Anda di halaman 1dari 24

KECAMATAN PADAHERANG

WISATA ALAM CURUG BUNTON


DESA PADAHERANG

TAHUN 2015
BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN CIAMIS

STATISTIK DAERAH

KECAMATAN PADAHERANG

TAHUN 2015

STATISTIK DAERAH
KECAMATAN PADAHERANG TAHUN 2015
ISSN

Nomor Publikasi

: 3218090.1509

Katalog BPS

Ukuran Buku

: 17,6 cm x 25 cm

Jumlah Halaman

9312.3218090
16 + vi halaman

Naskah :
Koordinator Statistik Kecamatan Padaherang

Gambar Kulit :
Koordinator Statistik Kecamatan Padaherang

Editor :
Seksi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik

Diterbitkan Oleh :
Badan Pusat Statistik Kabupaten Ciamis

Dicetak Oleh :
CV. Rikma Karya - Ciamis

Boleh dikutip dengan menyebut sumbernya

WISATA ALAM JOGJOGAN DESA BOJONGSARI

KATA PENGANTAR
ublikasi Statistik Daerah K e c a m a t a n P a d a h e r a n g 2015 merupakan edisi keempat yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Ciamis berisi berbagai data dan informasi terpilih seputar Kecamatan Padaherang yang dikumpulkan serta diolah dan dianalisis secara
sederhana oleh
Koordinator Statistik Kecamatan Untuk membantu
pengguna data memahami perkembangan pembangunan serta potensi
yang ada di Kecamatan Padaherang.
Publikasi Statistik Daerah K e c a m a t a n P a d a h e r a n g
2015
diterbitkan untuk melengkapi publikasi Kecamatan Dalam Angka yang
sudah terbit secara rutin setiap tahun. Berbeda dengan publikasi Kecamatan Dalam Angka yang menitikberatkan pada tabel, Publikasi Statistik Daerah Kecamatan
Padaherang ini lebih menekankan pada analisis datanya.
Materi yang disajikan dalam Statistik Daerah K e c a m a t a n P a d a h e r a n g 2015 memuat
berbagai informasi/indikator terpilih yang terkait dengan pembangunan di berbagai sektor di
K e c a m a t a n Padaherang dan diharapkan dapat menjadi bahan rujukan/kajian dalam
perencanaan dan evaluasi kegiatan pembangunan.
Kritik dan saran konstruktif berbagai pihak kami harapkan untuk penyempurnaan
penerbitan mendatang. Semoga publikasi ini mampu memenuhi tuntutan kebutuhan data
statistik, baik
oleh instansi/dinas, pemerintah, swasta, kalangan akademisi maupun
masyarakat luas.
Ciamis,

November 2015

Kepala Badan Pusat Statistik,


Kabupaten Ciamis

Erna Tresna Prihatin, S.Si

Daftar Isi

Geografi dan Iklim 1-2


Pemerintahan

3-4

Penduduk

5-8

Pendidikan

9-10

Kesehatan

11-12

Sarana Sosial
13
Pertanian

14

Kemiskinan

15

Perbandingan Antar Kecamatan

16

CURUG BUNTON DESA PADAHERANG/KEDUNGWULUH

TENTANG BUKU

Padaherang

uku ini berisi berbagai data dan


informasi

yang

seputar

dikumpulkan

Kecamatan

oleh

Koordinator

Statistik Kecamatan serta diolah, dan dianalis secara


sederhana. Dengan diterbitkannya buku ini diharapkan
dapat

memberikan

informasi

mengenai

berbagai

fenomena serta potensi yang ada di Kecamatan Padaherang Dengan demikian buku ini dapat digunakan
sebagai
berbagai

bahan

kajian, perencanaan,

macam

program

yang

dan

telah

evaluasi

dan

akan

dijalankan oleh Pemerintah. Secara keseluruhan buku


ini terdiri dari 12 bagian, yang mencakup berbagai hal
seperti

Sekilas

melaksanakan

Kesehatan, Kemiskinan, Pertanian, Sarana Sosial, dan

pembangunan

tanpa

Kependudukan,

Pendidikan,

Perbandingan Pendapatan antar Daerah. Untuk mem-

Data yang baik, akurat, bebas bias, dan

permudah para pengguna, pada setiap data yang

terpercaya, adalah data yang dikumpulkan

disajikan disertai penjelasan praktis, dan sumber data,

berdasarkan

serta analisis sederhana dengan tampilan konfigurasi

metodologi statistik yang

Jangan pernah mengharapkan bahwa setiap


data yang dikumpulkan itu, seratus persen
benar

sekalipun

metodologinya

sudah

benar, karena data itu masih dikumpulkan

foto, tabel dan grafik. Dalam upaya penyediaan data


pada

level

disajikannya

terkecil
dirinci

maka
menurut

beberapa
Desa,

data
seperti

yang
data

pemerintahan, kependudukan, pendidikan, kesehatan,


kemiskinan, dan sarana sosial lainnya.

oleh manusia.
4.

Buku

Pemerintahan,

jelas dan benar.


3.

Tentang

Membangun itu sulit, tetapi jauh lebih sulit


dukungan data statistik.

2.

umum

Pandang Kecamatan Padaherang, Geografis dan Ikilm,

Wejangan Statistik
1.

informasi

BPS dalam setiap melakukan pengumpulan

Buku ini diterbitkan untuk melengkapi Publikasi

data, memiliki prinsip bahwa data yang

Kecamatan dalam Angka Tahun 2015 yang sudah ter-

dikumpulkan itu pasti mengandung kesala-

bit dan rencananya akan diterbitkan secara rutin

han,

setiap tahun.

tetapi

dalam

mendiseminasikan

melaporkan

datanya

BPS

dan
tidak

melakukan kebohongan.
Copyright @ BPS Provinsi Sumatra Utara
Dalam Buku : Hibala Dalam Angka, 2009.

CURUG CILEUTIK TONJONG DESA PADAHERANG

Kecamatan Padaherang merupakan Daerah Yang Sebagian


besar wilayahnya terdiri dari Areal Persawahan.

