Anda di halaman 1dari 3

Struktur gigi

Gigi terdiri dari beberapa jaringan yaitu jaringan email, email dan pulpa.
Email
jaringan email merupakan jaringan yang paling luar berwana putih yang
menutupi mahkota gigi dan merupakan jaringan terkeras dari tubuh manusia.
Komposisi email terdiri dari jarinagn anorganik 96%, mineral, organik 1% dan
sisanya adalah air. Komposisi inilah yang menyebabkan email sangat kuat. Sesuai
dengan bahan penyusun dan letaknya email berfungsi untuk melindungi gigi dari
rangsangan luar seperti panas,, dingin asam dan manis. Khusus untuk rangsangan
asam dg tingkat kesaaman tertentu dapat melarutkan email sehingga terjadi karies
namun membutuhkan waktu yang panjang atau berulang.
Dentin
Dentin nmerupakan jaringan lapisan kedua dari struktur gigi. Dentin terletak
dibawah lapisan email berwarna kuning. Jaringan ini jauh lebih lunak dari email
karna komposisi organiknya lebih banyak dari pada email yaitu mencapai 20%,
dimana 85% dari meterial organiknya yaitu terdiri dari kalogen . sisanya dalah air
sebanyak 10% dan hidroksiapatit anorganik 68%. Dentin merupakan sebagai atap
dari pulapa atau untuk melindungi pulpa.

Pulpa
Pulpa adalah suatu rongga yang berisi pembuluh darah, pembulah limpe,
persyarapan, jarinagan ikat.
Rongga pulpa terdir dari 4 bagian yaitu :
Tanduk pulpa yaitu ujung ruang pulpa
Ruang pulpa yaitu ruang pulpa di mahkota gigi
Saluran pulpa yaitu saluran di akat gigi kadang-kadang bercabang dan ada saluran
tambahan
Foramen apikal yaitu lubang di apeks gigi, tempat masuknya jaringan pulpa ke
rongga pulpa.

Jaringan penyangga gigi

gigi dapat tertanam kuat didalam mulut karna diliputi oleh jaringna penyokong
atau jaringan penyangga gigi. Jaringan penyangga gigi ada beberapa macam
berdasarkan bentuk dan fungsinya yaitu gingiva, sementum, ligamen periodontal,
tulang alveolar.

Gingiva
Gingiva atau dapat disebut juga gusi adalah jaringan yang melapisi dan melekat
erat pada laher gigi dan tulang alveolar dan merupakan jaringan terluar yang tampak
dalam rongga mulut yang berwarna merah muda. Berdasarkan letaknya gingiva
terdiri dari
a. Gingiva bebas merupakan pita jaringan serkuler yang terletak mengelilingi leher
gigi
b. Gingiva cekat merupakan gingiva yang melekaat erat pada teulang alveolar.
c. Gingiva interdental merupakan gingiva yang yang mengisi ruang
interproksimal antara dua gigi yang berdekatan
d. Gingiva puncak merupakan gingiva yang terletak paling atas atau puncak.
e. Sulkus gingiva (krevis gingiva) merupakan paerit kecil yang terletak diaantara leher
gigi dan gingiva bebes yang dibatasi oleh epitel tidak berkreatin. Didalamya berisi
cairan krevikuler, debris, bakteri, sel-sel epitel dan lain-lain
f. Dasar sulkus gingiva merupakan garis lengkung yang melekat pada gigi dan
merupakan batas sulkus gingiva dangan email.
Ligamen periodontal
Ligamen periodontal adalah jaringan yang membungkus akar gigi dan
menghubungkan akar gigi ke tulang laveolar. Jarinagn periodontal terdiri dari seratserat periodontal yang tersusun atas kelompok-kelompok serat kalogen, pembuluh
darah dan syaraf propioseptik.
Kelompok serat-serat kalogen penyusun jarinagn periodental :

Alveolar crest, serat berjalan miring dari sementum dibawah dentino enamel
junction ke puncak alveolar
horizontal, serat berjalan horizontal atau tegak lurus sumbu gigi dari sementum
ketulang alveolar
oblik, serat berjalan miring dari sementum ke tulang alveolar
transeptal, serat tertanam dalam sementum yang berdekatan dan meluas ke
interproksimal diatas puncak alveolar
intradikular, serat yang berada diantara akar gigi berakar jamak
fungsi jaringan periodontal
memelihara relasi gigi terhadan jarinagn keras dan lunak
mensuplai nutrisi dan produk sisa melalui pembuluh daran dan limfe
mengantarkan tekanan taktil dan sensasi nyeri ke jalur trigeminal (saraf
trigeminus adalah saraf ke III yang memberikan rasa pada saat gigi disentuh)

Sementum
Sementum adalah jaringan keras yang meliputi akar gigi. Komposisi sementum
yaitu ; material anorganik 65%, air 35% selebihnya zat organik. zat organik
sementum adalah hidro apatid sedangkan zat anoganiknya adalah serat kalogen.
Fungsi sementum :
Meleketkan gigi pada serat periodontal.

Menahan gigi pada soket tulang dengan perentaraan serabut periodontal.


Mengompensasi keausan struktur gigi karena pemakaian, dengan pembentukan
sementum terus-menerus.
Memudahkan terjadinya pergeseran gigi

Tulang alveolar
Tulang alveolar merupakan bagian dari tulang rahang yang mengelilingi akar gigi.
Tulang ini membentuk suatu lubang tempat gigi tertanam. Ketebalan dan ketinggian
tulang alveolar tergantung dengan ada tidaknya gig yang disangga. Fungsi tulang
alveolar adalh sebang penyangga gigi dan penyedia tempat gig tertanam