Anda di halaman 1dari 2

ANATOMI DAN FISIOLOGI PROSTAT

Kelenjar prostat terletak di bawah kandung kemih dan mengelilingi /


mengitari uretra posterior dan disebelah proximalnya berhubungan
dengan

buli-buli,

sedangkan

bagian

distalnya

kelenjar

prostat

ini

menempel pada diafragma urogenital yang sering disebut sebagai otot


dasar panggul. Kelenjar ini pada laki-laki dewasa kurang lebih sebesar
buah kemiri atau jeruk nipis. Ukuran, panjangnya sekitar 4 - 6 cm, lebar 3
- 4 cm, dan tebalnya kurang lebih 2 - 3 cm. Beratnya sekitar 20 gram.
Prostat terdiri dari :
1 Jaringan Kelenjar 50 - 70 %
2
30 - 50 %
Jaringan Stroma (penyangga)
3 Kapsul/Musculer
Secara embriologis terdiri dari 5 lobus :
1 Lobus medius 1 buah
2 Lobus anterior 1 buah
3 Lobus posterior 1 buah
4 Lobus lateral 2 buah
Selama perkembangannya lobus medius, lobus anterior dan lobus
posterior akan menjadi satu disebut lobus medius. Pada penampang lobus
medius kadang-kadang tidak tampak karena terlalu kecil karena lobus ini

tampak homoggen berwarna abu-abu, dengan kista kecil berisi cairan


seperti susu, kista ini disebut kelenjar prostat. Pada potoongan melintang
uretra pada posterior kelenjar prostat terdiri dari :
1 Jaringan kelenjar 50%-70%. Jaringan kelenjar ini terbagi atas 3 kelompok
bagian :
Bagian luar disebut kelenjar sebenarnya
Bagian tengah disebut kelenjar submukosal, bagian ini juga disebut
sebagai adenomatus zone
Disekitar uretra desebut periuretral gland
2 Jaringan stoma (penyangga) dan kapsul / muscular 30-50%
3 Kelenjar prostat
Kelenjar prostat menghasilkan cairan yang banyak mengandung
enzym yang berfungsi untuk pengenceran sperma setelah mengalami
koagulasi (penggumpalan) di dalam testis yang membawa sel-sel sperma.
Pada waktu orgasme otot-otot di sekitar prostat akan bekerja memeras
cairan prostat keluar melalui uretra. Sel sel sperma yang dibuat di dalam
testis akan ikut keluar melalui uretra. Jumlah cairan yang dihasilkan meliputi
10 30 % dari ejakulasi. Kelainan pada prostat yang dapat mengganggu
proses reproduksi adalah keradangan (prostatitis). Kelainan yang lain sepeti
pertumbuhan yang abnormal (tumor) baik jinak maupun ganas, tidak
memegang peranan penting pada proses reproduksi tetapi lebih berperanan
pada terjadinya gangguan aliran kencing. Kelainanyang disebut belakangan
ini manifestasinya biasanya pada laki-laki usia lanjut