SEKILAS PANDANG
Sebagai

sebuah

kecamatan,

Padaherang

terletak di Kota Administrasi Kabupaten Pangandaran bagian Utara dan merupakan bagian yang tak
terpisahkan dari aktifitas lalu lintas sebagai

Jalur

poros menuju Objek Wisata Pantai Pangandaran dan


sekitarnya. Pada setiap harinya terutama pada akhir
pekan

selalu

ramai

dipadati

oleh

kendaraan-

kendaraaan dari para wisatawan baik wisatawan


nusantara maupun wisatawan mancanegara.
Seperti
paten

pada umumnya daerah lain di Kabu-

Pangandaran,

Kecamatan

Padaherang

merupakan daerah yang sebagian besar terdiri dari


pemukiman penduduk dan areal pertanian, terutama
persawahan yang sangat luas.

Letak geografis

Kecamatan Padaherang berbatasan dengan wilayah


geografis
Hal

Pemerintahan

tersebut

wilayah

yang

Provinsi

membuat
sangat

Jawa

Tengah.

kecamatan ini menjadi

ideal

dan

strategis

bagi

penduduk asli maupun pendatang untuk bermukim


dan mencari kehidupan,

sehingga tak heran jika

penduduk Kecamatan Padaherang hampir 50 persen


merupakan pendatang

dari Provinsi Jawa Tengah.

Salah satu produk unggulan yang paling dominan di


Kecamatan Padaherang adalah sentral produksi padi
sawah disamping sektor pertanian lainnya.
dari

Kultur

Dilihat

geografisnya Kecamatan Padaherang

memang sedikit berbukit,

tetapi dari 14 desa yang

ada di Kecamatan Padaherang Desa Sukanagara


merupakan salah satu desa yang mempunyai lahan
sawah terluas, tercatat dari data yang ada hampir
876 Ha sawah. Yang terdiri
pengairan irigasi/non irigasi

dari lahan sawah beratau yang tidak ber-

pengairan/tadah hujan. Hal tersebut cukup menjadikan

Desa

Sukanagara

sebagai

terbesar di Kecamatan Padaherang.

penghasil

gabah

GEOGRAFI DAN IKLIM


Luas Wilayah menurut Desa di Kecamatan
Padaherang Tahun 2014

etak

Padaherang
dengan

Geografis

sebelah
Desa

Utara

Kecamatan
berbatasan

Jangraga/Kecamatan

Mangunjaya di sebelah Barat berbatasan


dengan Desa Ciulu/Kecamatan Banjarsari di
sebelah Timur Berbatasan Kabupaten Cilacap
Provinsi Jawa Tengah dan di sebelah Selatan
bebatasan dengan Desa Tunggilis/Kecamatan
Kalipucang.
Jarak dari Kecamatan Padaherang ke
Ibu Kota Kabupaten Pangandaran adalah
kurang lebih 55 Km.
Untuk jarak paling jauh ke Ibu
Kabupaten
Pangandaran
adalah
Sukanagara sejauh 67,5 Km. Untuk
yang paling dekat ke kecamatan adalah
Padaherang yaitu 1,2 Km.
TABEL 1.1
Luas Wilayah menurut Desa
di Kecamatan Padaherang
Tahun 2014
Desa
1. Panyutran
2. Bojongsari
3. Ciganjeng
4. Sukanagara
5. Sindangwangi
6. Karangsari
7. Kedungwuluh
8. Padaherang
9. Karangpawitan
10. Paledah
11. Maruyungsari
12. Cibogo
13. Karangmulya
14. Pasirgeulis
Jumlah

Luas (km2)
23,42
10,39
7,05
12,74
6,78
8,69
9,22
6,38
7,82
8,02
5,43
3,58
4,71
4,51
118,74

Sumber : Kecamatan Padaherang

Jarak Antar Desa ke Ibu Kota Kecamatan


dan Ibukota Kabupaten

Kota
Desa
jarak
Desa

GEOGRAFI DAN IKLIM


Jumlah Curah dan Hari Hujan
di Kecamatan Padaherang
Tahun 2014

Da

TABEL 1.2
Jumlah Hari Hujan dan Curah Hujandi
Kecamatan Padaherang Tahun 2014

Tahun 2014

ta iklim yang disajikan dalam buku ini


diperoleh dan diolah dari BP3K (Badan

Bulan

Penyuluh Pertanian Perikanan dan Peternakan) Keca-

Jumlah Curah Jumlah Hari


Hujan (mm)
(hh)

matan Padaherang. Data tersebut merupakan data


pendekatan, karena digunakan untuk lingkup wilayah
Kecamatan Padaherang dan sekitarnya.
Keadaan iklim di Kecamatan Padaherang teruta-

1. Januari

288

2. Pebruari

138

18

3. Maret

250

17

ma jika dilihat dari jumlah curah hujan pada Tahun

4. April

214

25

2014, termasuk curah hujan dengan sifat basah, yakni

5. Mei

344

21

dengan rata-rata hari hujan sebanyak 9,5 hari/bulan

6. Juni

35

dan rata-rata curah hujan sebesar 92,75 mm/bulan.

7. Juli

83

8. Agustus

9. September

10. Oktober

11. Nopember

12. Desember

1.113

114

Jumlah curah hujan tertinggi terjadi pada Bulan Mei


sebesar 344 mm dan

jumlah curah hujan terendah

terjadi pada Bulan Oktober dan November yaitu sebesar 0 mm. Jika dilihat dari banyaknya hari hujan terjadi pada Bulan Mei, Oktober dan November masingmasing sebanyak 0 dan 21 hari hujan sedangkan bulan
-bulan kering terjadi pada Bulan Januari, Juni, Juli
Agustus

Oktober

dan

1,4,4,2, dan 0 hari hujan.

