Anda di halaman 1dari 2

Bangsa

Sampul buku Praktik Belajar Kewarganegaraan diterbitkan oleh Center for Civic
Education bekerja sama dengan Depdiknas
Bangsa adalah suatu kelompok manusia yang dianggap Nasional memiliki identitas
bersama, dan mempunyai kesamaan bahasa, agama, ideologi, budaya, dan sejarah.
[1] Mereka umumnya dianggap memiliki asal usul keturunan yang sama.[2]
Definisi
Sunting
Definisi bangsa menurut para ahli.[3]
Menurut Ernest Renan (Perancis)
Bangsa adalah sekelompok manusia yang berada dalam suatu ikatan batin yang
dipersatukan karena memiliki persamaan sejarah, serta cita-cita yang sama.[4]
Menurut Otto Bauer (Jerman)
Bangsa merupakan sekelompok manusia yang memiliki persamaan karakter karena
persamaan nasib dan pengalaman sejarah budaya yang tumbuh berkembang
bersama dengan tumbuh kembangnya bangsa.[3]
Menurut Ben Anderson
Bangsa merupakan komunitas politik yang dibayangkan dalam wilayah yang jelas
batasnya dan berdaulat.[3]
Menurut Hans Kohn
Bangsa itu terjadi karena adanya persamaan ras, bahasa, adat istiadat dan Agama
yang menjadi pembeda antara bangsa satu dan bangsa lain.[5]
Faktor-Faktor Pembentukan Bangsa Menurut Dasar Identitas
Sunting
Faktor-faktor pembentukan suatu bangsa sangat berkaitan dengan identitas yang
menyatukan masyarakat.[3] Faktor tersebut antara lain sebagai berikut :
Primordial yang termasuk dalam faktor ini yaitu ikatan kekerabatan, kesamaan suku
bangsa, daerah, bahasa dan adat istiadat. [3]
Sakral dalam faktor ini yaitu adanya kesamaan agama yang dianut oleh masyarakat
dan dalam hal ini agama dapat membentuk suatu ideologi doktrin yang kuat dalam
masyarakat, sehingga keterkaitannya dapat menimbulkan bangsa.[3]
Tokoh menjadi salah satu faktor pembentuk bangsa karena bagi masyarakat, tokoh
dijadikan sebagai panutan untuk mewujudkan misi-misi bangsa.[3]
Sejarah merupakan salah satu faktor pembentukan bangsa karena sejarah dan
pengalaman masa lalu seperti penderitaan akan melahirkan solidaritas sehingga
memungkinkan untuk membentuk satu tekad dan satu tujuan antar kelompok
masyarakat.[3]
Perkembangan Ekonomi dikatakan sebagai faktor pembentukan bangsa karena
semakin meningkatnya perkembangan ekonomi semakin beragam pula kebutuhan
masyarakat sehingga membuat masyarakat semakin ketergantungan satu sama
lain dan secara tidak langsung akan membuat masyarakat ingin membentuk satu
kesatuan yaitu bangsa sebagai jalan untuk memenuhi kebutuhan satu sama lain.[3]
Kebangsaan Indonesia
Sunting

Sejarah Indonesia Sebagai Bangsa


Sunting
Bangsa Indonesia tumbuh sebagai hasil interaksi masyarakat yang terjadi secara
alamiah.[6] Di sini ada kehendak yang tumbuh karena sejarah yang sama untuk jadi
satu kesatuan bangsa yang merdeka.[6] Akan tetapi Ernest Renan berpendapat
bahwa tidak ada satu hal yang mutlak sama.[6] Di dalam masyarakat selalu ada
perbedaan-perbedaan, maka dalam masyarakat selalu ada toleransi dalam setiap
intaraksi yang tujuannya agar tidak ada konflik.[6] Kapan bangsa Indonesia
tumbuh? secara alamiah bangsa Indonesia tumbuh atau muncul sebagai hasil
intaraksi antara masyarakat Indonesia yang majemuk dan hal ini menjadi roh
bangsa, seperti halnya bangsa Jerman yang sering menyebutnya dengan roh rakyat.
[6] Para filsuf Jerman mengaitkan roh bangsa dengan menyatukan masyarakat
dengan alam yang satu.[6] Namun, berbeda dengan Indonesia, Jerman bersatu
karena perang penyatuan wilayah alamnya, sedangkan Indonesia bersatu karena
adanya nasib yang sama.[6] Tepatnya pada tanggal 28 Oktober 1928, secara sadar
pemimpin kita merumuskan sumpah pemuda, yang pada dasarnya adalah sumpah
bangsa.[6] Jadi secara politis dinyatakan dasar bangsa Indonesia berdiri pada saat
sumpah pemuda tersebut.[6] Bangsa Indonesia yang tampil kemudian menegara
pada tanggal 17 agustus 1945.[6] Bangsa dan negara itu kemudian menjadi satu
kesatuan, Ernest Renan berpendapat bahwa ada bangsa dan negara yang tidak
menjadi satu.[6] Contohnya yang sering kita dengar adalah sebutan negara
Australia tidak ada bangsa Australia.[6]
Faktor-Faktor Pembentukan Bangsa IndonesiaSunting
Berikut ini merupakan faktor-faktor penting bagi pembentukan bangsa Indonesia.[7]
Persamaan asal keturunan etnis.
Persamaan pola kebudayaan.
Persamaan tempat tinggal yang disebut dengan khas tanah air.
Persamaan sejarah.
Persamaan cita-cita.
Faktor-Faktor Pemersatu Bangsa Indonesia
Sunting
Berikut ini merupakan faktor-faktor pemersatu bangsa Indonesia sebagai perekat
persatuan.[7]
Pancasila.
UUD 1945.
Bendera kebangsaan merah putih.
Lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Bahasa Indonesia.
Satu wilayah Indonesia.
Satu pemerintahan Negara.