Anda di halaman 1dari 24

TUGAS FISIKA DASAR 2

PEMBAHASAN DIKTAT BAB IV, V, VII DAN VIII

Disusun Oleh :
Sartika Triasti Br Tarigan
21070115120051

PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI


FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
2016

Sartika Triasti Br Tarigan


21070115120051

BAB IV
KEMAGNETAN
1.

2.

3.

Jika yang bergerak adalah muatan negatif, arah gaya sebaliknya dengan arah gaya pada
muatan positif. Gaya magnet pada muatan ini adalah gaya Lorentz. Gaya Lorentz selalu
bergerak tegak lurus dengan arah kecepatan dan juga tegak lurus induksi magnet dan
hanya ada jika arah kecepatan tidak sejajar arah medan magnet. Karena gaya magnet
tegak lurus arah kecepatan, maka gaya magnet tersebut hanya mengubah arah gerak
(arah kecepatan), sedang besar kecepatan tetap.
Karena terdapat sifat magnet elementer yang mudah diatur dan susunannya mudah
berubah pada struktur besi. Bentuk yang mudah diatur ini membuat elektron dalam
besi mudah berpindah ke arah kutub yang ditarik magnet sehingga mudah menempel
dengan magnet.
Elektron akan bergerak ke atas melalui lintasan berbentuk spiral yang disebabkan oleh
adanya vektor kelajuan ke arah atas dan vektor gaya yang disebabkan oleh medan
magnet ke arah kiri.

4.

5.

Diketahui: q = +2e , m = 6,6 x 10-27 kg , v = 1,6 x 107 m/s , r = 0,25 m , e = 1,6 x 10-19 C
Ditanya: B...?
Jawab:
qvB =
B=
B=
B=
B = 1,32 T

6.

Diketahui: Fmax ketika v = 1,8 x 106 m/s ke arah selatan, F ke atas = 2,2 x 10-12 N,
q = 1,6 x 10-19 C
Ditanya: B...?
Jawab:
F = B.q.v sin

Sartika Triasti Br Tarigan


21070115120051

2,2 x 10-12 = B. 1,6 x 10-19 . 1,8 x 106 . sin 90o


B=
B = 7,638 T
7.

Gaya Lorentz pada muatan yang bergerak, yaitu :


FL = q.v.B sin
I.L.B.sin = q.v.B sin

=
=
Ek
8.

L2

L = momentum sudut
L = I.W
Dimana, FL = FS
q.v.B = m.v.W
W=
Dan I = m. R2
Maka:
L = I.W
L = m. R2.
L = B.q. R2

9.

Ditanya : Jelaskan fenomena berikut:


a. Jika magnet dibagi dua maka tiap-tiap bagian tetap merupakan magnet.
Maksudnya, semua bahan magnetik disusun ole domain-domain (daerah dimana
terdapat atom-atom yang momen dipol magnetiknya searah, seingga menghasilkan
sifat magnetis daerah terkecil yang bersifat magnetis ukuran daerah berbeda-beda
tiap bahan). Sehingga ketika bahan dipotong, selama tidak lebih kecil dari domain
potongannya tetap bersifat magnetik. (CH: ukuran domain umumnya pada orde
mikrometer)
b. Pemanasan atau pemukulan dapat menghilangkan kemagnetan bahan. Maksudnya,
pemanasan akan menimbulkan energi gerak pada atom-atom penyusun bahan
yang sebelumnya selaras menjadi terganggu sehingga tidak menimbulkan sifat
magnetis lagi pada domain-domain dan bahan secara keseluruhan. Begitu pula
pada perlakuan pemukulan jika ia sampai mengganggu keselarasan susunan atomatom bahan.
c. Kemagnetan lebih kuat di sekitar kutup dibandingkan dengan posisi yang jauh dari
kutub. Maksudnya, masing-masing kutub adalah domain paling ujung, yang karena
momen dipol magnetiknya, sifat kutubnya menjadi paling dominan. Dari masingmasing kutub tersebutlah bersumber apa yang kita gambarkan sebagai garis gaya

