Anda di halaman 1dari 8

TUGAS KELOMPOK STRATEGIC MANAGEMENT

BillCutterz.com : Business Model, Strategy, and The Challenges of Exponential Growth

DISUSUN OLEH :
Bagus Fitrian Y

(15/391766/PEK/21212)

Fatkhu Rohman

(15/391789/PEK/21235)

Junaidie Kusuma

(15/391947/PEK/21393)

M. Teguh Kuncoro

(15/391810/PEK/21256)

Puteri Nasathul K

(15/391838/PEK/21284)

Swastika Rahmawati

(15/391860/PEK/21306)

MAGISTER MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMIKA DAN BISNIS
UNIVERSITAS GADJAH MADA
YOGYAKARTA
2016
BillCutterz.com merupakan perusahaan yang didirikan pada Mei 2009 oleh Barry Gross yang
sekaligus sebagai presiden dari perusahaan tersebut. Latar belakang berdirinya Billcutterz.com ini

adalah ketika Gross memutuskan untuk membuka peluang bisnis baru yang menggunakan
kepiawaianya di dalam bernegosiasi. Sesuai dengan nama perusahaan Billcutterz.com yang akan
memotong tagihan tagihan yang dimiliki oleh para customernya hingga 50%. Peran perusahaan ini
adalah menganalisis tagihan guna penghematan biaya dengan cara menghubungi provider customer
dan selanjutnya melakukan negosiasi agar mendapatkan harga yang terbaik yang sesuai dengan apa
yang diinginkan oleh customer. Tagihan yang dapat dikurangi tidak hanya tagihan rumah tangga,
tetapi juga tagihan yang dimiliki oleh perusahaan atau di mana customer bekerja maupun organisasi
yang tidak berbasis keuntungan. Jasa negosiasi yang diberikan oleh perusahaan ini memberikan hasil
yang cukup memuaskan hingga di kenal di kalangan media yang pada akhirnya menaikkan
pendapatan perusahaan tersebut.
I. Kondisi Perusahaan
Analisis Laporan Keuangan Billcutterz.com

Jan - May
2014
Net profit margin
OPM
Current ratio
Cash ratio
Average
collection ratio
Wages efficiency
ratio
Long-term debt to
equity ratio
Long-term debt to
assets ratio

Profitability ratio
Net income / Sales
EBIT / Sales
Liquidity ratio
Current assets /
Current liabilities
Cash / Current
liabilities
Activity ratio
Account receivable /
Average daily sales
Sales / Wages
Leverage ratio
Long-term debt / Total
equity
Long-term debt / Total
assets

2013

Keterangan

0.0004
0.02

0.6426
0.65

21.55

125.78

19.03

62.16

17.2

100.3

1.20

5.45

0.88

0.43

0.45

0.30

Berdasarkan hasil analisis rasio keuangan yang kelompok kami lakukan, Billcutterz.com memiliki
tingkat profitabilitas yang menurun tajam. Walaupun penjualan meningkat hampir 3% dalam kuartal
pertama akan tetapi net income justru menurun drastis. Hal ini dapat dilihat dari Net profit margin
ratio yang menurun dari 0.6426 menjadi 0.0004 dan OPM dari 0.65 menjadi 0.02. Penurunan
profitabilitas ini menurut kelompok kami diakibatkan oleh dua masalah utama yaitu :
Peningkatan jumlah beban bunga sebagai akibat dari meningkatnya utang jangka panjang.
Peningkatan beban gaji karyawan sebagai akibat dari perekrutan karyawan baru oleh
perusahaan.
2 | Page

