Anda di halaman 1dari 16

A.

Pendahuluan
Refraktometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur kadar/
konsentrasi bahan terlarut. Misalnya gula, garam, protein, dan sebagainya.
Prinsip

kerja

dari

refraktometer

sesuai

dengannamanya

adalah

memanfaatkan refraksi cahaya. Refraktometer ditemukan oleh Dr. Ernest


Abbe seorang ilmuan dari German pada permulaan abad 20.
Pengukurannya didasarkan atas prinsip bahwa cahaya yang masuk
melalui prisma-cahaya hanya bisa melewati bidang batas antara cairan dan
prisma kerja dengan suatu sudut yang terletak dalam batas-batas tertentu
yang ditentukan oleh sudut batas antara cairan dan alas.
Faktor-faktor penting yang harus diperhitungkan pada semua
pengukuran refraksi ialah temperatur cairan dan jarak gelombang cahaya
yang dipergunakan untuk mengukur n. Pengaruh temperatur terhadap
indeks bias gelas adalah sangat kecil, tetapi cukup besar terhadap cairan
dan terhadap kebanyakan bahan plastik yang perlu diketahui indeksnya.
Karena pada suhu tinggi kerapatan optik suatu zat itu berkurang, indeks
biasnya akan berkurang (Dogra. 1990)
Banyak aplikasi dari refraktometer yang dapat digunakan untuk
penentuan

konsentrasi

dalam

pengemban

medium:

refraktometer

tradisional untuk menentukan kadar gula untuk digunakan dalam larutan


air, penentuan saat panen anggur, mengukur gravitasi asli bir atau
memasak dalam produksi madu. Refraktometer juga digunakan dalam
menentukan konsentrasi asam di baterai. Demikian pula, ketika mengukur
isi pendingin glikol, atau salinitas air laut. Dalam bidang kedokteran,
refraktometer dapat digunakan untuk menentukan kandungan protein
dalam urin. (Sukarjo, 1989)
Refraktometer saat ini hadir dengan berbagai macam model dari
yang sederhana yang bisa dibawa kemana mana, sampai dengan model
yang canggih. Begitu pentingnya pengukuran nilai brix pada sebuah
Rahmat Aryandi
Refraktometri

Page 1

industri (karena hal ini berhubungan dengan kuantitas sukrosa yang ada di
dalam larutan) terutama dalam sebuah industri makanan, maka saat ini
muncul refractometer yang bersifat in line. Dimana pengukuran brix
dilakukan di setiap prosesnya. Hal ini sangat berbeda dengan refractometer
yang selama ini digunakan sebagai control dari produk akhir semata.
( Anonim, 2015)
B. Refraktometri
Pembiasan (refraksi) adalah peristiwa pembelokan arah cahaya ketika
melewati bidang batas antara dua medium yang berbeda. Pembiasan cahaya
terjai akibat kecepatan cahaya dalam medium berbeda-beda. (Giancolli, 1998)
Refraktometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur kadar /
konsentrasi bahan terlarut misalnya : Gula, Garam, Protein dsb. Prinsip kerja
dari refractometer sesuai dengan namanya adalah dengan memanfaatkan
refraksi cahaya.Refraktometer merupakan suatu instrument yang digunakan
untuk mengukur pembengkokan dari cahaya yang dilewatkan dari satu medium
ke medium lainnya.
Satuan yang digunakan dalam instrument refractometer ini adalah
refractive index (RI). Aldof Brix, ilmuan dari jerman kemudian membuat
konversi dari nilai refractive index tersebut ke satuan brix yang diambil dari
namanya. Brix sendiri didefinisikan sebagai banyaknya sucrose murni per 100
gram air. Sebagai contoh : 10 gram sucrose murni di dalam 90 gram air akan
menghasilkan nilai 10 % brix. Pada praktek analisa di laboratorium,
pengukuran % brix sangat dipengaruhi oleh suhu lingkungan, sehingga hal ini
teramat sangat penting untuk diperhatikan.Tabel conversi nilai temperature
tersebut bisa didapatkan dari ICUMSA, Appendix 2, SPS 3 (1998) halaman
8. Dimana dalam tabel tersebut digambarkan pengaruh perubahan suhu dari 15
derajat celcius s/d 40 derajat celsius untuk nilai brix dari 0 85 % brix untuk
setiap perubahan 5 % brix. Sebagai contoh Nilai brix dari sucrosa 10 % adalah
10 % pada suhu 20 derajat celsius tetapi nilai tersebut akan bertambah 0.36 %
Rahmat Aryandi
Refraktometri

