Anda di halaman 1dari 2

Pelayanan Acute Limb Ischemia

Prosedur Tetap

Pengertian

Anamnesis

No Dokumen
Tanggal terbit

No Revisi
Halaman
Ditetapkan oleh

NIP :
Acute Limb Ischemia (ALI) merupakan kondisi
penyakit sumbatan arteri yang emergensi dan
memerlukan penatalaksanaan yang segera.
Penatalaksanaan dilakukan sebelum golden
period dari kematian jaringan distal dari
sumbatan tercapai, yaitu 6 jam. Apabila
revaskularisasi tercapai setelah lebih dari 6
jam, akan meningkatkan risiko terjadinya
reperfusion injury syndrome, yang berakhir
dengan amputasi bahkan mortalitas.
Gejala pada ALI berhubungan terutama
untuk nyeri atau fungsi anggota tubuh. Para
onset dan waktu timbulnya nyeri, lokasinya
dan intensitas, serta perubahan dalam
tingkat keparahan dari waktu ke waktu
harus semua dieksplorasi. Durasi dan
intensitas rasa sakit dan perubahan fungsi
motor atau sensori sangat penting di klinis
pengambilan
keputusan
dan
urgensi
revaskularisasi

Pemeriksan Fisik

Secara menyeluruh (general)


5P (Pain, Pulseless, Pallor, Paraesthesia,
Paralysis)
Pada anggota gerak;
perubahan kulit
ulkus/gangren
pulsasi arteri
Evaluasi ABI (Ankle Brachial Index)

Kriteria Diagnostik

Berdasarkan :
- Anamnesis/Keluhan
- Pemeriksaan Fisik
- Pemeriksaan Penunjang

Diagnosis Banding
Pemeriksaan Penunjang

Pemeriksaan darah:
- dasar
- kimia lengkap
- khusus sesuai kasus
- Non Invasif:
- USG Doppler
- Laser Fluxemeter (bila ada fasilitas)
- Invasif :

- CT Angiografi (Multislice)
- MRA
- Arteriografi

Terapi

A. Obat-obatan (medikamentosa / non operasi),


dan
B. Tindakan operasi:
- operasi terbuka/konvensional
- minimal invasif/endovaskuler/trombektomi
Evaluasi secara menyeluruh :
- Fungsi ;
jantung
paru
Ginjal
Hati
Obat-obatan/medikamentosa
- Antibiotika: gram(+) atau gram(-) dan
anaerob
- Analgetik
- Anti trombolitik
- Anti koagulant

Edukasi

Menjelaskan tentang sifat penyakit, tujuan dan


rencana pengobatan
Karena ALI merupakan kelanjutan dari penyakit
arteri perifer
yang
merupakan proses
degeneratif dan sangat dipengaruhi oleh faktor
resiko, maka dianjurkan untuk :
1. Mengurangi/menghilangkan
faktor resiko
2. Latihan untuk membentuk pembuluh
darah (kolateral)
3. Evaluasi/kontrol berkala
4. Higiene untuk anggota gerak

Prognosis
Kepustakaan