Anda di halaman 1dari 3

JAWABAN DISKUSI 3 PENGANTAR AKUNTANSI

IWAN KURNIAWAN NIM: 021208716


PERTANYAAN :
1. Perbedaan karakteristik Perusahaan Jasa, Dagang, dan Manufaktur. Dari
ketiganya terdapat akun aktiva yang membedakannya. Akun apakah itu?
2. Apa arti syarat penjualan 2/15 n/30?
3. Apa itu sistem persediaan fisik vs perpetual.
4. Asumsi aliran persediaan FIFO dan LIFO.
JAWABAN :
1. a) Perusahaan Jasa adalah perusahaan yang kegiatannya menjual jasa
dalam bidang berbagai pelayanan yang memberikan kemudahan, kenyamanan
bagi
masyarakat
yang
memerlukannya.
Karakteristik perusahaan jasa :

intangibility : jasa biasanya tidak dapat didentifikasi secara fisik sehingga


tidak dapat disimpan dan harus segera dikonsumsi pada saat diperoleh

inseparability : keterlibatan konsumen tidak dapat dipisahkan dari jasa


yang harus diberikan dan dalam hal tertentu konsumen lain juga terlibat
dalam menikmati jasa.

heterogenity : jenis dan kualitas layanan berbeda beda untuk tiap


konsumen sehingga sulit distandarisasikan kegiatan layanannya

perishability : manfaat mereka pada jasa akan habis /lenyap dengan cepat
sehingga konsumsi jasa akan dilakukan konsumen secara berulang.

b) Perusahaan Dagang adalah perusahaan yang kegiatannya membeli


barang jadi dan menjual kembali tanpa melakukan pengolahan kembali tanpa
mengolah sifat produk tersebut. Seandainya melakukan pengolahan hanya
pengemasan kembali, pemberian label,pembungkusan.
Karakteristik adalah

Melakukan transaksi pembelian dan penjualan barang dagang baik secara


tunai maupun kredit

Melakukan penyimpanan barang dagang setelah pembelian dan sebelum


barang dagang laku terjual

Melakukan transaksi retur pembelian/retur penjualan bila diperlukan

Melakukan transaksi pelunasan/pembayaran utang dan penerimaan


piutang dagang yang telah terjadi

c) Perusahaan Manufaktur (pabrik) adalah perusahaan yang kegiatannya


mengolah bahan baku kemudian menjual barang jadi tersebut.
Karakteristiknya :

Dalam kegiatan manufaktur terdiri dari produksi, pemasaran da


administratif/umum.

Adanya bagian yang disebut dengan pabrik yang merupakan


fungsi/kegiatan tambahan yang terdapat dalam perusahaan manufaktur

2. Syarat Penjualan 2/15, n / 30 dapat diartikan :


"2" menunjukkan persentase diskon yang ditawarkan oleh penjual.
"15" menunjukkan jumlah hari (dari tanggal faktur) di mana pembeli harus
membayar faktur untuk menerima diskon.
"n / 30" menyatakan bahwa jika pembeli tidak membayar jumlah penuh faktur
dalam 10 hari untuk memenuhi syarat diskon, maka jumlah bersih yang harus
dibayar memiliki jatuh tempo dalam waktu 30 hari setelah tanggal faktur
penjualan.
3. a. Sistem Persediaan Fisik (Berkala/Periodik) yaitu metode apabila pada saat
penjualan keluarnya barang dagangan sebagai harga pokok tidak dihitung dan
dicatat secara kontinu dan baru akan dicatat pada akhir episode sebagai
penyesuaian.
Pada saat terjadi pembelian tidak menambah persediaan, tetapi dianggap
sebagai pengeluaran beban untuk mendapatkan barang tersebut. Dalam metode
fisik dicatat sebagai berikut :
Pembelian
Rp. xxxx
Kas / Utang Dagang
Rp. xxxx
(Kas = untuk pembelian tunai dan Utang Dagang = untuk pembelian secara
kredit)
Pada saat terjadi penjualan, penjualan tersebut tidak mengurangi persediaan
tetapi dianggap sebagai penerimaan pendapatan dari hasil penjualan yang
dicatat sebagai berikut :
Kas / Piutang Dagang
Penjualan

Rp. xxxx
Rp. xxxx

(Kas = untuk penjualan tunai, dan Piutang Dagang = untuk penjualan secara
kredit)
b. Sistem Persediaan Perpetual yaitu metode yang mencatat persediaan
secara terus menerus setiap kali terjadi perubahan baik pembelian atau
penjualan dan kemungkinan adanya pengembalian barang atau retur pembelian
atau penjualan barang.
Pencatatan saat terjadinya pembelian barang dagang pada metode ini
adalah :
Persediaan
Rp. xxxx
Kas / Utang Dagang
Rp. xxxx

(Kas = untuk pembelian tunai dan Utang Dagang = untuk pembelian secara
kredit)
Pencatatan saat terjadi penjualan adalah :
Kas / Piutang Usaha
Rp. xxxx
Penjualan
Rp. xxxx
Harga Pokok Penjualan
Persediaan

Rp. xxxx
Rp. xxxx

(Kas = untuk penjualan tunai dan Piutang Dagang = untuk penjualan kredit)

4. FIFO merupakan singkatan dari First in first out (Pertama masuk pertama
keluar) yang berarti bahwa persediaan yang pertama kali masuk itulah yang
pertama kali dicatat sebagai barang yang dijual.
LIFO merupakan singkatan dari Last in first out ( Terakhir masuk pertama
keluar) yang berarti bahwa persediaan yang terakhir masuk adalah barang yang
pertama kali dicatat sebagai barang yang dijual.
Perbedaan antara biaya inventarisasi yang dihitung berdasarkan metode FIFO
dan metode LIFO disebut cadangan LIFO. Cadangan ini pada dasarnya adalah
jumlah yang kena pajak penghasilan suatu entitas yang telah ditangguhkan
dengan menggunakan metode LIFO