Penyebab utama rendahnya profitabilitas Billcutterz.com adalah relatif tingginya biaya


operasional yang harus dikeluarkan oleh Billcutterz.com. Biaya operasional kami katakan relatif
tinggi disebabkan oleh inefisiensi penggunaan tenaga kerja yang tercermin dalam Wages efficiency
ratio. Pada tahun 2013 Wages efficiency ratio sebesar 5.45, yang artinya untuk setiap $1 yang
dikeluarkan Billcutterz.com untuk membayar tenaga kerja mereka akan menghasilkan penjualan
sebesar $5.45. Sedangkan pada kuartal pertama tahun 2014 dapat kita lihat bahwa Wages efficiency
ratio hanya sebesar 1.2 yang berarti untuk $1 yang dikeluarkan Billcutterz.com untuk membayar
tenaga kerja mereka akan menghasilkan penjualan hanya sebesar $1.2. Dari sini dapat kita lihat
adanya ineffisiensi yang cukup tinggi dari para pekerja terutama yang baru direkrut oleh
Billcutterz.com.
Faktor lain yang menyebabkan rendahnya profit Billcutterz.com selama kuartal pertama tahun
2014 adalah beban bunga yang cukup tinggi. Dalam case tidak disebutkan berapa besaran beban
bunga yang harus dibayarkan oleh Billcutterz.com, akan tetapi kelompok kami meyakini bahwa beban
bunga cukup besar lantaran adanya peningkatan jumlah utang jangka panjang oleh Billcutterz.com,
hal ini tercermin dari Long-term debt to equity ratio nya yang meningkat cukup tajam dari 0.43
menjadi 0.88 yang berarti sekitar 45% pendanaan aset Billcutterz.com pada tahun 2014 didanai
menggunakan hutang jangka panjang atau meningkat 15% dari tahun sebelumnya. Hal ini berarti
Billcutterz.com harus membayar beban bunga yang lebih tinggi sehingga profitnya menurun.
II. Business Model Lama

Customer segment
Orang dewasa yang sudah berumur lebih dari 18 tahun berdomisili di Amerika yang memiliki

tagihan bulanan seperti tagihan telefon, listrik, internet, saluran tv dan lain-lain. Karena jasa yang
diberikan oleh Billcutterz.com merupakan jasa untuk negosiasi tagihan yang diberikan kepada
pelanggannya maka hanya dapat ditargetkan pada consumer yang telah memiliki berbagai tagihan
sendiri.

Value Preposition
Produk yang di tawarkan adalah memberikan jasa untuk membantu negosiasi harga tagihan yang

diterima oleh customer Billcutterz.com, perusahaan hanya dibayar ketika berhasil dalam mengurangi
biaya yang diterima oleh customernya dengan 50% dari biaya yang berhasil dinegosiasikan.

Key Activities
Aktivitas primer yang dilakukan oleh Billcutterz.com meliputi operation, sales and

marketing, services, dan profit margin. Pada kegiatan operation yang dilakukan adalah melakukan
negosiasi dengan perusahaan supaya terjadi kesepakatan untuk menurunkan tagihan yang harus
dibayarkan oleh customer. Pada sales dan marketing, kegiatan yang dilakukan adalah melakukan
promosi melalui telemarketing untuk menawarkan jasa Billcutterz.com, conth dari telemarketing yang
dilakukan promosi melalui media massa seperti talkshow di televisi. Kemudian services yang
3 | Page

dilakukan oleh Billcutterz.com terhadap para customernya berupa negosiasi untuk tagihan yang lebih
rendah terhadap customer yang mampu untuk mengajak customer lain untuk menggunakan jasa dari
Billcutterz.com. Pada kegiatan sekunder Billcutterz.com terdiri dari Human Resource Department
yang melakukan rekrutmen untuk memenuhi kebutuhan pada lonjakan permintaan costumer yang
menginginkan tagihan lebih rendah.

Revenue Streams
Profit margin yang didapatkan oleh Billcutterz.com adalah setengah dari biaya tagihan aktual

dikurangkan biaya yang berhasil dinegosiasikan dikurangi biaya operasional. Konsumen dapat
membayar jasa Billcutterz dengan cicilan sampai 12 bulan ataupun membayar penuh di awal dan
berhak mendapatkan diskon 10%.

Channels
Perusahaan melakukan interaksi dengan customer melalui telemarketing dan direct mail.

Customer melampirkan lewat surat elektronik bill yang ingin mereka negosiasikan atau menelfon
pihak Billcutterz untuk berkonsultasi langsung.

