasar modulasi


sinyal gambar (image modulation) pada
sistem komunikasi gambar televisi amatir
(ATV) dan modulasi sinyal gambar vector
kuadrat (QUAM-Quadrature Amplitude
Modulation) yang sudah dibuat oleh siswa.
3. Guru memberikan umpan balik berupa pujian
dan mengajak siswa yang lain bertepuk
tangan bersama-sama apabila pekerjaan siswa
telah benar dan member masukkan serta
menjelaskan ulang apabila pekerjaan siswa
masih belum benar.
4. Guru memberikan soal latihan tentang materi
konsep dasar modulasi sinyal gambar (image
modulation) pada sistem komunikasi gambar
televisi amatir (ATV) dan modulasi sinyal
gambar vector kuadrat (QUAM-Quadrature
Amplitude Modulation).
Penutup

1. Guru melibatkan siswa dalam menutup


pelajaran dan memotivasi untuk terus
semangat dalam belajar.
2. Berdoa dan atau salam untuk menutup
kegiatan pembelajaran

10 menit

I. Penilaian Hasil Belajar


1. Teknik penilaian
a. Pengetahuan : Tes tulis
b. Keterampilan : Kinerja
2. Instrumen Penilaian (terlampir)
3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan
a. Pembelajaran Remedial
Berdasarkan hasil analisis, penilaian, bagi peserta didik yang belum mencapai
ketuntasan belajar diberikan kegiatan pembelajaran dengan bentuk remedial
sebagai berikut.
1) Pembelajaran ulang
2) Bimbingan perorangan

3) Belajar kelompok
b. Pembelajaran Pengayaan
Berdasarkan hasil analisis, penilaian, bagi peserta didik yang belum mencapai
ketuntasan belajar diberikan kegiatan pembelajaran dengan bentuk pengayaan
yaitu tugas membuat artikel tentang sistem penerima dan pemancar radio.

Mojokerto,
Mengetahui,
Kepala Sekolah

Guru Mata Pelajaran

2016

LP 1: Kognitif Pengetahuan
1. Sebutkan minimal 3 dan jelaskan fungsi dari pola-pola pengetesan sinyal video tersebut?
----------------------------------------------------------------------------------------------------------2. Apakah pola yang digunakan untuk pengecekan kemurnian warna, reproduksi proper
warna dan semua performansi penerima TV? Sertakan gambarnya!
----------------------------------------------------------------------------------------------------------3. Apakah nama pola berdasarkan gambar-gambar berikut!

(a)____________________ (b)__________________ (c)____________________


4. Sebutkan beberapa kegunaan dari pattern generator!
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kunci Jawaban Kognitif Pengetahuan (LP3)


1. Pola-pola pengetesan sinyal video:
a) Pola batang horisontal digunakan untuk mengecek linieritas penguat vertikal.
b) Pola batang vertical digunakan untuk mengecek linieritas penguat horizontal.
c) Pola cross hatch digunakan untuk kedua
aspect ratio.

pemusatan

linieritas gambar dan

d) Pola titik disediakan untuk melakukan pengecekan dan pengaturan konvergensi


statis gambar di tengah layar dengan kecerahan rendah.
e) Pola putih tanpa informasi disediakan untuk pengecekan kesatuan kecerahan
layar pada saat tidak ada hum.
f) Pola gambar warna disediakan untuk pengecekan kemurnian warna, reproduksi
proper warna dan semua performansi penerima.

2. Pola yang digunakan untuk pengecekan kemurnian warna, reproduksi proper warna dan
semua performansi penerima TV adalah pola gambar warna.

Pola gambar warna.


3. Nama pola berdasarkan gambar:

(a) pola batang horizontal

(b) pola cross hatch

(c) pola batang vertical

4. Macam-macam kegunaan pattern generator:


a) Pengecekan garis dan kerangka waktu linieritas bantang.
b) Pengecekan lebar dan tinggi gambar.
c) Pengecekan IF video.

d) Pengaturan tingkat IF suara.


e) Pengecekan bagian AGC.
f) Pelacakan gangguan penguat video dan penggunaan keluaran video variabel.

20

Pedoman Penilaian LP 3 : Kognitif Pengetahuan


No.
Soal

1.

2.

Pertanyaan
(Skor Maksimum)

Kriteria Penilaian

Sebutkan minimal 3 dan jelaskan Siswa tidak menjawab pertanyaan atau


fungsi dari pola-pola pengetesan menjawab tetapi jawaban salah
Siswa menjawab benar hanya 1
sinyal video tersebut? (skor 25)
Siswa menjawab benar hanya 2
Siswa menjawab 3 atau lebih dengan
benar
Siswa tidak menjawab pertanyaan atau
menjawab tetapi jawaban salah
Siswa menjawab benar polanya tetapi
gambarnya salah atau sebaliknya
Siswa menjawab dengan benar

Apakah pola yang digunakan untuk


pengecekan
kemurnian
warna,
reproduksi proper warna dan semua
performansi penerima TV? Sertakan
gambarnya! (skor 25)
Siswa tidak menjawab pertanyaan atau
Apakah nama pola berdasarkan
menjawab tetapi jawaban salah
gambar-gambar berikut! (skor 25)

3.

