Anda di halaman 1dari 3

Pengantar Ilmu Pendidikan Islam

Pengantar Ilmu Pendidikan Islam



= pendidikan
(24 )
-- = pengajaran
(31 )-

= pendidikan

( )
Pendidikan Islam (istilah)
Proses pengarahan perkembangan manusia pada sisi
jasmani, akal, bahasa, tingkah laku, dan kehidupan sosial
dan keagamaan yang diarahkan pada kebaikan menuju
kesempurnaan (Hamid an-Nashir & Kulah Abd al-Qadir
Darwis)
Usaha mengubah tingkah laku individu dalam kehidupan
pribadi atau kemasyarakatan dan kehidupan di alam
sekitarnya ( Omar Mohammad at-Toumi asy-Syaibani)
Ilmu Pendidikan Islam
Ilmu yang membahas berbagai teori, konsep dan desain
tentang berbagai aspek atau komponen pendidikan yang
didasarkan pada nilai-nilai ajaran Islam.
Tujuan IPI
Melakukan pembuktian terhadap teori-teori kependidikan
Islam yang merangkum aspirasi atau cita-cita Islam.
Memberikan bahan informasi tentang pelaksanaan
pendidikan dalam segala aspeknya bagi pengembangan ilmu
pendidikan Islam.

Menjadi korektor terhadap kekurangan teori-teori yang


dipegangi oleh IPI sehingga kemungkinan pertemuan antara
teori dan praktek semakin dekat dan hubungan antara
keduanya bersifat interaktif
Ruang Lingkup IPI
Pembahasan teoretis, akademis dan prinsip tentang konsep
pendidikan Islam dengan berbagai aspeknya., yakni visi,
misi, tujuan, kurikulum, proses belajar mengajar, dll.
Pembahasan praktis pragmatis tentang pelaksanaan
pendidikan baik dari segi paedagogis, didaktik maupun
metodik.
Landasan Pendidikan Islam
Al-Quran
Sunnah
Ijtihad (nilai sosial kemasyarakatan)
Signifikansi IPI
Pendidikan merupakan proses yang panjang dengan hasil
yang tidak dapat diketahui dengan segera, sehingga
dibutuhkan konsep dan teori yang matang dan tepat
Pendidikan dengan nilai ajaran Islam harus dilandasi dengan
teori kependidikan yang dapat dipertangungjawabkan secara
pedagogis.
Islam sebagai agama wahyu bisa fungsional dan aktual jika
dikembangkan melalui proses pendidikan yang sistematis
Pembentukan sikap dan nilai-nilai amaliah islamiah dapat
efektif jika dilakukan melalui proses kependidikan dengan
kaidah ilmu pengetahuan.

Perlunya penyusunan secara sistematis ilmiah terhadap


teori, hipotesis, dan asumsi kependidikan yang bersumber
dari ajaran Islam.