Anda di halaman 1dari 2

SISTEM MANAJEMEN MUTU ( SMM )

PUSKESMAS SINE
DINAS KESEHATAN
KABUPATEN NGAWI
Tanggal Terbit :
Revisi :
Dibuat oleh :
Nama
:
Paraf
:

PROSEDUR KLINIS
PENATALAKSANAAN KERACUNAN
JENGKOL

Diperiksa oleh :
Nama
:
Paraf
:

No. Dokumen :
Halaman : 170
Disetujui oleh :
Nama
:
Paraf
:

1. Tujuan.
Mencegah terjadinya kematian dan atasi gejala yang berlangsung
2.

Ruang Lingkup
Pasien di layanan 24 jam Puskesmas Sine Kecamatan Sine yang menderita luka
keracunan jengkol
3. Uraian Umum

Keracunan jengkol disebabkan oleh asam jengkol ( asam jengkolat ) zat yang
didapatkan pada urine penderita keracunan asam jengkol dan dapat diisolasi dalam
bentuk kristal yang khas.
Asam jengkol ini adalah suatu asam amino yang mengandung sulfur, dibawah
mikroskop tampak sebagai kristal berbentuk jarum dengan ukuran panjang yang
berbeda-beda, dapat dikelompokkan membentuk berkas seperti sapu lidi atau rizet rizer.
Pada suhu badan yang normal asam jengkol ini sukar larut dalam urin penderita
sehingga dapat menimbulkan iritasi dan kadang kadang melukai ginjal, sebaiknya
daya larutnya dapat diperbesar dalam suasana alkalis
Gambaran klinis
a. Mules, nausea kadang-kadang muntah
b. Rasa nyeri dan pegal dipinggang
c. Kadang kadang rasa nyeri suprpubik
d. Disuria dan kadang polakisuria
4. PROSEDUR
4.1 Anamnesis
4.1.1. Tanyakan makan jengkol sebelumnya
4.1.2. Rasakan bau jengkol pada nafas dari mulut dan bau urin untuk memudahkan
diagnosis
4.2 Pemeriksaan fisik
4.2.1 Lakukan pemeriksaan tanda vital yaitu tensi, nadi, frekuensi pernafasan dan
suhu
4.2.2 Cium bau jengkol dari mulut korban
4.2.3 Lakukan inpeksi pada mata apakah terdapat pin point pupil ( dengan
menggunakan senter, inspeksi pula ada atau tidaknya sianosis, tremor lidah
dan keadaan umum korban
4.2.4 Dengan perkusi dan palpasi periksalah apakah ada edema peru

SISTEM MANAJEMEN MUTU ( SMM )

PUSKESMAS SINE
DINAS KESEHATAN
KABUPATEN NGAWI
Tanggal Terbit :
Revisi :
Dibuat oleh :
Nama
:
Paraf
:

PROSEDUR KLINIS
PENATALAKSANAAN KERACUNAN
JENGKOL

Diperiksa oleh :
Nama
:
Paraf
:

No. Dokumen :
Halaman : 170
Disetujui oleh :
Nama
:
Paraf
:

4.2.5 Dengan auskultasi periksalah apakah ada takikardi, bunyi jantung yang
abnormal
4.3 Pemeriksaan penunjang
4.3.1Pemeriksaan urine
- Urine berwarna merah, serta ditemukan eritrosit, lekosit, dan silinder serta sering
tampak kristal berbentuk jarum
- Bila tidak tampakl kristal-kristal dalam urine, maka dapat diusahakan dengan cara
mengeringkan setetes urin diatas kacaobyek dengan memanaskannya diatas api
dengan hati-hati. Kristal yang semula larut akan timbul kembali.
4.4 Penatalaksanaan
4.4.1 Infus natrium bikarbonat 1,5 % 500 ml akan memberikan perbaikan dan dapat
diteruskan sampai di uresis baik kembali
4.4.2 Dapat pula diberikan larutan 7,5% 20 ml intra-vena tablet bikarbonat 4x4 tablet
4.4.3 Intake cairan yang cukup sangat penting untuk menjamin diuresis yang baik.
Penyulit seperti alkalosis dan sebagainya tidak / jarang sekali terjadi dan penderita
biasanya cepat tertolong
OKUMEN TERKAIT
5.1 Form status pasien dalam rekam medik