Anda di halaman 1dari 14

PROPOSAL

BUDIDAYA LELE
KELOMPOK USAHA LELE SANGKURIANG
BARAKALLAH

DESA KARTIASA
Email : barakallah.kartiasa@solution4u.com

TAHUN 2013

BAB I
LATAR BELAKANG
1. DESKRIPSI PROGRAM
a. Gambaran Umum Wilayah
Kecamatan Sambas khususnya Desa Kartiasa sebagai salah satu tempat
berpotensi untuk sentral budidaya ikan air tawar, terutama untuk
wilayah Kabupaten Sambas dan sekitarnya. Desa Kartiasa mempunyai
potensi yang besar pada bidang peternakan dan perikanan. Keadaan air di
wilayah tersebut layak sebagai tempat untuk budidaya ikan air tawar.
b. Ide Program
Desa Kartiasa sebagai suatu daerah masih mempunyai lahan yang cukup
luas dan cocok untuk budidaya ikan lele, serta letaknya yang strategis
untuk pemasaran ikan lele hal ini melihat dekatnya jarak dengan ibukota
kabupaten dan kecamatan dan banyak warga kota yang menyukai
hidangan ikan lele baik itu lele bakar, lele goreng, maupun pecel lele. Ikan
lele merupakan ikan yang relatif mudah untuk dibudidayakan. Kandungan
gizi ikan lele cukup bagus untuk tumbuh kembang otak anak. Harga ikan
lele cukup bersaing. Dan dengan kegiatan usaha budidaya lele ini.
Diharapkan pada anggota kelompok mendapatkan lapangan pekerjaan
ditengah sulitnya mencari kerja.
c. Gagasan Program
Berangkat dari beberapa persoalan dan fakta di lapangan Kelompok
Usaha

hadir

untuk

menjawab

kebutuhan

masyarakat

dengan

mengusahakan suatu program pembinaan untuk masyarakat di sekitar


Desa, Kecamatan bahkan Kabupaten melalui usaha budidaya lele.
Program budidaya lele ini diharapkan mampu menyerap tenaga kerja,
meningkatkan taraf hidup masyarakat dan menambah gizi masyarakat
pada umumnya.
Namun sekarang program kegiatan kami ini mendapatkan beberapa
hambatan, diantaranya modal & pemenuhan pangsa pasar . kami saat ini

hanya memiliki 5 buah kolam dengan kapasitas ikan hanya berjumlah


4000 ekor , & selama ini kami telah berhasil panen sebanyak 2 kali,
namun kami masih kewalahan untuk memenuhi permintaan pasar yang
banyak ini , bergerak dari masalah inilah kami bergegas untuk
memajukan permohonan bantuan ini.
2. TUJUAN PROGRAM
Tujuan dari program ini adalah untuk memberdayakan anggota kelompok
pada awalnya dan masyarakat di Desa Kartiasa hingga Kecamatan melalui
program pembinaan dan usaha budidaya Lele.
3. MANFAAT PROGRAM
Program

ini

ditekankan

untuk

dapat

memberdayakan

masyarakat,

meningkatkan pendapatan masyarakat dan untuk mencukupi kebutuhan gizi


masyarakat.