November

masing-masing

Jumlah
Sumber :

Kantor Perwakilan PU Pengairan


Kecamatan Padaherang

OBJEK WISATA PANORAMA ALAM JOGJOGAN


DI DUSUN CIPARI DESA BOJONGSARI KEC.PADAHERANG

PEMERINTAHAN

Tabel 2.1
Statistik Pemerintahan
Kecamatan Padaherang
Tahun 2014

2012

2013

Otonomi

2014

Daerah

diberla-

kukan pada Tahun 2001 Kabupaten

Ciamis

pemekaran wilayah menjadi


Seiring

Wilayah Administrasi

ejak

dengan

mengalami
36 Kecamatan.

bertambahnya

penduduk di Kabupaten Ciamis.

jumlah

Begitu pula

terjadi di Kecamatan Padaherang yang mengalami pemekaran dengan terbentuknya Keca-

Desa

14

Kelurahan
Rukun Warga (RW)

Rukun Tetangga (RT)

14

14

matan Mangunjaya sebagai solusi untuk mengurangi rentang kendali pemerintahan. Dengan

142

142

142

demikian Kecamatan Padaherang menjadi 14


desa berkurang 5 desa yang menjadi bagian
wilayah Kecamatan Mangunjaya.

Untuk men-

goptimalkan Pelayanan Publik khususnya wilayah Ciamis bagian selatan maka sejak

442

442

442

bulan

Oktober tahun 2013 Kabupaten Ciamis mengalami pamekaran menjadi 2 Kabupaten yaitu

Jumlah Dusun, Rw dan Rt


Di Kecamatan Padaherang
Tahun 2014

menjadi

Kabupaten

Ciamis

dan Kabupaten

Pangandaran yang masing-masing terdiri dari


26 Kecamatan dan 10 kecamatan.

Secara

administrasi Kecamatan Padaherang terdiri dari


14 Desa, 60 Dusun, 142 RW dan 442 RT. Adapun jumlah desa di Kecamatan Padaherang
saat ini berjumlah 14 desa yaitu Desa Panyutran yang terdiri dari 6 dusun 6 RW dan 27 RT,
Desa Bojongsari terdiri dari 4 Dusun 10 RW
dan 27 RT, Desa Ciganjeng terdiri dari 3 Dusun
8 RW dan 27 RT, Desa Sukanagara terdiri dari
6 Dusun 11 RW dan 46 RT, Desa Sindangwangi
terdiri dari 4 Dusun 11 RW dan 31 RT, Desa
Karangsari terdiri dari 4 Dusun 14 RW dan 28
RT, Desa Kedungwuluh terdiri dari 4 Dusun 10
RW dan 26 RT, Desa Padaherang terdiri dari 4
Dusun 8 RW dan 38 RT, Desa Karangpawitan
terdiri dari 5 Dusun 13 RW dan 41 RT, Desa
Paledah terdiri dari 6 Dusun 15 RW dan 47 RT,
Desa Maruyungsari terdiri dari 5 Dusun 14 RW
dan 35 RT, Desa Cibogo terdiri dari 2 Dusun 5
RW dan 20 RT, Desa Karangmulya terdiri dari 4
Dusun 11 RW dan 25 RT, dan Desa Pasirgeulis
terdiri dari 3 Dusun, 6 RW dan 24 RT.

CAGAR BUDAYA LINGGA KENCANA DESA SUKANAGARA

PEMERINTAHAN

KESADARAN MASYARAKAT DI KECAMATAN


PADAHERANG DALAM MEMBAYAR PAJAK CUKUP TINGGI

matan dan

Tabel 2.2
Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)
Di Kecamatan Padaherang
Tahun 2014

ecara administrasi seluruh desa di


Kecamatan Padaherang

mempunyai

peran sebagai pengguna anggaran


Pemerintah. Setiap tahunnya keca-

desa-desa

memperoleh anggaran untuk

Desa/Kelurahan

operasional dan pembangunan sebagai wujud pelayanan kepada masyarakat.

1. Panyutran

Disamping itu dari sisi pendapatan daerah, desa 2. Bojongsari


juga membantu pemerintah dalam mengumpulkan 3. Ciganjeng
Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dengan cara menarik 4. Sukanagara

sar Rp. 996.361.339 juta rupiah atau 88,45 persen


dari target. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran
masyarakat untuk membayar pajak sangat tinggi.

59.068.014

66.552.783

46.667.375

114.409.232

108.816.864

Sindangwangi

70.778.609

62.178.468

Karangsari
Kedungwuluh
Padaherang

51.881.052
54.427.503
76.369.750

51.881.052
48.809.782
76.369.750

Karangpawitan

92.271.579

61.431.768

122.370.376

89.541.759

11. Maruyungsari

97.106.822

92.961.928

12. Cibogo

53.742.742

49.385.686

13. Karangmulya

45.679.235

45.679.235

14. Pasirgeulis

29.847.969

26.591.502

kepada wajib pajak sehingga dapat 5.


melakukan pembayaran secara kolektif. Pada Tahun 6.
2014, realisasi Pajak Bumi dan Bangunan di seluruh 7.
desa di wilayah Kecamatan Padaherang mencapai 8.
Rp. 881.238.856 juta rupiah. Realisasi tersebut sudah 9.
mencapai target murni yang dicanangkan yaitu sebe-

59.068.014

10. Paledah

JUMLAH

996.361.339 881.238.856

Target dan Realisasi Penerimaan PBB


Padaherang Tahun 2014

di

140000 000

120000000
100000000
Target
Murni
(Rp)

80000000
60000000

Realisasi
Target
Murni
(Rp)

400000 00

20000000
0

1. Panyutran
2. Bojongsari
3. Ciganjeng
4. Sukanagara
5. Sindangwangi
6. Karangsari
7. Kedungwuluh
8. Padaherang
9. Karangpawitan
10. Paledah
11. Maruyungsari
12. Ci bogo
13. Karan gmul ya
14. Pasirgeuli s

langsung

61.855.673

Realisasi
Target Murni
(Rp)
61.855.673

Target Murni
(Rp)

PENDUDUK

Jumlah Penduduk Tahun 2014 di Kecamatan Padaherang


Mengalami Peningkatan Dibanding Tahun 2013

umlah penduduk Kecamatan

Pa-

daherang menurut data hasil Registrsi Lampid berjumlah 69.983 iwa

Tabel 3.1
Jumlah Penduduk, Luas Wilayah dan Kepadatan Penduduk
Kecamatan Padaherang
Tahun 2014

yang tersebar di 14 desa, dengan jumlah


penduduk laki laki sebanyak 35.106

Desa / Kelurahan

jiwa dan perempuan sebanyak 34.877 jiwa.

