Anda di halaman 1dari 7

Nama : anggi suryati

NPM : 1102014025
Tugas : Pancasila
KABUPATEN PESISIR SELATAN

Visi dan Misi


VISI :
"Terwujudnya masyarakat kabupaten pesisir selatan yang mandiri, unggul,agamis dan
sejahtera
MANDIRI:
Adalah berdiri sendiri, yaitu kondisi dimana daerah dapat memenuhi kebutuhan
pembangunan dengan mendayagunakan potensi yang dimiliki daerah secara optimal.
UNGGUL ;
Masyarakat memiliki kemampuan berpikir, beraktualisasi dan memiliki kapasitas inovatif dan
Kreatif sehingga menjadi masyarakat yang unggul.
AGAMIS :
Mengandung makna suatu kondisi masyarakat dapat mempelajari, memahami, melaksanakan
dan mengamalkan ajaran agamanya dalam tatanan kehidupan sehari-hari serta menjunjung
tinggi nilai-nilai agama dan adat.
SEJAHTERA :
Perlu sejumlah program akselarasi untuk bisa mendongkrak peningkatan indeks
Pembangunan Manusia (IPM) di Pesisir Selatan terutama dibidang Pendidikan, Kesehatan,
dan meningkatkan daya beli masyarakat.

MISI :
1. Mengupayakan Reformasi Secara Sungguh-Sungguh Untuk Aparatur Yang Bersih dan
Responsive, Guna Mewujudkan Pelayanan Prima Dalam Pemenuhan Hak-Hak Dasar
Rakyat, Seperti : Kependudukan (Akta Kelahiran, KTP dan KK), Kesehatan dan
Pendidikan.

2. Akan Menjalankan Amanah Masyarakat Dengan Mengedepankan Keterbukaan


(Transparansi) Dalam Berbagai Bidang, Termasuk Mengenai Besaran Anggaran yang
Ada Dalam APBD Pesisir Selatan, Anggaran Masuk dan Keluar, Serta PemasukanPemasukan Bagi Keuangan Daerah Dari Luar APBD, Yang Selama Ini Belum
Diketahui Oleh Masyarakat..
3. Memfokuskan Pada Pembangunan Nyata Perekonomian Masyarakat Dengan Lebih
Memberi Perhatian Kepada Sektor Penyumbang PDRB Terbesar, Yaitu Pertanian &
Perkebunan, Perikanan & Kelautan, Pariwisata, Perdagangan dan Jasa Industri
Pengolahan..
4. Mewujudkan Kehidupan Umat Beragama Yang Rukun, Toleran dan Penuh Kesejukan
Serta Memelihara dan Mengembangkan Budaya dan Kearifan Lokal.
5. Pembangunan Pertanian/Perkebunan dan Perikanan/Kelautan Berkelanjutan Dengan
Memberikan Nilai Tambah Untuk Kesejahteraan Petani dan Nelayan.
6. Mengurangi Tingkat Kejahatan, Kriminalitas dan Peredaran Obat-Obat Terlarang.

CURICULUM VITAE
BUPATI
I. Data Pribadi
a. Nama : H.Hendrajoni, SH, MH
b. Tempat/Tgl Lahir : Padang/08 November 1961
c. NIK : 3674010811610002
d. Usia : 54 Tahun
e. Alamat : Puspita Loka, Jl.Selvia LL Blok E 4 No.6-7 Bumi Serpong Damai
RT.00/005 Kel.Lengkong Gudang, Kecamatan Serpong - Banten
f. Jenis Kelamin : Laki-laki
g. Status Perkawinan : Kawin
h. Agama : Islam
i. Hobi : Olahraga, Travelling
h. Motto Hidup : Jika anda memiliki keberanian untuk memulai, anda juga memiliki
keberanian untuk sukses.
II. Riwayat Pendidikan
Pendidikan Formal
a. SD Kambang 1974
b. SLTP Kambang 1977
c. SLTA Wijaya Kusuma 1982

