Anda di halaman 1dari 14

SOP PEMERIKSAAN

JENTIK BERKALA
No. Dokumen

No. Revisi :

Tgl diterbitkan :

Tgl revisi :

PUSKESMAS
Sine
Tim penyusun :
Putut Ciptoroso

Ditetapkan di : Sine , 31-01

1/31/2013

Kepala Puskesmas Sin

1/31/2013
Revisi ke :
dr.Sri Mrniati
Pengertian

NIP.19550116 19800 2
Pemeriksaan tempat - tempat perkembangbiakan nyamuk/ tempat
penampungan air yang ada didalam rumah seperti bak mandi/ WC, vas
bunga, pembuangan air kulkas maupun diluar rumah seperti talang air,
ban bekas dll yang dilakukan secara teratur dan terukur.

Tujuan

1. memutus mata rantai perkembangbiakan nyamuk Aedes Agypty


2. Meningkatkan angka bebas jentik di suatu wilayah

Penjelasan

Prosedur ini dilakukan untuk memutus mata rantai terjadinya wabah


DBD

Kebijakan

Dilakukan pemeriksaan secara berkala

Persiapan

1. Senter
2. Formulir pemeriksaan jentik
3. Abate

Prosedur

1. memperkenalkan diri ( jika belum dikenal ) kepada kepala keluarga


( KK ) atau anggota keluarga yang ada
2. Menjelaskan maksud dan tujuan kedatangannya
3. Mencatat nama KK dan alamat lengkap pada kartu jentik
4. Memberikan bimbingan dan penyuluhan PSN
5. Mohon ijin dan bantuan tuan rumah atau salah seorang anggota
keluarga untuk menunjukkan tempat penampungan air, sarang nyamuk
yang ada didalam dan diluar rumah
6. Memeriksa jentik didalam tempat - tempat penampungan air tersebut

7. Jika tidak tampak jentik tunggu kurang lebih 5 menit jika ada jentik akan
muncul kepermukaan air
8. Catat hasil pemeriksaan jentik di tiap rumah dengan menggunakan
formulir hasil pemeriksaan jentik

Pelaksana

Programmer DBD/ Petugas Puskesmas

Unit terkait

Kesehatan Lingkungan

Dokumen

Formulir PJB

Laporan

Laporan program DBD

Kaitan dengan

Abatisasi selektif

prosedur lain
Lampiran

Referensi

Buku pedoman kerja jumantik

Prosedur

1. Koordinator DBD setelah menerima laporan adanya kasus/ tersangka


DBD segera mencatat dalam buku catatan harian penderita penyakit
DBD serta mempersiapkan peralatan survei
2. Petugas puskesmas melapor ketua RT/ RW dan akan dilaksanakan
penyelidikan epidemologi
3. Petugas puskesmas mengenalkan diri dan selanjutnya melakukan
wawancara dengan keluarga dan warga sekitar penderita untuk menge
tahui ada atau tidaknya penderita panas saat itu dan dalam kurun
waktu 1 minggu sebelumnya. Bila ada penderita panas tanpa sebab
yang jelas pada saat itu dilakukan pemeriksaan terhadap tanda perda
rahan kulit dan dilakukan uji Turniquette
4. Melakukan pemeriksaan jentik pada tempat penampungan air dan
benda lain yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk
Aedes Aegypti baik didalam maupun diluar rumah
5. Hasil pemeriksaan penderita panas dan pemeriksaan jentik dicatat
dalam formulir PE
6. Hasil penyelidikan epidemologi dilaporkan pada kepala Puskesmas
dan selanjutnya kepala puskesmas melaporkan hasil PE dan rencana
penanggulangannya ke Dinas Kesehatan
7. Berdasarkan hasil PE ini dilakukan pelaksanaan penanggulangannya.

Pelaksana

Programmer DBD

Unit terkait

Kesehatan lingkungan

Dokumen

Formulir PE

Laporan

Laporan program DBD

Kaitan dengan

Pelaksana fogging

prosedur lain
Lampiran

Referensi

Petunjuk teknis, pertolongan dan penemuan penderita DBD

Halaman
209

ne , 31-01-2013

esmas Sine

Mrniati

19800 2 001
at

C, vas

ng air,

nyamuk

ersebut

ntik akan

akan

angka

nyakit

k menge

ebab

a perda

yamuk

mas

ncana

annya.

SOP PENYELIDIKAN
EPIDEMOLOGI
No. Dokumen

No. Revisi :

Tgl diterbitkan :

Tgl revisi :

PUSKESMAS
NGRAMBE
Tim penyusun :

Ditetapkan di : Ngrambe , 31-01-201

1/31/2013
PUTUT CP

Kepala Puskesmas Ngrambe

1/31/2013
Revisi ke : 2
dr.Sri Mrniati

Pengertian

NIP.19550116 19800 2 001


Kegiatan pencarian penderita DBD lainnya dan pemeriksaan jentik
nyamuk penular penyakit DBD dirumah penderita/ tersangka dan rumah
rumah sekitarnya dalam radius < 100m, serta tempat umum yang diper
kirakan menjadi sumber penularan lebih lanjut.