% Penduduk
Kepadatan
Terhadap
Luas
Penduduk
Penduduk
Penduduk
Wilayah
(Jiwa)
(Jiwa/
Kecamatan
(Km2)
Km2)
(Jiwa)

Jumlah penduduk terbanyak berada di 1. Panyutran

2842

23,42

121,35

4,06

desa Karangpawitan yaitu sebanyak 7.641 2. Bojongsari

2408

10,39

231,76

3,44

orang dengan Luas Desa 7,82 Km2 atau men- 3. Ciganjeng

3829

7,05

543,12

5,47

7496

12,74

588,38

10,71

4105

6,78

605,46

5,87

5818

8,69

669,62

8,31

berada di desa Bojongsari yaitu 2.408 orang 7. Kedungwuluh

3543

9,22

384,27

5,06

dengan luas desa 10,393 Km atau mencapai 8. Padaherang

7402

6,38

1160,19

10,58

7641

7,82

977,11

10,92

7107

8,02

886,16

10,16

mempunyai luas wilayah 118,738 Km dengan 11. Maruyungsari

6988

5,43

1286,92

9,99

jumlah penduduknya 69.983 jiwa maka tingkat 12. Cibogo

2963

3,58

827,65

4,23

4373

4,71

928,45

6,25

3467

4,51

768,74

4,95

69.983

118,74

589,38

100,00

capai tingkat kepadatan penduduk nya 977,11 4. Sukanagara


jiwa/Km2.
5. Sindangwangi
Adapun jumlah yang paling sedikit 6. Karangsari

kepadatan

penduduknya

Secara keseluruhan

231,76

Kecamatan

jiwa/Km . 9. Karangpawitan
Padaherang 10. Paledah
2

kepadatan Penduduknya adalah 589,38 jiwa/ 13. Karangmulya


Km2. Dari jumlah penduduk Kecamatan Pa- 14. Pasirgeulis
daherang tersebut tadi Jumlah Rumah Tangganya mencapai 18.487 dengan Rata rata
jumlah Anggota Rumah Tangga adalah 3,79
jiwa.

JUMLAH

Sumber : Kecamatan Padaherang

Berdasarkan Hasil Registrasi Penduduk, di Kecamatan Padaherang


Jumlah Penduduk Perempuan lebih sedikit daripada

erdasarkan

data

Registrasi

Penduduk

Lampid (Lahir Mati Pindah Datang)


jumlah penduduk menurut jenis kelamin
di

Kecamatan

Padaherang

PENDUDUK

Tabel 3.2
Jumlah Penduduk dan Sex Ratio Menurut Desa
di Kecamatan Padaherang Tahun 2014

sebanyak

35.106Laki-laki dan 34.877 perempuan yang tersebar di 14


Desa. Dengan distribusi penduduk sebanyak 1497 lakilaki
dan 1345 perempuan di Desa Panyutran, 1212 laki laki

Penduduk
Desa/Kelurahan

Sex Ratio/
Rasio Jenis
Kelamin

Laki-laki Perempuan

dan 1196 perempuan di Desa Bojongsari, 1897 laki laki


dan 1932 perempuan di Desa Ciganjeng, 3798 laki-laki dan

Jumlah

1. Panyutran

1497

1345

2842

111,3

2. Bojongsari

1212

1196

2408

101,34

3. Ciganjeng

1897

1932

3829

98,19

4. Sukanagara

3798

3698

7496

102,7

5. Sindangwangi

2040

2065

4105

98,79

Perempuan di Desa Maruyungsari, 1481 laki-laki dan 1482

6. Karangsari

2918

2901

5819

100,59

Perempuan di Desa Cibogo, 2182 laki-laki dan 2191 Perempuan di Desa Karangmulya, 1720 laki-laki dan 1747

7. Kedungwuluh

1731

1812

3543

95,53

8. Padaherang

3622

3780

7402

95,82

9. Karangpawitan

4189

3452

7641

121,35

10. Paledah

3355

3752

7107

89,42

11. Maruyungsari

3464

3524

6988

98,3

12. Cibogo

1481

1482

2963

99,93

13. Karangmulya

2182

2191

4373

99,59

14. Pasirgeulis

1720

1747

3467

98,45

35.106

34.877

69.983

100,66

3698 perempuan di Desa Sukanagara, 2040 laki-laki dan


2065 perempuan di Desa Sindangwangi, 2918 laki-laki dan
2901 Perempuan di Desa Karangsari, 1731 laki-laki dan
1812 Perempuan di Desa Kedungwuluh, 3622 laki-laki dan
3780 Perempuan di Desa Padaherang, 4189 laki-laki dan
3452 Perempuan di Desa Karangpawitan, 3355 laki-laki dan
3752 Perempuan di Desa Paledah, 3464 laki-laki dan 3524

Perempuan di Desa Pasirgeulis.


Rasio

jenis

kelamin

adalah

perbandingan

penduduk laki-laki dan penduduk perempuan. Jika nilai


rasio diatas 100 berarti jumlah penduduk laki-laki lebih
banyak dari penduduk perempuan, jika nilai rasio dibawah
100 berarti jumlah penduduk perempuan lebih banyak dari
jumlah penduduk laki-laki.
Pada Tahun 2014 Rasio Jenis Kelamin di seluruh
Desa di Kecamatan Padaherang ada 5 desa yang Rasio
Jenis Kelaminnya diatas 100 persen, artinya di desa tersebut banyak penduduk yang berjenis kelamin Laki laki,
sedangkan rasio yang dibawah

artinya di desa tersebut banyak penduduk yang berjenis


kelamin Perempuan.