Page 2

jika analisa dilakukan pada suhu 25 derajat celsius sehingga menjadi 10.36 %
brix. Demikian signifikannya pengaruh perubahan suhu pada pengukuran
refraktometer sehingga hal ini sangat penting untuk diperhatikan.Dalam
melakukan verivikasi refractometer dapat menggunakan air yang tentunya
bebas dari pengotor di suhu 20 dimana hasilnya harus menunjukkan nilai 0%
brix plus minus nilai akurasi alat yang biasanya bisa kita dapatkan dari manual
book alat bersangkutan.Jika kita menginginkan untuk melakukan verivikasi
refraktometer di beberapa titik (hal ini sangat disarankan) kita bisa membeli
standar sukrosa bersangkutan yang biasanya dijual di agen bersangkutan.
Meskipun untuk standar sukrosa ini tergolong mahal (kisaran harga sekitar Rp.
700.000,- untuk volume sekitar 5 ml). Standar sukrosa tersebut biasanya
tersedia untuk nilai brix 5, 10, 20, 30, dst. Pembuatan larutan sukrosa
sendiripun sebenarnya bisa dilakukan tetapi sangat tidak disarankan karena
mengingat larutan sukrosa ini mudah sekali rusak dan harus segera digunakan,
dari dari pengalaman saya sendiri sukrosa tersebut juga sangat tidak stabil pada
saat dilakukan penimbangan.Sehingga sampai saat ini banyak yang lebih suka
menggunakan larutan standar pabrikan untuk menjamin ketelusurannya. Satu
hal yang juga harus diperhatikan dalam operasional brix ini adalah pastikan
bahwa lensa untuk tetap dijaga agar tidak tergores karena hal ini akan
mempengaruhi nilai pembacaan. Refractometer saat ini hadir dengan berbagai
macam model dari yang sederhana yang bisa dibawa kemana mana, sampai
dengan model yang canggih.Begitu pentingnya pengukuran nilai brix pada
sebuah industri (karena hal ini berhubungan dengan kuantitas sukrosa yang ada
di dalam larutan) terutama dalam sebuah industri makanan, maka saat ini
muncul refractometer yang bersifat in line.Dimana pengukuran brix dilakukan
di setiap prosesnya. Hal ini sangat berbeda dengan refractometer yang selama
ini digunakan sebagai control dari produk akhir semata.

Rahmat Aryandi
Refraktometri

Page 3

C. Prinsip Kerja
Dari gambar dibawah ini terdapat 3 bagian; yaitu Sampel, Prisma dan
Papan Skala. Refraktif indeks prisma jauh lebih besar dibandingkan dengan
sampel.

Gambar 1. Prinsip kerja refraktometer


(https://indo-digital.com/pringsip-kerja-refractometer-abbe.html.2015)

