Anda di halaman 1dari 4

ANDA

MENGALAMI

LUKA

BAKAR?

BEGINILAH

PENANGANAN PERTAMANYA.
Dalam kehidupan sehari-hari, tidak jarang kita menghadapi permasalahan
mengenai luka bakar, baik luka bakar yang kecil maupun luka bakar
secara luas dan mendalam. Sebetulnya apakah arti dari luka bakar itu?
Luka bakar adalah kerusakan pada kulit yang disebabkan oleh panas,
kimia, elektrik, maupun radiasi. Bila secara terperinci, luka bakar dapat
disebabkan oleh :
1. Panas

: basah (air panas, minyak)


Kering (uap, metal, api)
2. Kimia
: Asam kuat seperti asam sulfat
Basa kuat seperti natrium hidroksida
3. Listrik : Voltage tinggi, petir
4. Radiasi : X-Ray
Jika kita mengenal lebih mendalam lagi luka bakar dapat dibagi menjadi
beberapa derajat, tergantung dari warna, kulit melepuh berisi air atau
melenting ( dalam bahasa medis disebut sebagai bula), dan nyeri pada
daerah yang terkena luka bakar.
1. Grade I
Kerusakan pada epidermis (kulit bagian luar), kulit kering
kemerahan, nyeri sekali, sembuh dalam 3 - 7 hari dan tidak
ada jaringan parut.
2. Grade II
Kerusakan pada epidermis (kulit bagian luar) dan dermis (kulit
bagian dalam), terdapat vesikel (benjolan berupa cairan atau
nanah) dan oedem sub kutan (adanya penimbunan dibawah
kulit), luka merah dan basah, mengkilap, sangat nyeri,
sembuh dalam 21 - 28 hari tergantung komplikasi infeksi.
3. Grade III
Kerusakan pada semua lapisan kulit, nyeri tidak ada, luka
merah keputih putihan (seperti merah yang terdapat serat
putih dan merupakan jaringan mati) atau hitam keabu-abuan
(seperti luka yang kering dan gosong juga termasuk jaringan

mati), tampak kering, lapisan yang rusak tidak sembuh sendiri


sehingga diperlukannya skin graft atau pencangkokan kulit
dari bagian tubuh yang lain.

Luka bakar dapat kita nilai seberapa besar luasnya. Cara paling mudah
adalah menggunakan telapak tangan kita, 1% luas luka bakar setara
dengan luas permukaan telapak tangan kita. Namun, secara terperinci
luas luka bakar pada dewasa dan anak-anak dihitung secara berbada
tergantung pada daerah manakah bagian yang terkena. Dalam bahasa
medis dikenal sebagai Rule of 9s

Lalu, bagaimanakah pertolongan pertama yang dapat dilakukan apabila


seseorang terkena luka bakar?
1. Bilaslah bagian yang terkena luka bakar dengan air mengalir
ataupun air mineral selama 15-30 menit untuk mengurangi
bengkak, kemerahan, nyeri, serta kerusakan jaringan yang

berlebihan. Tidak usah menggunakan air hangat ataupun air


dingin.

Menurut

beberapa

penelitian,

air

dingin

dapat

menyebabkan hipotermia ( suhu <36.5C) dan kerusakan


jaringan yang lebih parah.
2. Lepaskan perhiasan ataupun pakaian yang menempel pada
area yang terkena luka bakar sebelum area tersebut semakin
bengkak dan merah.
3. Jangan memecahkan

bagian

luka

bakar

yang

melepuh

(melebihi jari kelingking). Apabila sudah ada bagian yg pecah


bersihkan dengan air mengalir dan ditutup dengan kassa
steril. Jangan berikan salep atau bahan oles apapun untuk
memudahkan

dokter

menilai

luka

bakar

tersebut

dan

mencegah terjadinya infeksi.


4. Pada daerah yang terkena luka bakar tidak perlu dibebat
secara kencang, biarkan saja dibebat secara longgar untuk
mengurangi tekanan pada daerah yang terkena luka bakar.
5. Apabila luka bakar disebabkan oleh listrik, yang pertama
dilakukan adalah memutuskan arus listrik, setelah itu baru
menolong korban.
6. Apabila terjadi kawasan perindustrian segera bawalah korban
ke

tempat

yang

aman

yang

jauh

dari

sumber

yang

menyebabkan luka bakar.


7. Perhatikan daerah-daerah yang terkena luka bakar, apabila
daerah tersebut adalah daerah tangan, kaki, buah zakar,
muka, bokong, dan sendi-sendi besar, segeralah bawa ke
rumah sakit setelah dibilas dengan air mengalir. Akan lebih
baik dalam waktu kurang dari 6 jam.
8. Untuk penolong usahakan untuk mencuci tangan terlebih
dahulu apabila ingin membersihkan luka bakar.
Semoga ulasan kami ini dapat bermanfaat bagi para pembaca untuk
menangani luka bakar dan tidak panik apabila menghadapi situasi
tersebut.