JUMLAH

100 persen ada 9 desa,

Sumber : Kecamatan Padaherang

JUMLAH KEPALA KELUARGA PEREMPUAN MENCAPAI 15,18 %

PENDUDUK

Tabel 3.3
Jumlah Kepala Keluarga Menurut Jenis Kelamin
di Kecamatan Padaherang Tahun 2014
Desa
1. Panyutran

Laki-laki

Perempuan

Jumlah

937

117

2. Bojongsari

815

160

975

3. Ciganjeng

1.403

272

1675

4. Sukanagara

1.992

132

2124

5. Sindangwangi

1.193

253

1446

6. Karangsari

1.506

185

1691

7. Kedungwuluh

1.062

171

1233

8. Padaherang

1.832

322

2154

9. Karangpawitan

1.922

343

2265

10. Paledah

1.692

121

1813

11. Maruyungsari

1.814

305

2119

837

85

922

1.276

248

1524

960

207

1167

19.241

2.921

22.162

12. Cibogo
13. Karangmulya
14. Pasirgeulis
JUMLAH

1054

Sumber : UPTB KBPM Kecamatan Padaherang

ari data tersebut dapat kita simpulkan

bahwa di Desa Panyutran


ada 937 orang Kepala
Keluarga Laki-laki dan 117 orang Kepala Keluarga Perempuan,
di Desa Bojongsari ada 815 orang Kepala
Keluarga Laki-laki dan 160 orang Kepala Keluarga Perempuan, di Desa Ciganjeng ada 1.403 orang Kepala
Keluarga Laki-laki dan 272 Orang Kepala Keluarga Perempuan,
di Desa Sukanagara ada 1.9492 Orang Kepala
Keluarga Laki-laki dan 132 orang Kepala Keluarga Perempuan,
di Desa Sindangwangi ada 1.193 orang
Kepala Keluarga Laki-laki
dan 253 orang
Kepala
Keluarga Perempuan, di Desa Karangsari ada 1.506 Orang
Kepala Keluarga Laki-laki dan 185 Orang Kepala Keluarga
Perempuan, di Desa
Kedungwuluh ada
1.062 Orang
Kepala Keluarga Laki-laki dan 171 Orang Kepala Keluarga Perempuan , di Desa Padaherang ada 1.832 Orang
Kepala Keluarga Laki-laki dan 322 Orang Kepala Keluarga
Perempuan,
di Desa Karangpawitan ada 1.922 Orang
Kepala Keluarga Laki-laki dan 34 Orang Kepala Keluarga
Perem puan, di Desa Paledah ada 1.692 Orang Kepala
Keluarga Laki-laki dan 121 Orang Kepala Keluarga Perempuan,di Desa Maruyungsari ada 1.814 Orang Kepala
Keluarga Laki-laki dan 305 Orang Kepala Keluarga Perempuan,
di Desa Cibogo ada 837 Orang Kepala Keluarga Laki-laki dan 85 Orang Kepala Keluarga Perempuan, di
Desa Karangmulya ada 1.276 Orang Kepala
Keluarga Laki-laki dan 248 Orang Kepala Keluarga
Perempuan,
dan di Desa Pasirgeulis ada 960 orang
Kepala Keluarga Laki-laki
dan
207
orang Kepala
Keluarga Perempuan.
Tercatat di Kecamatan Padaherang pada Tahun 2013 ada 19.241 orang Kepala
Keluarga Laki-laki
dan 2.921 Orang Kepala Keluarga

PENDUDUK

99,97 % Penduduk Kecamatan Padaherang Beragama

i Kecamatan Padaherang 99,97


%

penduduknya

Tabel 3.4
Jumlah Penduduk menurut Agama
di Kecamatan Padaherang Tahun 2014

menganut

agama Islam yang tersebar di berbagai desa yaitu

Islam

Protes
tan

Kato
lik

1. Panyutran

2842

2842

2. Bojongsari

2408

2408

3. Ciganjeng

3829

3829

4. Sukanagara

7481

15

7496

5. Sindangwangi

4105

4105

Islam yaitu di Desa Karangpawitan sekitar 11%

6. Karangsari

5819

5819

dari total jumlah penduduk kecamatan ini di kare-

7. Kedungwuluh

3541

3543

nakan karenanDesa Karangpawitan merupakan

8. Padaherang

7400

7402

Desa yang paling banyak Penduduknya yaitu

9. Karangpawitan

7641

7641

sebanyak 7.641 orang.

10. Paledah

7107

7107

Desa yang paling sedikit menganut agama islam

11. Maruyungsari

6988

6988

adalah di Desa Bojongsari sebesar 3,4 %. Hal ini

12. Cibogo

2963

2963

dikarenakan penduduk Desa Bojongsari

13. Karangmulya

4373

4373

14. Pasirgeulis

3467

3467

69.965

di Desa Sukanagara, Desa Padaherang & Desa


Kedungwuluh dan desa Ciganjeng,

selebihnya

sekitar 10 Desa lainnya 100 % menganut agama


Islam.

Dari jumlah penduduk di Kecamatan

Padaherang yang paling banyak menganut agama

Sedangkan persentase

paling

sedikit dibandingkan dengan penduduk 13 desa


lainnya yang ada di kecamatan Padaherang.

Desa

JUMLAH

Sumber : KUA Kecamatan Padaherang

Persentase Penduduk menurut Agama


di Kecamatan Padaherang Tahun 2014

18

HinBudha Jumlah
du

69.983

PENDIDIKAN

Jumlah Sekolah SD,SLTP dan SLTA


di Kecamatan Padaherang
Tahun 2014

endidikan merupakan
salah

satu

faktor

penting dalam menentukan kemajuan suatu


daerah. Oleh karena itu ketersediaan sarana
dan

prasarana

pendidikan

yang

berupa

Sumber Daya Manusia dan sarana fisik


sangatlah penting.

Di Kecamatan

Padaherang baru tersedia SD Negeri yaitu


43 sekolah, SLTP Negeri 6 sekolah dan baru 1 SLTA Negeri. Dilihat dari tingkat pendidikan kebanyakan penduduk Padaherang
hanya tamatan SLTP ke bawah yaitu mencapai 79 %.

Tabel 4.1
Jumlah Sekolah di Kecamatan Padaherang
Tahun 2014
Negeri

Desa

Swasta

TK

SD

SLTP

SLTA

TK

SD

SLTP

SLTA

1. Panyutran

2. Bojongsari

3.
4.
5.
6.

