Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN PRAKTIKUM TEKNIK RADIOGRAFI 4

TEKNIK PEMERIKSAAN BNO SONDE


Dosen Pembimbing: Lujeng Agus Setiarso,S.ST

Disusun oleh kelompok 3 kelas 2B:


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Dana Wiji lestari


Dimas Faizal Singgih
Musrihatur Rohmah
Gilang Pandu santoso
Winda Dwi Astuti
Aristin Ika Utami
Eka Rahmayati
Dea dwi Nugrahaeni S
Cahta Hadi Saputra

P1337430314008
P1337430314006
P1337430314010
P1337430314024
P1337430314030
P1337430314040
P1337430314046
P1337430314068
P1337340314060

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN SEMARANG


PRODI D III TEKNIK RADIODIAGNOSTIK DAN RADIOTERAPI PURWOKERTO
TAHUN AKADEMIK 2015/2016

MODUL IV
TEKNIK PEMERIKSAAN BNO SONDE

A. Tujuan
Mahasiswa diharapkan mampu melaksanakan prosedur pemeriksaan BNO SONDE
B. Ruang Lingkup Kompetensi Praktek
a) Mahasiswa mampu menjelaskan prosedur pemeriksaan BNO SONDE
b) Mahasiswa mampu menjelaskan tujuan dari penggunaan teknik pemeriksaan
BNO SONDE
c) Mahasiswa mampu mempersiapkan alat dan bahan yang digunakan selama
pemeriksaan BNO SONDE
d) Mahasiswa mampu melaksanakan proyeksi pemeriksaan BNO SONDE
e) Mahasiswa mampu menjelaskan anatomi radiograf dari hasil pemeriksaan BNO
SONDE.
C. Pengertian
BNO SONDE adalah Pemeriksaan radiologi organ reproduksi wanita bagian dalam
pada daerah corpus uterus, dengan dibantu menggunakan sonde uterus.
D. Tujuan
Tujuan dari pemeriksaan BNO SONDE adalah Untuk mengetahui letak alat
kontrasepsi pada reproduksi wanita (AKDR).
E. Indikasi Pemeriksaan
Indikasi pemeriksaan BNO SONDE adalah adanya translokasi AKDR

F. Anatomi

G. Alat AKDR ( Alat Kontrasepsi Dalam Rahim)

H. Persiapan alat dan bahan


a) Pasien
Pengosongan kandung kemih.
b) Alat
1) Sonde uterus.

2) Speculum vagina.

3) Disinfektan.
I. Pemasukan Sonde Uterus
a) Pasien berbaring di meja pemeriksaan
b) Posisi lithotomi
c) Vagina disterilkan dengan alcohol dan betadine (disinfektan)
d) Vagina dibuka dengan speculum vagina
e) Kemudian sonde uterus dimasukan, jika sonde uterus sudah terasa mengenai
AKDR segera diekspos. Usahakan sonde uterus posisi tidak berubah.

J. Teknik radiografi
Proyeksi AP (plain dan sesudah pemasukkan sonde uterus)
a) Posisi pasien
: supine, lithotomi
b) Posisi objek
: daerah pelvis true AP
c) Central ray
: vertical tegak lurus film
d) Central point
: proximal symphisis pubis
e) Kaset
: 24cm x 30cm melintang

K. Proyeksi lateral
a) Posisi pasien
b) Posisi objek
c) Central ray
d) Central point
e) Kaset

: miring pada salah satu sisi tubuh.


: daerah pelvis true lateral.
: vertical tegak lurus film.
: pada trochanter mayor sisi yang jauh dari film.
: 24cm x 30cm

Kriteria radiografi
a) Terdapat gambaran speculum di rongga vagina.
b) Terdapat gambaran sonde uterus dengan ujungnya menyentuh bagian dari
AKDR.
c) Dari gambaran itu dapat dilihat pergeseran lokasi AKDR dari tempat
seharusnya.

Anda mungkin juga menyukai