1. Jika sampel merupakan larutan dengan konsentrasi rendah, maka sudut


refraksi akan lebar dikarenakan perbedaan refraksi dari prisma dan
sampel besar. Maka pada papan skala sinar a akan jatuh pada skala
rendah.
2. Jika sampel merupakan larutan pekat/ konsentrasi tinggi, maka suut
refraksi akan kecil karena perbedaan refraksi prisma dan sampel kecil.
Pada gambar terlihat sinar b jatuh pada skala besar.
Dari penjelasan di atas jelas bahwa konsentrasi larutan akan
berpengaruh secara proporsional terhadap sudut refraksi. Pada prakteknya
refraktometer kan ditera pada skala sesuai dengan penggunaannya.
Sebagai contoh refraktometer yang dipakai untuk mengukur konsentrasi
larutan gula akan ditera pada skala gula, begitu juga dengan refraktometer
untuk larutan garamm protein dll.
Konsentrasi bahan terlarut sering dinyatakan dalam satuan Brix
(%) yaitu merupakan presentasi dari bahan terlarut dalam sampel (larutan
air). Kadar bahan terlarut merupakan total dari semua bahan dalam air,
Rahmat Aryandi
Refraktometri

Page 4

termasuk gula, garam, protein, asam dsb. Pada dasarnya Brix (%)
dinyatakan sebagai jumlah gram dari cane gula yang terdapat dalam
larutan 100 gr cane gula, jadi pada saat mengukur larutan gula, Brix (%)
harus benar-benar tepat sesuai dengan konsentrasinya.
D. Komponen-komponen yang terdapat pada refraktometer

Gambar 2. Komponen-komponen refraktometer


(https://id.scribd.com/search-documents?query=refraktometer.2015)
1. Sumber Cahaya
Sumber cahaya berfungsi sebagai sumber cahaya polikromatis
yang pada nantinya menyinari day light plate dan sampel.
2. Day light plate
Day light plate berfungsi untuk melindungi prisma dari goresan,
debu dan benda asing yang dapat menempel.Day light plate juga berfungsi
menjaga sampel yang diteteskan pada prisma tidak jatuh dan tumpah.Day
light plate biasanya terbuat dari bahan kaca.
3. Prisma
Prisma merupakan komponen yang sensitif terhadap goresan dan
pengganggu cahaya yang masuk ke prisma, contohnya debu. Prisma
mengubah cahaya polikromatis menjadi monokromatis
4. Lensa
Lensa pada refraktometer berfungsi untuk memfokuskan cahaya
dan berada dalam bagian handle.
Rahmat Aryandi
Refraktometri

Page 5

5. Biomaterial-skip
Biomaterial skip merupakan komponen yang berfungsi untuk
menstabilkan suhu dengan range suhu 20-25oC dan berada dibagian dalam
handle.
6. Lensa pembesar
Lensa pembesar berfungsi untuk melihat atau mempermudah
ketajaman skala, serta berada dibagian dalam handle.
7. Eye pieces
Untuk melihat pembacaan skala dengan menggunakan detektor
mata.
8. Knop pengatur skala
Berfungsi untuk mengkalibrasi alat dengan menggunakan aquades.
Cara kalibrasi yaitu obeng minus diletakkan pada pengatur skala, lalu
diputar hingga spesific gravity atau rapatan jenis menunjukkan hasil
1,000 .
9. Skala
Sebagai pembacaaan spesific gravity atau rapatan jenis (Sp G) ,
indeks refraksi atau indeks bias (ND), dan konsentrasi suatu zat yang
dianalisis. Skala berada di bagian dalam handle.
10. Handle
Area genggaman pada saat memegang refraktometer yang
dilengkapi dengan grip (permukaan kasar) agar tidak licin saat memegang
alat tersebut dan juga menjaga suhu tetap stabil. Handle terbuat dari bahan
karet karena merupakan bahan isolator yang tahan terhadap panas dan juga
dapat menjaga kestabilan suhu.

