Anda di halaman 1dari 8

PERAN SERTA MASYARAKAT (PSM)

A. Pengertian
Peran serta masyarakat memiliki makna yang amat luas. Semua ahli
mengatakan bahwa partisipasi atau peran serta masyarakat pada
hakekatnya bertitik tolak dari sikap dan perilaku namun batasannya tidak
jelas, akan tetapi mudah dirasakan, dihayati, dan diamalkan namun sulit
untuk dirumuskan.
PERAN

SERTA

(pemerintah)

adalah

MASYARAKAT
keadaan

(PSM)

dimana

dalam

individu,

bidang
keluarga

kesehatan
maupun

masyarakat umum ikut serta bertanggung jawab terhadap kesehatan diri,


keluarga, ataupun kesehatan masyarakat lingkungannya.
PERAN SERTA MASYARAKAT (PSM) (D.A. Setyawan, 2008) adalah
proses dimana individu, keluarga dan lembaga masyarakat termasuk
swasta:
1. Mengambil

tanggung

jawab

atas

kesehatan

diri,

keluarga,

dan

masyarakat
2. Mengembangkan kemampuan untuk menyehatkan diri, keluarga, dan
masyarakat
3. Menjadi pelaku perintis kesehatan dan pemimpin yang menggerakkan
kegiatan

masyarakat

di

bidang

kesehatan

berdasarkan

atas

kemandirian dan kebersamaan.


B. Tujuan Peran Serta Masyarakat
Tujuan program peran serta masyarakat (tanpa dibagi menjadi
umum & khusus) adalah meningkatkan peran dan kemandirian, dan
kerjasama dengan lembaga-lembaga non pemerintah yang memiliki visi
sesuai; meningkatkan kuantitas dan kualitas jejaring kelembagaan dan
organisasi non pemerintah dan masyarakat; memperkuat peran aktif
masyarakat dalam setiap tahap dan proses pembangunan melalui
peningkatan jaringan kemitraan dengan masyarakat.
Peran Serta Masyarakat (PSM)
Materi II setelah UTS Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM)
By:
Nurul Hidayah, S.KM

Tujuan umum
Untuk meningkatkan jumlah dan mutu upaya masyarakat di bidang
kesehatan.
Tujuan Khusus
1. Meningkatkan kemampuan pemimpin/pemuka masyarakat dalam
menggerakkan upaya kesehatan.
2. Meningkatkan

kemampuan

organisasi

masyarakat

dalam

menyelenggarakan upaya kesehatan


3. Meningkatkan
menghimpun

kemampuan
dan

mengelola

masyarakat
dana/sarana

dalam

menggali,

masyarakat untuk

kesehatan.
C. Faktor yang Mempengaruhi Peran Serta Masyarakat
Beberapa faktor yang mempengaruhi peran serta masyarakat
antara lain:
1) Manfaat kegiatan yang dilakukan.
Jika kegiatan yang dilakukan memberikan manfaat yang nyata dan jelas
bagi masyarakat maka kesediaan masyarakat untuk berperan serta
menjadi lebih besar.
2) Adanya kesempatan.
Kesediaan juga dipengaruhi oleh adanya kesempatan atau ajakan untuk
berperan serta dan masyarakat melihat memang ada hal-hal yang
berguna dalam kegiatan yang akan dilakukan.
3) Memiliki keterampilan.
Jika kegiatan yang dilaksanakan membutuhkan keterampilan tertentu
dan orang yang mempunyai keterampilan sesuai dengan keterampilan
tersebut maka orang tertarik untuk berperan serta.
4) Rasa Memiliki
Peran Serta Masyarakat (PSM)
Materi II setelah UTS Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM)
By:
Nurul Hidayah, S.KM

Rasa

memiliki

sesuatu

akan

tumbuh

jika

sejak

awal

kegiatan

masyarakat sudah diikut sertakan, jika rasa memiliki ini bisa ditumbuh
kembangkan dengan baik maka peran serta akan dapat dilestarikan.
5) Faktor tokoh masyarakat.
Jika dalam kegiatan yang diselenggarakan masyarakat diketahui bahwa
tokoh-tokoh masyarakat atau pemimpin kader yang disegani ikut serta
maka mereka akan tertarik pula berperan serta.
Menurut D.A. Setyawan (2008), faktor-faktor yang mempengaruhi
PSM antara lain:
1. Faktor masyarakat pada umumnya:
a. Manfaat kegiatan yang dilakukan
b. Adanya kesempatan berperan serta
c. Keterampilan tertentu yang dapat disumbangkan
d. Rasa memiliki
2. Faktor tokoh masyarakat dan pimpinan kader
3. Faktor petugas
4. Faktor cara kerja yang digunakan
5. Faktor lain:
a. Perilaku Individu: sikap, mental & kebutuhan individu.
b. Perilaku Masyarakat: Keadaan ekonomi, politik, sosbud, pendidikan,
agama.
D. Tingkatan Peran Serta
Mengembangkan dan membina partisipasi masyarakat bukan
pekerjaan

mudah.