BAB II
ASPEK TEKNIS BUDIDAYA
1. Pembesaran
Lele yang dipilih untuk pembesaran adalah lele yang didatangkan dari tempat
pembenihan yang sudah bersertifikat dengan ukuran 5-6 cm. Pembesaran
lele di dalam kolam pembesaran dengan menggunakan kolam terpal dengan
ukuran 3 x 4 meter.
2. Persiapan Kolam Pembesaran
Pastikan terlebih dahulu dasar kolam rata dan dinding kolam rapi. Proses
pertama kali adalah melakukan pemberantasan hama. Hal ini dilakukan agar
ikan dapat tumbuh tanpa ada gangguan kesehatan yang disebabkan oleh
hama. Kegiatan ini dilakukan dengan cara menaburkan kapur (gamping)
serata mungkin di dasar kolam pembesaran dengan dosis rata-rata 20-30
g/m2. selama kapur ditaburkan kolam dibiarkan kering selama 5-7 hari,
kemudian kembali diairi air setinggi 15 cm. Saat sudah terisi air, kapur
ditaburkan kembali dengan dosis 30-50 g/m2. biarkan kolam tersebut selama
3 hari.
3. Pemupukan Kolam
Kolam yang sudah dibiarkan selama 3 hari sesudah pengapuran perlu diberi
pupuk. Sebelum pemberian pupuk, air kapur di dalam kolam sebaiknya
dibuang terlebih dahulu. Pemupukan ini harus dilakukan dengan tujuan
menciptakan jasad-jasad renik didalam kolam agar nantinya lele yang dilepas
di dalamnya tidak akan kekurangan pakan.
Jenis dan dosis pupuk yang dibutuhkan pada pembesaran lele ini adalah
Pemupukan dengan kotoran ternak kambing berkisar antara 500-700
gram/m2. Pupuk tersebut dimasukan kedalam karung yang sebelumnya
sudah diberi lubang - lubang. Kemudian kolam diisi air hingga setinggi 20 cm
atau disesuaikan dengan besarnya benih lele.

4. Pelepasan Benih ke Kolam


Sebelum benih atau anakan lele dilepaskan ke kolam pembesaran, pH
(derajat keasaman) air, suhu air, dan kedalaman air harus diamati secara
seksama. Idealnya, pH air ideal untuk lele berkisar 6-9. Bila pH air kurang
dari 6 atau lebih dari 9, benih lele dapat mati. Untuk suhu air idealnya 22 32
0C.

Sementara kedalaman air yang ideal antara 40-80 cm dengan kemiringan

kolam dari pemasukan air ke pembuangan 0,5%. Bentuk kolam yang ideal
untuk pemeliharaan ikan lele adalah empat persegi panjang dengan ukuran
100-500 m2
5. Pemberian Pakan
Selama pembesaran di kolam, pakan sangat dibutuhkan benih untuk
pertumbuhannya. Jenis, dosis, dan cara pemberian pakan harus diperhatikan
agar efisien. Hal ini bertujuan untuk mengurangi pemborosan biaya pakan.
a) Jenis pakan
Sejak dilepaskan di kolam pembesaran umur sekitar 14 hari hingga umur
60 hari hari, benih lele mengalami tiga kali pergantian jenis pakan sesuai
tingkat umurnya. Pada umur 0 14 hari, jenis pakan yang diberikan
berbentuk butiran pelet berdiameter rata-rata 0,5 mm. Pakan ini
merupakan pakan buatan pabrik dengan kode produksi FFF 999. Pada
umur 14 30 hari, jenis pakannya berbentuk butiran pelet berdiameter
rata-rata 1 - 1,5 mm dengan kode produksi 781-2. Sementara pada umur
lebih dari 30 - 60 hari, jenis pakan yang diberikan berbentuk butiran pelet
berdiameter 1,5 2 mm dengan kode produksi 781 (Polos).
b) Jadwal pemberian pakan
Jadwal pemberian pakan pada lele harus diperhatikan dengan baik. Bila
pemberian pakan tidak teratur, akan berakibat kurang baiknya
pertumbuhan lele dan terjadinya pemborosan pakan. Adapun jadwal
pemberian pakan dilakukan setiap hari pada pukul 08.00 09.00; 13.00
14.00; dan 19.00 20.00.
Pemberian pakan harus merata di seluruh permukaan kolam untuk
memastikan bahwa semua lele sudah memperoleh pakan. Sebagai tanda

bahwa lele tersebut sudah kenyang, pakan yang diberikan tampak


mengapung di permukaan kolam.