Sartika Triasti Br Tarigan


21070115120051

mgnetik pada bahan. Sehingga pada posisi tersebut garis gaya mgnetik lebih rapat
/ terkonsentrasi. Yang mana banyak garis gaya mgnetik ini menunjukkan kekuatan
gaya magnetik bahan.
d. Ada batas kekuatan magnetik yang dihasilkan oleh batang besi jika batang besi
tersebut dimagnetisasi. Maksudnya, tidak ada batas waktu untuk kekuatan
magnetik besi setelah dimagnetisasi momen magnetik yang sudah diselaraskan
akan menjadi permanen, karenanya besi disebut feromagnetik.
e. Sifat magnetik diinduksi pada batang besi jika batang besi tersebut ditempatkan di
dekat magnet. Maksudnya, magnet memiliki medan magnet dimana pengaruhnya
pada jarak dekat akan mendorong penyelarasan momen dipol magnetik pada atom
bahan. Besi sebagai bahan feromagnetik sangat muda dipengaruhi medan magnet
menyelaraskan momen dipol magnetik pada atomnya, yang kemudian bersifat
permanen, sehingga ia jadi bersifat magnetik dan geala ini disebut induksi.
10. Ditanya : Gambar diagram yang memperlihatkan medan magnet disekitar :
a. Satu magnetik batang...?
b. Dua magnetik batang dengan 2 kutub berbeda didekatkan...?
c. Dua magnetik batang dengan kutub-kutub utaranya didekatkan...?
d. Bumi...?
Jawab :
Arah medan magnet sama dengan arah garis gaya, maka :
a. Pada gambar arah medan magnet dari utara ke selatan.

b.

Pada gambar arah medan magnet dari kutub utara ke selatan magnet yang satu ke
magnet yang lainnya. Sedangkan pada kutub utara dan selatan yang didekatkan
terjadi saling tarik menarik.

c.

Pada gambar arah medan magnet dari kutub utara ke selatan pada kedua batang
magnetik. Sedangkan pada kutub utara yang didekatkan terjadi saling tolak
menolak.

d. Pada magnet bumi berlaku :


Kutub selatan magnet bumi berada disekitar kutub utara geografi bumi(kompas)
dan kutub utara magnet bumi berada disekitar kutub selatan geografi
bumi(kompas).

Sartika Triasti Br Tarigan


21070115120051

Sartika Triasti Br Tarigan


21070115120051

BAB V
HUKUM BIO SAVART
1.

Diketahui: d = 2,6 mm, a= 1,3 x 10-3 m , I = 50 A


Ditanya: B...?
Jawab:
B=
B=
B=

2.

B = 76,92 x 10-4 T
Diketahui: a= 0,88 m , B = 7,3 x 10-6 T
Ditanya: I...?
Jawab:
B=
7,3 x 10-6 =
I =

3.

I = 32,12 A
Diketahui: a= 2 x 10-3 m , I2 = 15 A, I1 = I A
Ditanya: a. B saat I mengalir berlawanan? b. B saat I mengalir searah?
Jawab:
a. B =

B =

b. B =

B = 2I x 10-5 + 30 x 10-5
B = (2I + 30) . 10-5 T
4.

B =

B = 2I x 10-5 - 30 x 10-5
B = (2I - 30) . 10-5 T

Diketahui: a= 8 x 10-3 m , B = 0,5 10-4 T, sudut inklinasi 0o


Ditanya: I dan arah...?
Jawab:
B=
0,5 10-4 =
I =

5.

I=2 A
Diketahui: I = 10 A
Ditanya: B pada kawat lurus panjang pada jarak a) 10 cm dari kawat, (b) 20 cm dari
kawat, dan (c) 100 cm dari kawat...?

Sartika Triasti Br Tarigan


21070115120051

Jawab:
B=
a) 10 cm = 0,1 m
B=
B = 2 x 10-5 T
6.

b) 20 cm = 0,2 m

c) 100 cm = 1 m

B=

B=

B = 1 x 10-5 T

B = 2 x 10-6 T

Diketahui: N = 1000 lilitan, a = 0,1 m, Bbumi = 7 x 10-5 T


Ditanya: I agar B = Bbumi...?
Jawab:
B = o.N.I
7 x 10-5 =
x 10-5.103.I
I =
I = 0,055 A

7.