Partisipasi

masyarakat

memerlukan

kemampuan,

kesempatan, dan motivasi. Berbagai tingkatan partisipasi/peran serta


masyarakat antara lain:
1) Peran serta karena perintah/karena terpaksa.
2) Peran serta karena imbalan. Adanya peran serta karena imbalan
tertentu yang diberikan baik dalam bentuk imbalan materi atau
imbalan kedudukan.
Peran Serta Masyarakat (PSM)
Materi II setelah UTS Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM)
By:
Nurul Hidayah, S.KM

3) Peran serta karena identifikasi atau rasa ingin memiliki


4) Peran serta karena kesadaran. Peran serta atas dasar kesadaran tanpa
adanya paksaan atau harapan dapat imbalan
5) Peran serta karena tuntutan akan hak dan tanggung jawab.
E. Wujud Peran Serta
Peran serta dapat diwujudkan dalam bentuk:
1) Tenaga, seseorang berperan serta dalam kegiatan kelompok dengan
menyumbangkan

tenaganya,

misalnya

menyiapkan

tempat

dan

peralatan dan sebagainya.


2) Materi, seseorang berperan serta dalam kegiatan kelompok dengan
menyumbangkan materi yang diperlukan dalam kegiatan kelompok
tersebut, misalnya uang, pinjaman tempat dan sebagainya (Depkes RI,
1990).
F. Bentuk PSM
1. Ikut dalam menelaah situasi masalah
2. Ikut terlibat dalam menyusun perencanaan, pelaksanaan, termasuk
penentuan prioritas
3. Menjalankan kebiasaan hidup sehat dan atau berperan serta secara
aktif dalam mengembangkan ketenagaan, dana, dan sarana.
G. Sasaran PSM
1. Tokoh Masyarakat
2. Organisasi Masyarakat dan Organisasi Profesi
3. Keluarga
4. Kelompok Masyarakat dengan Kebutuhan Khusus
5. Masyarakat Umum di Desa, Kota, dan Pemukiman Khusus.
H. Tolak Ukur Keberhasilan PSM
1. Meningkatnya kemampuan kepemimpinan masyarakat
Peran Serta Masyarakat (PSM)
Materi II setelah UTS Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM)
By:
Nurul Hidayah, S.KM

2. Meningkatnya pengorganisasian kesehatan oleh masyarakat


3. Meningkatnya peran serta masyarakat dalam mengelola dana
untuk kesehatan
4. Meningkatnya penerimaan masyarakat terhadap program kesehatan
I. Teknik Penggerakan PSM
1. Menggunakan Ancaman
2. Pemberian Imbalan
3. Menimbulkan Kesadaran
4. Teknik Kombinasi
J.Tingkat PSM
1. PSM karena Imbalan
2. PSM karena Paksaan/Perintah
3. PSM karena Identifikasi
4. PSM karena Tuntutan Hak Asasi & Tanggung Jawab
5. PSM yang Disertai Kreasi dan daya Cipta.
K. Arti Penting PSM
1. Dalam Pembangunan Kesehatan :
a. Merupakan unsur mutlak dalam pembinaan kesehatan
b. Kemampuan hidup sehat

hanya dapat dicapai melalui peran

individu atau masyarakat


c. Kemandirian masyarakat untuk mengatasi masalah kesehatan
sebagai kunci keberhasilan pembinaan kesehatan.
2. Dapat dikaji dari tercantumnya dalam Dokumen Resmi, seperti:
a. GBHN 1993
b. UU No. 23 Tahun 1992

UNDANG-UNDANG KESEHATAN
Peran Serta Masyarakat (PSM)
Materi II setelah UTS Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM)
By:
Nurul Hidayah, S.KM