Key Resources
Sumber daya yang digunakan Billcutterz untuk melakukan fungsi operasionalnya adalah tenaga

kerja yang memiliki skill negosiasi, telepon, jaringan internet, komputer, dll.

Key Partners
Coastal Bend, Provider dan Bank merupakan Key Partners dari Billcutterz. Coastal Bend

merupakan inkubator bisnis start-up yang memberikan kemudahan bagi Billcutterz dalam penyediaan
lokasi usaha dan perangkat dasar kebutuhan sebuah kantor. Sedangkan provider adalah perusahaan
atau organisasi penyedia jasa bagi konsumen Billcutterz yang berhak menentukan pengurangan harga
jasa yang dinegosiasikan Billcutterz. Karena Billcutterz menerima pembayaran dengan kartu kredit
ataupun debit maka Billcutterz bekerjasama dengan bank.

Cost Structures
Struktur biaya Billcutterz terbesar terdapat pada payroll karyawannya. Selain itu Billcutterz juga

menanggung biaya telefon, fasilitas sewa gedung, listrik dan biaya merchant kepada bank.
III. Analisis SWOT
BillCutterz.coms Strengths
Bargaining power terhadap suppliers (service providers) dan terhadap buyers tinggi.
BillCutterz.com dapat memastikan suppliers lebih diuntungkan dalam memelihara konsumen
mereka dengan mau mengikuti skema pemotongan biaya BillCutterz daripada mengeluarkan
biaya yang besar untuk terus mencari konsumen baru. Di sisi lain buyers mendapat manfaat
besar melalui penghematan biaya layanan provider.

4 | Page

Pengalaman Barry Gross selama 30 tahun lebih dalam telemarketing sangat berpengaruh pada
kualitas negosiasi dan training saving experts di BillCutterz, menjamin superior products
quality
BillCutterz.com adalah pionir dan masih satu-satunya yang menerapkan model negosiasi
penghematan biaya langsung ke provider
BillCutterz.com telah membangun reputasi baik pada provider maupun konsumen dalam 5
tahun terakhir
Model yang dijalankan BillCutterz memunculkan barriers to entry yang kuat (pengalaman,
skill, reputasi, kepercayaan suppliers) sehingga sulit bagi pesaing baru untuk masuk
BillCutterz.coms Potential Weaknesses
Menurunnya net income perusahaan pada 5 bulan terakhir di tahun 2014
Meningkatnya beberapa pos pengeluaran seperti sewa secara signifikan
Kurangnya tenaga Saving Expert yang dimiliki perusahaan
Rekrutmen dan pelatihan tenaga Saving Experts baru membebani energi dan sumber daya
perusahaan
Kecepatan layanan melambat akibat lonjakan permintaan yang tidak diimbangi dengan
jumlah Saving Experts yang memadai
Rasio hutang perusahaan terbilang tinggi, akan sulit untuk menambah hutang baru
BillCutterz.coms Potential Market Opportunities
Submisi pasca pemaparan di media masa menunjukkan basis potential market usaha negosiasi
biaya layanan masih sangat besar
Gross memprediksi kemampuan negosiasi yang merupakan aset terbaik perusahaan dapat
dikembangkan untuk masuk ke bisnis negosiasi biaya layanan bagi konsumen bisnis atau
institusi non-profit
Adanya peluang untuk bernegosiasi dengan provider-provider besar seperti AT&T, Verizon,
dan lain-lain seiring dengan terus tumbuhnya kepercayaan konsumen pada BillCutterz.com
BillCutterz.coms Potential External Threats
Mint.com dan Billshrink.com merupakan indirect competitor BillCutterz.com dengan model
layanan jasa yang berbeda
Provider mengandalkan BillCutterz.com untuk mempertahankan konsumen mereka. Maka
keluarnya konsumen dari suatu provider (churn rate) sangat berpengaruh pada kepercayaan
provider kepada BillCutterz.com
Coastal Bend Business Innovation Center akan menarik kemudahan fasilitas yang
diberikannya saat BillCutterz.com lulus setelah mencapai skala bisnnis yang besar. Hal ini
akan mempengaruhi struktur biaya perusahaan ke depannya
Lonjakan permintaan yang berada di luar kendali dan kemampuan perusahaan
5 | Page

