Anda di halaman 1dari 5

METODE JURNAL 1

Persiapan Biomassa Botryococcus braunii


Kultivasi indoor
dilakukan di media padat (agar)

Kultur mikroalga
dalam tabung reaksi steril
dan diberi pupuk

Apabila kepadatan mikroalga dalam


tabung meningkat, kultur
dapat dipindahkan dalam media dengan
volume lebih besar (100300 mL)

Setelah satu minggu


kultur dapat dipindahkan ke volume yang
lebih besar lagi (5001000 mL)

Kultur dilakukan secara bertahap dari


volume kecil ke volume yang lebih besar
yaitu sampai 5000 mL
ultur dilakukan secara bertahap dari
Kultur dilakukan secara bertahap dari
volume kecil ke volume yang lebih besar
yaitu sampai 5000 mL
ultur dilakukan secara bertahap dari

Pemanenan Biomassa
Pengendapan
dengan menggunakan bahan kimia NaOH dengan
perbandingan 1:1 (1 L mikroalga: 1 g NaOH) ; 24 jam

Pemisahan biomassa dan cairan jernihnya

Biomassa dapat dicuci


dengan air tawar beberapa kali untuk menghilangkan
kandungan garamnya

Penirisan menggunakan kain satin selama 24 jam

Pengeringan biomassa dilakukan


dengan sinar matahari selama 34 hari tergantung
cuaca dan selanjutnya biomassa bisa disimpan di
suhu chilling untuk nantinya dilakukan proses ekstraksi

Proses Ekstraksi
Metode mekanik:

Alga yang
sudah siap panen dikeringkan

Dilakukan pengepresan biomassa


dengan alat pengepres

Metode pelarut kimia:

Setelah proses ekstraksi dengan metode pengepresan,


ampas (pulp) biomassa dicampur dengan larutan
heksana untuk mengambil sisa minyak alga.

Ampas alga disaring dari larutan yang


berisi minyak dan heksana

Supercritical Fluid Extraction


CO2 dicairkan di bawah tekanan
normal

Dipanaskan sampai mencapai titik


kesetimbangan antara fase cair dan ga
s
Osmotic Shock
Tekanan osmotik dalam sel akan berkurang sehingga
akan membuat sel pecah dan komponen di dalam
sel akan keluar
METODE JURNAL 2
Metode maserasi:
Mikroalga Chlorella sp. kering
sebanyak 40 gram

Ditambahkan pelarut n-Heksane


sebanyak 150 mL

Proses pengadukan dilakukan


dengan orbital shaker selama 450
menit.

Disaring untuk memisahkan


filtrat dan residu

Untuk mengambil komponen minyak


dari filtrat dilakukan dengan distilasi

Metode sokhlet
Mikroalga Chlorella sp. kering
sebanyak 40 gram

Pada proses ini ekstraksi dilakukan


dalam ekstraktor sokhlet yang
beroperasi pada suhu 70oC

Minyak hasil ekstraksi diuji dengan


GC-MS

Minyak mikrolaga ditransesterifikasi dengan


metanol dan katalis KOH. Perbandingan
minyak dan metanol adalah 1:6

Reaksi dilakukan dalam reaktor


selama 1 jam pada suhu 60oC

Biodiesel yang terbentuk dipisahkan dari


gliserol dengan pencucian menggunakan
aquadest sampai pH netral

Kandungan air dievaporasi sampai berat


larutan stabil

Hitung rendemen biodiesel yang


dihasilkan