Diketahui: dua kawat P dan Q berjarak a= 0,1 m,IP = 5 A,IQ = 3 A,a1 = 0,05 m,a2 = 0,05 m
Ditanya: BPQ...?
Jawab:
B=
BP =

BP =

BPQ = BP - BQ

BP =

BP =

BPQ = 2 x 10-5-1,2 x 10-5

BP = 2 x 10-5 T (in)

BP = 1,2 x 10-5 T (out)

BPQ = 8 x 10-6 T

8. Diketahui: N= 20 lilitan , r = 0,15 m, I = 0,5 A


Ditanya: a) B pusat.? b) Lukis arah arus c) Jika B bumi utara 18 T dan komponen
vertikal ke bawah sebesar 55 T, hitung B total di pusat kumparan ketika kawat dialiri
I 5 A. d) I yang dialirkan dengan B total di pusat kawat hanya memiliki komponen arah
horisontal?
Jawab:
a) B =

b)

BP =
BP = 4,082 x 10-5 T

c) B = 40,82 x 10-6 + 18 x 10-6 - 55 x 10-6 = 3,82 x 10-6 T

Sartika Triasti Br Tarigan


21070115120051

d) B =
18 x 10-6 =
I=
9.

= 0,21 A

Diketahui: N/L= 1550 lilitan/m , B = 24 mT = 24 x 10-3 T


Ditanya: a) I agar B = 0....? b) B jika I = 3,5 A
Jawab:

a) B =

b) B =

24 x 10-3 = 4 x 10-7 .I.1550

B = 4 x 10-7 .3,5.1550

I =

B = 6,8 x 10-3 T

I = 16,44 A
10. Diketahui: I1 = 80 A, a = 20 cm = 0,12 kg
Ditanya: I2 agar tidak jatuh akibat gravitasi?
Jawab:
=
=
0,12 x 10-3 x 10 =
I2 =
I2 = 15 A
11. Diketahui: L = 10 cm = 0,1 m, N= 400 lilitan , I = 20 A
Ditanya: BP...?
Jawab:
B=
B=
B = 100,48 x 10-3
B = 10,05 x 10-2 T
12. Diketahui: I1 = 48 A, r1= 0,15 m, r2= 2,5 x 10-3 m
Ditanya: I2...?
Jawab:
=
I2 =
I2 =
I2 = 0,8 A

Sartika Triasti Br Tarigan


21070115120051

13. Diketahui: I1 = I2 = 16,5 A, l= 0,06 m, a1= 0,13 m, a2= 0,19 m


Ditanya: B...?
Jawab:
B=

B1 =

B2 =

B = B1 B1

B1 =

B2 =

B = 2,5 x 10-5 -1,7 x 10-5

B1 = 2,5 x 10-5 T
B2 = 1,7 x 10-5 T
B = 0,8 x 10-5 T
14. Diketahui: L = 30 cm = 0,3 m, N= 1000 lilitan, B = 0,385 T, d = 1,25cm = 1,25 x 10-2m
Ditanya: I...?
Jawab:
B=
0,385 =
I=
I = 91,95 A
15. Rumus Solenoida yaitu

B =

untuk mendapat nilai B besar maka harus

memperbesar arus, memperbanyak lilitan dan mengecilkan panjang solenoida.


16. Diketahui: L = 0,36 m, N= 600 lilitan, B = 1,8 T, d = 1,5 x 10-2m, I= 40 A
Ditanya: O..?
Jawab:
B=
1,8 =
= 2,7 x 10-5
17. Besar B berubah-ubah maka medan magnet paling besar berada di ujung magnet.
18. Berapa besar medan magnet pada lokasi kawat sebelah kiri yang disebabkan oleh arus
pada tiga kawat lainnya? Berapa besar gaya per satuan panjang
yang dialami kawat tersebut?
Jawab:
a2 = x2 + x2
a2 = 2x2
O

x=

BB =

BC=

BD =

Sartika Triasti Br Tarigan


21070115120051

Maka nilai Btotal =

Btotal =

(1+1+

Btotal =

(2+

)
)

Sehingga
= B.I
=
=

(2+

).I

(2+

19. Daerah mana yang memiliki B = 0?


B = 0 di daerah II dan III

20. Diketahui: Ek = 25 keV, d = 0,22 x 10-3 m, N= 5,6 1014 elektron s, a= 1,5 x 10-3 m
Ditanya: B...?
Jawab:
I = 1,6 x 10-19 .5,6 1014 = 8,96 x 10-5 A
B=
B=
B = 1,2 x 10-8 T
21. Diketahui: I = 100 A, B eksternal = 5,0 mT
Ditanya: titik yang memiliki B = 0...?
Jawab:
B=0
Bmuat = B eksternal