IV. Rekomendasi
Kemampuan negosiasi Saving Experts adalah kunci sukses perusahaan. Oleh karenanya
proses rekrutmen dan pelatihan tetap perlu dilakukan dan terjadwal. Gross perlu menahan diri
untuk tidak sekedar bereaksi pada lonjakan permintaan. Mengatur ritme rekrutmen dan
pelatihan mungkin akan mengorbankan sebagian dari lonjakan permintaan yang ada, namun
akan lebih efektif, efisien, dan sustainable untuk jangka panjang
Fokus pada kualitas layanan yang diberikan. Lebih baik mengorbankan sebagian permintaan
yang muncul akibat lonjakan namun mempertahankan kepercayaan konsumen melalui
kepastian kualitas layanan. Waiting list untuk sementara dapat digunakan mengingat jangka
waktu penghematan yang ada pada durasi tahunan, yang mana tidak terlalu sensitif dengan
kecepatan negosiasi atau waktu tunggu konsumen memperoleh layanan.
Perusahaan perlu fokus pada profit making dan berhati-hati saat memasukkan pos-pos baru
dalam struktur biaya ke depannya. Opsi-opsi yang dapat dilakukan antara lain :
-

Menggunakan sistem refferal untuk menjaring konsumen baru dengan lebih terprediksi

Melakukan demand forecasting untuk menjadwalkan rekrutmen dan pelatihan

Menerapkan penggajian atau pemberian bonus dengan berdasarkan performa dan


keberhasilan

Membentuk tim/divisi khusus untuk menggarap pasar konsumen bisnis atau institusi nonprofit

Rasio hutang perusahaan tergolong tinggi. Akan sulit bagi BillCutterz untuk memperoleh
tambahan pinjaman. Maka pendanaan penambahan rekrutmen baru dan pembiayaan kantor
baru sebaiknya melalui penambahan equity dalam bentuk saham. Namun akan baik pula
dalam sementara waktu memperbesar retained earnings dan memperbesar valuasi perusahaan
alih-alih membagikan keuntungan pada pemegang saham secara langsung.
Terkait efisiensi kerja pegawai, diperlukan evaluasi kinerja dan penilaian melalui performa
dan keberhasilan. Hal ini juga akan membantu memonitor keseimbangan beban antara
rekrutmen tenaga baru atau melakukan pelatihan peningkatan skill dari Saving Experts
perusahaan, yang kemudian mencegah pengeluaran berlebih akibat rekrutmen yang reaktif
pada lonjakan permintaan
Memberikan melakukan penilaian terhadap pekerja dengan menggunakan Balance scorecard
atau KPI.
Membuat SOP yang mengatur tentang bagaimana dan durasi dalam melakukan negosiasi.
Memberikan training yang lebih intensif sehingga para pekerja mampu untuk menyelesaikan
negosiasi sesuai standar yang sudah ditetapkan manajemen Billcutterz.com.
Memberikan sistem kompensasi yang mengacu pada target.
Mengurangi jumlah utang jangka panjang dengan melakukan pelunasan sebagian utang.
Menerbitkan saham baru.
6 | Page

V.Business Model Baru


Berdasarkan rekomendasi sebelumnya, kelompok kami mencoba merancang business model baru bagi
Billcutterz.com

Customer segment
Selain individu, Billcutterz juga melayani organisasi profit maupun nonprofit seperti perusahaan,

gereja dan sekolah yang memiliki berbagai tagihan di Amerika.

Value Preposition
Produk yang di tawarkan adalah memberikan jasa untuk membantu negosiasi harga tagihan yang

diterima oleh customer Billcutterz.com, perusahaan hanya dibayar ketika berhasil dalam mengurangi
biaya yang diterima oleh customernya dengan 50% dari biaya yang berhasil dinegosiasikan.