E. Jenis-jenis Refraktometer
1. Refraktometer Abbe
Refraktometer Abbe adalah refraktometer untuk mengukur indeks
bias cairan, padatan dalam cairan atau serbuk dengan indeks bias dari
1,300 sampai 1,700 dan persentase padatan 0 sampai 95%, alat untuk
menentukan indeks bias minyak, lemak, gelas optis, larutan gula, dan
sebagainnya, indeks bias antara 1,300 dan 1,700 dapat dibaca langsung
Rahmat Aryandi
Refraktometri

Page 6

dengan ketelitian sampai 0,001 dan dapat diperkirakan sampai 0,0002 dari
gelas

skala

di

Gambar 3. Refraktor Abbe


(https://id.scribd.com/search-documents?query=refraktometer.2015)

Pada saat melihat contoh skala pada Refraktometer :

Rahmat Aryandi
Refraktometri

Page 7

dalam,

Gambar 4. Skala pada Refraktometer


(https://id.scribd.com/search-documents?query=refraktometer.2015)

Indeks bias adalah perbandingan kecepatan cahaya dalam udara


dengan kecepatan cahaya dalam zat tersebut. Indeks bias berfungsi untuk
identifikasi zat kemurnian, suhu pengukuran dilakukan pada suhu 20oC
dan suhu tersebut harus benar-benar diatur dan dipertahankan karena
sangat mempengaruhi indeks bias. Harga indeks bias dinyatakan dalam
farmakope Indonesia edisi empat dinyatakan garis (D) cahaya natrium
pada panjang gelombang 589,0 nm dan 589,6 nm. Umumnya alat
dirancang untuk digunakan dengan cahaya putih. Alat yang digunakan
untuk mengukur indeks bias adalah refraktometer ABBE. Untuk mencapai
kestabilan, alat harus dikalibrasi dengan menggunakan plat glass standart
(Dogra. 1990).
Faktor-faktor penting yang harus diperhitungkan pada semua
pengukuran refraksi ialah temperatur cairan dan jarak gelombang cahaya
yang dipergunakan untuk mengukur n. Pengaruh temperatur terhadap
indeks bias gelas adalah sangat kecil, tetapi cukup besar terhadap cairan
dan terhadap kebanyakan bahan plastik yang perlu diketahui indeksnya.
Karena pada suhu tinggi kerapatan optik suatu zat itu berkurang, indeks
biasnya akan berkurang. Perubahan per oC berkisar antara 5.10-5 sampai
Rahmat Aryandi
Refraktometri

Page 8

5.10-4. Pengukuran yang seksama sampai desimal yang ke-4 hanya berarti
apabila suhu diketahui dengan seksama pula.
Perbandingan sinus sudut datang dan sinus sudut bias adalah
konstan.

Ini

dinamakan

hukum

Snell,

dinamakan

sesuai

nama

matematikawan Belanda Willebrod Snell Von Royen (1591-1626), dan


dinyatakan oleh:
Sinisinr=n21
Konstanta n21 disebut indeks bias medium (2) relatif terhadap medium
(1). Nilai numerik konstanta itu tergantung pada sifat dasar gelombang dan
pada sifat-sifat kedua media
Indeks refraksi larutan gula tergantung jumlah zat-zat yang terlarut, dan
densitas suatu zat cair, meskipun demikian dapat digunakan untuk
mengukur kandungan gula. Cara ini valid untuk pengukuran gula murni,
karena adanya zat selain gula mempengaruhi refraksi terhadap sukrosa.
Oleh sebab itu, pengukuran indeks refraksi dapat digunakan untuk
memperkirakan penentuan kandungan zat kering larutan terutama sukrosa
(Anonim, 2010).
2.Refraktometer Brix
Refraktometer Brix digunakan untuk mengkur konsentrasi padatan
terlarut dari gula,garam, protein, dan lebih spesifiknya untuk makanan dan
cairan ideal untuk control kualitas. Hand refraktometer brix digunakan
untuk gula 0-32%.

Rahmat Aryandi
Refraktometri

Page 9

Gambar 5. Refraktometer Brix


(https://id.scribd.com/search-documents?query=refraktometer.2015)

3. Refraktometer Salt
Refraktometer Salt digunakan untuk mengukur kada garam pada
bagian perseribu atau ppt dan berat jenis atau persen salinitas(kadar
garam) tergantung pada model. Refraktmeter salt digunakan untuk
mengukur konsentrasi garam dari air atau air garam. Hand refraktometer
salt untuk NaCl 0-28%.

