Anda di halaman 1dari 5

PERATURAN MENTERI KEUANGAN BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA KM STAN

NOMOR 1/PMK/2016
TENTANG
PENCAIRAN DANA CADANGAN BADAN KELENGKAPAN KM STAN
MENTERI KEUANGAN BEM KM STAN,
Menimbang : a. Bahwa untuk menjamin kepastian hukum dan demi kelancaran
pelaksanaan kegiatan Badan Eksekutif Mahasiswa Sekolah Tinggi
Akuntansi Negara sebagai pelaksana organisasi dan wakil
organisasi baik kedalam maupun ke luar;
b. Bahwa perlunya perencanaan pendapatan dan belanja sebagai
dasar pengelolaan keuangan Keluarga Mahasiswa Sekolah Tinggi
Akuntansi Negara;
c. Bahwa kewajiban Badan Eksekutif Mahasiswa untuk mengelola
keuangan Keluarga Mahasiswa Sekolah Tinggi Akuntansi Negara
yang telah ditetapkan oleh Sidang Paripurna Badan Legislatif
Mahasiswa;
Mengingat

: a. Anggaran Dasar Keluarga Mahasiswa Sekolah Tinggi Akuntansi


Negara Bab XV Pasal 32;
b. Anggaran Rumah Tangga Keluarga Mahasiswa Sekolah Tinggi
Akuntansi Negara Bab XII Pasal 42 dan 43.
c. Ketetapan Badan Legislatif Mahasiswa Sekolah Tinggi
Akuntansi Negara Nomor : /TAP-01/BLM/I/2016 Tentang Anggaran
Pendapatan Dan Belanja Keluarga Mahasiswa Sekolah Tinggi
Akuntansi Negara Tahun Anggaran 2016
MEMUTUSKAN :

Menetapkan :

PERATURAN MENTERI KEUANGAN BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA


TENTANG PENCAIRAN DANA CADANGAN BADAN KELENGKAPAN

KM STAN

Pasal 1
Ketentuan Umum
(1) Badan Kelengkapan KM STAN yang selanjutnya disebut BK KM STAN adalah
organisasi kemahasiswaan yang berada di dalam KM STAN.
(2) Badan Legislatif Mahasiswa KM STAN yang selanjutnya disebut BLM adalah
BK KM STAN yang berperan sebagai pemegang kedaulatan tertinggi di KM
STAN.
(3) Badan Eksekutif Mahasiswa KM STAN yang selanjutnya disebut BEM adalah
BK KM STAN yang berperan sebagai pelaksana sekaligus koordinator kegiatan
dan keuangan BK KM STAN.
(4) Anggaran Pendapatan dan Belanja KM STAN yang selanjutnya disebut APB KM
STAN adalah rencana keuangan tahunan KM STAN yang disetujui oleh BLM.
(5) Pendapatan adalah hak yang diakui KM STAN sebagai penambah nilai
kekayaan bersih.
(6) Belanja adalah kewajiban yang diakui KM STAN sebagai pengurang nilai
kekayaan bersih.
(7) Dana Cadangan adalah proporsi dana yang berasal dari iuran anggota baru
KM STAN yang merupakan hak dari BK KM STAN.
(8) Penerimaan adalah uang yang masuk ke kas KM STAN.
Pasal 2
Anggaran Pendapatan dan Belanja KM STAN
(1) APB KM STAN terdiri atas pendapatan dan belanja.
(2) Pendapatan bersumber dari dana alokasi KM STAN dan pendapatan lainnya.
(3) Belanja terdiri dari Belanja Rutin, Belanja Proyek, Belanja Modal, Belanja Tak
Terduga, dan Transfer ke BLM, BEM, BAK, LPM, HMS, dan LK.
Pasal 3
Dana Alokasi KM STAN
(1) Dana Alokasi KM STAN berasaldari:
1. Dana Cadangan;
2. Dana Transfer dari PKN STAN.
(2) Pemberian alokasi dana yang telah ditetapkan oleh BLM diberikan oleh BEM
dilakukan dua kali dalam satu periode Kepengurusan.
(3) Dalam rangka akuntabilitas dan transparansi, pencairan alokasi dana dan
subsidi kepada Badan Kelengkapan KM STAN hanya dapat dilakukan jika:

a. Selain Badan Otonom dan UKM, Badan Kelengkapan KM STAN telah


menyerahkan

Laporan

Pertanggungjawaban

penggunaan

dana

tahun

sebelumnya kepada BLM;


b. Badan Otonom telah menyerahkan laporan kegiatan kepada BLM dan telah
menyerahkan Laporan Penggunaan Keuangan yang diperoleh dari subsidi
BEM kepada BEM.
Pasal 4
Pencairan Dana Cadangan KM STAN
(1) Permohonan Pencairan Dana Cadangan dilakukan dengan membuat:
a. Surat Permohonan Pencairan Dana Cadangan
b. Program Rencana Kegiatan
(2) Permohonan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disampaikan paling
lambat 4 bulan sejak dimulainya periode anggaran.
(3) Apabila permohonan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
belum

diterima

Bendahara

Umum

KM

STAN

sampai

jangka

waktu

sebagaimana dimaksud pada ayat (2), permohonan tersebut dianggap tidak


diajukan.
(4) Dana Cadangan dalam periode anggaran berjalan tidak dapat dicairkan pada
periode anggaran berikutnya. Dalam hal terdapat saldo Dana Cadangan yang
belum dicairkan maka alokasi Dana Cadangan akan dimasukkan kedalam
akun SILPA periode anggaran berjalan.
Pasal 5
Potongan Kewajiban
(1)Dalam hal terdapat kewajiban yang belum dilunasi oleh BK KM STAN kepada
Bendahara Umum KM STAN, maka besaran dana cadangan yang diterima
dipotong sesuai dengan besaran kewajiban tersebut.
Pasal 6
KetentuanPenutup
Ketetapan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.
Apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan dan kekurangan, maka akan
diperbaiki sebagaimana mestinya.

Ditetapkan

di

Tangerang

Selatan
Pada tanggal 29 Januari 2016
Menteri
Keuangan
Badan
Eksekutif Mahasiswa STAN,

Rizki Septian
NPM 154060006646