Anda di halaman 1dari 2

Jenis Kakao Indonesia:

Varietas kakao yang dibudidayakan di Indonesia pada dasarnya terdiri atas 3


(tiga) jenis:
1. Criolo
Varietas Criolo mendominasi pasar hingga pada pertengahan ke18. Akan tetapi saat ini, jumlah varietas Criolo ini berkurang yang
ditandai dengan sedikitnya pohon Criolo yang masih ada. Jenis ini
dikenal sebagai penghasil biji coklat dengan mutu yang sangat baik
sehingga sering disebut sebagai coklat mulia (fine cocoa) yang
diusahakan oleh perkebunan milik negara yang terdapat pada wilayaj
Jawa Timur dan Jawa Tengah. Varietas ini memiliki ciri sebagai berikut:
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.
i.
j.
k.

Pertumbuhan tanaman kurang kuat dan produksinya relatif rendah;


Tunas-tunas muda umumnya berbulu;
Masa berbuah lambat;
Agak peka terhadap serangan hama dan penyakit;
Kulit buah tipis dan mudah diiris;
Terdapat 10 alur yang letaknya berselang-seling, dimana 5 alur
agak dalam dan 5 alur dangkal;
Ujung buah umunya berbentuk tumpul, sedikit bengkok, dan tidak
memiliki bottle neck;
Tiap buah berisi 30-40 biji, yang bentuknya agak bulat sampai bulai;
Endospermaenya berawrna putih;
Warna buah muda umunya merah dan bila sudah masak menjadi
orange;
Berjumlah lebih kurang 7% dari produksi kakao dunia dan
merupakan jenis edel yang dihasilkan di Equador, Venezuela,
Trinidad, Grenada, Jamaika, Srilangka, Indonesia dan Samoa

2. Forastero
Varietas kedua adalah varietas Forestero. Varietas ini memiliki
mutu sedang atau yang juga disebut dengan bulk cocoa atau ordinary
cocoa (kakao curah). Varietas Forestero merupakan varietas terbesar
dan sering ditanami. Varietas ini memiliki ciri sebagai berikut:
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.

Pertumbuhan tanaman kuat dan produksinya tinggi;


Masa berbuah lebih awal;
Umunya diperbanyak dengan seamaian hibrida;
Relatif lebih tahan serangan hama dan penyakit;
Kulit buah agak keras tetapi permukaanya halus;
Alur-alur pada kulit buah agak dalam;
Memiliki bottle neck dan ada pula yang tidak memiliki;
Endospermaenya berwarna ungu-tua dan berbentuk gepeng;

i. Kulit buah berawarna hijau terutama yang berasal dari Amazona.


3. Trinitario/ Hibrida
Varietas Trinitario disebut sebagai varietas Hibrida dikarenakan
varietas ini merupakan bentuk persilangan antara varietas Criolo dan
Forastero. Ciri-ciri yang dimiliki di antaranya sebagai berikut:
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.

Kakao jenis ini menghasilkan biji kakao fine flavour cocoa dan
ada yang termasuk dalam bulk cocoa;
Memiliki pertumbuhan yang cepat;
Fermentasi singkat;
Produktivitas tinggi;
Tahan penyakit Vaskular Streak Dieback;
Bentuknya bermacam-macam dengan buah berwarna hijau dan
merah;
Biji kakaonya juga bermacam-macam dengan kotiledon berwarna
unggu muda sampai unggu tua pada saat basah;

Sumber:
http://kemenperin.go.id
http://seputarpertanian.com