d. S1 Universitas Merdeka Malang 1989


e. S2 Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta 2010
III. Riwayat Pekerjaan
a. Reserse Polri 1985
b. Instruktur Secapa Polri 1991
c. Reserse TIK Panit Polri 1994
d. Kasubsi Das TIK Siratkum Polri 1995
e. Kasunit TIK Polri 2002
f. Kanit TIK Polri 2003
g. Kasat II/PSY Dit Narkoba PMJ Polri 2006
h. Kasat Narkoba Polres Metro Jaya Jakarta Selatan 2011
i. Kanit II Subdit V Bareskrim Narkoba Mabes Polri 2011
IV. Riwayat Organisasi
a. Ketua Dewan Pakar IKWAL Jakarta 2010
b. Ketua Dewan Penasehat Niniak Mamak Banda Sapuluah 2012
V. Keluarga
Istri : Lisdawati Ansori
Jumlah anak 3
1. Rani Gustiara Ayu
2. M.Khinda Oktafiani
3. Kumara Fitrihani Sauda
CURICULUM VITAE
WAKIL BUPATI
I. Data Pribadi
a. Nama : Drs.Rusma Yul Anwar, M.Pd
b. Tempat/Tgl Lahir : Painan/ 30 Juli 1963
c. NIK : 1301053007630003
d. Usia : 52 Tahun
e. Alamat : Jln.Raden Saleh Painan
f. Jenis Kelamin : Laki-laki
g. Status Perkawinan : Kawin
h. Agama : Islam
i. Hobi : Olahraga
II. Riwayat Pendidikan
Pendidikan Formal

a. SD 02 Painan 1972
b. SLTP 1 Painan 1979
c. SLTA 1 Painan 1982
d. S1 IKIP Padang 1986
e. S2 UNP 2012
III. Riwayat Pekerjaan
a. Guru SMEA Payakumbuh 1987-1989
b. Guru SMKN 1 Painan 1989-2007
c. Kepala Sekolah SMKN 1 Painan 2007-2010
d. Kepala Bidang PMPTK Dinas Pendidikan Pesisir Selatan 2010
e. Sekretaris Dinas Pendidikan Pesisir Selatan 2011
f. Pj.Kepala Dinas Pendidikan Pesisir Selatan 2011
g. Kepala Dinas Pendidikan Pesisir Selatan 2015
h. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Selatan 2015
IV. Riwayat Organisasi
a. Pengurus PGRI Pesisir Selatan
b. Anggota KORPRI
c. Ketua Yayasan Pembina SMK Painan
d. Pengurus Wushu Pesisir Selatan
V. Keluarga
Istri : Yunesti, A.Md.Kep
Jumlah Anak 3
1. Ayoumi Setyaning
2. Dayu Annesti Viana
3. Zahra Mardiah Anwar.

Arti dan Makna Lambang

LAMBANG DAERAH PESISIR SELATANBERDASARKAN PERDA NO. 09 TAHUN


1974, TANGGAL 3 DESEMBER 1974Lukisan didalam Lambang Daerah tersebutterdiri
atas:..
LAMBANG DAERAH PESISIR SELATAN
BERDASARKAN PERDA NO. 09 TAHUN 1974, TANGGAL 3 DESEMBER 1974
Lukisan didalam Lambang Daerah tersebut terdiri atas: Kata-kata "Pesisir Selatan".
Rangkiang (lumbung padi) bergonjong dua. Sebagian bundaran bujur telur. Tiga buah tali
rabab yang tegak lurus ditengah-tengah.
Warna dasar lukisan dan gambar, lambang daerah adalah sebagai berikut:
1. Oranye, warna dasar perisai segi empat.
2. Merah, warna kata-kata "Pesisir Selatan".
3. Biru,warna lautan.
4. Hijau, warna dasar kata-kata "Pesisir Selatan " dan warna tepi atau garis pinggir
rangkiang (lumbuang padi)
5. Hitam, warna atap rangkiang (lumbuang padi) dan warna tali rabab.
6. Kuning emas, dinding rangkiang (lumbuang padi)
ARTI DAN MAKNA
Bentuk lukisan dan wama-wama dalam lambang daerah berarti bermaksud sebagai berikut:
1. Arti Bentuk:
Bentuk perisai segi empat, melambangkan bahwa Kabupaten Pesisir Selatan adalah Daerah
Otonorni dalam Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berlandaskan Pancasila
dan UUD 1945.
2. Arti Gambar/Lukisan

Rangkiang (lumbung padi) melukiskan kehidupan ekonomi utama rakyat Pesisir


Selatan yaitu bertani (dari padi)

Atap rangkiang (lumbung padi) yang melengkung bagai tanduk kerbau dan
meruncing/menjulang ke atas, merupakan gaya sendi bangunan khas Pesisir Selatan
yang melambangkan sosial masyarakatnya yang dinamis, bekerja/berbuat. bercita-cita
luhur untuk kebahagiaan bersama dan hidup beragama.

