Anda di halaman 1dari 14

EKONOMI & BISNIS

Cara Budidaya Jamur Tiram Untuk Pemula


Miftahul Yahyadanusa
Seorang Anak Muda yang gemar bermain dan menyukai hal-hal yang membuat orang lain
bahagia.

http://www.infoagribisnis.com/

Budidaya jamur tiram sangat cocok untuk daerah yang memiliki iklim tropis
seperti Indonesia. Jika kamu ingin usaha budidaya jamur tiram investasi
yang dikeluarkan cukup murah dan bisa kamu lakukan secara bertahap.
Bagian tersulitnya adalah membuat baglog, media tanam yang harus
diinokulaikan dengan bibit jamur.
Ada dua kegiatan utama yang harus dilakukan dalam membudidayakan
jamur tiram ini. Tahap pertama adalah membuat media tanam dan
menginokulasikan bibit jamur ke dalam media tanam tersebut. Sehingga

media akan ditumbui miselium berwarna putih seperti kapas. Tahap kedua
adalah menumbuhkan miselium tersebut menjadi badan buah.
Biasanya pendatang baru, memulai kegiatan budidaya dengan
menumbuhkan baglog menjadi daging buah. Sementara pengadaan baglog
yang siap tumbuh didapat dengan membeli dari orang lain. Kemudian
setelah kegiatan budidayanya mulai berkembang dan volumenya banyak,
barulah mencoba membuat baglog sendiri.

Menyiapkan Kumbung

alamtani.com

Kumbung atau rumah jamur adalah tempat untuk merawat baglog dan
menumbuhkan jamur. Kumbung biasanya sebuah bangunan yang berisi rak-rak
untuk meletakkan baglog. Lumbung harus memiliki kemampuan untuk menjaga suhu
dan kelembaban.
Kumbung terbuat dari bambu atau kayu, dinding kumbung biasanya terbuat dari
gedek atau papan serta atapnya terbuat dari genteng atau sirap. Jangan
menggunakan atap asbes atau seng, karena atap tersebut dapat membuat suhu
udara menjadi panas. Sedangkan lantainya biarkan dari tanah saja, karena membantu
penyerapan air pada saat menyiram jamurnya.
Di dalam kumbung harus ada rak berupa kisi-kisi yang dibuat secara bertingkat. Rak
tersebut berfungsi sebagai penyusun baglog. Rangka raknya bisa kamu buat dari
bambu atau kayu. Rak harus diletakkan berjajar antara rak satu dengan yang lain
dipisahkan oleh lorong-lorong agar memudahkan kamu udah melakukan perawatan.

Ukuran ketinggian ruang antar rak sebaiknya tidak kurang dari 40 cm, rak juga dapat
kamu buat 2-3 tingkat.
Lebar rak sebaiknya 40 cm dan panjang setiap rus rak 1 meter. Pada setiap ruas rak
sebesar ini dapat menampung 70-80 baglog. Kamu dapat sesuaikan rak dengan
jumlah baglog yang ingin kamu budidayakan.

Menyiapkan Baglog

jamuronline.blogspot.com

Baglog adalah media tanam tempat meletakkan bibit jarum tiram. Bahan utama dari
pembuatan baglog ini adalah serbeuk gergaji, karena jamur tiram termasuk jamur
kayu. Baglog biasanya dibugkus plastik berbentuk silinder, dimana salah satu
ujunganya diberi lubang. Di lubang tersebut jamur tiram akan tumbuh keluar.

Pada saat kamu melakukan budidaya jarum tiram dalam skala yang besar, para petani
biasanya membuat baglog sendiri. Namun, bagi kamu yang pemula , atai petani
dengan modal terbatas sebaiknya baglog dibeli dari orang lain dan kamu pun bisa
fokus menjalanakan usaha budidaya.

Cara Merawat Baglog

karyapetanijamur.wordpress.com

Terdapat dua cara menyusun baglog dalam rak, yakni kamu dapat meletakkan secara
vertikal dimana lubang baglog menghadap ke atas. Serta secara horizontal, lubang
baglog menghadap ke samping.