BAB III
ANGGOTA KELOMPOK BUDIDAYA LELE
BARAKALLAH
Dikarenakan masih sangat besarnya potensi budidaya lele di Kabupaten
Kepulaua Meranti, maka kami kelompok Usaha Bersama BARAKALLAH
berupaya mengembangkan pembudidayaan lele yang berlokasi di Desa Kartiasa
Kecamatan Sambas Kabupaten Sambas. Adapun pengurus Kelompok Usaha
Bersama BARAKALLAH terdiri dari :
1.

Ketua

: HENDRA SUTRISNA

2.

Sekretaris

: MAULIDIN

3.

Bendahara : M. SAINI

ANGGOTA :
1.

NASIHIN

2.

IRHAM

3.

RASYIDI

4.

MAHFUS

5.

HASAN

6.

BURHAN

7.

DIAN

8.

NURDIN

9.

HENDRI (LONG EEN)

10.

HERTAN

11.

SAFANI

12.

ANAS

BAB IV
RENCANA ANGGARAN DAN GAMBARAN KEUNTUNGAN

A. Anggaran

KOMPONEN BIAYA

SATUAN

BIAYA

TOTAL

1. Kolam Terpal Uk. 4 x 3 Meter

45

Petak

325.000

14.625.000,-

2. Peralatan dan Pengairan

15

Paket

580.000

8.700.000,-

A. Biaya Investasi

Total Biaya Investasi

23.325.000,-

B. Biaya Variabel
3. Benih Ikan Uk. 5 6 cm

45.000

Ekor

550

24.750.000,-

4. Pengadaan pakan
a) Umur 0 - 14 Hari

128

Karung

170.000

21.760.000,-

43

Karung

310.000

13.330.000,-

43

Karung

310.000

13.330.000,-

Paket

3.505.000

3.505.000,-

(1 Karung 10 Kg)
b) Umur 14 30 Hari
(1 Karung 30 Kg)
c) Umur 30 Hari Panen
(1 Karung 30 Kg)
5. Obat-obatan dll.
Total Biaya Variabel

76.675.000,-

Total Anggaran Biaya

100.000.000,-

BIAYA KESELURUHAN = Rp. 100.000.000,( Seratus Juta Rupiah )

B. Pendapatan
Penjualan (asumsi 85% hidup perekor 2 ons) panen 3 bulan setelah tebar
benih.
(85% x 45.000)/5 x Rp.20.000
(38.250/5) x Rp.20.000
7.650 x Rp.20.000
Rp.153.000.000,00
C. Keuntungan
Panen ke I dibulan kedua
Keuntungan = Penjualan Total Pengeluaran
Rp. 153.000.000 Rp. 100.000.000
Rp. 53.000.000,Panen ke II dan Siklus berikutnya / Panen
Keuntungan = Penjualan Biaya Variabel
Rp. 153.000.000 Rp. 76.675.000
Rp. 76.325.000,PERHITUNGAN BEP LABA USAHA DAN PERSENTASE LABA
Modal Kerja
= Biaya Tetap (Fixed Cost) + Biaya Tidak Tetap (Variable Cost)
= Rp. 23.325.000 + Rp. 76.675.000
= Rp. 100.000.000,-

BEP
Penjualan (Sales)

= 7.650 x Rp. 20.000,= Rp. 153.000.000,-

FC

= Rp. 23.325.000,-

VC

= Rp. 76.675.000,-

BEP (Unit)

= FC/(P-VC)
= 0.31 Ekor

BEP (Rp)

= FC/1-(VC/S)
= Rp. 23.325.000 / Rp. 0.5
= Rp. 46.756.960,-

LABA USAHA
= S - (FC + VC)
= Rp. 53.000.000,PROSENTASE LABA
= (Laba Usaha / Sales) x 100%
= (Rp. 53.000.000/Rp. 153.000.000) x 100%
= 34.6%