Ciganjeng
Sukanagara
Sindangwangi
Karangsari

0
0
0
0

2
5
2
2

0
1
1
0

0
0
0
1

1
2
1
1

0
0
0
0

0
0
0
0

0
0
0
0

7. Kedungwuluh

8. Padaherang

9. Karangpawitan

10. Paledah

11. Maruyungsari

12. Cibogo

13. Karangmulya

14. Pasirgeulis

JUMLAH

43

17

PENDIDIKAN
Pembangunan di bidang Sumber Daya Manusia
merupakan salah satu prioritas dalam pembangunan. Oleh
karena itu pendidikan merupakan salah satu tujuan utama

Jumlah Murid-Guru Negeri dan Swasta


menurut Jenjang Pendidikan Tahun 2014

untuk mencetak Sumber Daya Manusia yang bertakwa, cerdas dan terampil untuk dapat ikut serta memajukan bangsa
dan negara.

SD

SMP

SMA

Desa
Murid

Guru

Murid

1. Panyutran

286

29

175

14

2. Bojongsari

243

22

3. Ciganjeng

291

18

4. Sukanagara

657

46

389

24

5. Sindangwangi

362

20

753

41

6. Karangsari

372

22

1.546

80

7. Kedungwuluh

384

29

8. Padaherang

722

41

9. Karangpawitan

686

47

886

57

10. Paledah

506

33

242

18

11. Maruyungsari

497

34

399

23

Untuk jumlah murid Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama Negeri

12. Cibogo

114

sebanyak 2.939 murid dan Guru sebanyak 177 orang. Dan

13. Karangmulya

423

26

138

33

untuk jumlah murid Sekolah Lanjutan Tingkat Atas sebanyak

14. Pasirgeulis

301

26

5844

402

2.844

177

Untuk mewujudkan tujuan tersebut perlu didukung


oleh sarana dan prasarana serta ditunjang oleh tenaga
pengajar yang memadai.
Jumlah Gedung sekolah yang dikelola oleh Departemen Pendidikan Nasional sampai dengan Tahun 2013 di Kecamatan Padaherang

adalah gedung sekolah negeri sebanyak

51 buah. Gedung-gedung

tersebut terbagi lagi kedalam

tingkatan sekolah, untuk Sekolah Dasar Negeri ada 43 buah,


Gedung Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama Negeri sebanyak 6
buah, dan Gedung Sekolah Lanjutan Tingkat Atas sebanyak 2
buah.
Untuk jumlah murid Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan

Padaherang sebanyak 5.931 murid dan 385 guru.

1.475 orang murid dan 105 orang guru.

JUMLAH

Guru Murid Guru

1.684 113

KESEHATAN
Masalah

Fasilitas Kesehatan menurut jenisnya


Di Kecamatan Padaherang Tahun 2014

Kesehatan bukan tanggung jawab petugas

kesehatan saja, tapi melibatkan juga seluruh lapisan


masyarakat. Keberhasilan Pembangunan tidak akan

Desa

Rumah
Sakit

Pus
kesm
as

Pus
kes
mas
Pem
ban
tu

P
os
ya
n
d
u

Pos
KB
Desa

Balai
Pengoba
tan

bisa terlaksana dengan baik bila tidak ditopang oleh


derajat kesehatan masyarakat yang baik.

Sebagai

rujukan

fasilitas

penduduk

untuk

berobat

pada

kesehatan di Kecamatan Padaherang hanya tersedia


Puskesmas dalam arti belum tersedia Rumah Sakit.

1. Panyutran

2. Bojongsari

3. Ciganjeng

4. Sukanagara

5.

6. Karangsari

7.
Kedungwuluh

Panyutran, Desa Ciganjeng, Desa Sukanagara, Desa

Karangpawitan dan Desa Maruyungsari.

8. Padaherang

9.

10. Paledah

du

11.

demikian Posyandu dijadikan tempat yang sangat

12. Cibogo

efektif

13.
Karangmulya

kembang bayi dan balita, juga untuk kesehatan ibu

14. Pasirgeulis

hamil, nifas dan menyusui.

84

14

JUMLAH

Untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,


bagi penduduk Kecamatan Padaherang bisa mendatangi Puskesmas dan Pustu (Puskesmas pembantu)
yang tersedia di desa tertentu, yaitu terletak di Desa

Adapun untuk Posyandu di setiap desa sudah


merata keberadaannya, tidak kurang ada 84 Posyanterdapat

di

Kecamatan

Padaherang,

untuk menimbang dan mengontrol

dengan
tumbuh

KESEHATAN

Jumlah Pasangan Usia Subur (PUS)


dan Jumlah Pesrta KB Aktif
alah satu indikator keberhasilan
pembangunan

Nasional

adalah

suksesnya pencapaian program Keluarga Berencana


yang sesuai dengan harapan. Hal tersebut dapat
dilihat dari salah satu indikatornya yaitu dengan banyaknya Pasangan Usia Subur yang menjadi peserta
KB Aktif.
Sebagian

besar

Penduduk

Kecamatan

Padaherang sudah sangat memahami betapa pentingnya arti kesehatan bagi kehidupan. Hal ini dibuktikan dengan keikutsertaan dalam program KB, karena dengan ber-KB bukan saja dapat menurunkan
angka kelahiran akan tetapi dapat pula menjadi
upaya untuk meningkatkan kesehatan, kesejahteraan
dan keharmonisan keluarga. Ini dapat dilihat dari
jumlah Pasangan Usia Subur sebanyak 14.981 pasangan dan yang mengikuti KB sebanyak 9.083 pasangan. Alat kontasepsi yang paling banyak digunakan
yaitu Suntik sebanyak 4.797
JUMLAH PASANGAN USIA SUBUR DAN AKSEPTOR KB MENURUT JENIS ALAT KONTRASEPSI
DI KECAMATAN PADAHERANG TAHUN 2014

