Anda di halaman 1dari 27

HIDUPNYA NAFAS DALAM DIRI

Nafas Yang Keluar Masuk di hidung dan Kemudian Setiap GerakanNya Dirasakan lalu
di Iringi Dengan Kalimat HUUU ALLAH
--------------Inilah Ilmu Yang Mengajarkan bahwa Setiap Yang Ada Adalah Hidup, Satu Hidup,
Satu Nafas, Satu Gerak Satu Kemauan (kehendak) Puncaknya Ialah Sadar Bahwa
Dirinya Adalah Tuhan
--------------Maka Tidak Heran Melalui Nafas Dapat Menelusuri Arah Kemana Nafas Bergerak
Sehingga Ia Menemukan Pusat Dirinya,
Dan Ia Berkata :
"AKU Sudah Sampai Pada Pusat Kehendak Sang Hidup Yang Menguasai Diri Badan
Ini, Inilah Allah, Yang Bernafas Adalah ALLAH, Yang Bernafas Adalah HUUU"
--------------ALLAH HU,,, ALLAH HU,,,
Sampai Mencapai Puncak Melepaskan Kesadarannya Menuju Lafadz atau Memasuki
Kedalam Jiwanya Sehingga Terasa lapang Yang sangat luar biasa, lafaz ini bisa
diganti dengan Nama Apa saja, tidak harus kalimat Allah, boleh huuu.... Haq, dll
--------------hiruplah nafas perlahan dan lembut dan keluarkanlah dengan lembut kemudian
lidah ditekuk ke langit langit dan mata terkonsentrasi melihat ujung hidung, jiwa
mencari sejatinya diri, jika itu telah engkau lakukan maka engkau telah menelusuri
pusat nafas yaitu Tuhan
--------------Huuu Allah, Hakikatul Sirrullah Kun Fayakun,
Akulah Sejatinya hidup, Hidup Aku Sejatinya Allah,
Masuk Aku Dalam Kalimah DAL (Adam), MIM (Muhammad), HA (Allah), hilang Aku
dalam Kalimah LA ILAHA ILLALLAH.......
Tarik Nafas kemudian tahan, lalu keluarkanlah Nafas seperti biasa dengan Ucapan
ALLAHUMMA GHAIBLAH
(sebut nama kita),
SAHARTA ZIBALI
(sebut nama ibu kita)
ALAIHISALAM, WALIYIN KOLBAHU KAMALAYANTAL HADIDA
(sebut nama bapak kita) ALAIHISALAM, BIROHMATIKA YA ARRAHMAN WA RAHIMIN.
MAKA ILMU NAFAS ITU DINAMAKAN :
1. Bila diluar = Ilmu Gaibul Guyub.
2. Bila didalam = Ilmu Sirrul Asrar.
.
Dari NAFAS itulah munculnya IBADAH MUHAMMAD, Dari JASAD itulah munculnya
IBADAH ADAM, Sebagaimana yang ada di dalam Rukun Islam bahwa IBADAH
MUHAMMAD itu adalah SHOLATUL DA'IM atau Sholat yang terus-menerus tanpa
henti,

WAHDAH FIL KASRAH


"Pandang satu kepada yang banyak"
.
NAFAS itu yang keluar masuk dari MULUT . . .
NUFUS itu yang keluar masuk dari HIDUNG . . .
TANAFAS itu yang keluar masuk dari TELINGA . . .
AMFAS itu yang keluar masuk dari MATA . . .
.
Maka NAFAS itulah yang menuju kepada "ARASHTUL MAJID" karena itu hendaklah
kita ketahui ILMU NAFAS,
Yaitu ILMU GAIBUL GUYUB, karena termasuk dari IBADAH MUHAMMAD
.
Ilmu Nafas harus disertai dengan ibadah praktek, akan sulit jadinya bila hanya
dengan teori, maka Pahami dulu hal ini :
- NAFAS yang keluar dari lubang hidung kiri itu dinamakan JIBRIL, maka ucapannya
"ALLAH".
- NAFAS yang masuk melalui lubang hidung kanan itu dinamakan IZRAIL, maka
ucapannya "HU".
.
Zikirullah yang 2 diatas dinamakan NUR, Maka jadilah 2 NUR =
"ALLAH" + "HU".
2 NUR ini bertemu di atas bibir, tidak masuk ke dalam tubuh, amalan ini sampailah
ke derajatnya yang dinamakan "NURUL HADI", maka ke arah itulah yang dicapai
.
Setelah itu ....
NAFAS naik di dalam BADAN dan dinamakan AHMAD,
NAFAS yang turun dari ubun-ubun sampai kepada JANTUNG NURANI itu dinamakan
IZRAIL,
ucapannya "ALLAH",
NAFAS yang dari JANTUNG naik sampai ke Ubun-Ubun itu dinamakan JIBRIL, maka
ucapannya "HU",
Maka amalan inilah yang dinamakan :
"SYUHUDUL WAHDAH FIL KASRAH, SYUHUDUL KASRAH FIL WAHDAH"
.
HU + ALLAH : Kedua perkara ini hendaklah diamalkan walau tanpa wudhu dan
jangan dikencangkan suaranya hanya kita yang dengar semata-mata "KHAFI"
(lafadz di dalam hati)
.
Sesungguhnya yang dinamakan HATI (Qalbu) itu adalah NUR yang memancar dari
bagian bawah JANTUNG (bagian Muhammad) ke arah bagian atas JANTUNG (bagian
Allah)
.
Adapun zikir NAFAS itu adalah ketika keluar ALLAH dinamakan ABU BAKAR,
zikirnya ketika masuk adalah HU dinamakan UMAR, letaknya NAFAS adalah di
MULUT
.
Adapun zikir ANFAS itu adalah ketika keluar adalah ALLAH dan ketika masuk adalah
HU, letaknya ANFAS pada hidung, dinamakan MIKAIL dan JIBRIL
.

Adapun zikir TANAFAS itu adalah tetap diam dengan "ALLAH HU" letaknya di tengahtengah antara dua telinga, dinamakan HAKEKAT ISRAFIL
.
Adapun zikir NUFUS adalah ketika naik HU dan ketika turun adalah "ALLAH"
letaknya di dalam JANTUNG
.
DIRI NUFUS ini dikenal dengan USMAN dan perkerjaanya dikenal sebagai ALI
.
Sabda Nabi SAW :
"Barangsiapa keluar masuk nafas dengan tiada zikir, maka sia-sialah ia"
Sabda Nabi SAW :
"Barangsiapa keluar masuk nafas dengan tiada zikir, maka sia-sialah ia"

TURUN NAIK NAFAS


"Jika Asma Allah diucapkan sekali saja dengan lisan, itu disebut dzikir (mengingat) lisan, namun
jika Nama Allah diingat dengan hati, maka itu akan sebanding dengan dengan tiga puluh lima
juta ucapan-ucapan (dzikir) lisan, itulah dzikir hati atau dzikir sirr
.
Ada 35 juta pembuluh darah dalam tubuh, dan semua terhubung ke jantung, Jika Nama Allah
diucapkan bahkan sekali saja (dengan hati) maka semua yang mengalir mengucapkan juga
.
Rasulullah SAW bersabda : "Wahai Abu Dzarr, Berzikirlah kepada Allah dengan zikir khamilan"
Abu Dzarr bertanya : "Apa itu khamilan?"
Sabda Rasul : "Khafi (dalam hati)"
.
Tahap pertama zikir adalah zikir Lisan, Kemudian zikir Kalbu yang cenderung diupayakan dan
dipaksakan, Selanjutnya zikir kalbu yang berlangsung secara lugas, tanpa perlu dipaksakan, Serta
yang terakhir adalah ketika Allah sudah berkuasa di dalam kalbu disertai sirnanya zikir itu
sendiri
.
Inilah rahasia dari sabda Nabi SAW :
"Siapa ingin bersenang-senang di taman surga, perbanyaklah mengingat Allah"
.
Tanda bahwa sebuah zikir sampai pada Sirr (nurani yang terdalam yang menjadi tempat cahaya
penyaksian) adalah ketika pelaku zikir dan objek zikirnya lenyap tersembunyi
.
Zikir Sirr terwujud ketika seseorang telah terliputi dan tenggelam di dalamnya, Tandanya,
apabila engkau meninggalkan zikir tersebut ia takkan meninggalkanmu
.
Zikir tersebut terbang masuk ke dalam dirimu untuk menyadarkanmu dari kondisi tidak sadar
kepada kondisi hudhur (hadirnya kalbu), Salah satu tandanya, zikir itu akan menarik kepalamu
dan seluruh organ tubuhmu
sehingga seolah-olah tertarik oleh rantai
.
Indikasinya, zikir tersebut tak pernah padam dan cahayanya tak pernah redup, Namun engkau
menyaksikan cahayanya selalu naik turun,

