Anda di halaman 1dari 4

EKONOMI INTERNASIONAL

Bantuan Luar Negeri Cina kepada Angola (Afrika)

MALSYA GHASSANI
143112350750039
FISIP/HI

Bantuan Luar Negeri Cina kepada Angola (Afrika)

China saat ini adalah salah satu negara terkaya di dunia. Keberhasilan China ini dikenal
dengan istilah The Rise of China. Kemajuan-kemajuan yang telah dicapai ini ditopang oleh
perubahan-perubahan kebijakan ekonomi yang telah dijalankan oleh pemerintah China sejak
berpuluh tahun yang lalu. Salah satu negara yang mengalami peningkatan grafik
perdagangannya dengan China adalah Angola. Pada tahun 2002, telah menghancurkan
infrastruktur di seluruh pedesaan dan juga akses terhadap pelayanan yang paling dasar,
seperti program vaksinasi terhadap anak, dan juga pendidikan di negeri tersebut. Namun
demikian, negara ini masih memiliki banyak hambatan untuk investasi dan perlu untuk
mengembalikan politik kredibilitas internasional. Oleh karena itu, untuk memperbaiki
keadaan sosialnya, pemerintah Angola bekerja sama dengan pemerintah Cina, dalam
membangun pembangunan dalam negerinya.
Kerjasama yang dilakukan oleh Cina dan Angola awalnya hanya untuk membantu
pembangunan dalam negeri Angola, tetapi seiring dengan perkembangan waktu, hubungan
tersebut, mulai lebih difokuskan pada bidang ekonomi, melalui rekonstruksi, pembangunan
wilayah, dan minyak mentah. Sehingga, pada tahun 2004 menteri Keuangan dan Perdagangan
Cina-Angola menandatangani beberapa paket proyek investasi yang masuk dalam Angola.
Paket-paket tersebut disediakan sebagai pinjaman terhadap minyak, yang telah didukungoleh
bank dari China. Saat ini Angola merupakan salah satu mitra dagang terbesar di Afrika bagi
Cina.Pada tahun 2009, sekitar 39 persen minyak mentah dari Angola di ekspor ke
Cina. Sehingga, Cina membayarnya dengan membangun kembali infrasturktur Angola.Secara
resmi lebih dari 30 000 warga negara Cina bekerja di Angola, sebagian besar pekerja, bekerja
sebagai buruh yang telah kontrak untuk perusahaan Cina. Ada juga kunjungan bilateral
pejabat negara dengan menggunakan jasa Penerbangan udara, langsung antara negara yang
juga telah dibentuk

Apa kepentingan Cina untuk memberi bantuan luar negeri kepada Angola? Dan
Tujuan Angola menerima Bantuan dari Cina

Bantuan yang diberikan Cina kepada Angola merupakan salah satu bentuk hubungan
bantuan luar negeri yang tidak memperhitungkan politik dan kebijakan dalam negeri negara
penerima. Tidak seperti negara atau organisasi pemberian bantuan dari barat, yang selalu
memberikan paket bantuan dengan perubahan kebijakan atau policy environment negara
penerima, Cina tidak melihat faktor yang bersifat politik seperti itu. Cina hanya berfokus
pada pencapaian kepentingan masing-masing negara. Pemerintah Cina mengklaim pemberian
bantuan kepada Angola berdasarkan prinsip win-win solution, dimana dalam pemberian
bantuan tidak akan mencampuri urusan negara-masing-masing dan hanya melihat dari sektor

bisnis saja.1 seiring peningkatan pemberian bantuan Cina ke Angola,terjadi juga peningkatan
angka investasi dan volume perdagangan antar kedua negara. Volume perdagangan CinaAngola awalnya berjumlah US$ 150 juta meningkat menjadi US$ 700 juta pada tahun 2002.
Investasi Cina ke Angola juga meningkat dari US$ 500 ribu meningkat menjadi sekitar US$
73,6 juta. Peningkatan jumlah investasi dan voolume perdagangan tersebut, secara signifikan
juga akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Angola. Investasi dan perdagangan akan
meningkatkan salah satun komponen penting dalam pertumbuhan ekonomi, yaitu
peningkatan modal sebuah negara.2

Melihat dari teori apa dengan adanya bantuan luar negeri dari Cina ke Angola, dan
mengapa menggunakan teori tersebut?
Saya dalam menganalisis bantuan luar negeri Cina ke Angola ini menggunakan teori
Depedensial/Ketergantungan. Bantuan menurut teori ini adlah digunakan oleh negara
kaya (Cina) untuk mempengaruhi hubungan domestic dan luar negeri penerima bantuan,
merangkul elit politik di negara penerima bantuan dengan tujuan komersiil dan keamanan
nasional, serta mengekspetasi SDA negara penerima bantuan.
Dengan adanya hubungan Cina dengan Afrika membuat negara barat tidak tenang,
maksudnya kita ketahui bahwa CIna adalah salah satu negara besar, dan Afrika adalah
negara-negaranya dilimpahkan dengan sumber daya alam yang melimpah. Cina dikritik
karena berhubungan dengan pemerintah yang dianggap ikut berperan dalam membiarkan
krisis di Darfur, Sudan Selatan. Seperti yang tadi sudah disinggung diatas, Cina
memberikan bantuan ke Angola (Afrika) dengan harapan sama sama untung atau win win
solution. Cina banyak berinvest di tanah Angola yang pastinya menguntungkan, dan
Angola pun untung karena Cina banyak ber invest di tanahnya karena akan mendapat
bantuan dan tentunya saja memperbaiki ekonomi di Angola. Contohnya yang saya dapat
dari website bbc.com bahwa dalam bidang Ekonomi yaitu meningkatnya kegiatan
Ekspor-Impor dari tahun ke tahun seperti yang kita bisa lihat pada gambar dibawah ini

1 Marafa, African Business and Development Relationship with China, 2009, hlm
5
2 Michael P. Todaro, 2000,. Economic Development, Seventh. Edition, Ney York
University, Addison Mesley
3

Cina dengan Angola akan saling ketergantungan. Karena


Cina membutuhkan minyak dari Angola untuk terus
mendapatkan keuntungan untuk nambah memperluas
investasinya. Dan Angola juga membutuhkan Cina untuk
terus meningkatkan keadaan ekonominya dan membantu
mengelola minyak yang dimiliki. Cina menggunakan tenagatenaga kerja setempat namun dibayar dengan upah rendah,
meskipun begitu masyarakat Angola mendapatkan
keterampilan baru.
Sumber Gambar:
http://www.bbc.com/indonesia/lapora
n_khusus/2009/11/091126_cinaetiopi
a.shtml