Anda di halaman 1dari 2

SOP

LETAK SUNGSANG

RUMAH SAKIT UMUM


DAERAH KOTA
BALIKPAPAN
Jl. Mayjend Sutoyo,
Gn.Malang
Balikpapan

No. Dokumen

Tanggal Terbit

Pengertian

No. Revisi

Halaman
1/1

DITETAPKAN
DIREKTUR RSUD KOTA BALIKPAPAN

Pemeriksaan Obstetri :
a.
Pemeriksaan luar.
- Palapasi :

Kepala di fundus.

Bagian bawah di bokong.

Punggung dikiri atau dikanan.


b.Pemeriksaan dalam.
Dapat diraba : Os sakrum,tuberi ischii dan anus kadangkadang kaki (letak kaki)

Tujuan

Kebijakan

Prosedur

1. UU Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan;


2. SK Menkes Nomor 436 Tahun 1993 tentang Penerapan Standar
Pelayanan Rumah Sakit dan Standar Pelayanan Medis
3. SK Direktur Notentang Pelayanan Rumah Sakit Umum
Daerah Balikpapan
Sikap sewaktu hamil :
Karena kita tahu bahwa prognosa bagi si anak tidak begitu baik,
maka usahakan merubah letak janin dengan :
b.
Versi Luar :
- Tujuan : merubah letak menjadi letak kepala
- Ketentuan :

Primi pada kehamilan 34 minggu

Multi pada kehamilan 36 minggu

Tidak ada pinggul sempit

Tidak ada gemeli

Tidak ada placenta praevia


Syarat :

Pembukaan kurang dari 5 cm

Ketuban masih ada

Bokong belum turun atau masuk p.a.p


Teknik :

Lebih dahulu bokong lepaskan dari p.a.p dan pasien


dalam posisi tredelenberg.
Satu tangan dari kepala (ta-ki) dan satu lagi pada bokong (ta-ka).

Putar kearah muka / perut janin.

Lalu tukar ta-ki dibokong dan ta-ka di kepala.

Setelah berhasil pasang gurita.

Observasi : tensi, ddj dan keluhan.


c.
Pimpinan persalinan
- Cara berbaring :

Litotomi sewaktu inpartu.

Tredelenberg.

- Melahirkan bokong :

Mengawasi sampai lahir spontan.

Menggait dengan jari.

Menggait dengan pengait bokong.

Menggait dengan tali sebesar kelingking.


- Ekstraksi kaki :

Ekstraksi pada kaki lebih mudah.


- Pada letak bokong janin dapat dilahirkan :

Cara vaginal

Cara abdominal (seksio sesarea)


d.
Cara melahirkan pervaginam
- Partus Spontan : pada letak sungsang janin dapat lahir secara
spontan seluruhnya.
- Manual Aid (manual Hilfe)

Waktu memimpin partus letak sungsang harus


diingat bahwa ada 2 fase :

Fase 1 : fase menunggu


Sebelum bokong lahir seluruhnya, kita hanya melakukan
observesi. Bila tangan tidak menjungkit keatas, persalinan
akan mudah sebaiknya jangan dilakukan ekspresi
Kristeller, karena hal ini akan memudahkan terjadinya
nuchae arm.

Fase 2 : fase untuk bertindak cepat.


Kalau badan janin sudah lahir sampai pusat, maka tali pusat akan
tertekan antara kepala dan panggul panggul, maka janin harus
lahir dalam waktu 8 menit.

Untuk mempercepat lahirnya janin dilakukan :


manual aid.

Unit Terkait

Rawat Inap, IBS, R.Bersalin