sementara api yang ada di sekitarmu senantiasa bersih menyala


.
Zikir yang masuk ke dalam sirr terwujud dalam bentuk diamnya si pelaku zikir
seolah-olah lisannya tertusuk jarum Atau semua wajahnya adalah lisan yang sedang berzikir
dengan cahaya yang mengalir darinya
.
Ketahuilah, setiap zikir yang disadari oleh kalbumu didengar oleh para malaikat penjaga, Sebab
perasaan mereka beserta perasaanmu, di dalamnya ada sirr sampai saat zikirmu sudah gaib dari
perasaanmu karena engkau sudah sirna bersama Tuhan, zikirmu juga gaib dari perasaan mereka
.
Kesimpulannya, berzikir dengan ungkapan kata-kata tanpa rasa hudhur (kehadiran hati) disebut
zikir lisan, berzikir dengan merasakan kehadiran kalbu bersama Allah disebut zikir kalbu,
sementara berzikir tanpa menyadari kehadiran segala sesuatu selain Allah disebut Zikir Sirr,
itulah yang disebut dengan Zikir Khafiy
.
Allah SWT berfirman :
"Dan berzikirlah kepada Tuhanmu dalam hatimu (nafsika) dengan merendahkan dirimu dan rasa
takut dan dengan tidak mengeraskan suara di waktu pagi dan petang dan janganlah kamu
termasuk orang yang lalai"
(QS 7 : 205)
.
Rezeki lahiriah terwujud dengan gerakan badan,
Rezeki batiniah terwujud dengan gerakan kalbu,
Rezeki sirr terwujud dengan diam, sementara
Rezeki akal terwujud dengan fana dari diam sehingga seorang hamba tinggal dengan tenang
untuk Allah dan bersama Allah
.
Nutrisi dan makanan bukanlah konsumsi rohani, melainkan komsumsi badan,
Adapun yang menjadi konsumsi rohani dan kalbu adalah mengingat Allah Dzat Yang Maha
Mengetahui segala yang gaib
.
Allah SWT berfirman :
"Orang-orang beriman dan kalbu mereka tenteram dengan mengingat (zikir kepada) Allah".
.
Semua makhluk yang mendengarmu sebenarnya juga ikut berzikir bersamamu, Sebab engkau
berzikir dengan lisanmu, lalu dengan kalbumu, kemudian dengan nafs-mu, kemudian dengan
rohmu, selanjutnya dengan akalmu, dan setelah itu dengan sirmu
.
Bila engkau berzikir dengan lisan, pada saat yang sama semua benda mati akan berzikir
bersamamu.
--------------Bila engkau berzikir dengan kalbu, pada saat yang sama alam beserta isinya ikut berzikir
bersama kalbumu.
--------------Bila engkau berzikir dengan nafs-mu, pada saat yang sama seluruh langit beserta isinya juga
turut berzikir bersamamu

--------------Bila engkau berzikir dengan rohmu, pada saat yang sama singgasana Allah ('Arsy) beserta
seluruh isinya ikut berzikir bersamamu
--------------Bila engkau berzikir dengan akalmu, para malaikat pembawa Arsy dan roh orang-orang yang
memiliki kedekatan dengan Allah juga ikut berzikir bersamamu
--------------Bila engkau berzikir dengan sirmu, Arsy beserta seluruh isinya turut berzikir hingga zikir
tersebut bersambung dengan Dzat-Nya
.
Imam al-Baqir dan Imam ash-Shadiq as berkata : "Para malaikat tidak mencatat amal shalih
seseorang kecuali apa-apa yang didengarnya,
Maka ketika Allah berfirman :
"Berzikirlah kepada Tuhanmu dalam hatimu (nafsika)",
tidak ada seorangpun yang tahu seberapa besar pahala zikir di dalam hati dari seorang hambaNya kecuali Allah Ta'ala sendiri" 58)
.
Didalam riwayat lainnya disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda :
"Zikir diam (khafiy) 70 kali lebih utama daripada zikir yang terdengar oleh para malaikat
pencatat amal".
(Al-Hadits)
.
Bila sang hamba mampu melanggengkan Zikir Khafi serta meyakini bahwa semua Alam Lahir
dan Alam Batin merupakan pengejewantahandari nama-nama-Nya maka ia akan merasakan
kehadiran-Nya di semua tempat dan merasakan pengawasan-Nya dan jutaan nikmat-nikmat-Nya
.
DZIKIR YANG MENEMBUS JABARUT
Ilmu Nafas sering disebut dengan Ilmu Dzikir Nafas, Yaitu Pernafasan Dengan
Mengucapkan
Dzikir "HUUU ALLAH",
Adapun Proses Dzikir Tersebut Yang Diikuti Dengan Irama Naik dan Turunnya Nafas,
Karena dengan Dzikir Nafas kita Akan Selalu Mengerti Dalam Diri kita Mempunyai
Keyakinan dan Keimanan Yang Haqiqi Yang Selalu Kembali Kepada Allah dan Hanya
Untuk Allah Semata-Mata
--------------Nafas adalah kembaran Ruh,
Ruh adalah Hakikat dan Nafas adalah Syariatnya di Alam ini,
Makanya Ruh diibaratkan Kapal dan Ombak bagaikan Nafas,
Jika Ombak tenang Maka tenanglah Perjalanan Kapal, begitu juga dengan Ruh,
Jika Nafas seorang Tenang, Maka ia memberi Kesan pada Ruhnya, Oleh sebab itu
apabila Pernafasan itu baik dan benar Maka akan baik pulalah Perjalanan Ruh
dengan Tuhannya
--------------Ilmu Nafas bukanlah hal yang baru dan sebenarnya sudah ada sejak Zaman
Rasulullah SAW dan diajarkan kepada para sahabat dan para pengikutnya untuk

latihan riyadhah secara khusus, Didalam pengertian kalimat dzikir sebagai


mengingat kepada Allah dan zikir merupakan kendaraan agar seorang hamba
sampai kehadirat Allah semata-mata, bila manusia sampai kehadirat Allah maka
apapun yang manusia kehendaki maka Allah akan mengabulkan segala
kehendaknya
--------------Nafas kita normal keluar masuk sehari semalam sebanyak 24.000x yaitu pada siang
12.000x dan pada malam 12.000x karena inilah jumlah jam sehari semalam 24 jam,
pada siang 12 jam dan malam 12 jam, seperti huruf
"Laa Ilaaha Illallah Muhammadur Rasulullah",
Masing-Masing mempunyai 12 huruf berjumlah 24 huruf semuanya,
barang siapa mengucap dengan sempurna 7 kalimah itu niscaya ditutupkan Allah
pintu Neraka yang 7,
barang siapa mengucap yang 24 huruf ini dengan sempurna niscaya diampuni Allah
Ta'ala yang 24 jam
--------------Hal Inilah yang menjadi persembahan hamba kepada Tuhannya yang tiada putusputusnya, Nafas adalah sumber Kehidupan tanpa Nafas maka hancurlah Kehidupan
ini,
Nafas adalah Al-Hayat yang datang dari Tuhan ia adalah Rahasia Illahi
--------------Dzikir Nafas adalah untuk pembersihan Rohani, Setiap Makhluk hidup memiliki
Nafas, Melihat, Mendengar, Merasa Itu Semua Termasuk didalam sifat Al-Hayat,
Manusia bisa hidup Tanpa Memiliki Mata, Telinga, Tangan dan Anggota Tubuh lainnya
akan tetapi Manusia tidak akan bisa Hidup tanpa Nafas, dan Manusia bisa berkatakata dan melakukan perbuatan apa saja, hal itu semua berlaku karena Qudrat dan
Iradat dari Allah dan Sesungguhnya Nafas berada di dalam Qudrat dan Iradat Allah
--------------Adapun Proses Turun dan Naiknya Nafas dari Tubuh kita Tidak Ada Yang Awal dan
Tiada Yang Akhir, begitu juga dengan jutaan Makhluk Hidup lainnya, dan Nafas juga
sebagai Penghidup Hati dan Jasad dengan memahaminya serta mempelajarinya
akan membawa Manusia kepada Kesempurnaan Hidup serta memimpin gerak
seluruh anggota badan ini tanpa komando suara maupun gerak isyarah
--------------Pertama Allah Mengerakkan Ruhani dari Ruhani Mengerakan Al-Hayat dari Al-Hayat
Menggerakkan Nafas dan Dari Nafas Menggerakkan Jasad dan Adalah Pada
Hakikatnya Itu Allah Juga Yang Menggerakkan Sekalian Gerak
--------------Segala macam Gerak atau Perbuatan apakah Perbuatan Diri Sendiri ataupun
Perbuatan Yang Terjadi diluar Dirinya, Memiliki dua macam pengertian,
Pengertaian pertama dinamakan Mubasyarah dan pengertian ke dua dinamakan
Tawallud
Kedua Macam Pengertian ini tidak dapat terpisah satu sama lainnya,
Hal ini didasarkan perbuatan Allah Sebagaimana firman Allah Swt :