Akseptor KB Non Hormonal


Desa

PUS
IUD

MOW

MOP

Suntikan

Pil

Jumlah

1. Panyutran

935

41

120

289

115

577

2. Bojongsari

622

52

58

182

89

398

3. Ciganjeng

974

49

35

46

262

180

584

1641

56

21

78

724

143

1033

901

46

43

23

332

116

567

1157

51

23

11

71

341

185

682

4. Sukanagara
5. Sindangwangi
6. Karangsari
7. Kedungwuluh

Kondom Implant

828

81

30

32

280

92

521

8. Padaherang

1385

108

35

12

63

448

178

844

9. Karangpawitan

1425

74

25

48

483

214

855

10. Paledah

1272

57

17

11

83

429

178

775

11. Maruyungsari

1381

72

21

12

139

337

223

804

12. Cibogo

709

40

49

211

103

418

13. Karangmulya

948

66

28

81

253

127

560

14. Pasirgeulis

803

55

12

20

226

147

465

14.981

848

312

17

108

911

4.797

2.090

9.083

JUMLAH

1
2
3
4
5
6
7
8
9
1
1
1
1
1

SARANA SOSIAL

Pembangunan tidak hanya berhenti pada


sarana fisik seperti pendidikan dan kesehatan saja
tetapi juga pembangunan rohani juga tidak kalah
pentingnya.

Pembangunan sarana peribadatan

adalah salah satu

tujuan utama untuk pemben-

tukan moral dan akhlaq yang baik untuk mengisi


dan meningkatkan

kualitas rohani penduduk, se-

hingga akan terwujudnya manusia yang berakhlaq


baik dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Di Kecamatan Padaherang sampai dengan Tahun
2014 telah dibangun sebanyak 127 mesjid dan 122
surau/langgar/mushola. Dengan banyaknya sarana
peribadatan tersebut, maka tak heran jika mayoritas penduduk di Kecamatan

Padaherang be-

ragama Islam. Selain itu

ada juga sebagian

penduduk yang menganut agama lain yaitu agama


Protestan dan Katolik, meskipun berbeda agama di
masyarakat, Kecamatan

Padaherang tetap saling

menghormati satu sama lain.

Jumlah Tempat Ibadah di Kecamatan Padaherang Tahun 2014

Desa
1. Panyutran
2. Bojongsari
3. Ciganjeng
4. Sukanagara
5. Sindangwangi
6. Karangsari
7. Kedungwuluh
8. Padaherang
9. Karangpawitan
10. Paledah
11. Maruyungsari
12. Cibogo
13. Karangmulya
14. Pasirgeulis
JUMLAH

Mesjid

Surau/
Langgar
Mushola

Gereja

Pura

Wihara

Jumlah

8
9
10
10
7
8
5
16
11
10
7
6
9
11

4
4
6
10
6
9
9
14
13
10
5
9
8
15

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

12
13
16
20
13
17
14
30
24
20
12
15
17
26

127

122

249

Sumber : KUA Kecamatan Padaherang

PERTANIAN

7000
6000
5000

Jumlah (Ha)

4000

Tadah Hujan (Ha)

3000
2000

Irigasi Desa (Ha)

1000

Irigasi Teknis
(Ha)
Irigasi Teknis ( Ha)

JUMLAH

14. Pasirg euli s

12. Cibogo

13. Kar angm ulya

10. Pale dah

11. Mar uyungsari

8. Pa dahe rang

9. Ka rang paw itan

6. Ka rang sa ri

7. Ke dungw uluh

5. S indangw ang i

3. Cig anje ng

0
4. S ukana gar a

Selain itu terdapat lahan darat seluas


8.033 Ha yang terbagi pada tanah Tegal dan Kebun
yang luasnya mencapai 3.912 Ha, dan merupakan luas
lahan darat terbesar dari lahan darat yang ada di Kecamatan
Padaherang. Selain bidang pertanian
yang menjadi sumber penghasilan masyarakat Kecamatan Padaherang,
selain itu juga
terdapat
peternakan baik sapi, kerbau, kambing, domba serta
unggas.
Hal ini bisa dilihat dari populasi ternak yang
mencapai jumlah 188.011 ekor dengan jumlah petani
mencapai 3.348 orang. Dengan demikian penghasilan
masyarakat bertambah untuk pemenuhan kebutuhan
akan gizi dan protein hewani.

8000

1. Pa nyutra n

Adapun tanah sawah terbagi pada sawah


tadah hujan seluas 302 Ha, sawah
irigasi seluas
3.538 Ha.
Dengan demikian Kecamatan Padaherang
sebagai penghasil pertanian Tanaman pangan baik
untuk dikonsumsi oleh masyarakat sendiri ataupun
sebagai sumber pendapatan utama.

Luas Lahan Sawah menurut jenis Pengairan (Ha)


Di Kecamatan Padaherang Tahun 2014

2. Boj ong sa ri

uas
Kecamatan
Padaherang
adalah
11.873,8 Ha. Yang terdiri dari Tanah sawah
seluas 3.840 Ha sedang tanah darat seluas
8.033,8 Ha .

Luas Lahan Sawah Menurut Jenis Pengairan(Ha)


Kecamatan Padaherang Tahun 2014

di

Jenis Irigasi
Desa/Kelurahan

Teknis

1. Panyutran

66

2. Bojongsari

100

59

3. Ciganjeng

301

115

44

4. Sukanagara

876

5. Sindangwangi

170

218

26

6. Karangsari

110

96

17

7. Kedungwuluh

150

39

8. Padaherang

140

77

9. Karangpawitan

105

116

10. Paledah

344

11. Maruyungsari

282

12. Cibogo

140

51

52

35

41

70

2.670

868

302

13. Karangmulya
14. Pasirgeulis
JUMLAH

Desa

Tadah
Hujan

Teknis

KEMISKINAN

Keluarga Pra KS yaitu keluarga yang tidak bisa


memenuhi kebutuhan dasarnya.