Gambar 6. Refraktometer Salt


(https://id.scribd.com/search-documents?query=refraktometer.2015)

Rahmat Aryandi
Refraktometri

Page 10

4. Refraktometer tangan/hand refractometer


Refraktometer tangan hanya untuk mengukur kadar zat tertentu
saja. Bagian hand refraktometer hanya mempunyai satu luang
pengamatan saja.
Ada dua jenis refraktometer tangan/genggam yaitu analog dan digital.

Gambar 7. Refraktometer tangan/hand refractometer


(https://id.scribd.com/search-documents?query=refraktometer.2015)
Prinsip kerja dari refraktometer analog maupun digital yaitu cahaya
yang masuk ke prisma memiliki karakteristik yang unik. Setiap
karakteristik cahaya memiliki nilai pada skala dalam satuan yang dikenal
sebagai

Brix. Indikasi bahwa lampu tidak diganggu saat melewati

prisma yaitu ketika cahaya masuk ke dalam prisma dengan kondisi yang
kering, bidang pandang pada refraktor analog secara keseluruhan akan
berwarna biru (Gambar 8 ).

Rahmat Aryandi
Refraktometri

Page 11

Gambar 8. Bidang pandang pada refraktor analog secara keseluruhan akan


berwarna biru
(https://id.scribd.com/search-documents?query=refraktometer.2015)

Sedangkan pada refraktometer digital , ditandai dengan pesan error atau


tidak yang akan muncul. Untuk pengukuran air murni pada refraktometer
harus menghasilkan pembacaan nol (Gambar 3 ) . Suatu larutan yang
mengandung sukrosa ( gula meja atau jus buah ) jika ditempatkan pada
permukaan prisma maka akan mengubah arah cahayanya secara
signifikan . Tergantung pada jumlah sukrosa dalam larutan, Brix akan
berkisar dari 0 sampai 25 + untuk pengukuran kadar gula pada tanaman
pertanian. Pada Gambar 4 , sebuah refraktometer analog menampilkan
pembacaan dari sampel yaitu 17 Brix .

Rahmat Aryandi
Refraktometri

Page 12

Gambar 9. Refraktometer analog menampilkan pembacaan dari sampel yaitu 17


Brix
(https://id.scribd.com/search-documents?query=refraktometer.2015)

Refraktometer analog Handheld nyaman karena tidak memerlukan


sumber energi. Namun, mereka mungkin tidak akurat jika digunakan di luar
rentang suhu tertentu. Refraktometer yang sudah tua akan memberikan
pembacaan yang akurat hanya ketika suhu berada pada 68 F ( 20 C ) .
Ketika suhu berada di atas atau di bawah optimal , meja koreksi (corrections
table) diperlukan untuk menentukan Brix sebenarnya . Pembacaan pada
refraktometer bisa menurun hingga 0,89 Brix ketika suhu 50 F ( 10 C )
jika faktor koreksi tidak dilakukan.
F.Kalibrasi
Mengkalibrasi refraktometer adalah langkah pertama dalam mengevaluasi
kadar dalam sampel. Ini adalah tugas yang mudah tetapi sering diabaikan . Kalibrasi
untuk memverifikasi agar pembacaan baseline tepat nol, memastikan bahwa
pembacaan untuk pengukuran sampel berikutnya akurat . Pembacaan kadar yang
tidak akurat dapat mempengaruhi kualitas sampel, misalkan untuk daya tahan
penyimpanan sampel dan penjualan sampel. Refraktometer harus dikalibrasi pada