"Tidaklah anda yang melempar ( Hai muhammad ) tetapi Allah lah yang melempar
ketika anda melempar"
--------------Dzikir Nafas memiliki rangkaian tersendiri dan terbagi menjadi 4 bagian Yaitu :
Dzikir Nafas, Nupus, Tanapas dan Ampas,
Keempat perkara tersebut berkaitan diantara satu sama lainnya
--------------Pertama Hidup Nafas Itu Karena Ampas,
Dan Hidup Ampas Itu Karena Nupus, Manakala Hidup Nupus Itu Dengan Rahasia dan
Rahasia Itulah Yang Merupakan Rahasia Allah,
Nupus, Ampas dan Tanapas itu Adalah Satu Perkara Yang Ghaib, Nafas Tidak Dapat
Dirasa, Diraba Serta Dilihat Wujudnya
--------------Sabda Rasulullah SAW :
"Nafas Itu Suatu Jauhar Yang Masuk dan Keluar dari Badan, Sehingga Apabila
Menjadi Kurang Ilmu Kepadanya, Maka Yaitu Jahil Namanya, Tiada Mulia Kepada
Allah Ta'ala Pada Hari Kiamat, Didalam Kubur dan Didalam titian Sirat al-Mustaqim,
Karena Sesungguhnya Anfas Tiada Masuk Kedalam Tubuh dan Tanaffas Itu Tidak
Keluar Daripada Badan".
--------------Sedang Nafas itu masuk dan keluar dari pada Badan.
"Dinaikkan Tanafas hingga ditempatkannya dengan Sempurna di Nufus dengan
Melihat Pada Mata hati itu dari Allah dengan Allah dan untuk Allah
--------------Allah Mengerakkan Rohani dari Rohani Menggerakkan Al-Hayat, dari Al-hayat
Mengerakkan Nafas, dari Nafas Mengerakkan Jasad dan pada Hakekatnya Allah
yang Mengerakkan Sekalian Yang Ada.
--------------Dzikir Nafas adalah Nur yang memancar keseluruh Jiwa bagi pengamalnya dan
besar akan Manfaatnya, dengan melakukan Dzikir Nafas akan menghancurkan
kebekuan darah hitam yang berada dihati yang dianggap sebagai istana iblis, dan
selagi istana Iblis tidak terpecah dan hancur musnah Nur Qalbi sebagai penyuluh
lampu marifat yang diharapkan itu tidak mungkin tercapai,
Imam Ghazali mengatakan :
"Dzikir Yang Dilakukan Dengan Cara Menahan Nafas akan Mempercepatkan Proses
Penyucian Hati "
--------------Zikir Nafas menghubungkan Hayat Qalbu kita kepada Alam Roh, Nafas datang dan
pergi kepada Allah setiap saat dan setiap Nafas yang tidak berdzikir maka Nafas itu
tidak akan membawa manfaat kepada Qalbu dan Roh kita, yang pada umumnya
Manusia tidak sadar bahwa hidup dia di kuasai penuh oleh pengedaran Nafas keluar
dan masuk dari Allah tanpa Dzikir Nafas ia tidak akan memperolehi barakah dan
nikmaat dari Allah,
Sebagaimana Rasulullah SAW Bersabda :

"Barang Siapa Keluar Masuk Nafas Tanpa Dzikir Allah Maka Sia-Sialah Ia".
--------------Adapun mengetahui Ilmu Nafas untuk memperteguh Keyakinan dan Keimanan akan
adanya Kebesaran Allah, namun disamping itu ada manfaat lain bagi seorang
hamba yang mengharap akan suatu keberkahan, Maunah bagi kehidupan seharihari
--------------Ilmu Dzikir Nafas pada zaman dahulu dipelajari dan diamalkan oleh para Nabi dan
para Wali, suatu Keilmuan yang mengarah Ketauhid atau Menyingkap Jati Diri, kita
harus Meningkatkan ketaatan Ibadah terhadap Tuhan dan dibarengi dengan Ilmu
Agama, Karena Ilmu Agama adalah Ilmu yang akan menyelamatkan diri kita dalam
kehidupan di Dunia maupun di Akhirat kelak
--------------Keilmuan Dzikir Nafas akan menunjukkan pada anda, bagaimana caranya
mengatasi berbagai masalah yang mengintai dalam kehidupan serta memuat
berbagai alternatif solusinya, rahasia ilmu ini masih banyak hikmah dan manfaat
lainnya dan akan sangat bermanfaat pada orang-orang beristiqomah dalam
mengamalkan suatu ilmu
--------------BISMILLAHIRAHMANIRRAHIM ALLAMUMMA KUN HU SIRRULLAH, HU ALLAH MENJADI
RASA, RASA SIRR TA 'AZZAZTU BIROBBIL 'IZZATIWAL JABARUUT, WA TAWAKKALTU
'ALAL HAYYIL LADZII LAA YAMUUT, SYAAHATIL WUJUUH, WA'AMATIL ABSHOORU,
TAWAKKALTU 'ALAL WAAHIDIL QOHHAR, WA LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLAA
BILLAAHIL 'ALIYYIL 'AZHIIM
.
Dibaca selama 7 hari dimulai pada hari senin, khasiatnya tergantung niat
sipengamalnya untuk apa
DZIKIR NAFAS
Dzikir Nafas yang Khusyuk adalah media untuk memasuki beberapa lapis dari
dimensi Alam Ruhani, Dzikir yang dikerjakan seperti layaknya Mi'raj yang pernah
dicontohkan oleh Rasulullah SAW,
Kita berusaha merasakan kehadiran Allah dalam Diri dan menghadap-Nya, Jika di
Dunia saja kita tidak pernah merasakan kedalaman batin semacam ini, bagaimana
mungkin berkesempatan melihat Wajah-Nya di Alam Akhirat, Mari Menggali potensi
dan daya ruhani kita selagi ada kesempatan
.
Rasulullah SAW bersabda :
"Kalian akan melihat Tuhan kalian, seperti kalian melihat bulan pada malam
purnama"
(HR. Al-Bukhari)
.
Allah memiliki Surga yang di dalamnya tidak ada bidadari dan istana, tanpa madu

dan susu, Kenikmatan di Surga itu hanya satu, yaitu Melihat Dzat Allah
Sebagaimana yang difirmankan Allah SWT,
"Wajah-wajah (orang-orang Mumin) pada hari itu berseri-seri, Kepada TuhanNyalah
mereka melihat".
(QS. Al-Qiyamah : 22-23)
.
Syekh Abdul Qadir Al-Jailani mengatakan :
"Andaikan malaikat dan jasmani memaksa masuk ke alam ini (Alam Lahut) yakni
segala sesuatu selain Ruh Al-Qudsi, maka keduanya pasti akan terbakar"
.
Hadis Qudsi :
"Seandainya dibuka kesucian wajah-Ku yang Mulia maka pastilah terbakar segala
sesuatu sejauh 'Mata-Ku' memandang".
(HR. Muslim)
.
Sebagaimana juga yang diungkapkan Jibril AS :
"Andaikan Aku Mendekat, Pastilah Aku Terbakar"
.
"Barang Siapa Mengenal Dirinya, Maka Dia Akan Mengenal Sifatnya,
Barang Siapa Mengenal Sifatnya, Maka Dia Akan Mengenal Nafasnya,
Barang Siapa Mengenal Nafasnya, Maka Dia Akan Mengenal Hatinya,
Dan Barang Siapa Mengenal Hatinya, Maka Dia Akan Mengenal Rasanya,
Dan Barang Siapa Mengenal Rasanya, Maka Dia Akan Mengenal Rahasianya
.
Arifbillah selalu berkata tentang RAHASIA, rahasia itu ialah AKAL, AKAL itu adalah
DIRI, Pada DIRI itulah bermula Segala-Galanya, DIRI itulah Yang Mengenal Allah, DIRI
itulah Yang Ingat, Yang Takut, Yang Harap, Yang Taat, Yang Ikhlas, Yang Cinta, Yang
Rindu.
Tapi Diri itu jugalah Yang Lupa, Yang Jahil, Yang Ingkar, Yang Zalim, Yang Riya, Yang
Ujub,
.
Apakah yang membedakan suatu diri dengan diri yg lain itu?,,, Bedanya pada
pengenalan, dan sedalam mana pengenalan itu?,,,
Kata Arifbillah "pengenalan itulah bermulanya keislaman"
Hanya yang benar-benar kenal dan menyerah-lah yang mengenalnya, Maka apakah
yang menghalang manusia dari menyerah?,,, Apa yang tidak benar dengan AKAL
fikirannya, sehingga dia sanggup menggadaikan Kebahagian Abadi buat DIRInya?,,,
Apakah yang menjadi HIJAB kepadanya?,,,
Jawab arifbillah : karena ILMUnya telah rusak, dirusakkan oleh pemikiran sekuler,
yang dirasuk-kan sebagai ilmu yang sebenar, yang datang sebagai teori dan
andaian dalam berbagai-bagai disiplin ilmu
Ilmu itu bukanlah sebenarnya ilmu, karena ia menjadi hijab antara diri dengan
HAKIKATNYA, Pendidikan moderen telah menjadikan mereka buta akan hakikat yang
sebenar, mereka tidak lagi kenal hakikat yang mendasari Pandangan Alam

.
Maka sebab itulah arifbillah merumuskan kembali ilmu hakikat itu dalam
Prolegomena to The Metaphysics of Islam, dengan harapan mereka yang mau
mendapat petunjuk akan berusaha mempelajari dan memahaminya, Mudahmudahan mereka akan kembali menemui diri sendiri
.
kata hadist,
AWALUDDIN MA'RIFATULLAH :
"Awal Agama Mengenal Allah"
.
Mengenal diri sekaligus Mengenal Allah, berlakunya sembah kepada Allah atas
kenal, kalau tidak kenal maka itu cuma hayalan belaka
.
MAN ARAFA NAFSAHU FAQAD ARAFA RABBAHU :
"Barang siapa mengenal dirinya maka akan kenal pada tuhanNya"
.
INNALILLAH :
"Sesungguhnya kita berasal dari Allah"
WA ILAIHI ROJIUN :
"Akan kembali kepada Allah"
.
Pembuktian sesungguhnya kita berasal dari Allah, kata Allah dalam hadist qudsi :
"AKU ADALAH PERBENDAHARAAN YANG TERSEMBUNYI, AKU INGIN DIKENAL MAKA
KUCIPTAKAN MAHLUK (Adam) DAN SEGALA ALAM BESERTA ISINYA"
.
Kata Allah : "AKU INGIN MELIHAT DIRI DILUAR DIRIKU"
.
Sebenarnya sebelum ada langit dan bumi, sebelum ada syurga dan neraka, dan
juga sebelum ada Makhluk, dan Allah pun belum dikenal sudah adakah kita,?.... Dan
adanya kita dimana,?
Jawab :
ADANYA KITA SEMUA YAITU DI DALAM PERBENDAHARAAN ALLAH (di dalam kunhi
dzat Allah)
.
Sedangkan Allah masih seorang diri, apakah Ruh kita sudah ada,?....
Apakah sama usia Allah dengan Ruh kita,?.... Sama-Sama Tiada Awal Tiada Akhir
.
Kata Allah :
"WAHAI SEGALA PERBENDAHARAAN RUH MANUSIA, AKU INGIN MENCIPTAKAN ALAM,
PERHATIKAN DAN SEBUT KUN SECARA BERSAMA-SAMA"
.
1. KUN : jadilah tujuh lapis bumi dan isinya serta tumbuh-tumbuhan, dan binatang
di darat dan dilaut
.