Tali rabab yang menunjukan sesuatu kebudayaan yang khas yang hidup dalam rakyat
daerah Pesisir Selatan.

Dinding rangkiang (lumbung padi) yang melukiskan rakyat daerah pesisir selatan
memiliki kebutuhan hidup beradat ist'adat.

Sebahagian bundaran bujur telur yang melukiskan rakyat daerah Pesisir Selatan
mempunyai daerah lautan dan daerah yang membujur dari utara ke selatan.

3. ArtiWarna:
Warna dalam lambang daerah ini berarti / bermakna

Putih berarti suci

Merah berarti berani

Oranye berarti persatuan yang abadi

Biru. berarti kedamaian jiwa

Hijau berarti masa depan yang baik

Hitam.berarti tahan uji / abadi

Kuning emas berarti agung

MOTTO DAERAH:
Motto daerah Kabupaten Pesisir Selatan "TEKADKU MEMBANGUN PESISIR SELATAN".
Adalah simbol motivasi pengerahan seluruh sumber daya pembangunan yang selalu
berintegrasi secara utuh dan terpadu.
Sejarah

Objek Wisata Paralayang Kabupaten Pesisir Selatan


Kabupaten Pesisir Selatan merupakan salah satu dari 19 kabupaten / kota di Propinsi Sumatra
Barat, dengan luas wilayah 5.749,89 Km2. Wilayah Kabupaten Pesisir Selatan terletak di
bagian selatan Propinsi SumatraBarat, memanjang dari utara ke selatan dengan Panjang garis
pantai 234 Km.

Kabupaten Pesisir Selatan, sebelah utara berbatasan dengan Kota Padang, sebelah timur
dengan Kabupaten Solok dan Propinsi Jambi, sebetah selatan dengan Propinsi Bengkutu dan
sebelah barat dengan Samudera Indonesia.
Penduduk Kabupaten Pesisir Selatan tahun 2008 berjumlah 433.181 jiwa (213.462 jiwa lakilaki dan 219.719 jiwa perempuan). Terdiri dengan jumlah KK 97.978 dan 30.649KK adalah
penduduk miskin (50%). Dibandingkan pada tahun 2007 jumlah KK miskin di Kab. Pesisir
Selatan tahun 2008 terjadi penurunan sebesar 16 %. Dengan laju Pertembuhan penduduk
sebesar 1,29 % pertahun.
Wilayah administrasi pemerintahan terdiri atas 15 kecamatan (pemekaran 3 kecamatan, 16
Juli 2012) dan 182 nagari (pemekaran nagari tahun 2011). Sebagian besar penduduk Pesisir
Selatan bergantung pada sektor pertanian tanaman pangan, perikanan dan perdagangan.
Sementara sumber daya potensial lainnya adalah pertambangan, perkebunan dan pariwisata.
Sektor perkebunan terutama perkebunan sawit mulai berkembang pesat sejak sepuluh tahun
terakhir, yang berlokasi di Kecamatan Pancung Soal, Basa Ampek Balai dan Lunang Silaut.
Melibatkan beberapa investor nasional dengan pola perkebunan inti dan plasma. Sebuah
industri pengola minyak sawit CPO kini sudah berdiri di Kec. Pancung Soal, dengan
kapasitas produksi sebesar 4.000 ton per hari.
Pesisir Selatan memiliki panorama alam yang cukup cantik dan mempesona. Kawasan
Mandeh misalnya, sekarang kawasan wisata ini oleh pemerintah pusat masuk dalam Rencana
Induk Pengembangan Pariwisata Nasional (RIPPNAS) mewakili kawasan barat Indonesia.
Kawasan wisata potensial lainnya adalah Jembatan Akar, Water Pall Bayang Sani, Cerocok
Beach Painan, Bukit Langkisau, Nyiur Melambai serta sejumlah objek wisata sejarah, seperti
Pulau Cingkuak (Cengco), Peninggalan Kerajaan Inderapura dan Rumah Gadang Mandeh
Rubiah Lunang.
Bila semua potensi pariwisata Pesisir Selatan tersebut dapat dikelola secara profesional tentu
akan jadi sumber PAD andalan daerah di masa mendatang. Untuk itu pemerintah Kabupaten
Pesisir Selatan membuka diri selebar lebarnya kepada investor yang berminat menanamkan
modalnya di daerah ini.
Bupati Pesisir Selatan
Drs. Nasrul Abit, MBA