Anda di halaman 1dari 6

Nama : Novrizal Eka Putra

NIM : 03041181520001

Energi Non-Konvensional
Beberapa contoh energi masa depan yang kemungkinan nantinya akan digunakan sebagai
pengganti minyak bumi dan bahan bakar lain yang tidak terbaharui :
1. Energi bunyi
Pemanfaatannya adalah pada teknologi Sound-Driven Piezoelectric Nanowire dimana nanti
manusia dapat berkomunikasi lewat telepon tanpa kawatir kehabisan baterai karena energi disuplai
dari suara yang kita keluarkan saat berbicara. Diteliti dan dikembangkan di Korea.
2. Biji Alpukat
Dapat dikonfersikan menjadi biodiesel dengan proses transesterifikasi. Terjadi karena biji
alpukat

memiliki kandugan trigliserida yang merupakan komponen utama dari biodiesel.

Dikembangkan oleh Universitas Diponegoro.


3. Ocean Thermal Energy Conversion (OTEC)
Adalah energi panas laut. OTEC memanfaatkan energi matahari yang diserap lautan dan
pertukaran panas antara air hangat di permukaan laut dengan air dingin di laut dalam, mengubah
panas menjadi listrik sesuai dengan Siklus Rankine. Dapat digunakan pada pulau-pulau tropis yang
umumnya memiliki jaringan listrik terbatas, dan terisolasi. 4. Etanol Bahan bakar berbasis alkohol
dibuat dengan fermentasi dan penyulingan tanaman seperti jagung, gandum, atau bahan baku dengan
dasar gula-gulaan atau pati-patian. Bensin yang mendapat campuran bioetanol dinamai biopremium
dengan penamaan Ex.
4. Mikroalga
Berpeluang menjadi bahan baku bioetanol dan biodiesel. Mikroalga mengandung karbohidrat
yang dibutuhkan untuk menghasilkan bioetanol. Keuntungan penggunaan mikroalga sebagai bahan
baku biofuel adalah pertumbuhan yang cepat, produktivitas tinggi, dapat menggunakan air tawar dan
air laut, tidak berkompetisi dengan produksi bahan pangan, konsumsi air yang rendah, dan biaya
produksi yang tidak terlalu tinggi.
5. Energi Biomassa
Biomassa dapat menghasilkan listrik dan sebagai bahan bakar untuk transportasi. Kayu masih
merupakan sumber yang paling umum dari energi biomassa. Limbah pertanian, komponen organik
limbah kota/industri, bahkan gas metana dari kotoran ternak & TPA juga bisa digunakan.

Pemanfaatan Suara Seluruh Dunia menjadi Listrik menggunakan Kombinasi Teknologi


Satelit , Lumba- lumba dan Batechsant (Battery Technology Of Sound Power Plant) Sebagai
Pembangkit Listrik Tenaga Suara Global Masa Depan
1. Lokasi pemilihan tempat pembangkit listrik Batechsant (Battery Technology Of Sound Power
Plant)
Pada proses peletakan alat pembangkit listrik dalam Batechsant (Battery Technology Of
Sound Power Plant) didasarkan prinsip : memanfaatkan suara yang dihasilkan oleh seluruh
kebisingan di dunia secara maksimal, sehingga dalam pemilihan tempat untuk desain alat
dilakukan dengan cara penyesuaian pada permukaan bumi sehingga bisa dijadikan pembangkit
listrik tenaga suara yang memiliki skala besar. Nantinya akan dipilih kota Surabaya sebagai pusat
pembangkit listrik tenaga suara global masa depan.