2. KUN : jadilah tujuh lapis langit dan planet serta tata surya dan gugusan bintang
.
3. KUN : jadilah Syurga
.
4. KUN : jadilah Neraka
.
5. KUN : jadilah Malaikat
.
6. KUN : jadilah Jin
.
7. KUN : jadilah Iblis, maka sudah tujuh kali kun
.
Kesemunya tersebut kata Allah adalah berdiri sendiri dengan nyawa masingmasing, kesemuanya aku yang mengendalikanNya yang sudah diberi tugas sesuai
perjanjian dalam bahasa ilmu
"AR-RUH NUR MUHAMMAD"
.
Sekarang kata Allah, aku ingin melihat diriku diluar diriku, dan aku mau
menciptakan Adam
.
WAHALAQTA ADAMA KASURATIHI :
kuciptakan Adam seperti rupaku kata Allah, atau seperti bentukKu, atau seperti aku
kata Allah
.
Allah memerintahkan Jibril untuk mengambil TANAH-AIR-ANGIN-API, dipertengahan
dunia di negeri mekkah, dimana nanti dibangun ka'bah baitullah oleh Nabi Ibrahim
.
Proses penciptaan Adam, kata Allah "AKAN KUBUAT ADAM SEPERTI UJUDKU" baiklah
kata Malaikat
.
Setelah Adam dibentuk persis Allah Ta'ala, maka Allah Ta'ala meniupkan Ruh kepada
Adam lalu Adam bersin, apa gerangan yang terjadi,?
Adam cuma bisa bernapas saja, nama napasnya idhofi,
WAHAI JIBRAIL, AKU SUDAH BISA MELIHAT DIRIKU DILUAR DIRIKU,
dan Allah Ta'ala pun sangat senang sekali
.
Walaupun sudah hidup namun Adam masih belum bisa berjalan dan bergerak,
berkata, belum bisa mendengar dan merasa, alias Adam masih kaku
.
HAI JIBRAIL BAGAIMANA INI,?.... ADAM MASIH TAK BISA APA-APA
Sekarang kata Allah: "KUN, SEMPURNALAH ADAM" setelah di KUN Adam tetap saja
belum sempurna
Kata Allah :
WAHAI JIBRAIL, KAU DIAM-DIAM SAJA KARENA AKU AKAN BERTAJALLI DI UJUD ADAM

BIAR ADAM SEMPURNA, BIAR AKU GHAIB DI DIRI ADAM DAN AKU JUGA INGIN
DIKENAL, MAKA AKU AKAN MENJADI RAHASIA DIRI MANUSIA, DAN AKU AKAN
MENETESKAN PERBENDAHARAAN DZATKU MELEWATI SULBI ADAM
.
Setelah Adam sudah sempurna, Adam tinggal didalam syurga seorang diri,
bagaimana biar Adam tak kesepian di syurga, status Adam belum tahu entah lakilaki atau wanita, jadi Adam yatim tak punya bapak dan tak punya ibu, lalu Adam itu
binnya siapa ya,?
Sulbi Adam belum memanjang
.
ADAM MALIKUL JASAD :
Adam raja sekalian Jasad
.
MUHAMMAD MALIKUL ARWAH :
Muhammad raja sekailan Ruh"
.
ALLAH MALIKUL DZAT :
"Allah raja sekalian Dzat"
.
Sekarang Adam ditidurkan oleh Allah, Adam tidur pulas, dengan kuasa Allah
dicabutlah tulang rusuk Adam disebelah kiri untuk dijadikan SITI HAWA (nur sia)
pemula Asal, sekarang Adam tidak kesunyian lagi di syurga, dan Adam pun
dimuliakan para malaikat dan kalangan jin kenapa,?
Sebab hanya bangsa malaikat yang melihat Allah bertajalli penuh ke diri Adam,
karna itulah Adam dimuliakan betul oleh para malaikat
iblis iri dengki dengan Adam dan hawa, lalu iblis menipu daya Adam, apa sebabnya
iblis mau menipu daya Adam,?
Sebenarnya itu hanya cara Allah saja yang ingin dikenal, biar cepat turun ke bumi
.
Adapun iblis diciptakan dari Api, dia disipati Allah dengan AL-MUTAKBBIRIN tambah
TAKBUR......
Sebenarnya Adam mau dikirim ke bumi sebagai khalifah di muka bumi, atau wakil
Allah di muka bumi,,,,,, jadi AL-WAKIL dengan AL-BATHIN adalah satu
.
ZAHIRRU RABBI FI BATHINI ABDI : zahir Allah pada bathin hambanya
.
Lalu Adam diberi : nama-nama segala sesuatu
.
WA ADAMU ASMA AKULLAHA
.
WA ADAMU SIFAT AKULLAHA
.
WA ADAMU WUJUD AKULLAHA
.

WA ADAMU SYIR AKULLAHA


.
WA ADAMU ZAUK AKULLAHA
.
Jadi Adam diberi segala nama, segala sifat, segala rahasia, segala rasa
.
Wal hasil iblis menggoda, mau menipu Adam memakan akan buah khuldi, lalu
terbukalah nafsu birahi, dan sulbi Adam memanjang, sulbi siti hawa terbuka, dan
tak pantas lagi tinggal di syurga karena telah mengotori syurga
.
Dengan izin Allah Adam turun ke dunia bersama ada tiga unsur diri Adam :
TUBUH-NYAWA-ALLAH TA'ALA, yang tidak bisa dipisahkan
.
Adam dan hawa dibekali rasa syurga jannatun naim biar dia ingat pulang ke syurga,
yaitu rasanya pada waktu Adam kumpul sama hawa di dunia
.
Waktu kita kumpul bersama istri atas nikmat syurga jannatun naim, sekarang diri
kita ada diperbendaharaan Adam yaitu ghaib di sulbi Adam, sulbi Nuh, terus sulbi
Ibrahim sampailah ke sulbi Abdullah dan dikandung rahim Siti Aminah, lahirlah
Rasulullah Saw di kota mekah
Jadi kita ghaib dari sulbi kesulbi 25 nabi menyebar sampai kesulbi orang tua kita,
lahirlah kita sama unsur JASAD-RUH dan ALLAH TA'ALA, satu batang tubuh
.
Mencari Allah diluar diri syirik,
Mencari Allah didalam diri sindik
.
MISAL kapas berlindung dibenang, benang berlindung dikain, seakan-akan kapas
dan benang tidak nampak, yg nampak adalah kain, atau ghaib Allah yang nyata
hamba, sebab terdinding kita kepada Allah, selain ujud Allah masih ada rasa ujud
kita, selain sifat Allah masih ada rasa sifat kita
.
Misal Ujud artinya Ada, mustahil tiada, berarti nyata ada lawanNya Adam (tiada),
berarti Adam cuma hanya nama saja, yg ada Allah Ta'ala saja
.
Sekarang Allah Ta'ala tidak bisa menyamar lagi, karena sandiwara Allah sudah
ketahuan, dan Allah sangat senang sekali kalau kita mengenali dia, daripada kita
tidak kenal akhirnya terdinding merupakan najis dihadapan Allah
.
Unsur Manusia : ADA TUBUH, ADA RUH, ADA NYAWA, ADA ALLAH TA'ALA
.
Rasulullah berkata :
"TIADA ADA AKU LIHAT PADA HAMBA, MELAINKAN ALLAH TA'ALA PADA ZAHIR DAN
BATHINNYA"

