Anda di halaman 1dari 2

SISTEM MANAJEMEN MUTU ( SMM )

SOP PENGGUNAAN AMBULANCE


PUSKESMAS SINE
DINAS KESEHATAN
KABUPATEN NGAWI
Tanggal Terbit : 01 / 02 / 2015
No. Dokumen :
Revisi
:Halaman
: 149
Dibuat oleh :
Diperiksa oleh :
Disetujui oleh :
Dr.Agung Wahyu Hidayat
Zainuri

Paraf :

Paraf :

Paraf

Ambulan adalah kendaraan yang digunakan untuk mengantar, menjemput dan


membantu keperluan orang sakit dan Transportasi Kedinasan
Pemanfaatan ambulan puskesmas dalam melayani pasien untuk memperoleh pelayanan kesehatan.
Melancarkan urusan kedinasan

Kebijakan

Pengertian

Tujuan

1.
2.
3.
4.

Petugas medis (bidan/perawat) untuk menghubungi sopir ambulan yang jaga.


Siapkan mobil ambulan untuk rujuk.
Cek kelengkapan alat dan obat sesuai standar.
Bawa/jemput pasien bersama 1 orang petugas medis dan bila di perlukan dapat
di dampingi 2 orang tenaga medis.

SISTEM MANAJEMEN MUTU ( SMM )

SOP PENGGUNAAN AMBULANCE


JENAZAH

PUSKESMAS SINE
DINAS KESEHATAN
KABUPATEN NGAWI

Tanggal Terbit : 02 / 11 / 2015


No. Dokumen :
Revisi
:Halaman
: 149
Dibuat oleh :
Diperiksa oleh :
Disetujui oleh :
Dr. Agung Wahyu Hidayat
Zainuri

Paraf :

Pengertian

Paraf :

Paraf

Ambulan adalah kendaraan yang digunakan untuk mengantar, menjemput dan


membantu keperluan orang sakit dan petugas kesehatan.
Orang sakit adalah orang yang keadaannya menderita suatu penyakit

Tujuan
Kebijakan
Prosedur

Sebagai acuan penatalaksanaan pengantaran pasien atau petugas sampai tujuan


dengan cepat dan aman.
1.
1.
2.

Sopir bertanggung jawab atas kesiapan mobil dan keselamatan dalam


Apabila
ditemukan kasus kematian diruang rawat inap maka petugas
perjalanan.
Ambulan
harus
oleh
sopirmeninggal
ambulan (jika
berhalangan
UGD/rawat
inapdikemudikan
segera setelah
pasien
melakukan
perawatan
digantikan
oleh
sopir
yang
ditunjuk.
jenazah.
3. Petugas
AmbulanUGD
puskesmas
Tambakboyo
memberikan
pelayanan
24 jam.
2.
membuat
surat kematian
dan membuat
kronologi
kematian.
3. Petugas UGD/rawat inap yang lain segera menghubungi sopir ambulan.
4. Sopir menyiapkan ambulan (jika sudah siap sopir segera menghubungi
petugas UGD bahwa ambulan sudah siap).
5. Petugas UGD/rawat inap/kaber membuat perincian pasien pulang dan
perincian penggunaan ambulan.
6. Pasien membayar perincian pasien pulang dan mendapatkan kwitansi
perincian pasien pulang dan surat kematian.
7. Petugas UGD/rawat inap menerima pembayaran dari keluarga pasien.
8. Petugas UGD/rawat inap mengantar pasien sampai ke ambulan dan
menyerahkan mandat selanjutnya ke petugas,sopir.
9. Sopir mengantarkan pasien ketempat tujuan.
10. Setelah selesai mengantarkan dan kembali ke puskesmas sopir menulis
laporan kegiatan pada buku kegiatan pusling/sopir/ambulan.