= 5 10-6
= 5 10-6 jadi,

a = 0,4 m

Sartika Triasti Br Tarigan


21070115120051
BAB VII
GGL INDUKSI DAN INDUKTANSI
1.

Tidak dapat. Karena muatan yang bergerak atau sebuah arus itulah yang
menciptakan medan magnetik dalam ruang sekitarnya (sebagai tambahan medan
listriknya). Medan magnet itu mengerahkan sebuah gaya F pada setiap muatan yang
lain yang bergerak atau arus yang hadir pada medan itu. Sebuah partikel yang diam
tidak mengalami gaya magnetik.
2. Berdasarkan Gambar

Ketika batang magnet didorong


mendekati kumparan maka kuat medan
magnet yang yang ada alam rongga kumparan
bertambah. Akibatnya fluks magnetic yang
dikandung
kumparan
bertambah
mengakibatkan muncul ggl induksi. Ini
direpresentasikan oleh adanya arus yang
diukur oleh amperemeter.

Ketika batang magnet didiamkan maka


tidak ada perubahan kuat medan dalam
rongga kumparan. Akibatnya fluks magnetic
yang dikandung kumparan tidak berubah
sehingga tidak ada ggl induksi yang muncul.
Tidaka ada arus yang diukur amperemeter.
Ketika batang magnet ditarik keluar dari kumparan maka kuat medan magnet yang
ada dalam rongga kumparan berkurang. Akibatnya fluks magnetic yang dikandung
kumparan berkurang sehingga muncul ggl induksi. Ini direpresentaikan oleh
adanya arus yang diukur oleh amperemeter.
Jadi sebuah magnet yang bergerak dalam solenoid yang sangat panjang akan
menghasilkan ggl induksi pada solenoid.
3. Diketahui: Hambatan R pada loop sebelah kiri diperbesar.
Ditanya :Ke mana arah arus induksi pada
loop sebelah kanan?
Jawab :
Arah arus induksi searah putaran jarum
jam, karena jika hambatan R diperbesar
maka fluks dalam loop makin besar juga.
Menurut hukum Lorentz, arah arus
induksi harus memperkecil fluks ini
sehingga menghasilkan medan arah ke
bawah dan menurut turan tangan kanan arah arus induksi searah putaran jarum
jam.

Sartika Triasti Br Tarigan


21070115120051
4.

5.

6.

Diketahui: batang digerakkan ke kanan dengan kecepatan konstan v


Ditanya: Ke manakah arah medan magnet di
daerah A?
Jawab:
Arah medan magnet di daerah A ke bawah,
karena jika batang digerakkan ke kanan
dengan kecepatan konstan v maka fluks
dalam loop makin besar juga. Menurut hukum
Lorentz, arah arus induksi harus memperkecil
fluks ini sehingga menghasilkan arah medan
magnet ke bawah.
Diketahui: Loop konduktor ditarik keluar dari medan magnet permanen secara
vertikal.
Ditanya: (a) Ke manakah arah arus induksi
dalam loop? (b) apakah gaya diperlukan untuk
menarik loop tersebut?
Jawab:
a) Arah arus induksi searah putaran jarum
jam, karena arah medan magnet ke bawah
secara vertikal dan menurut turan tangan kanan
arah arus induksi searah putaran jarum jam.
b) Diperlukan gaya untuk menarik loop agar
dihasilkan medan magnet yang besar sehingga arus induksi dapat mengalir.
Diketahui: r = 0,16 m, B =1,15 T, t = 0,15 s
Ditanya: rata-rata?
Jawab:
L loop =
= 3,14.
= 0,08
= B . A = 1,1 . 0,08 = 0,088 T
=

7.

= 0,5 Volt

Diketahui: R = 0,072 m, B1 = 0,63 T, t = 0,15 s, B2 = 0,25 T


Ditanya:
Jawab:

...?

=2 f=2 .
=
=
=
= 0,026 Volt

Sartika Triasti Br Tarigan


21070115120051
8.

Ditanya: arah arus induksi?

9.

Diketahui: r = 0,2 m, B =1,04 T, t = 0,18 s


Ditanya: a)
Jawab:

....?

b) arah..?