Sebutkan beberapa kegunaan dari


pattern generator!
4.

Siswa menjawab benar hanya 1 gambar


dari 3 gambar yang ada
Siswa menjawab benar 2 gambar dari 3
gambar yang ada
Siswa menjawab 3 gambar dengan benar
Siswa tidak menjawab pertanyaan atau
menjawab tetapi jawaban salah
Siswa menjawab benar hanya 1
Siswa menjawab benar hanya 2
Siswa menjawab 3 atau lebih dengan
benar

Skor
0
5
10
25
0
10
25
0
5
15
25
0
5
10
25

Jumlah Skor yang Diperoleh Siswa

.....

Skor Maksimal

100

LP 2: Keterampilan
Tugas 1:
Lakukanlah suatu percobaan untuk mengecek resolusi sinyal video TV penerima dengan
menggunakan pembangkit pola.
Prosedur:
1. Siapkan sebuah pattern generator, TV penerima dan kabel penghubung.
2. Tugasi siswa untuk mengecek resolusi sinyal video penerima TV sesuai dengan prosedur
1, 2, 3, 4, dan 5.
3. Amati siswa mengecek resolusi sinyal video penerima TV tersebut.
4. Berikan skor kinerja siswa dengan mengacu pada Format Asesmen Kinerja dibawah ini.
5. Berikan format ini kepada siswa sebelum asesmen dilakukan.
6. Siswa diizinkan mengases kinerja mereka sendiri dengan menggunakan format berikut.
Format Asesmen Kinerja Keterampilan
No
1.
2.
3.

4.
5.

Rincian Tugas Kinerja


Menghidupkan pattern generator dan
TV penerima.
Menyambungkan pattern generator
dengan kabel penghubung ke
penerima TV.
Mengatur saklar pemilih kanal untuk
mendapatkan kanal 2 4.
Menggambar gelombang tangga hasil
dari pattern generator pada layar
penerima TV.
Mengganti pola pengecekan pada
pattern generator untuk mengecek
resolusi sinyal video yang lain pada
layar penerima TV.
Skor Total

Nilai Kinerja =

Skor
Maksimun

Nilai
Kinerja

Bobot Penilaian
0

10
10

20

30

30
100

Skor Maksimum x Bobot Penilaian


2

Tabel Kriteria Penskoran Keterampilan


No
1.

Rincian Tugas
Kinerja
Menghidupkan
pattern generator
dan TV penerima.

0
Tidak bisa
menghidupkan
pattern generator
dan TV penerima.

Skor dan Deskriptor


1
2
bisa
bisa menghidupkan
menghidupkan
TV penerima tapi
pattern generator
pattern generator
tapi TV penerima
tidak hidup.
tidak hidup.
Bisa
Bisa
menyambungkan
menyambungkan
pattern generator
pattern generator
dengan kabel
dengan kabel
penghubung ke
penghubung ke
penerima TV tapi
penerima TV
belum rapi dan
dengan rapi tapi
teliti.
belum teliti.
Bisa mengatur
Bisa mengatur
saklar pemilih
saklar pemilih
kanal tapi hanya
kanal tapi hanya
mendapat kanal 2. mendapat kanal 4.

2.

Menyambungkan
pattern generator
dengan kabel
penghubung ke
penerima TV.

Tidak bisa
menyambungkan
pattern generator
dengan kabel
penghubung ke
penerima TV.

3.

Mengatur saklar
pemilih kanal
untuk
mendapatkan
kanal 2 4.

Tidak bisa
mengatur saklar
pemilih kanal
untuk
mendapatkan
kanal 2 4.

4.

Menggambar
gelombang tangga
hasil dari pattern
generator pada
layar penerima
TV.

Tidak bisa
menggambar
gelombang tangga
hasil dari pattern
generator pada
layar penerima
TV.

Bisa menggambar
gelombang tangga
hasil dari pattern
generator pada
layar penerima TV
tapi masih belum
rapi dan teratur.

5.

Mengganti pola
pengecekan pada
pattern generator.

Tidak bisa
mengganti pola
pengecekan pada
pattern generator.

Bisa mengganti
pola pengecekan
pada pattern
generator tapi
masih
belumteratur dan
tidak sesuai
dengan prosedur.

Bisa menggambar
gelombang tangga
hasil dari pattern
generator pada
layar penerima TV
dengan rapi tapi
masih belum
teratur.
Bisa mengganti
pola pengecekan
pada pattern
generator dengan
teratur tapi masih
belum sesuai
dengan prosedur.

3
bisa menghidupkan
pattern generator
dan TV penerima.
Bisa
menyambungkan
pattern generator
dengan kabel
penghubung ke
penerima TV
dengan rapid an
teliti.
Bisa mengatur
saklar pemilih
kanal untuk
mendapatkan kanal
2 4.

Bisa menggambar
gelombang tangga
hasil dari pattern
generator pada
layar penerima TV
dengan rapi dan
teratur.
Bisa mengganti
pola pengecekan
pada pattern
generator dengan
teratur dan sesuai
dengan prosedur.