JALANNYA DZIKIR
DZIKIR SYARIAT Adalah :
"LAA ILAAHA ILLALLAH"
diucapkan berulang-ulang dengan lisan sampai masuk kedalam hati sehingga lisan
atau mulut tidak berucap lagi.
Rahasia dzikir ini terdiri dari 12 huruf yang sama Maknanya dengan Waktu 12 jam,
Dzikir ini selalu dikumandangkan oleh para Malaikat bumi (Malaikatul Ahyar) ketika
ALLAH SWT Menciptakan setiap Makhluknya di muka bumi
-------DZIKIR TAREKAT Adalah :
"ALLAH-ALLAH-ALLAH"
diucapkan berulang-ulang di dalam hati saja dengan pengosongan pikiran, lalu
fokus pada Nama tadi sehingga Nama ALLAH tadi membuat dan Menciptakan Alam
bayangan hidup didepan Mata anda sendiri, jangan kaget dan takut oleh fenomena
tersebut karena para jin syetan selalu mengintai anda tetapi berlindunglah Kepada
ALLAH SWT yang Maha Menjaga Orang Beriman dengan ayat dan doa :
AUDZU BILLAHI MINAS SYAITHANIR RAJIM
LAA ILAAHA ILLALLAH ANTA SUBHANAKA INNI KUNTU MINAZ ZHALIMIN.lalu
lafazkan
ALLAHU SALAMUN HAFIZHUN WALIYYUN WA MUHAIMIN
( Allah Yang Maha sejahtera, Maha Memelihara, Maha Melindungi lagi Maha Menjaga
Hambanya yang beriman)
-------DZIKIR HAKIKAT Adalah :
"HU-HU-HU" (DIA ALLAH)
diucapkan dalam hati saja melalui perantaraan tarikan Nafas ke dalam sampai ke
perut, usahakan perut tetap keras biarpun Nafas telah keluar, dalam bahasa Ilmu
tenaga dalam ini adalah metode pemusatan power lahiriah dari perut, dalam istilah
cina yin dan yang ini adalah penyembuhan atau pengobatan pada diri secara
bathiniah dan kesemuanya itu benar adanya karena pusat perut adalah sumber
daya energi kekuatan manusia secara lahiriah dan bathiniah serta secara hakikat
Dzikir HU sebenarnya tempatnya pada pusat perut dengan perantaraan Cahaya
Nafas Yang sangat berharga pada Manusia
-------DZIKIR MA'RIFAT Adalah :
"HU-AH-HU-AH-HU-AH" atau "HU-WAH" (Dia Allah Bersamaku),
Sebenarnya bunyi dzikir ini sudah perpaduan antara hakikat dan marifat, dzikir
tersebut dilantunkan dalam hati saja dengan gerakan nafas HU masuk kedalam, AH
keluar nafas, ini adalah dzikir kenikmatan, kecintaan (Mahabbatullah) yang sangat
luas faedah hidayahnya dan karomahnya sehinngga dapat menyingkap tabir
rahasia Allah SWT pada gerakan kehidupan ini.
-------DZIKIR RAHASIA MARIFAT

Adalah : "HU WALLAHU AHAD"


(Allah Maha Tunggal)
"HU atau HUWA" adalah nama ALLAH,
Secara harfiahnya berarti DIA,
HU adalah istilah lain yang digunakan untuk ALLAH, dan digunakan sebagai Nama
ALLAH
-------ALLAH HU berarti ALLAH satu-satunya Dia, Dalam bahasa Arab, HU sebagai
tambahan intensif untuk perkataan Allah, sehingga Allah Hu berarti Allah itu sendiri,
HU juga ditemukan dalam lafaz
"LAA ILAAHA ILLAALLAH HU" :
(Tidak ada Tuhan kecuali Allah),
Atau dalam intepretasi Sufi
(Tidak ada kenyataan kecuali Allah)
-------DZIKIR adalah kata Puji Tiada Yang lain Puji Muhammad kepada Kekasih atau Puji
Allah pada Kekasihnya
-------DZIKIR SIRR Adalah DZIKIR RAHASIA, Bila dikatakan rahasia, juga tempat berdzikir
juga semestinya Rahasia (pahamilah).
-------DZIKIR RAHASIA berbunyi AH, AH adalah gabungan antara huruf ALIF dan HA
(apakah hakikat ALIF dan HA?)
Sifat dan laku ALIF adalah atas, bawah dan didepan, Tidak ada ALIF dibelakang, ALIF
diatas berbunyi (A), ALIF dibawah berbunyi (I), ALIF didepan berbunyi (U)
Sementara HA hanya bersifat didepan
(tiada dalam zikir disebut HA atau HI hanya HU, karena tiada bersifat diatas atau
dibawah HA didepan berbunyi HU bersesuaian kedudukan, HA hanya didepan walau
apapun kedudukan ALIF sama ada didepan, atas atau dibawah),
pahamilah kiasan ini
-------Ada yang berdzikir dengan A,I,U
(ada amalan AH, IH, UH ) atau HU, tetapi yang sebenar-benar Dzikir sir adalah AH
karena Dzikir ini pada hakikatnya digelar Dzikir perkamilan Allah dan muhammad di
Sidratul Muntaha
-------Pada AH berada makam fana dan baqa, maka cari dan gali lah, Kalau tidak karena
Ma'rifat, tidak akan bersama ALIF dan HA menjadi AH
-------Cinta Illahi itu adalah Asyik, Bagaimana dengan Cinta Insani?
Apa pun kedua-dua nya tetap dari kata Cinta, Sipencinta akan merasa kerinduan
yang teramat didalam cinta yang mempunyai arti suatu tanda yang menggirangkan
(Bahjah)
--------

Pahami hal ini berulang ulang :


Ibn Arabi menjelaskan ;
"Jika engkau mencintai suatu wujud karena keindahannya, engkau tak lain
mencintai Allah, karna Dia adalah satu-satu nya Wujud yang Indah"
-------Hakikat sebenarnya Cinta adalah hubungan yang mengakibatkan ketenangan yaitu
setelah kembali ketanah Air-negeri Asalnya.
-------AL-HAQ adalah tempat kembali bagi HAQ dan tidak yang lain HAQ itu sendiri, lalu
Apakah yang dimaksud dengan ketanah Air-negeri Asalnya itu adalah AL-HAQQ?
-------Pahami hal ini berulang ulang :
SYAHWAT adalah PUNCAK untuk kembali ke ASAL MULA, Yaitu menutupi
'KEKOSONGAN' dan memadati 'LOBANG' karena mustahil membiarkannya 'KOSONG'
-------Ada orang yang tergapai-gapai mencari 'MARTABAT KOSONG'
-------Apakah 'MARTABAT KOSONG ITU'?
Dimanakah ia?
Martabat Kosong tidak sama dengan Martabat Hampa, Berpegang kepada Martabat
Hampa maka amat jauh untuk Mencari Tuhannya
-------Ada faham yang mengatakan Allah adalah kekosongan, tapi kosong bukan DzatNya
akan tetapi SifatNya
Juga ada faham yang menyebut La Ta'yun itu adalah Martabat sepi
-------Keadaan atau kewujudan Al-Haqq bergantung pada hubungannya dengan Haq, AlHaq mewakili dan mempersembahkan Aspek Anugerah Tuhan, Dibiarkan Al-Haqq
kosong bermakna Tiada pengenalan untuknya karena Al-Haq berhenti Mewujud
-------Syahwat merupakan Hijab,
Hijab disini bukan seperti difahami oleh orang awam, Hijab bermaksud Kenal
sebagaimana terkandung dalam kalimah
"KENAL DIRI AKAN KENAL TUHAN"
Apa pula maksud kenal disitu?
Satu Keharusan Mengetahui Maksud Tersebut Karena Ianya Asas kepada Ilmu
Mengenal, Kalau Asas Sudah Tidak Tergapai Bagaimana Mau Menyelam Keintinya?
-------PERNIKAHAN bakal menenangkan agar terbuka hijab yang dimaksudkan,
PERNIKAHAN ini cermin seolah berada diatas gambar yang saling menghadap
dengan seluruh bagian-bahgian yang bersifat Jasmani yang sama Antara satu
dengan yang lainnya, Hijab juga bermaksud Dinding Jalal, inilah tempat Tajalli

ILMU RAHASIA TENTANG NAFAS

NAFAS I
Adapun NAFAS yang keluar dan masuk itu dinamakan MUHAMMAD. Maka NAFAS itu
dinamakan NABI kepada kita. (tapi kita bukan nabi?)
Kemudian yang dinamakan MUHAMMAD itu adalah PUJIAN, Maksud dari PUJIAN disini
berkaitan dengan NAFAS..
Maka NAFAS itu dinamakan.. :

Ketika ke luar = Ilmu Ghaibul Ghuyub.


Ketika ke dalam = Ilmu Sirrul Asrar.
----------

Dari NAFAS itulah timbunya Ibadah MUHAMMAD.


Dan dari JASAD kita itulah timbulnya Ibadah ADAM,
---------Maka ibadah Muhammad itu :
SHOLATUL DA'IM =
Sholat terus-menerus.
WAHDAH FIL KASRAH =
"pandanglah satu kepada yang banyak"
---------- Yang dinamakan NAFAS itu =
yang keluar masuk dari mulut.
- Yang dinamakan NUFUS itu =
yang keluar masuk dari hidung
- Yang dinamakan TANAPAS itu =
yang keluar masuk dari telinga.
- Yang dinamakan AMPAS itu =
yang keluar masuk dari mata.

Maka Nafas itulah yang menuju kepada "ARASHTUL MAJID"


karena itu hendaklah kita ketahui Ilmu tentang Nafas ini..,
Yaitu Ilmu GHAIBUL GHUYUB, karena itu adalah salah satu daripada
ibadah MUHAMMAD.
---------Ingat..!!
Ilmu Nafas harus disertai dengan praktek langsung..,
tidak boleh hanya diambil teori-nya saja
Kita lanjutkan
NAFAS Yang keluar dari lubang hidung kiri itu dinamakan JIBRIL,
Ucapannya "ALLAH".
NAFAS yang masuk melalui lubang hidung kanan itu dinamakan IZRAIL,
Ucapannya "HU".

Maka Zikirullah yang dua itu dinamakan NUR.