BAB VII
PERAN SERTA MASYARAKAT
Pasal 71
(1)Masyarakat memiliki kesempatan untuk berperan serta dalam
penyelenggaraan upaya kesehatan beserta sumber dayanya.
(2)Pemerintah membina, mendorong, dan menggerakkan swadaya
masyarakat yang bergerak di bidang kesehatan agar cepat lebih
berdayaguna dan berhasilguna.
(3)Ketentuan mengenai syarat dan tata cara peran serta masyarakat di
bidang kesehatan ditetapkan dengan Peraturan Pemerimah.
Pasal 72
(1)Peran serta masyarakat untuk memberikan pertimbangan dalam ikut
menentukan kebijaksanaan pemerintah pada penyelenggaraan
kesehatan dapat dilakukan melalui Badan Pertimbangan Kesehatan
Nasional, yang beranggotakan tokoh masyarakat dan pakar lainnya.
(2)Ketentuan mengenai pembentukan, tugas pokok, fungsi dan tata kerja
Badan Pertimbangan Kesehatan Nasional ditetapkan dengan Keputusan
Presiden.
L. Langkah Pembinaan PSM
1. Pertemuan/Pendekatan Tingkat Desa
2. Survey Mawas Diri (Community Self Survey/CSS)
3. Musyawarah Masyarakat Desa
4. Pelatihan Kader
5. Pelaksanaan Upaya Kesehatan oleh Masyarakat
6. Pembinaan Pelestarian Kegiatan
7. Pengenalan Sosio-Budaya Masyarakat Setempat
M. Pengorganisasian Masyarakat
Definisi
Adalah suatu proses di masyarakat dapat mengidentifikasikan
kebutuhan-kebutuhan

dan

menentukan

prioritas

dari

Peran Serta Masyarakat (PSM)


Materi II setelah UTS Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM)
By:
Nurul Hidayah, S.KM

kebutuhan6

kebutuhan tersebut, dan mengembangkan keyakinan untuk berusaha


memenuhi

kebutuhan-kebutuhan

sesuai

dengan

skala

prioritas

berdasarkan atas sumber-sumber yang ada di masyarakat sendiri maupun


yang berasal dari luar, dengan usaha secara gotong royong (Ross Murray).
Pendekatan
1. Spesific content objective approach
Adalah pendekatan baik perseorangan (promotor kesehatan desa),
lembaga swadaya atau badan tertentu yang merasakan adanya
masalah kesehatan dan kebutuhan dari masyarakat akan pelayanan
kesehatan mengajukan suatu proposal atau program kepada instansi
yang berwenang untuk mengatasi masalah dan memenuhi kebutuhan
masyarakat tersebut. Misalnya program penanggulangan sampah.
2. General content objective approach
Adalah pendekatan yang mengkoordinasikan berbagai upaya dalam
bidang kesehatan dalam suatu wadah tertentu. Misalnya program pos
pelayanan terpadu yang melaksanakan 5 sampai 7 upaya kesehatan
sekaligus, seperti KIA, KB, gizi, imunisasi, penanggulangan diare,
penyediaan air bersih, dan penyediaan obat-obat esensial.
3. Process objective approach
Adalah pendekatan yang lebih menekankan kepada proses yang
dilaksanakan oleh masyarakat sebagai pengambil prakarsa, mulai dari
mengidentifikasi
penanggulangan

masalah,
masalah,

analisa,
pelaksanaan

menyusun
kegiatan

perencanaan
sampai

dengan

penilaian dan pengembangan kegiatan, dimana masyarakat sendiri


yang mengembangkan kemampuannya sesuai dengan kapasitas yang
mereka miliki. Hal yang paling penting dalam pendekatan ini adalah
partisipasi

masyarakat

atau

peran

serta

masyarakat

dalam

pengembangan kegiatan.
Tahap-Tahap Pengorganisasian Masyarakat

Peran Serta Masyarakat (PSM)


Materi II setelah UTS Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM)
By:
Nurul Hidayah, S.KM

Langkah-langkah

dalam

pngorganisasian

masyarakat

sebagai

berikut (Adi Sasongko, 1978):


1. Persiapan sosial
a. Pengenalan Masyarakat
Tahap pengenalan masyarakat dapat dilakukan melalui jalur
formal, sebagai pihak yang bertanggung jawab secara teknis
administratif dan birokratif suatu wilayah yang akan dijadikan
daerah binaan.
b. Pengenalan Masalah
Dalam tahap ini, mungkin ditemukan banyak masalah-masalah
kesehatan masyarakat yang sangat beragam diantaranya masalah
gizi masyarakat, keluarga berencana, pelayanan kesehatan ibu dan
anak, imunisasi dan sebagainya.
c. Penyadaran Masyarakat
Tujuan

tahap

ini

adalah menyadarkan masyarakat

agar

mereka:

Menyadari masalah-masalah kesehatan dan keperawatan yang


mereka hadapi

Secara sadar mereka mau ikut berpartisipasi dalam kegiatan


penanggulangan masalah kesehatan dan keperawatan yang
mereka hadapi

Mereka tau cara memenuhi kebutuhan-kebutuhan akan upaya


pelayanan kesehatan dan keperawatan sesuai dengan potensi
dan sumber daya yang ada pada mereka

2. Pelaksanaan
3. Evaluasi
4. Perluasan

Peran Serta Masyarakat (PSM)


Materi II setelah UTS Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM)
By:
Nurul Hidayah, S.KM