= B . A = 1,1 .
= 0,130624 Volt
Arah arus induksi ke bawah.
10. Diketahui:
= 0,12 m, B =0,75 T, t = 0,5 s
Ditanya: a) arah arus ? b)
Jawab:
a) arah arus ke atas.
b)

....?

=
=
= 84,78 x 10-4 T

11. Diketahui: N = 720, s = 0,21 m (persegi), B =0,65 T, t = 0,18 s,


Ditanya: ....?
Jawab:

= 120 V

=
=

= 5, 8143 rad/s

12. Diketahui: r = 0,025 m, N = 100 lilitan/cm, r loop= 0,05 m I =0,5 A, t = 10 ms


Ditanya: ....?
Jawab:
N = 100.2,5 = 250 lilitan
A=
=
= 1,9 x 10-3
L=
= - L.

=
= - 9,5 x 10-5.

= 9,5 x 10-5
= 47,5 x 10-4 Volt

13. Diketahui: panjang l, luas penampang A dan jumlah lilitan N1 (solenoida) ,N2
(kawat)
Ditanya: L....?

Sartika Triasti Br Tarigan


21070115120051
Jawab:
L=

14. Diketahui: d = 2.d


Ditanya: faktor yang membuat L berubah?
Jawab:
L=
A =

Maka
L = 4L
Faktor yang mempengaruhi perubahan L yaitu diameter.
15. Diketahui: Bbumi = 0,5 x 10-4 T, t = 10 km
Ditanya: U?
Jawab:
U=

B2 =

= 9,9 x 10-4 J

16. Diketahui: l = 0,6 m, d =0,029 m , N = 10000 lilitan


Ditanya: L...?
Jawab:
A=
=
= 6,6 x 10-6
L=

= 13,8 x 10-4 H

17. Diketahui: l= 0,3 m, d =0,053 m ,L = 0,1 H


Ditanya: N...?
Jawab:
L=
N2=

= 10,85 x 106

N=

= 3,293 x 103 =3293 lilitan

18. Diketahui: l = 0,282 m, d =0,025 m , N = 3000 lilitan,


Ditanya: L...?
Jawab:
L=

= 1000

udara.

= 19,688 x 10-3 H

19. Dikeathui: arus dan emf di dalam sebuah induktor, emf = 17 V dan dI/dt = 25 A/s,
Ditanya: a) Apakah arus sedang bertambah atau berkurang?
b) L...?

Sartika Triasti Br Tarigan


21070115120051
Jawab:
a) Arus bertambah karena tegangan induknya sebanding dengan arus . Jadi, jika
tegangan induksi bertamabah ma/ka arus juga bertambah.
b)

=L.

17 = L . 25
L = 0,68 H
20. Diketahui: r = 0,016 m, N = 104 lilitan/m, vI = 13 A/s
Ditanya: a) L...?
Jawab:
a) L =
b)

b)

..?

=L.

= 0,1 H

= 0,1.13 = 1,3 Volt

21. Diketahui: Vemf = 3 x 10-3 V, I= 8 A, dI/dt = 5 A/s,


Ditanya: a) L...?
Jawab:
a)

b)

..?

=L.
3 x 10-3 = L . 5
L = 6 x 10-4 H

b)

=5
=5
t=

= N.
= N.
=

= 60 lilitan

= 4 x 10-5 Wb / lilitan

Sartika Triasti Br Tarigan


21070115120051
22. Diketahui: L = 0,09 H, v = 0,02 m3, Urate = 70,0 J/m3
Ditanya: I...?
Jawab:
Urate = 70,0 J/m3
U = 70.0,02 = 1,4 J
U=

. L . I2

1,4 =

. 0,09 . I2

I2 =

= 31,11

I = 5,57 A
23. Diketahui: B = 0,5 T, Ue = Um
Ditanya: E...?
Jawab:
Ue = Um
E2 =
=

.2

= 6,31 X 10-4 N/C


24. Diketahui: B = 10-10 T, sisi kubus = 10 tahun cahaya
Ditanya: Um...?
Jawab:
Um =

= 0,4 PJ /m3

25. Diketahui: r = 0,05 m, I = 100 A, loop


Ditanya: a) Bpusat..?
b)
...?
Jawab:
a) B =

b) Um =

.B2 =

T
.