Maka jadilah DUA NUR,
Yaitu kalimah "ALLAH" Satu NUR dan kalimah "HU" Satu NUR.
Dua NUR ini bertemu di atas BIBIR dan tidak masuk ke dalam TUBUH.
Amalan ini harus sampai ke derajatnya yang dinamakan "NURUL HADI"
ke arah itulah yang harus dicapai.
NAFAS yang naik di dalam tubuh ke Ubun-Ubun dinamakan AHMAD, lalu.. turun dari
Ubun-ubun sampailah ke JANTUNG NURANI dinamakan IZRAIL,
Ucapanya "ALLAH".
Kemudian NAFAS yang dari JANTUNG naik lagi ke Ubun-Ubun, dinamakan JIBRIL,
Ucapannya ialah "HU".
Amalan inilah yang dinamakan :
"SYUHUDUL WAHDAH FIL KASRAH dan SYUHUDUL KASRAH FIL WAHDAH"
Inilah Pintu Makrifat,
-------------------

NAFAS II
Yang dinamakan HATI NURANI (qalbu) itu adalah NUR yang dipancarkan dari bagian
bawah jantung (bagian Muhammad) ke arah bagian atas jantung (bagian Allah).
----------

* Adapun zikir NAFAS


ketika keluar = ALLAH
Dinamakan ABU BAKAR,
ketika masuk adalah HU
dinamakan UMAR, letaknya NAFAS adalah di mulut.

* Adapun zikir ANFAS


ketika keluar adalah = ALLAH
dan ketika masuk adalah HU
,letaknya ANFAS pada hidung,
dinamakan MIKAIL dan JIBRIL.

* Adapun zikir TANAFAS


itu adalah tetap diam dengan "ALLAH HU"
letaknya di tengah-tengah antara dua telinga, dinamakan HAKEKAT ISRAFIL.

*Adapun zikir NUFUS


adalah ketika naik HU
dan ketika turun adalah "ALLAH"
letaknya di dalam JANTUNG,
DIRI NUFUS ini dikenal dengan USMAN dan perkerjaanya dikenal sebagai ALI

Sabda Nabi SAW :


"Barang siapa keluar masuk nafas tanpa zikir Allah maka sia-sialah
ia".

---------Berawal Nafas itu atas dua langkah Yaitu :


Satu Naik dan kedua Turun.
Maka takkala naiknya itu sampai ke langit tingkat 7
"WAN NUZUULU YAJRII ILAL ARDHI FA QOOLA HUWALLAH".
Dan takkala turun hingga 7 lapis bumi Maka NAFAS itu bunyinya ALLAH.
Takkala masuk pujinya : HUWA
Takkala ia terhenti seketika antara

HU MUTHLAK
Dalam tingkat keAKUan yang ghaib atau yang tidak diketahui, HU menunjukkan tidak ada bakat
untuk sifat, karna di sini HU tidak dapat di katakan apa-apa. HU itu tidak ada sifat dan tidak ada
lakonan denganNya, lalu daripada apakah dunia ini dizahirkan?
Sifatlah yang menzahirkan dunia ini bukan HU, kehidupan dunia ini ialah kesan ( athar ) dari
sifat hidup, karna pengetahuan yang zahir dalam dunia ini adalah kesan sifat pengetahuan HU,
begitu juga iradat, kuasa, penglihatan, percakapan dan lain-lain adalah kesan sifat-sifat yang aktif
.
Oleh itu baik dan jahat adalah daripada sifat dan bukan daripada HU, karna wujud mengambil
bentuk hidup, iradat mengambil bentuk kehendak, pengetahuan mengambil bentuk akal, dan
seterusnya, segala ini terzahir melalui anggota (organ)
.
Iradat berbentuk hati, kuasa berbentuk otak, dengar berbentuk telinga, melihat berbentuk mata,
berkata berbentuk lidah, Tiap-tiap zarah (atom) adalah bentuk satu sifat, karna pengetahuan dan
iradat mengambil bentuk sebagai dunia dalam wahdat, dunia adalah manifestasi atau zahirnya
sifat dan lebih tepat lagi adalah satu bentuk atau rupa sifat, karna tiap-tiap sifat menampakkan
dirinya dalam satu bentuk Persamaan dan perbedaan dalam bentuk adalah karna persamaan dan
perbedaan dalam sifat
.
Jika HU yang tidak terbatas itu mempunyai pengetahuan tentang diri HU yang tidak terbatas,
maka HU itu tentulah terbatas pengetahuannya,Jika HU tidak ada pengetahuan demikian, maka
Pengetahuan HU atau ilmu HU tentulah tidak sempurna
.
Jika Yang di ketahui itu tidak terbatas, bagaimanakah pengetahuan atau ilmu meliputinya ?
Jawabnya : HU yang mutlak mempunyai ilmu yang mutlak pada tingkatan ini yang mana
kaitannya dengan ilmu, yang demikian adalah juga mutlak dan mengetahui diri HU sebagai
mutlak, Sempadan tidak ada di sini, karna HU Mutlak tiada terbatas oleh ilmu yang mutlak
.
Tidak ada sempadan bagi yang mengetahui dan yang diketahui, karna dalam tingkatan itu,
apabila HU turun dari tingkatan itu, maka rupa atau bentuk yang diketahui menjelma dan itulah

sempadan pertama, oleh yang demikian dalam tingkatan mutlak, ilmu dan lain-lain sifat hilang
dalam HU dan HU tidak terbatas oleh ilmu, pada peringkat ini, HU adalah Batin pada diri
zahirku sendiri
.
Sebenarnya ada zahir dan ada batin yaitu terbatas (tidak mutlak) dan mutlak Yang satu janganlah
di campur adukkan dengan yang lain, Yang tidak mutlak mengetahui tentang tidak mutlaknya
dan yang mutlak mengetahui tentang mutlaknya, titik air yang mengalir ke lautan mengetahui
tentang titiknya dan juga tentang lautannya, Pengetahuan yang satu tidak bercampur dengan
yang lain, Ia tahu tentang kecilnya kawasannya dan tentang tiada hingganya tak ada batasannya
apabila HU dan ilmu bersatu, maka tidak ada yang meliputi dan yang diliputi meliputi yang
diartikan sebagai Yang Lain di sini HU dan Sifat adalah satu
.
Hakikat benda atau sesuatu perkara bebas daripada sifat dan tidak dapat di ceritakan, misalnya
sakit, apakah itu sakit? tidak dapat di ceritakan, tiada siapa yang dapat menceritakannyadengan
perkataan atau dengan bunyi, dan memberi orang lain merasai hakikatnya, karna orang yang
merasainya akan mengetahuinya dan apabila lebih daripada batasnya, maka berakhirlah dengan
kematian, oleh itu hanya tidak termasuk dalam lingkungan pengetahuan fikiran dan kasyaf
.
Sayyid Muhammad Gaysudraz (Wali Allah dari Gulbarga) pernah mengatakan : "jika engkau
menyembelih ayam dan menanamnya dalam tanah, semua Auliya dan Nabi-nabi bekerjasama
dengan seluruh kasyaf mereka tidak akan dapat mengatakan apakah hakikatnya pada masa itu"
.
Ayam ialah objek atau benda yang boleh di ukur, engkau tidak tahu sedangkan sebutir pasir yang
halus itu sebabnya ialah hakikat benda itu ialah HU Mutlak dan Wujud Mutlak yang terlampaui
dari sempadan ilmu dan kasyaf, maka Ianya tidak di ketahui dan tidak boleh di ketahui, Sifat
dapat di ketahui, sedangkan HU mempunyai sifat-sifat 'hidup, berkehendak, berkuasa, melihat,
melihat, mendengar' dan lain-lain
.
Jika HU membuang sifat-sifat ini, maka HU tidak tahu apakah HU sebenarnya, Jikaia
berlanjutan juga menyelidiki perkara ini, engkau bisa jadi gila. Jika dalam keadaan gila itu
engkau mengetahui sesuatu engkau hanya tahu yang engkau tidak tahu, oleh yang demikian,
percobaan hendak mengetahui hakikat HU adalah di larang, dan HU membuat engkau
mengetahui Diri ku
.
maksud Surah Ali Imran Ayat 30. Ilmu sendiri pun dalam keadaan ta'ajub tentang Hakikatnya
karna ilmu itu sendiri meleburkan dirinya dalam HU, dalam peringkat HU, ilmu itu sendiri
menjadi Hakikatnya, sehingga dan kecuali ada persaingan daripadanya, ianya tidak dapat tahu
HU itu, bukanlah ilmu itu tidak sempurna karna tidak tahu HU, Jika ilmu dalam keadaan fana,
maka usaha mencarinya pun akan fana juga, tidak ada kesan, di sini mencari adalah sebenarnya
tidak mencari, puncak pengetahuan seseorang tentang HU ialah tidak tahu (jahil) dan ta'ajub.
.