BAB V
PENUTUP
Demikian usulan Bantuan Modal Kerja ini kami sampaikan sebagai wujud
kepedulian terhadap Pemenuhan Lapangan kerja dan Tersedianya produksi
perikanan air tawar untuk kebutuhan masyarakat. Program ini diharapkan dapat
mengurangi tingkat pengangguran di pedesaan dan meningkatkan pendapatan
masyarakat. Semoga ALLAH meridhoi niat dan ikhtiar kita. Aamiin

Kartiasa, 1 Juli 2013


Kelompok Usaha Bersama Barakallah
Ketua

Sekretaris

HENDRA SUTRISNA

MAULIDIN
Mengetahui

Kepala Desa Kartiasa

EDI RAKHMAN

Nomor
Lampiran
Perihal

: 01/KULS/VII/2013
: Proposal
: Mohon Bantuan Modal Usaha
Kepada Yth.
Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Sambas
diSambas

Dengan hormat,
Sehubungan dengan rencana Usaha Budidaya Lele Sangkuriang
oleh Kelompok Usaha Barakallah Desa Kartiasa Kecamatan
Sambas Kabupaten Sambas, maka dengan ini kami mengharapkan
untuk dapat memberikan bantuan Modal Usaha demi terwujudnya
usaha tersebut.
Demikianlah permohonan ini kami sampaikan. Atas perhatian dan
kerjasamanya kami ucapkan terima kasih. Semoga Allah SWT
memberikan balasan yang lebih baik atas bantuan yang Bapak
berikan. Amin.
Kartiasa, 1 Juli 2013
PENGURUS KELOMPOK USAHA LELE SANGKURIANG BARAKALLAH
DESA KARTIASA KECAMATAN SAMBAS KABUPATEN SAMBAS

HENDRA SUTRISNA
Ketua

MAULIDIN
Sekretaris

Mengetahui,
Kepala Desa Kartiasa

EDI RAKHMAN

BERITA ACARA PEMBENTUKAN


KELOMPOK USAHA LELE SANGKURIANG
B A R A K A L L A H
Pada hari ini, Senin tanggal Tiga bulan Desember tahun Dua Ribu Dua Belas,
bertempat di Dusun Bindang Desa Kartiasa Kecamatan Sambas Kabupaten
Sambas, telah dilaksanakan acara pembentukan Kelompok Usaha Lele
Sangkuriang BARAKALLAH.
Peserta musyawarah telah sepakat membentuk Kelompok Usaha yang diberi
nama BARAKALLAH dengan sekretariat beralamat di Jalan Raya Kartiasa
Dusun Bindang RT/RW : 001/001 Desa Kartiasa Kecamatan Sambas Kabupaten
Sambas. Adapun susunan kepengurusan dan daftar anggota Kelompok Usaha
Lele Sangkuriang BARAKALLAH sebagaimana daftar hadir terlampir.
Demikian berita acara ini kami buat dengan sebenarnya dan penuh tanggung
jawab serta untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Pengurus Kelompok Usaha Lele Sangkuriang BARAKALLAH terpilih,


Ketua

Sekretaris

HENDRA SUTRISNA

MAULIDIN
Mengetahui
Kepala Desa Kartiasa

EDI RAKHMAN

LAMPIRAN I : DAFTAR HADIR


No

Nama

Paraf

Keterangan

1.

Hendra Sutrisna

1. ..

Ketua

2.

Maulidin

2. ..

Sekretaris

3.

M. Saini

3. .

Bendahara

4.

Nasihin

4. .

Anggota

5.

Irham

5.

Anggota

6.

Rasyidi

6.

Anggota

7.

Mahfus

7.

Anggota

8.

Hasan

8.

Anggota

9.

Burhan

9. .

Anggota

10.

Dian

10. .

Anggota

11.

Nurdin

11. .

Anggota

12.

Hendri (Long Een)

12. .

Anggota

13.

Hertan

13. ..

Anggota

14.

Safani

14. .

Anggota

15.

Anas

15.

Anggota