awal setiap kali digunakan dan, tergantung pada berapa banyak sampel yang sedang
diukur, dilakukan secara berkala selama proses sampling.
Kalibrasi yang tepat membutuhkan sumber air murni dan larutan pembanding
untuk sampel yang akan diuji. Untuk pengukuran air murni harus " nol ".
Sebuah sumber air yang ideal berasal dari air deionisasi(deionized (DI) ) atau
air destilasi - air yang telah disaring untuk menghilangkan ion seperti
natrium , kalsium , besi dan kotoran lainnya. Atau bisa digunakan air minum
dalam kemasan , yang telah disaring menggunakan reverse osmosis untuk
menghilangkan kotoran. Larutan uji yang diperlukan untuk mengkalibrasi
refraktometer Anda. Kit merupakan larutan yang diketahui nilai Brix nya,
dapat dibeli dari produsen refraktometer tetapi mahal .Metode berikut dapat
digunakan untuk membuat larutan kit sendiri untuk uji kalibrasi Anda
G. Pemeliharaan
Refraktometer adalah instrumen analisis yang harus dijaga dengan
baik agar pembacaan yang dilakukan akurat. Berikut adalah beberapa tips
sederhana untuk memastikan pembacaan atau pengukuran yang akurat.
Pengukuran yang akurat tergantung pada kalibrasi yang hati-hati .
Ikuti petunjuk dengan baik. Ingat : Perbedaan antara suhu ruangan sekitar
prisma dan suhu sampel akan mengurangi keakuratan pembacaan Anda .
Ingatlah untuk memungkinkan sampel untuk menyesuaikan kondisi pada
perakitan prisma selama 30 detik sebelum mengambil pembacaan atau
pengukuran Refraktometer tidak boleh terkena lingkungan basah. Bersihkan
refraktometer

setelah

setiap

pembacaan

atau

sebelum

menyimpan

refraktometer, prisma harus dibersihkan dengan air menggunakan lap halus


dan dikeringkan. Kegagalan untuk membersihkan prisma secara teratur akan
menyebabkan hasil yang tidak akurat dan kerusakan lapisan prisma itu .

1. Jangan mengekspos refraktometer dengan membiarkan larutan pada


permukaan prisma. Jika bidang pandang dalam refraktometer analog
menjadi keruh, itu kemungkinan besar telah kerendam air atau air telah
masuk ke dalam tubuh refraktometer dan hanya bisa diperbaiki oleh
teknisi profesional. Mengekspos refraktometer digital untuk kelebihan air
dapat merusak elektronik internal.
2. Jangan menggunakan larutan yang tidak sesuai untuk refraktometer atau
Jangan mengukur bahan kimia abrasif atau korosif dengan instrumen ini ,
karena mereka dapat merusak lapisan prisma itu.
3. Refraktometer adalah alat optik . Hal ini membutuhkan penanganan dan
penyimpanan

hati-hati.

Kegagalan

untuk

melakukannya

dapat

mengakibatkan kerusakan pada komponen optik dan struktur dasar ,


menjatuhkannya dapat mematahkan, goresan, atau menggantikan optik
dan / atau prisma. Dengan perawatan , alat ini akan memberikan tahun
layanan handal . Simpan refraktometer Anda pada lokasi yang memiliki
suhu konstan. Menyimpan refraktometer pada lokasi yang memiliki
perbedaan lebih dari 5 F, sangat akan membahayakan optik dan prisma.

Daftar Pustaka
1. Anonim. 2015. http://jasakalibrasi.net/refraktometer/ (di akses pada 24 Juni
2015).
2. Anonim.

2015.

http://kimiatip.blogspot.com/2013/05/refraktometer-ban-

indeks-bias.html (di akses pada 24 Juni 2015).


3. Anonim.2010.
https://id.scribd.com/search-documents?
query=refraktometer.2015 (diakses pad pada 24 Juni 2015)
4. Dogra, S.K. 1990. Kimia Fisika. Jakarta: UI-Press.
5. Giancolli. Douglas C,. 1998. Fisika. Jakarta : erlangga.
6. Sukarjo. 1989. Kimia Fisika. Jakarta: Bina Aksara