Zunnun Al-Misri ada berkata, yang berarti "Ilmu dalam Dzat Allah ialah jahil" Tidak ada Nabi
atau Wali yang telah sampai atau akan sampai tingkat itu, Nabi pernah berkata yang berarti "Aku
tiada tahu engkau lebih dari setakat yang dikehendaki oleh ilmu engkau" Tidak ada pandangan
yang pernah melihat tajallinya HU, Jika ada pun ia mencapai tajalli ini, maka ianya binasa atau
fana, karna tajalli HU melarutkan semua cermin manifestasi yang dengannya Nabi-nabi dan
Aulia bersangkutan
.
Nabi sebagai manifestasi atau kezahiran pertama dan Wali yang kedua, Peringkat kezahiran yang
kedua larut dalam pertama dan yang pertama larut dan kedua-duanya meresap masuk ke dalam
Yang Tidak TERBATAS, tajalli sifat larut dalam tajalli Zat dan Yang Mutlak jua yang kekal
.
HU tidak ada yang kedua dan pintu kamar HU tertutup dari semua yang di luar, seseorang akan
masuk ke dalamnya apabila meninggalkan diri dan menjadi tidak ada diri lagi, Yang berarti,
"Sesungguhnya HU meliputi segala-galanya"Meliputi ini adalah ibarat air meliputi ombak, salju,
embun, hujan batu dan lain-lain.
.
HU berarti ZAT MUTHLAK yaitu tanpa mengatakan sifat, Nama AKU menunjukkan ZAT
dengan semua Sifat KU, AHAD ialah peringkat di mana semua pengetahuan tidak ada , AKU itu
ENGKAU tidak boleh menggunakan perkataan ini itu kepada AKU, WAHID ialah peringkat di
mana Wujud AKU itu di isbatkan
.
HU berserta dengan tidak terbatas dan sifat-sifat tidak ada batasnya, dan ini tidak ada konsep
untuk menceritakannyayaitu HU tidak ada sifat-sifat terbatas, Maka itulah yang dikatakan Hadith
Nabi
"AKU lah yang Awal yang tidak ada apa pun sebelum KU, AKU lah yang Terakhir yang tidak
ada apa pun selepas KU, AKU lah Yang Zahir yang tidak ada apa pun atas KU, AKU lah yang
Batin yang tidak ada apa pun di bawah KU".
.
Tidak ada ghayr (yang lain), Adanya "ghayr" adalah mungkin hanya apabila wujud HU boleh
disempadankan, Nama bukanlah hanya perkataan saja tetapi ianya adalah Zat yang di namakan
itu berserta dengan Sifat KU
.
CARA AGAR BERTUBUHKAN NUR
MUSYAHADAH adalah bermesraan antara UJUD kepada DZAT-NYA seperti mesranya
Cahaya dengan lampunya,
Pujinya HU-ALLAH
-------SAKARATUL MAUT adalah saat RUHANI meninggalkan JASMANI, seperti kembalinya
Cahaya lampu kepada lampunya,

Pujinya ALLAH-HU
Tinggallah Nyawa memuji Tuhannya dengan Pujinya AH - AH.
-------Lalu.. kembalilah NYAWA kepada Empunya HAK, dengan pujinya :
"LAA ILAHA ILLALLAH MUHAMMADAR RASULULLAH",
Tiada dengan huruf, Tiada dengan suara.
-------Penjelasannya Tentang Syahadat Tauhid dan Syahadat Diri.. :
Syahadat Rasul + Syahadat Tauhid = Syahadat diri,
Lazimkan Syahadat diri Tanpa Suara, Naik Nafas sudah
"LAA ILLA HA ILLALLAH,
Turun nafas U..
"MUHAMMADURRASULULLAH",
Sampai Mesra.. Tidak boleh keluar, tarik perasaan sampai ke Hati.
Bunyi lagi
"LAA ILAAHA ILLA ANTA",
tahan Nafas tidak boleh keluar, langsung tarik Nafas keatas pelan-pelan
"LAA ILAAHA ILLA HUA",
berarti lebur, saat turun Nafas juga tidak boleh dikeluarkan, pelan-pelan, mesrakan
ke bulu-bulu, kulit, dengan perasaan,
Maka inilah Hakekat Syahadat, Mesra Dzahir dan Batin, telah bertubuhkan Nur jua
adanya.
keramat napas manusia
sedemikian hebatnya rahasia napas, yg diketahui hanya org org yg ahli
hikmah,napas ini sangatlah dirahasiakan,
jika ada org datang dari kanan dan napas kita lebih banyak keluar dari kanan maka
pertanda apa hajatnya insya allah akan segera berhasil,apa bila dia menanyakan
sesuatu maka insya allah akan didapatnya,intinya apa bila napas dikanan tamu yg
datng,atau kawan yg datang dikanan juga, maka insya allah kebaikan yg didapat,
jika ada musuh yg kita hadapi,maka tenangkanla pikiran anda rasakan napas kita,
bila napas kita dikanan maka jadikanlah dia berada dikanan kita, bila napas yg kuat
dikiri maka jadikanlah musuh kita dikiri kita brada, niscaya kita akan selamat dari
kejahatan dia,
dan sebaliknya jika napas kita dikiri,dan org dtg bertanya datang dikanan maka
alamat apa yg dihajatkannya akan banyak halangan,kalau dia bertanya pekerjaan
maka pekerjaan atau usahanya akhirnya akan bangkrut,
misalkan lagi dan kembangkan lagi dalam hal hal lainnya,
sebuah hikmah,jika kita akan keluar rumah sedangkan diluar sana lagi ada
kerusuhan,atau lagi ada perkelahian,lihatlah napas anda jika lebih keras napas
kanan, maka berangkatlah insya allah anda akan selamat, tetapi jika napas anda
dikiri,alangkah baiknya tidak usah,atau lebih berhati hati,kerena menandakan
bahaya

ketehui ulehmu bahwa sesungguhnya kata ahli hikmah bahwa napas kanan akan
menimbulkan aura panas ditubuh,dan napas kiri akan menimbulkan aura dingin
sejuk,,,
napas kanan adalah alamat sejahtra dan selamat, napas kiri pertanda bahaya
barang siapa membiasakan napas kanan maka tiada sampai kepadanya penyakit
kerena kedinginan,tiada sampai kepadanya bahaya,dan mengobati penyakit
gangguan jin,sehat tubuhnya dan lambat tua /awet muda
apabila kita sakit panas maka tutuplah napas kanan niscaya akan dingin sejuk
tubuh kita
demikian juga jika kita kedinginan tutup napas kiri kita maka kita akan sejuk panas,
bahwa napas kita akan bersama sama keluar kanan kiri ketika,terkejut, naik
ketempat tinggi,bertemu musuh,ketika bersetubuh dgn istri,atau ketika akan mati
dll
jika ada org bertanya datang kepada kita tentang hal hal gaib,atau apa saja kita
lihatlah napas kita,jika ia datang dari kiri napas kita dikiri juga maka habarnya
benar,jika dia minta hajat maka akan terkabul,apa yg dia ucapkan maka benarlah
dia,,,,
demikian juga dia datang dan dihadapan kita dari kanan napas kita dikanan maka
seperti diatas,
sering saya praktikkan ada seorang wanita datang menanyakan kepada saya
apakah pacarnya benar sayang saya liat dia datang dari kanan dan napasnya saya
juga kanan maka saya pastikan jawabannya bahwa pacarnya itu sayang dia,,,dan
bisa anda aplikasikan pada berbagai masalah hidup
jika dia datang dari kiri sedangkan napas kita dikanan ,atau datang dari kanan
napas kita dikiri berarti kalau dia mengajak bisnis berarti hampir bisa dipastikan
dia akan menipu atau bisnis itu bangkrut,
jika bertanya akan sesuatu usaha maka hampir dipastikan usahanya akan
gagal,atau bertanya apa suaminya selingkuh atau tidak maka dapat dipastikan
suaminya selingkuh
begitu besar rahasia napas ini,kerena dalam rahasia napas inilah allah letakkan
rahasia hayat, rahasia zat dan sipat ,rahasia allah dan hambanya ,dalam sehari
semalam kita bernapas sebanyak 24,000 kali,

rahasia napas ini adalah rahasia yg sangat besar ilmu yg sering digunakan oleh
para ahli hikmah,dalam kitab tajul muluk disana juga dibahas tentang rahasia
napas, napas lobang hidung kanan dinamakan matahari kerena sipatnya yug panas,
lobang hidung kiri dinamakan bulan kerena sipatnya dingin
wanita lebih banyak bernapas dengan hidung sebelah kiri sehingga sifat wanita
rata rata hatinya gampang sekali dingin\

laki laki lebi banyak dengan hidung sebelah kanan sehingga gampang hatinya
panas,marah,dan gusar
jika kamu bernapas hidung kiri lebih cepat pertanda kamu lagi lelah,dan tidak
fit,atau kedinginan coba kamu tutup hidung kiri kamu bernapaslah dengan hidung
kanan niscaya tidak lama kamu akan segar lagi dan tubuhpun jadi hangatr,,,,coba
lah
jika anda sakit kepala badan panas coba anda tutup dengan kapas lobang hidung
kanan bernapaslah dengan kiri niscaya tidak sampai 10 menit sakit anda akan
berkurang kerena napas kiri itu pendingin
atau anda merasa lelah yg luar biasa coba kamu bolah balik napasnya kadang yg
ditutup kanan 2 menit kiri kemudian kanan lagi, trus itu anda bolak balik insya allah
badan anda sehat lagi dan segar
Sedangkan di bagian akhir, Tata Laku Hubungan Suami Istri, isinya lebih merupakan
ringkasan, analisis, sekaligus komentar penulisnya, yang diperkaya dengan literatur
penunjang. Namun, bagi pembaca awam yang tidak lagi mengerti Bahasa-bahasa
Bugis terhadulu, justru bab akhir inilah yang membatu mendapatkan intisari dari
manuskrip tua, yang hingga awal decade 2000, masih beredar di kalangan elite
terbatas, masyarakat kita.
Kepemilikan naskah ini oleh Lapawawoi yang kini dimuseumkan di Perpustakaan
Nasional, tulis Muhlis, mempertegas sirkulasi ajaran ini selain dimiliki kalangan
ulama/cendekia pesantren, pengetahuan ini juga milik bangsawan dan raja-raja
Bugis Makassar.
Selain pengetahuan bersetubuh ala bugis, Kitab Persetubuhan Bugis, juga
mengajarkan sistem rotasi waktu yang baik untuk berhubungan, dan tata cara
perawatan tubuh bagi pihak suami dan istri. Tata laku dan tahapan ini semua
dilakukan dalam satu rangkaian dan satu tempat
Untuk melangsingkan tubuh dan memperhalus kulits istri misalnya, suami tak perlu
repot-repot menyisihkan uang dan mengantar pasangannya ke pusat kecantikan
tubuh. Seperti spa center, steam room Jacuzzi, atau membayar kapster salon.
Di kitab mengajarkan rutinitas kesederhanaan namun tetap dalam bingkai
kerahasiaan, tidak diketahui oleh orang banyak.
Untuk menjaga kebugaran tubuh, assikalaibineng misalnya merekomendasikan di
kamar tidur dan massage (pijitan) rutin pasca-bersetubuh. Sedangkam untuk
perawatan kulit, juga tak perlu cream pelembab atau whitening motion,
Kitab ini mengajarkan manfaat penggunaan "air mani" sisa yang biasanya meleler
di bagian luar babang urapa' (vagina) istri dan kalamummu (zakar) pihak suami dan
sejumlah mantra bugis-Arab, secara subtansial lebih merupakan niat, sekaligus
ekspresi kasih-sayang suami kepada istri pasca-berhubungan,