)2 =

J/m3

26. Diketahui: = 90%, Np = 500 lilitan, Ns = 500 lilitan, Vp = 120 V, skunder dihubungkan
dengan R = 15 ohm
Ditanya: a) Vs? b) I..?
Jawab:
=

= 0, 02

= 90% = 0,9

Sartika Triasti Br Tarigan


21070115120051
Ip =

. Is =

a)

=
Vs =

b) I =

. Is = 0,02 Is

= 26,67 V
=

= 1,78 A

27. Diketahui: l = 0,85 m, A = 17 x 10-4 m2 , I = 6,6 A, N = 950 lilitan


Ditanya: a) u.....?
b) U....?
Jawab:
V = A.l = 17 x 10-4 . 0,85 = 17 x 10-4 m2 = 14,45 x 10-4 m3
B=

. B2 =

a) u =

Tesla

= 34,202 J/m3

b) U= u.V = 34,202. 14,45 x 10-4 = 0,0494 J


28. Diketahui: Np = 50 lilitan, Ns = 500 lilitan, Vp = 100 V
Ditanya: a) Vs?
Jawab:
=

= 0,1 V

Sartika Triasti Br Tarigan


21070115120051
BAB VIII
ARUS BOLAK BALIK
1.

Diketahui: C = 3500 pF mm = 35 x 10-8, L = 50 H = 5 x 10-5 H


Ditanya: f...?
Jawab:
f=
f=

f=
2.

f = 1034125 Hz
Diketahui: C = 2800 pF mm = 28 x 10-10 F, f = 580 kHz = 58 x 104 Hz
Ditanya: a) C dengan f = 16 x 105 Hz?
b) L?
Jawab:
a) Nilai C yaitu
=
=
C2 = 3,67 x 10-10 F
b) Nilai L yaitu
=
=
.58 x 104 = 3,64 x 106 rad/s
=
3,64 x 106 =
L=

L = 2,6 x 10-5 H
3. Diketahui: L = 4,8 mH = 4,8 x 10-3 H, R = 4,4 ohm
Ditanya: a) C dengan f = 36 x 102 Hz?
b) Imax dengan V= 50 V?
Jawab:
a)
=
=
.36 x 104 = 22608 rad/s
=
22608 =

Sartika Triasti Br Tarigan


21070115120051
C=
C = 4,076 x 10-7 F
b) I max =
I max =
4.

I max = 11, 36 A
Diketahui: V(rms) = 120 volt, R = 1,8 x 103 ohm, f = 60 Hz, L = 0,9 H
Ditanya: a) I?
b) ?
c) P?
d) VRm dan VLm?
Jawab:
a)
=
=
.60 = 376,8 rad/s
XL = L
XL = 376,8. 0,9
XL = 339,12 ohm
Z=
Z=
Z = 1831,67 ohm
I rms =
Imax = I rms
b)

= 0,06 A

= 0,06
=

=8,4 x 10-2 A
= 0,18

c) P = I rms x V rms x cos


P = 0,06 x 120 x cos 0,18
P = 7,19

5.

6.

7,2 watt

d) VRm = I rms x R = 0,06 x 1,8 x 103 = 108 volt


VLm = I rms x XL = 0,06 x 339,12 = 20,34 volt
Vtotal = 108 + 20,34 = 128,34 volt
Diketahui: V(rms) = 220 volt, f = 60 Hz, I = 12,8 A
Ditanya: XL?
Jawab:
XL = L
Diketahui: C = 4 x 10-6 F, R = 2,5 x 103ohm
Ditanya: a) Z dengan f = 100 Hz?
b) Z dengan f = 10000Hz?
Jawab:

Sartika Triasti Br Tarigan


21070115120051
a)

7.

8.

9.