Tahapan Keluarga Pra KS,KS I,KS II,KS III,KS III Plus di


Kecamatan Padaherang Tahun 2014

Kemiskinan merupakan salah satu persoalan


mendasar yang menjadi perhatian pemerintah di negara berkembang tidak terkecuali di Indonesia. Oleh
karena itu berbagai strategi dalam upaya penanggulangan dan pengentasan kemiskinan terus dilakukan
oleh Pemerintah selama ini.
Di kecamatan
Padaherang masih ada keluarga Pra Sejahtera alasan
Ekonomi sebanyak 3.824 keluarga dan Non Alasan
ekonomi 1.713 Keluarga. Pada tahun ini keluarga Pra
KS dengan alasan Ekonomi terbanyak yaitu di Desa
Sukanagara yang mencapai 493 keluarga.
Persentase keluarga Pra KS tehadap
jumlah KK sebanyak
24,98 % yang Pra KS
Ekonomi saja omi ada 1,72 %.
Hal tersebut
menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan di Kecamatan Padaherang cukup tinggi.

Jumlah Tahapan Keluarga


di Kecamatan Padaherang Tahun 2014

JUMLAH TAHAPAN KELUARGA SEJAHTERA (KS)


DI KECAMATAN PADAHERANG TAHUN 2014
Pra Sejahtera
Desa

Keluarga Sejahtera I
KS II

KS III

KS III Plus

Jumlah
1.054

1. Panyutran

307

Non
Ekonomi
101

76

Non
Ekonomi
65

381

103

21

2. Bojongsari

165

39

119

31

531

81

975

3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

285
493
267
291
231
230
403

254
73
56
195
65
89
77

55
145
126
125
97
130
131

76
36
41
65
26
70
24

112
1.263
788
865
669
1.450
1.392

840
93
153
127
123
145
197

53
21
15
23
22
40
41

1.675
2.124
1.446
1.691
1.233
2.154
2.265

10. Paledah

351

57

163

25

1.070

122

25

1.813

11. Maruyungsari
12. Cibogo
13. Karangmulya

341
2
257

73
520
72

176
1
112

45
54
41

1.296
219
868

174
119
143

14
7
31

2.119
922
1.524

143
1.599

27
626

661
11.565

78
2.498

15
337

1.167
22.162

Ciganjeng
Sukanagara
Sindangwangi
Karangsari
Kedungwuluh
Padaherang
Karangpawitan

Ekonomi

14. Pasirgeulis
201
42
JUMLAH
3.824
1.713
Sumber : UPTB KBPM Kecamatan Padaherang

Ekonomi

PERBANDINGAN ANTAR KECAMATAN

Perbandingan PDRB Antar Kecamatan Di Wilayah Kabupaten


Pangandaran Berdasarkan atas ADH Berlaku

Penjumlahan nilai tambah yang diciptakan oleh faktor

Tahun 2011- 2013 menurut Lapangan Usaha (Juta rupiah)

produksi, dengan demikian PDRB merupakan gambaran

Produk

Domestik

Regional

Bruto

adalah

nyata hasil aktifitas pelaku ekonomi dalam memproduksi


barang dan jasa. Indikator ini dapat digunakan sebagai
bahan evaluasi perkembangan ekonomi dan sebagai

Kecamatan

2011

2012

2013

landasan

penyusunan

perencanaan

pembangunan

ekonomi. Salah satu dimensi sasaran pembangunan


adalah pertumbuhan ekonomi.

Cimerak

370,255.59

400,604.28

457.862.52

dapat

dilihat

dengan

sementara

untuk

Kecamatan Padaherang

449,291.02

489,238.27

563.184.84

indikator

pertumbuhan PDRB Atas Dasar Harga Konstan Tahun


2000,

Cijulang

Pertumbuhan ekonomi
menggunakan

distribusi

persentase

PDRB

masih disumbang oleh sektor

Pertanian, secara umum dapat ditarik kesimpulan bahwa


struktur perekonomian Kecamatan Padaherang masih
didominasi oleh Sektor Pertanian.

Cigugur

312,728.32

326,111.69

381.533.97

yang diperoleh,

Berdasarkan data

PDRB Kecamatan Padaherang Tahun

2010 s.d 2012 setiap tahunnya mengalami peningkatan,


hal tersebut menunjukan bahwa penduduk Kecamatan

Parigi

578,584.71

628,618.59

728.888.00

Padaherang dapat meningkatkan potensi yang ada di


wilayahnya.

Besarnya

inflasi

suatu

daerah

dapat

digambarkan melalui perkembangan indeks harga implisit

Sidamulih

390,423.24

420.453.83

492.718.56

PDRB. Angka inflasi itu sendiri biasanya dipergunakan


untuk mengukur sejauh mana harga barang dan jasa
yang beredar dipasaran.

Pangandaran

937,331.34 1,053,599.91 1.166.209.22


Jika

dibandingkan

dengan

Kecamatan

yang

berada di bagian tengah di Kabupaten Ciamis, Kecamatan

Kalipucang

417,828.27

454,403.70

525.862.48

Padaherang berada di urutan kedua, sehingga perlu


adanya perhatian khusus untuk lebih mengeksplorasi
potensi yang selama ini telah ada. Seperti contoh dalam

Padaherang

886,997.21

944,257.98

1.083.633.10

bidang industri pengolahan dan pertanian yang terdiri


dari tanaman bahan makanan, tanaman perkebunan,
kehutanan, perikanan, peternakan, dan hasil-hasilnya,

Mangunjaya

338,869.83

363,079.25

411.713.24

yang selama ini menjadi Produk Unggulan.

PDRB

perkapita diperoleh dari bagi hasil antara pendapatan


regional dengan penduduk pertengahan tahun.

Langkaplancar

440,522.46

487.509.44

563.319.08

Seperti yang telah dibahas pada bab sebelumnya, Kecamatan Padaherang memiliki luas lahan
pertanian yang cukup luas, letak geografis dan iklim
kondusif,

*) Angka Perbaikan
**) Angka Sementara

Sumber : PDRB Per Kecamatan Kabupaten Pangandaran2001-2013

yang

mendukung

perekonomian,

sehingga

memiliki potensi yang sangat baik untuk menyokong


pertumbuhan PDRB Kabupaten Ciamis dikemudian hari.

BADAN PUSAT STATISTIK


KABUPATEN CIAMIS
JL. R.A.A KUSUMAHSUBRATA-KOMPLEKS PERKANTORAN
KERTASARI TLP (0265) 771322 CIAMIS 46396