Tujuan

Mengetahui kemungkinan terjadinya penyebar luasan penyebaran penya


kit DBD lebih lanjut di lokasi tersebut

Penjelasan

Prosedur ini dilakukan untuk memutus mata rantai terjadinya wabah DBD

Kebijakan

Dilakukan jika menemukan atau mendapat laporan penderita DBD di


suatu wilayah.

Persiapan

1. Tensimeter
2. Senter
3. Formulir penyelidikan epidemologi

Halaman

: Ngrambe , 31-01-2013

uskesmas Ngrambe

Sri Mrniati

0116 19800 2 001


jentik

a dan rumah

m yang diper

baran penya

a wabah DBD

208

SOP PUSLING
No. Dokumen

No. Revisi :

Tgl diterbitkan :

Tgl revisi :

PUSKESMAS
NGRAMBE
Tim penyusun :
Susilowati, Amd Kep

1/31/2013
1/31/2013
Revisi ke :

Pengertian

Unit Pelayanan Kesehatan Keliling yang dilengkapi dengan kendaraan

bermotor peralatan kesehatan dan peralatan komunikasi serta sejumlah


tenaga yang berasal dari Puskesmas dengan fungsi dan tugas
Tujuan

- Memberikan pelayanan kesehatan daerah terpencil


- Melakukan penyelidikan KLB dan transportasi rujukan pasien
- Penyuluhan kesehatan dengan audio visual

Penjelasan
Kebijakan

Persiapan

Prosedur

Prosedur ini dilakukan untuk melakukan pelayanan kesehatan di masyar


Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia N
1)
128/Menkes/SK/II/2004 tentang kebijakan dasar pus
masyarakat
Peraturan Daerah Kabupaten Ngawi Nomor 24 Tahu
2)
Retribusi Pelayanan Kesehatan pada Puskesmas
3)

Peraturan Daerah Kabupaten Nomor 08 Tahun 2008


Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah Kabupaten

4)

Keputusan Bupati Ngawi Nomor 39 Tahun 2008 ten


Fungsi, dan Kewenangan Dinas Kesehatan.

5)

Keputusan Bupati No. 03 Tahun 2004 tentang Paket


Esensial di Puskesmas Perawatan

1)

Mobil Ambulance

2)

Alat kesehatan untuk diagnostik

3)

Obat-obatan dan perbekalan Farmasi

4)

Alat penunjang

1)

Pasien datang, mendaftar di petugas serta melengk


sesuai dengan jenis kunjungan

2)

Antri di ruang tunggu unit pelayanan

3)

Mendapat pelayanan pemeriksaan / konsultasi kese

4)

Bayar retribusi pada petugas

5)

Ambil obat di petugas, langsung pulang

Pelaksana

Tim Puskesmas Keliling

Unit terkait

Balai Pengobatan Umum, Kesling, Surveyland, KIA

Dokumen

Dokumen Pelayanan Keperawatan

Laporan

Catatn hasil rekap pelayanan

Kaitan dengan
prosedur lain
Lampiran

Referensi

Buku pedoman Pengobatan Dasar Puskesmas

SOP PUSLING
Halaman
207

Ditetapkan di : Ngrambe , 31-01-2013


Kepala Puskesmas Ngrambe

dr.Sri Mrniati

NIP.19550116 19800 2 001


g yang dilengkapi dengan kendaraan

an peralatan komunikasi serta sejumlah

mas dengan fungsi dan tugas

tan daerah terpencil

an transportasi rujukan pasien


audio visual

lakukan pelayanan kesehatan di masyarakat


Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor :
s/SK/II/2004 tentang kebijakan dasar pusat kesehatan
t
Daerah Kabupaten Ngawi Nomor 24 Tahun 2002 tentang
elayanan Kesehatan pada Puskesmas

Daerah Kabupaten Nomor 08 Tahun 2008 tentang


dan Tata Kerja Dinas Daerah Kabupaten

Bupati Ngawi Nomor 39 Tahun 2008 tentang Tugas,


n Kewenangan Dinas Kesehatan.

Bupati No. 03 Tahun 2004 tentang Paket Pelayanan


Puskesmas Perawatan

atan untuk diagnostik

n dan perbekalan Farmasi

ang, mendaftar di petugas serta melengkapi administrasi


gan jenis kunjungan

ng tunggu unit pelayanan

pelayanan pemeriksaan / konsultasi kesehatan

busi pada petugas

di petugas, langsung pulang

g, Surveyland, KIA

ar Puskesmas