Anda di halaman 1dari 2

STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL

PENANGANAN TUMPAHAN DARAH/ URINE DAN


MUNTAH PASIEN
Logo dan Nama
Instansi

No. Dokumen

No. Revisi

Halaman

No urut.SPO / unit / instansi / tahun

00

1/1

Tanggal Terbit

Ditetapkan,
Kepala Instansi

SPO

Tgl. terbit
_____________________________

Pengertian

Tujuan

Tindakan yang dilakukan untuk menangani kejadian akibat tumpahan darah/urine dan
muntah pasien yang terjadi pada unit unit pelayanan dengan menggunakan spill kit
1.

Meminimalisir resiko paparan atau transmisi infeksi akibat tumpahan darah/urine


atau muntah pasien

2.

Menjaga area atau lingkungan aman dari sumber penularan infeksi akibat
tumpahan darah/urine atau muntah pasien.

Kebijakan

1.

Keputusan

Direktur

Rumah

Sakit

Umum

Haji

Su

rabaya

Nomor

445/731/SK/304/2011 tentang penetapan buku pedoman pengelolaan limbah B3


dilingkungan RSU Haji Surabaya
2.
Prosedur

Kebijakan direktur tentang Pencegahan dan Pengendalian Infeksi


1. Berikan tanda atau rambu terjadinya ceceran atau tumpahan dilokasi kejadian
2. Petugas yang mengevakuasi tumpahan harus menggunakan APD(Alat
Pelindung Diri) yakni sarung tangan,masker,sepatu dan Apron
3. Siapkan kotak spill kit yang berisi alat dan bahan untuk menangani tumpahan
darah/urine/muntahan.
4. Ambil pasir dari kotak spill kit, kemudian taburkan disekeliling tumpahan
darah/urine/muntahan karena pasir akan menjadi barrier agar tumpahan tersebut
tidak menyebar kemana-mana.
5. Berikan tetesan larutan chlorin 0,5 % atau bayclin sebagai desinfektan tepat
pada posisi ceceran atau tumpahan tersebut dan diamkan 1-2 menit
6. Ambil alat penyerap seperti kanebo atau sejenisnya dan lakukan penyerapan
dengan posisi alat penyerap ditelungkupkan diatas tumpahan dan dikremes serta
diputar searah jarum jam.
7. Buang hasil serapan tersebut ke kantong plastik warna kuning.
8. Ambil sapu kecil dan seerok kecil dari kotak spill kit kemudian sapukan sisa
pasir yang ada dan masukkan kedalam kantong plastik warna kuning.
9. Lakukan pembersihan lantai dengan cara mengepel menggunakan bahan
pembersih lantai untuk menghilangkan bau di area bekas ceceran/tumpahan
darah/urine/muntahan pasien.

STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL


PENANGANAN TUMPAHAN DARAH/ URINE DAN
MUNTAH PASIEN
Logo dan Nama
Instansi

No. Dokumen

No. Revisi

Halaman

No urut.SPO / unit / instansi / tahun

00

2/1

10. Lepas APD masker dan sarung tangan kemudian buang ke kantong plastik
warna kuning.
11. Masukan kantong plastik warna kuning tersebut kekontainer sampah infeksius
Unit Terkait

Sekretariat ISO

Manajemen Fasilitas Kesehatan

Seluruh petugas sanitasi

Seluruh Unit