.100 = 628 rad/s

b)

.10000 = 62800 rad/s

Xc =

Xc =

Xc =

Xc =

XC = 398 ohm

XC = 3,98 ohm

Z=

Z=

Z=
Z = 2531,48 ohm

Z=
Z = 2500,003 ohm

Diketahui: I(rms) = 10 A, f = 50 Hz
Ditanya: I(t)?
Jawab:
=
=
.100 = 100 rad/s
Imax = I rms = 10
A
I(t) = Im cos (
)
I(t) = 10 cos (100
)
Diketahui: I(rms) = 2 A, R = 1000 ohm
Ditanya: V max?
Jawab:
Imax = I rms = 2
A
Vmax = I max x R = 2 x1000 = 2000
Diketahui: P = 100 W, V = 220 V
Ditanya: I max?
Jawab:
P = V. I
I max =

= 0,45 A

10. Diketahui: V (t) = 200 cos(140t) volt


Ditanya: Vrms dan f?
Jawab:
V rms =

= 100

volt

= 140
2 f =140
f = 70 Hz
11. Diketahui: I = 1,5 A, V = 75 V
Ditanya: P?
Jawab:

volt

Sartika Triasti Br Tarigan


21070115120051
P = V.I
P = 75. 1,5 =112,5 Watt
12. Diketahui: R = 1 ohm, I = 0,5 A
Ditanya: P?
Jawab:
P = V.I
P = (I.R).I
P = I2.R
P = 0,52.1 = 0,25 Watt
13. Diketahui: C = 8 x 10-5F, f = 60 Hz
Ditanya: XC?
Jawab:
=
=
.60 = 376,8 rad/s
Xc =
Xc =
XC = 0,3 ohm
14. Diketahui: XC1 = 200 ohm, f1 = 50 Hz
Ditanya: XC2 dengan f2 = 104 Hz?
Jawab:
Xc =
Xc1 =

Xc2 =

200 =

Xc2 =

100 C =
C=

Xc2 =
Xc2 =

ohm

15. Diketahui: C = 45 x 10-6F, f = 50 Hz, V = 220 V


Ditanya: I?
Jawab:
=
=
.50 = 314 rad/s
Xc =
Xc =
Xc = 70,77 ohm

V = I.XC
I=

= 3,1 A

Sartika Triasti Br Tarigan


21070115120051
16. Diketahui: I = 1 A, f = 60 Hz, V = 120 V
Ditanya: C?
Jawab:
=
=
.60 = 376,8 rad/s
V = I.XC
120 = 1 . XC
XC = 120 ohm
Xc =
C=
C=

= 2,2 x 10-5 F

17. Diketahui: L = 0,15 H, XL= 10 ohm


Ditanya: f..?
Jawab:
XL = .L
XL =
.L
f=
f=
f = 10,61 Hz
18. Diketahui: L = 0,01 H, f = 100 Hz
Ditanya: XL..?
Jawab:
=
=
.100 = 628 rad/s
XL = .L
XL =
.0,01 = 6,28 ohm
19. Diketahui: L = 0,25 H, f = 60 Hz
Ditanya: XL..?
Jawab:
=
=
.60 = 376,8 rad/s
XL = .L
XL =
.0,25 = 94,2 ohm

Sartika Triasti Br Tarigan


21070115120051
20. Diketahui:

Ditanya: pembacaan alat ukur?


Jawab:
R total = 20+30+10 = 60 ohm
I=

=2A

V pada R 10 = I. 10 = 2. 10 = 20 V
21. Diketahui:

Ditanya: pembacaan alat ukur?


Jawab:

= 6 ohm

R total =
I=

= 2o A

I pada R 15 =

=8A

22. Diketahui: P = 1200 W, V = 120 V


Ditanya: R dan I..?
Jawab:
P = I.V
I=

= 10 V

P = I2.R
R=

= 12 ohm

23. Diketahui: Vin = 220 V, Vout = 30 V, f = 60 Hz, I = 0,5 A


Ditanya: P dan P tanpa transfomator..?
Jawab:
P = I.V

Sartika Triasti Br Tarigan


21070115120051
P = 0,5. 30 = 15 Watt
P tanpa transfomator:
P = I.V
P = 0,5 . 220 = 110 Watt
24. Diketahui:

Ditanya: a) I(t)..?
b) P..?
c) I(t) dengan saklar 1 saja yang dibuka
d) C jika I dan V memiliki fase yang sama setelah saklar 2 juga dibuka
e) Z?
f) U kapasitor..?
g) U induktor?
h) perubahan beda fase antara I dan V jika f = 2f
i) f sehingga XL = XC
Jawab:
a) I(t) = Imax cos
b) P =
.R
c) I(t) = Imax cos
d) C =
e) Z =
f) W =

.C.V2

g) U =

.L.I2

h) cos

i) f =

= =