Kitab ini menyindir perilaku suami yang langsung tidur lelap atau langsung
meninggalkan kamar tidur, sementara istri belum mendapatkan kepuasan, biasanya
akan membuat wanita terhina. Di kitab ini. Perlakuan itu diistilahkan dengan,
teretta'na narekko le'ba mpusoni (adab setelah persetubuhan).
"(h.75) . Rekko mangujuni ilao manimmu takabbereno wekka eppa/urape'ni alemu,
nupassamangi makkeda; alhamdulillahahi nurung Muhammad habibillah./ nareko
purano mualai wae, muteggoi bikka tellu, nareko purano, mualani minyak pasaula,
musaularenggi kutawwamu apa napoleammengi dodong mupogaukangeki
paimeng/Apa' nasenggao manginggi'/ Aja mu papinrai gaumu denre purai mupogau,
iya na ritu riyaseng temanginggi (hal. 157).
Kira, kira artinya bebasnya, jika air manimu sudah keluar maka bertakbirlah empat
kali. Kemudian turunkan tubuhmu dan ucamkan hamdalah dan pujian ke nabi
Muhammad. Jika engkau sudah melakuklannya, maka lakukanlah perbuatan yang
menyenangkan perasaanya. (h.76) sebagai tanda sayang. Jika usai minumlahair
dengan tiga tegukan, dan ambilah minyak gosokdan urutlah kelaminmu agar
tubuhmu pulih kembali dan agar jagan sampai kalu lelah. Janganlah kamu
mengubah perbuatanmu seperti yang kamu lakukan sebelumnya, demikianlah
maka kamu akan disebut lelaki yang tidak merasa bosan dengan istrinya,"
Sedangkan tahapn selanjutnya, usai berhubungan, ambilah air mani dari liang fajri
yang sudah bercampur dengan cairan perempuan. Letakakkanlah di telapak tangan
mu, air mani dicampur dengan air liur dari langit-langit (sumur qalqautsar) suami,
sebelum mengusap air mani tersebut ke tubuh istri, terlebih dulu membaca doa
dengan lafalan bugis, "waddu waddi, mani-manikang". Mani riparewe, tajang
mapparewe, tajang riparewekki..." (hal.158)
Aiar mani basuhan ini bisa dipijitkan ke titik-tikik 12 rangsangan agar tidak kembeli
berkerut, atau memijit bagian panggul dengan tulang kering di ujung bawah jari
kelingking, untuk membuat tubuh istri tidak melar tapi tetap ceking..
.............................................................................................................................
Mau Anak Putih, Bersetubuh Setelah Jam 5 Subuh
TEKNIK bertahan dalam persetubvuhan menjadi hal yang sangat penting dan
mendapat tempat khusus dalam Assikalaibineng. Dan sekali lagi, pihak suami
menjadi faktor kunci.
Kitab peretubuhan Bugis ini tahu betul bahwa pihak suami senantiasa lebih cepat
menyelesaikan hubungan ketimbang perempuan. Menenangkan diri, sabar,
konsentrasi, dan memulai dengan kalimat taksim amat disarankan sebelum
foreplay.

Manuskrip Assikalaibineng amat mementingkan kualitas hubungan badan


ketimbang frequensi atau multiorgasme. Assikalaibineng adalah ilmu menahan
nafsu, melatih jiwa untuk tetap konsentrasi dan tak dikalahkan oleh hawa nafsu.
Namun pada intinya, Assikalaibineng bukanlah lelaku atau taswawwuf untuk
berhubungan badan, lebih dari itu assikalaibnineng adalah tahapan awal untuk
membuat anak yang cerdas, beriman, memiliki fisik yang sehat. Inti dari ajaran ini
adalah bagaimana membuat generasi pelanjut yang sesuai tuntutan agama.
(h.151) Banyak teori seksualitas mengungkapkan bahwa potensi enjakulasi sebagai
puncak kenikmatan seksual bagi laki-laki lebih tinggi ketimbang perempuan.
Perbandingannya delapan kali untuk suami, dan satu kali bagi istri.
Bahkan, dapat saja seorang istri tidak pernah sekalipun merasakan orgasme seteles
sekian kali, bahkan sekian lama hidup berumah tangga. "Assikalaibaineng,
mengkalim bahwa ini terjadi karena pihak suami sama sekali tak tahu atau bahkan
tak mau tahu dengan lelaku seks yang mengedepankan kualitas."
Mengutip sebuah buku lelaku seks sesusi ajaran Islam, yang diterbitkan di Kuala
Lumpur, dalam catatan kaki di halaman 164, Muhlis mengomentari "...Hampir 99
persen lemah syahwat (kelemahan nafsu jantan) adalah timbul dari sebab-sebab
kerohanian. Emonde Boas, seorang dokter asal Amerika bahkan pernah melakukan
penelitian, dari 1400 lelaki yang didata mengidap penyakit lemah syahwat, hanya
tujuh yang lemah karena sebab-sebab jasmani, yang lainya karena sebab rohani
atau psikologis,"
Dia melanjutkan, "kejiwaanlah yang menyebabkan faktir terbesar sekaligus
penggerak seseorang melakukan hubungan seks, sedangkan tubuh dan alat
reproduksi hanya merupakan alat pemuasan bagi melaksanakan kehidupan
kejiwaan seseorang.
Sedangkan teknik mengelola nafas dengan zikir, cara penetrasi, dan menutup
hubungan dengan pijitan ke sejumlah titik rangsangan perempuan, dan menemani
istri tertidur dalam satu selimut atau sarung merupakan bentuk akhir menjaga
kualitas hubungan.
Pengetahuan praktis seperti waktu yang baik dan kurang baik untuk berhubungan
badan juga secara rinci diatur dalam kitab ini. "Tidak sepanjang satu malam
menjadi masa yang tepat untuk bersetubuh." (hal.166)
Terdapat keterkaitan waktu bersetubuh dengan kualitas anak yang terbuahi, seperti
warna kulit anak. Untuk memperoleh anak yang berkulit putih, peretubuhan
dilakukan setelah isya. Untuk anak yang berkulit hitam, persetubuhan dilakukan
tengah malam (sebelum shalat tahajjud), anak yang warna klitnya kemwerah-

memerahan dilakukan antara Isya dan tengah malam.


Sedangkan untuk anak berkulit putih bercahaya, bersetubuhan dilakukan dengan
memperkirakan berakhirnya masa terbit fajar di pagi hari. Atau lebih tepatnya
dilakukan usai solat subuh, antara pukul 05.15 hingga pukul 06.00 jika itu waktu di
Indonesia. Ini sekaligus supaya mempermudah mandi junub.
Secara khusus kitab ini adalah menuntut pihak suami sebagai inisiator dan
mengingatkan kepada istri, agar menyesuaikan waktu tidur dengan keinginan
melakukan persetubuhan. Sebab ternyata, persoalan waktu amat berdampak
secara psikologis maupun biologis, terutama pihak istri.
Teks assikalaibineng secara spesifik menyebutkan adanya kaitan waktu tidur istri
dengan ajakan suami bersetubuh.
Assikalaibineng A hal.72-73 menyebutkan, "bila suami mengajak istri berhubungan
saat menjelang tidur, maka ia merasakan dirinya diperlakukan [penuh kasih sayang
(ricirinnai) dan dihargai (ripakalebbiri). Akan tetapi jika istri sedang tidur pulas,
lantas suami membangunkannya untuk bersetubuh, maka istri akan merasa
diperlakukan laiknya budak seks, yang disitilahkan dengan ripatinro jemma'.
Soal bangun membangunkan istri yang tidur pulas, assikalaibineng juga
memberikan cara efektif. Kitab ini sepertinya tahu betul, bahwa jika usai orgasme
sang istri biasanya langsung tertidur. Untuk menuntnjukkan kasih sayang, maka
usai berhubungan lelaki bisa mengambil air, lalu mercikkan satu dua tetas ke muka
istri. Setelah istri terbangun, lelaki memberikan pijitan awal di antara kening, mata,
menciumim ubun-ubun, memijit bagian panggul lalu bercakap-cakap sejenak.
Percakapan ini bagi istri akan selalu diingat dan membuatnya.
selesai