Anda di halaman 1dari 5

79

BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh penulis dengan
merujuk pada tujuan khusus dari penelitian ini, maka dapat diambil beberapa
kesimpulan sebagai berikut :
1. Diketahui derajat nyeri sebelum pemberian terapi musik pada pasien nyeri
karena peningkatan tekanan intra kranial, dengan variabel tingkat skala
nyeri 5 menduduki posisi tertinggi yaitu 6 (37,5%) responden, sedangkan
tingkat skala nyeri 8 menduduki posisi terendah yaitu 1 (6,2%) responden,
dengan nilai rata rata skala nyeri 5,5.
2. Diketahui derajat nyeri sesudah pemberian terapi musik pada pasien nyeri
karena peningkatan tekanan intra kranial, dengan variabel tingkat skala
nyeri 5 menduduki posisi tertinggi yaitu 6 (37,5%) responden, sedangkan
tingkat skala nyeri 8 menduduki posisi terendah yaitu 1 (6,2%) responden,
dengan nilai rata rata skala nyeri 5,38.
3. Diketahui derajat nyeri sebelum pemberian terapi murottal Al-Quran pada
pasien nyeri karena peningkatan tekanan intra kranial, dengan variabel
tingkat skala nyeri 6 menduduki posisi tertinggi yaitu 6 (37,5%)
responden, sedangkan tingkat skala nyeri 3,4, dan 8 memiliki nilai pre test

80

skala nyeri rendah yaitu masing - masing 1 (6,2%) responden, dengan nilai
rata rata skala nyeri 5,56.
4. Diketahui derajat nyeri sesudah pemberian terapi murottal Al-Quran pada
pasien nyeri karena peningkatan tekanan intra kranial, dengan variabel
tingkat skala nyeri 5 menduduki posisi tertinggi yaitu 6 (37,5%)
responden, sedangkan tingkat skala nyeri 2,3, dan 8 memiliki nilai post test
skala nyeri rendah yaitu masing - masing 1 (6,2%) responden, dengan nilai
rata rata skala nyeri 5,44.
5. Tidak terdapat perbedaan nyeri yang signifikan pada pasien dengan
peningkatan tekanan intra kranial sebelum dan sesudah mendapatkan
terapi musik di ruang Bougenville RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi
Lampung Tahun 2016 (p value : 0,164).
6. Tidak terdapat perbedaan nyeri yang signifikan pada pasien dengan
peningkatan tekanan intra kranial sebelum dan sesudah mendapatkan
terapi Murottal Al-Quran di ruang Bougenville RSUD Dr. H. Abdul
Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2016 (p value : 0,164).
7. Tidak terdapat perbedaan pengaruh secara signifikan antara pemberian
terapi musik dan murottal Al-Quran terhadap nyeri pada pasien dengan
peningkatan tekanan intra kranial di ruang Bougenville RSUD Dr. H.
Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2016 (p value : 0,910).

5.2 Saran

81

Dengan merujuk pada manfaat penelitian yang telah penulis tetapkan


sebelumnya, maka dapat dirumuskan beberapa saran sebagai berikut:
1. Untuk Institusi Rumah Sakit (khususnya pelayanan Keperawatan)
Walaupun dari hasil penelitian yang kami lakukan tidak terdapat pengaruh
yang signifikan terapi music dan murattal al-quran terhadap penurunan
nyeri pada pasien dengan peningkatan tekanan intra cranial, tapi peneliti
masih meyakini bahwa ada manfaat yang baik dari terapi music dan
morattal al-quran terhadap pasien, maka peneliti tetap menyarankan
kepada Rumah Sakit untuk menyediakan layanan khusus Pemberian terapi
musik dan murottal Al-Quran di ruangan, seperti tape recorder, atau
pengeras suara lainnya. Menyediakan standar operasional prosedur (SOP)
tentang pemberian terapi musik dan terapi murottal Al-Quran.
Memberikan sosialisasi kepada perawat di ruang rawat sebagai pelaksana
tentang terapi musik dan terapi murottal Al-Quran yang benar.
2. Untuk Institusi UMITRA Lampung
Diharapkan hasil penelitian ini dapat digunakan bagi para mahasiswa
dalam menambah pengetahuan mengenai pengaruh dari musik dan
murottal Al-Quran. Terutama untuk penanganan nyeri secara non
farmakologis.
3. Untuk Pasien Dan Keluarga (khususnya pasien yang mengalami peningkatan
tekanan intra kranial)

82

Agar melakukan terapi musik dan atau murottal Al-Quran atau terapi
alternatif lainnya untuk mengurangi rasa nyeri yang diakibatkan oleh
terjadinya peningkatan tekanan intra kranial. Minimal untuk tekhnik
relaksasi bagi pasien yang sedang mengalami keluhan nyeri kepala.

4. Untuk Penelitian Selanjutnya


Untuk penelitian selanjutnya yang ingin melakukan penelitian tentang
terapi musik dan terapi murottal Al-Quran agar melakukan penelitian
lebih lanjut mengenai faktor-faktor lainnya yang mempengaruhi tekanan
intra kranial, khususnya pada penderita dengan nyeri hebat. Di lakukan
seleksi sample dan criteria inklusi dan ekslusi yang lebih ketat seperti
pembatasan usia, jenis kelamin dan diagnosa medis responden
5.3 Keterbatasan Penelitian
Penelitian ini mempunyai keterbatasan-keterbatasan yang dapat berhubungan
dengan hasil penelitian yaitu, anatara lain:
1. Terdapatnya beberapa jenis diagnosa medis yang menunjang nyeri tekanan
intra kranial belum spesifik, sehingga dalam menentukan responden masih
tertuju kepada stroke yang lebih tinggi saja ( belum merata).

2. Karena keterbatasan kondisi pasien, terutama hari rawat pasien di rumah


sakit, sehingga penelitian ini tidak bisa berjalan berkelanjutan (hanya
berjalan sekali waktu saja).

83

3. Karena alasan kondisi ruang perawatan rumah sakit yang sering terjadi
overload kapasitas tempat tidur, sehingga dapat mengeluarkan suara bising
akibat perbincangan keluarga pasien satu sama lain, sehingga mengurangi
pendengaran bagi responden.