Anda di halaman 1dari 14

AKUNTANSI

PERPAJAKAN
By Andi Sulfati

DAFTAR REFERENSI
1.
2.
3.
4.
5.

Undang Undang No. 28 tahun 2007 sebagai hasil


penyempurnaan Undang-Undang No. 6 tahun 1983 tentang
Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.
Undang Undang No. 36 tahun 2008 sebagai hasil
penyempurnaan Undang-Undang No. 7 tahun 1983 tentang Pajak
Penghasilan.
Undang Undang No. 42 tahun 2009 sebagai hasil
penyempurnaan Undang-Undang No. 8 tahun 1983 tentang Pajak
Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah.
Agoes ,Sukrisno , 2008. Akuntansi Perpajakan. Jakarta : Penerbit
Salemba Empat.
Waluyo, 2010. Akuntasi Pajak , Edisi 3. Jakarta : Penerbit
Salemba empat.

SAP Akuntansi Perpajakan


No

Pokok Bahasan
1

KONSEP DASAR AKUNTANSI PAJAK

LAPORAN KEUANGAN FISKAL

AKTIVA LANCAR

AKTIVA TETAP DAN AKTIVA TAK BERWUJUD

INVESTASI JANGKA PANJANG DAN AKTIVA LAIN

UTANG DAN KEWAJIBAN LAIN

UTANG PIUTANG PAJAK

MODAL SENDIRI DAN EKUITAS

PENGHASILAN : KONSEP, PENGAKUAN DAN REALISASI

10

BIAYA, BEBAN DAN PENGURANG PENGHASILAN

11

TRANSAKSI DENGAN MATA UANG ASING

KONSEP DASAR
AKUNTANSI PAJAK
By Andi Sulfati

PENGERTIAN AKUNTANSI

Akuntansi Adalah proses mengidentifikasikan, mengukur


dan melaporkan informasi ekonomi untuk memungkinkan
adanya penilaian dan keputusan yang jelas bagi yang
membutuhkan informasi tersebut.
Rangkaian kegiatan yang dimaksud tersebut
1.

2.

3.

Identifikasi dan pengukuran data yang relevan untuk


pengambilan keputusan
Pemrosesan data dan pelaporan informasi
Pengkomunikasian informasi kepada para pengguna
laporan

BIDANG DALAM RUANG LINGKUP AKUNTANSI


1.

2.
3.
4.
5.
6.
7.

Financial Accounting
Auditing
Management accounting
Cost Accounting
Government Accounting
Tax Accounting
Accounting Information System

STUKTUR TEORI AKUNTANSI


Tujuan Lapoaran Keuangan
Postulat /Asumsi
Akuntansi

Konsep Teoritis Akuntansi


Dalam APB Statement No.4
ada 9 Prinsip Dasar kuntansi :

Prinsip Dasar Akuntansi

1.

Cost Principle

2.

Revenue Principle

1. Acrual Basic

3.

Maching Principle

2. Going Concern

4.

Objectivity Principle

5.

Consistency Principle

6.

Disclosure Principle

7.

Conservatism Principle

8.

Materiality Principle

9.

Uniformity and
Comparability Principle

Asumsi Dasar akuntansi yaitu:

Standar Akuntansi

SEJARAH PERKEMBANGAN PERPAJAKAN INDONESIA

- Masa Penjajahan Belanda Sistem perpajakan menekankan pada fungsi


budgeter , yaitu pemasukan keuangan untuk
pemerinta koloni
Sistem pemungutan pajak Official Assessment
- Setelah Tahun 1945

Pemerintah indonesia masih menggunakan


undang undang yang lama

-Tahun 1979

Diberikan keringanan pajak bagi Wajib Pajak


yang menggunakan Laporan keuangan yang telah
diperiksa oleh Kantor Akuntan

- Tahun 1984

Terjadi perubahan besar dimana perubahan


sistem Official Assesment menjadi Self
Assessment

- UU No.28 th 2007 KUP

Wajib Pajak yang melakukan kegiatan usaha


wajib mennyel;enggaran pembukuan

PRINSIP DASAR AKUNTANSI PAJAK

Berdasarkan Pasal 4 ayat(4) Undang undang KUP


Menyatakan bahwa Pengisian SPT Tahunan Pajak
penghasilan oleh wajib pajak diwajibkan melakukan
pembukuan dilengkapi dengan laporan keuangan
berupa neraca,laba rugi serta keterangan lain yang
diperlukan
Namun demikian laporan kuangan masih memiliki
keterbatasan, yaitu ;
1.

2.
3.

Laporan Keuangan disusun bersifat historis


Lebih banyak menekankan hal yang bersifat material
Penggunaan estimasi dan berbagai pertimbangan dalam
menyusun laporan keuangan

HUBUNGAN AKUNTANSI KOMERSIAL DENGAN AKUNTANSI PAJAK

Tujuan akuntansi komersial adalah menyediakan informasi


yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan
posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi
sejumlah besar pengguna laporan keuangan dalam
pengambilan keputusan ekonomi

Self assessement system di Indonesia harus didukung oleh


unsur kejujuran dan keterbukaan wajib pajak yang tercermin
dalam itikad baik wajib pajak untuk menyelenggarakan
pembukuan atau pencatatan

PENTINGNYA AKUNTANSI PAJAK

SPT yang dilampiri laporan keuangan merupakan


surat yang digunakan oleh WP untuk melaporkan
perhitungan dan pembayaran pajaknya
Jika terjadi kesalahan dapat dibuatkan koreksi
dengan membuat SPT Pembetulan
Namun Jika terjadi pemeriksaan, sehingga
ditemukan adanya kesalahan pengisian SPT
menyebabkan adanya koreksi pembayaran
Oleh karena itu TAX Accounting sangat perlu untuk
mengantisipasi kesalahan pelaporan pajak

DEFINISI PAJAK

Prof DR Rochmat Soemitro, SH


Pajak adalah iuran rakyat kepada kas negara
berdasarkan undang undang (yang dapat dipaksakan)
dengan tidak mendapat jasa timbal balik
(kontraprestasi) yang langsung dapat ditunjukkan, dan
yang digunakan untuk membayar pengeluaran umum

CIRI CIRI YANG MELEKAT PADA DEFINISI PAJAK

1.

2.
3.

4.

5.

Pajak dipungut berdasarkan kekuatan undang


undang serta aturan pelaksanaannya
Tidak ada kontraprestasi individu oleh pemerintah
Pajak dipungut oleh pemerintah baik pemerintah
pusat maupun daerah
Pajak diperuntukkan untuk pengeluaran
pemerintah
Pajak dapat pula membiayai tujuan yang tidak
budgeter, yaitu fungsi mengatur

Terima Kasih