Anda di halaman 1dari 2

Peran Komunitas ForBALI melalui Sosial Media dalam

proses advokasi #BaliTolakReklamasi Teluk Benoa


A. Latar Belakang
Globalisasi membawa dampak perubahan sosial yang
sangat

cepat.

Di

bidang

teknologi

transportasi

dan

tekonologi informasi.
Namun globalisasi juga semakin menguatkan ekspansi
kapital yang sangat cepat pula. Akumulasi kapital itu
berkecenderungan mendorong proses pembangunan yang
abai

terhadap

persoalan

lingkungan.

Semisal

kasus

pariwisata di Bali, dengan alasan mengejar pertumbuhan


dan

peningkatan

APBD,

pemerintah

Bali

mendukung

investor untuk mereklamasi teluk Benoa.


Munculnya resistensi warga terhadap proses

B. Rumusan Masalah
Bagaimana peran

dan

efektivitas

sosial

media

yang

digunakan oleh komunitas ForBali dalam mendung advokasi


Gerakan Bali menolak reklamasi Teluk Benoa?
C. Tujuan Penelitian
a. Melihat peran komunitas ForBALI sebagai agensi dalam
gerakan #BaliTolakReklamasi melalui sosial media
b. Melihat pola dan memetakan peran yang dilakukan
ForBALI

dalam

advokasi

#BaliTolakReklamasi

melalui

sosial media
D. Kajian Pustaka
a. Gerakan Sosial Baru Gerakan Lingkungan
b. Lahirnya Informational Society Digital Native
c. Facebook Twitter sebagai media penyampaian aspirasi
alternatif
d. Agensi dan Gerakan Sosial
E. Metode Penelitian
a. Desk Study/ Literature Study : membaca peran ForBALI
dalam advokasi #BaliTolakReklamasi melalui sosial media
(Facebook, Twitter) dan Change.org.id
b. Depth Interview / Wawancara Mendalam :
b.1. Wayan Gendo : Koordinator ForBALI

b.2. Gede Pasek Suardika : DPRD Bali (Meihat posisi DPRD


dalam kasus #BaliTolakReklamasi)
b.3.
AJI / Aliansi Jurnalis Indonesia di Bali : Melihat
bagaimana

kemudian

#BaliTolakReklamasi

posisi

media

massa

dalam