Gambar 3. Titik Persebaran


(Sumber: Fauzi dkk, 2013)
2.Struktur Alat Batechsant (Battery Technology Of Sound Power Plant)
Berdasarkan pada konsep perancangan sistem yang telah ditentukan , terdapat beberapa komponen
yang diperlukan untuk menunjang sistem perancangan pembangkit listrik berbasis suara ini dapat
bekerja, perangkat-perangkat tersebut adalah sebagai berikut:

Rectifier
Rectifier adalah alat yang digunakan untuk mengubah sumber arus bolak-balik (AC)
menjadi sinyal sumber arus searah (DC). Rectifier yang digunakan adalah rectifier 3 Phasa

Gambar 4. Gambar Rangkaian Rectifier


Sumber :Fauzi, Muchlis, Handayani,2011

Nanogenerator
Untuk mengubah sinyal AC dan gelombang bunyi yang ditangkap oleh satelit
GPS digunakan perangkat berupa nanogenerator. Untuk menghubungkan nano
generator dengan GPS receiver , maka digunakan kawat super mikro. Kawat yang
terhubung dengan membran transducer dalam mikrofon array akan membawa
gelombang bunyi dan sinyal AC dalam skala tertentu untuk selanjutnya diubah
menjadi energi listrik. Energi yang dihasilkan bisa disimpan dalam baterai atau
digunakan untuk mensuplai daya dalam generator utama. Di dalam nanogenerator
terdapat nanowire yang tersusun dari spring (pegas) yang dapat menghasilkan listrik
dengan menggunakan prinsip induksi elektromagnetik.

Gambar 5.Struktur Nanogenerator


Sumber : Sheng Xu, Qin, Chen Xu, Wei, Rusen Yang, Lin Wang,2010

Terlihat di gambar, piezoelectric ZnO nanowires (NWs) yang


tersusun dari zat ZnO (Zinc Oxide) sangat efektif dalam menyerap energi
gelombang mekanik. Tegangan keluaran yang dihasilkan dari sistem
generator ini menurut Zon Lin Wang (2010) adalah sebesar 80,90, dan 96
mV. Sistem nanogenerator ini dibuat parallel, dan kekuatan daya yang
dihasilkan

adalah

sebesar

2.7

mW

tiap

cm2.

Teori

perhitungan

menunjukkan bahwa nanowire yang dihubungkan secara paralel dan


berada di antara 2 elektroda.

Gambar 6. Hasil Output tegangan Nanogenerator

Sumber : Sheng Xu, Qin, Chen Xu, Wei, Rusen Yang, Lin Wang, 2010

Mikrofon Array

Mikrofon array adalah multi mikrofon yang diletakkan dalam 1 input. Dalam
sistem ini kita menggunakan 2 macam mikrofon array. Mikrofon array yang pertama
adalah kumpulan dari mikrofon kecil yang disusun untuk menangkap sinyal suara
diseluruh

dunia selain menggunakan handphone . Perbedaan antara mikrofon

array yang

digunakan dalam sistem Batechsant (Battery Technology Of Sound

Power Plant) dengan yang ada selama ini adalah mikrofon yang digunakan tidak
tergantung pada arah suara, sehingga dapat menangkap dengan maksimal sumber
suara dari segala arah. Untuk tipe yang kedua, sistem ini menggunakan mikrofon cardiodid.

Gambar 7. Struktur Mikrofon Array


Sumber : MIT Computer Science and Artificial Intelligence Laboratory (CSAIL)

Sistem perancangan
Berdasarkan pada konsep pembangkit listrik yang telah ditentukan di bahasan sebelumnya,
maka konfigurasi pembangkit listrik tenaga suara tersebut dapat dijelaskan dalam diagram dibawah
ini:

Gambar 8 . Diagram Proses Kerja


Skema di atas menjelaskan bahwa suara yang ditimbulkan oleh mesin kebisingan jalan raya,
daratan dan lautan ditangkap oleh gelombang ultrasonic yang berfungsi sebagai mikrofon atau
mikrofon dalam HP satelit yang menyesuaikan kronologi fisiologi pada lumba-lumba. Suara
kemudian diubah menjadi energi listrik dengan konsep Batechsant (Battery Technology Of Sound
Power Plant) yaitu suara yang ditangkap disalurkan ke nanowire yang mengubah sinyal suara
menjadi energi listrik yang siap digunakan atau disimpan dalam baterai.

Gambar 9 . Desain Mikrofon Lumba-Lumba