Kedua cara ini memiliki kelebihan masing-masing. Baglog yang disusun secara
horizontal lebih aman dari siraman air. Jika penyiraman berlebihan, air tidak akan
masuk ke dalam baglog. Selain itu, untuk pemanenan juga lebih mudah. Hanya saja,
saat penyusun lebih banyak menyita tempat.

Cara Merawat Jamur Tiram

http://agennasa.com/

Sebelum baglognya disusun, buka terlebih dahulu cincin dan kertas penutup baglog.
Kemudian diamkan selama kurang lebih lima hari.
Setelah itu, potong ujung baglog agar memiliki ruang pertumbuhan lebih lebar.
Diamkan selama 3 hari jangan dulu disiram. Penyiraman cukup pada lantai saja.
Untuk penyiraman gunakan spray, penyiraman sebaiknya membentuk kabut, bukan

tetesan air. Semakin sempurna pengabutan maka akan semakin baik jamur nya.
Lakukan penyiraman 2-3 kali sehari, tergantung pada suhu dan kelembaban
kumbung.

Pengendalian Hama

www.satujam.com

Selain pemeliharaan pada baglog, kamu juga perlu melakukan perawatan untuk
mencegah atau mengendalikan hama dari penyakit yang bisa menyerang jamur tiram
kapan saja. Hama dan penyakit yang menyerang tentu dipengaruhi oleh keadaan
lingkukan maupun jamur itu sendiri. Sehingga tempat budidaya harus dibersihkan
dengan penyemprotan formalin pada area sekitar kumbung, secara berkala.

Panen Budidaya Jamur Tiram

obattrep.blogspot.com

Jika baglog yang digunakan permukaannya telaj tertutup sempurna dengan miselium,
biasanya dalam 2 minggu sejak pembukaan baglog, jamur sudah mulau tumbuhh dan
sudah dapat dipanen. Baglog jamur dapat dipanen sebanyak 5-8 kali, jika
perawatannya baik. Baglog yang memiliki berawat sekitar 1 kg akan menghasilkan
jamur kurang lebih 0,7-0,8 kg.
Pemanenan dapat dilakukan pada jamur yang telah mekar dan membesar. Tepatnya
di ujung-ujungnya telah terlihat meruncing. Namun tudungnya belum pecah
warnanya masih putih berserih. Jika masa panen lewat setengah hari saja, maka
warna dari jarum tiram akan berubah menjadi kuning kecoklatan dan tudungnya
pecah. Jika sudah begini, jamur akan cepat layu dan tidak akan bertahan lama. Perlu
diperhatikan bahwa dalam proses panen harus tepat sesuai jadwal. Jarak panena
pertama ke panen berikutnya berkisar 2-3 minggu.

Peluang Usaha dari


Budidaya Jamur Kuping

Sebelum Terjun Ke Bisnis Menanam Dan Budidaya


Jamur Tiram, Ketahui H... Jeruk Lemon

Menanam Dan Bud


Jambu Biji

BERIKUTNYA

KONTRIBUSITULISAN
Ingin karya tulismu dibaca banyak orang? Satu Jam siap menjadi wadah untuk
menyalurkan karya-karya kamu kepada lebih dari 1 juta pembaca.
Siap menulis? Klik di sini.

KONTENPILIHAN

Setelah Mengetahuinya, Masihkah Kamu Menggunakan Produk dari 7 Perusahaan Pendukung LGBT
Ini?

6 Lagu Daerah Kalimantan Timur beserta Liriknya

Cara Mudah Membuat Bolu Kukus Gula Merah Mekar Sempurna

6 Game Perang Terbaik yang Wajib Kamu Coba Mainkan

4 Cara Menghilangkan Jerawat pada Bayi

Cara Membuat Kue Sus yang Rasanya Maknyuss

Sejarah Dipilihnya 22 Desember Sebagai Hari Ibu

6 Cara Ampuh Mengatasi Asam Lambung Tanpa Obat

Inilah 5 Alasan Mengapa Kamu Tidak Boleh Kencing Berdiri

Mengobati Gusi Bengkak