Anda di halaman 1dari 2

1 PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Histologi berasal dari kata histo dan logos. Histo berarti jaringan dan logos
berarti ilmu sehingga histologi adalah ilmu yang mempelajari tentang sel, organ dan
jaringan tubuh secara mikroskopik. Histologi sangat diperlukan dalam mempelajari
struktur jaringan normal suatu organ atau alat tubuh lain baik struktur anatomi
maupun fisiologi. Hal ini sangat penting dalam mengenali suatu kondisi patologi
yang merupakan akibat suatu penyakit dan perubahan-perubahan seluler. Ilmu yang
mempelajari kelainan patologi (abnormal) suatu jaringan disebut histopatologi.
Struktur jaringan normal maupun abnormal dapat dipelajari dengan
mikroskop dalam bentuk preparat jaringan. Preparat ini dibuat melalui proses
pengolahan jaringan sampai didapatkan preparat yang telah diwarnai. Dengan
demikian, struktur histologi dapat terlihat jelas sehingga memudahkan pembacaan
jaringan. Pembuatan preparat sediaan histologi dilakukan melalui beberapa tahap
yaitu persiapan, pengolahan, pengirisan dan pewarnaan jaringan.
Persiapan jaringan meliputi tahap fiksasi, pemotongan jaringan, pelabelan
specimen, refiksasi dan dekalsifiksasi. Selanjutnya, pengolahan jaringan dilakukan
dengan tahap dehidrasi, penjernihan, penyusupan paraffin dan pembuatan blok.
Jaringan berparaffin dalam bentuk blok yang akan dibuat irisan tipis jaringan dengan
mikrotom sehingga menjadi preparat yang dapat diwarnai dengan beberapa jenis
pewarnaan jaringan seperti pewarnaan hematoksilin-eosin, giemsa, ziehlneelsen
dan lain-lain.
Preparat yang telah diwarnai dapat diamati struktur jaringannya dengan
mikroskop. Pengamatan struktur jaringan dilakukan dengan membandingkan

struktur tersebut dengan struktur jaringan normal. Struktur jaringan normal dan
abnormal yang sering diamati antara lain sistem peredaran darah (jantung dan
limpa), sistem pernafasan (insang), sistem pencernaan (usus dan hati), sistem
ekskresi (ginjal), sistem pergerakan (otot) dan kulit.
1.2 Tujuan
Tujuan dari magang ini adalah untuk mengetahui secara langsung dan untuk
memperoleh pengetahuan dan keterampilan mengenai teknik pembuatan preparat
histopatologi jaringan tubuh ikan di Balai Karantina Ikan (BKI) Juanda Surabaya,
Jawa Timur.
1.3 Manfaat
Manfaat yang diharapkan dari kegiatan magang ini adalah memperoleh
pengalaman dan ketrampilan secara langsung sehingga mampu memadukan teori
yang diterima dengan pengetahuan yang diperoleh saat praktek.
1.4 Tempat dan Waktu
Pelaksanaan Magang ini dilakukan di Laboratorium Histopatologi Balai
Karantina Ikan (BKI) Juanda Surabaya, Jawa Timur. Waktu pelaksanaan Magang ini
dimulai pada bulan Juni Juli 2013.