Key Activities
Aktivitas primer yang dilakukan oleh Billcutterz.com meliputi operation, sales and marketing,

services, dan profit margin. Pada kegiatan operation yang dilakukan adalah melakukan negosiasi
dengan perusahaan supaya terjadi kesepakatan untuk menurunkan tagihan yang harus dibayarkan oleh
customer. Pada sales dan marketing, kegiatan yang dilakukan adalah melakukan promosi melalui
telemarketing untuk menawarkan jasa Billcutterz.com, contoh dari telemarketing yang dilakukan
yaitu promosi melalui media massa seperti talkshow di televisi. Tim sales dan marketing akan
melakukan direct marketing kepada calon konsumen seperti langsung datang ke perusahaanperusahaan atau organisasi untuk menawarkan jasa Billcutterz.
Pada kegiatan sekunder Billcutterz.com terdiri dari Human Resource Department yang melakukan
rekrutmen untuk memenuhi kebutuhan pada lonjakan permintaan costumer yang menginginkan
tagihan lebih rendah. Selain itu admin menambah kapasitas database dan sistem integrasi data yang
lebih canggih untuk mendukung kapasitas bisnis yang semakin besar.

Revenue Streams
Profit margin yang didapatkan oleh Billcutterz.com adalah setengah dari biaya tagihan aktual

dikurangkan biaya yang berhasil dinegosiasikan dikurangi biaya operasional. Konsumen dapat
membayar jasa Billcutterz dengan cicilan sampai 12 bulan ataupun membayar penuh di awal dan
berhak mendapatkan diskon 10%. Dengan adanya penambahan customer segments maka Billcutterz
akan mendapatkan profit yang lebih besar karena menegosiasikan tagihan organisasi yang cenderung
lebih besar.

Channels
Perusahaan melakukan interaksi dengan customer melalui telemarketing dan direct mail.

Customer melampirkan melalui surat elektronik bill yang ingin mereka negosiasikan atau menelfon
pihak Billcutterz untuk berkonsultasi langsung. Tim melakukan direct sale dengan mendatangi
organisasi potensial ataupun memberikan penawaran langsung melalui surat elektronik kepada
organisasi atau perusahaan tersebut.
7 | Page

Key Resources
Billcutterz menambah tenaga kerja terlatih yang efisien dan efektif dalam bernegosiasi kepada

provider sehingga customer baru yang mendaftar tidak perlu menunggu terlalu lama untuk
mendapatkan pelayanan jasanya. Komputer, telefon dan internet juga masih merupakan Key
Resources Billcutterz yang perlu lebih diefisienkan penggunaannya seiring dengan perbaikan pada
tenaga kerja.

Key Partners
Peningkatan skala bisnis Billcutterz membuat perusahaan membutuhkan tempat yang lebih besar

sehingga perusahaan dapat menyewa atau membeli sebuah bangunan sebagai kantor baru. Pemilik
lokasi (jika menyewa) merupakan partner baru bagi Billcutterz selain provider dan bank.

Cost Structures
Struktur biaya Billcutterz terbesar masih terdapat pada payroll karyawannya yang akan terus

bertambah seiring demand konsumen. Selain itu Billcutterz juga menanggung biaya telefon, fasilitas
sewa gedung, listrik dan biaya merchant kepada bank. Seiring perkembangan bisnis maka biaya
telefon, listrik dan sewa gedung akan meningkat pula. Selain itu Billcutterz juga akan mengeluarkan
lebih banyak biaya pada training karyawan baru dan pembangunan infrastruktur IT.

Customer Relationship
Pelanggan Billcutterz dapat memberikan rekomendasi kepada kerabatnya untuk turut

menggunakan jasa Billcutterz (referral system), dengan sistem ini pelanggan akan diberikan diskon
tambahan dari setiap orang yang direkomendasikan dan menggunakan jasa Billcutterz. Investasi pada
infrastruktur IT akan memberikan dampak positif pada CRM Billcutterz.

8 | Page