Anda di halaman 1dari 22

Metabolisme kalsium dan fosfat

Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah


FISIOLOGI

KELOMPOK GANJIL
Ketua : putri rahmi Amelia (061)
Penyaji : suci rismayanda (075)
Sekretaris : azzura nurahman (077)
Moderator : puti zulfa frestacia (073)
Anggota :
vanny vergiana (043)
Penny maharani (045)
m.hasbi ashdiqi (047)
iga oktawisdo (049)
bunga rika audila (051)
zukhruf Ibrahim (053)
dilla putri anggraini (057)
ilham fadli (059)

cantika aldira (063)


agung diego (065)
sri mulya sari (067)
iffa rahma sari (069)
nessia rahma Belinda (071)
yogi dwianda (079)
mila sulistia (081)
nanda malinda(083)

FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI


UNIVERSITAS BAITURRAHAMAH
T.A 2015-2016

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah Yang Mahakuasa karena rahmat-Nya
penulis dapat menyelesaikan makalah ini yang berjudul METABOLISME KALSIUM
DAN FOSFAT. Shalawat beriringkan salam penulis hanturkan pula kepada Rasulullah
saw. yang telah menjadikan dunia ini jauh lebih terang daripada dahulu kala.
Makalah ini penulis buat dengan sebaik-baik mugkin agar pembaca dapat
memahami isi-isi yang terkandung dalam makalah ini. Selain itu, penulis juga menyusun
makalah ini dengan menggunakan berbagai panduan atau referensi yang dapat
mendukung penyusunan makalah ini.
Tak lupa pula kami ucapkan terima kasih pada dosen-dosen yang telah
membimbing.
Makalah ini tak luput dari kesalahan-kesalahan. Oleh karena itu,kami mohon
maaf jika banyak kesalahan-kesalahan yang terkandung dalam makalah ini. Semoga
makalah ini berguna bagi setiap pembaca.

Padang , 13 juni 2016

Penulis

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR.........................................................2

DAFTAR ISI.....................................................................3
BAB 1 PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG......................................................................4
RUMUSAN MASALAH.................................................................4
TUJUAN................................................................................4

BAB 2 PEMBAHASAN
METABOLISME KALSIUM.......................................................5
METABOLISM FOSFOR......................................................14
BAB 3 PENUTUP
KESIMPULAN.........................................................................19
DAFTAR PUSTAKA.......................................................20

BAB I
PENDAHULUAN
1.

LATAR BEALAKANG
Kalsium (Ca) merupakan unsur kimia yang tergolong dalam unsur golongan 2
(IIA) atau logam alkali tanah. Kalsium memiliki energy ionisasi (I) sebesar 589.5
kJ/mol. Selain itu kalsium (Ca) Merupakan oksida basah dan mudah larut dalam air
pada suhu kamar.
Dalam makalah ini yang menjdi topic pembahasannya adalah kalsium sebagai
mineral yang dimanfaatkan oleh mahluk hidup, terutama manusia.
Kalsium merupakan salah satu unsur penting dalam makanan karena
merupakan bahan pembentuk tulang. gigi dan jaringan lunak serta berperan dalam
berbagai proses metabolisme dalam tubuh. Total kalsium yang ada di tubuh kira-kira
1-2 % berat tubuh orang dewasa, dimana 99 % nya tersimpan pada gigi dan tulang.
Menurut penelitian bahwa konsumsi kalsium orang Indonesia sangat rendah
yaitu 260-300 miligram/hari, jumlah

konsumsi kalsium ini sangat jauh jika

dibandingkan dengan standar kalsium yang dikonsumsi menurut WHO (World


Health Organization) yaitu 1000-1300 miligram/hari. Penelitian lain menyebutkan
bahwa 9 dari 10 wanita kekurangan kalsium dan 7 dari 10 pria kekurangan kalsium.
2.

RUMUSAN MASALAH
Bagaimana metabolism kalsium didalam tubuh?
Bagaimana metabolism fosfor didalam tubuh?

3.

TUJUAN
Untuk mengetahui metabloisme kalsium didalam tubuh
Untuk mengetahui metabolism fosfor didalam tubuh

BAB II
ISI
1.

METABOLISME KALSIUM DALAM TUBUH


Kalsium yang dimakan akan biasanya diserap oleh usus halus dan diangkut
dalam darah berikatan dengan albumin (protein), sehingga kadar kalsium darah juga
akan dipengaruhi oleh albumin. Kalsium disimpan dalam tulang dalam bentuk kristal
berikatan dengan fosfor yang dinamakan Kalsium Fosfor.
Karena sangat penting fungsinya, kadar kalsium darah diatur oleh 3 mekanisme
utama yaitu parathyroid hormone (PTH), vitamin D, dan calcitonin. PTH biasanya
dihailkan oleh 4 kelenjar kecil parathyroid yang ada di lehersebagai respon
rendahnya kadar kalsium. PTH bekerja dalam 3 cara: (1) Meningkatkan penyerapan
kalsium melalui saluran cerna, (2) Menyebabkan lepasnya sedikit persediaan kalsium
dari tulang (3) Mengakibatkan ginjal membuang Fosfor lebih banyak lagi, sehingga
meningkatkan kadar kalsium dengan cepat.
Vitamin D bekerja sama dengan PTH pada tulang dan ginjal serta
penyerapannya lewat saluran cerna. Vitamin D didapat tubuh dari makanan atau
dihasilkan kulit yang terkena sinar matahari. Kekurangan vitamin D dari kedua
sumber ini akan mengakibatkan ricketsia pada anak2 dan osteomalasia pada orang
dewasa, sehingga menyebabkan kelainan bentuk tulang. Calcitonin, suatu hormon
yang dilepaskan oleh kelenjar thyroid (gondok), parathyroid, dan kelenjar thymus,
menurunkan kadar kalsium dalam darah dengan cara menyimpannya ke dalam
tulang.
Penyerapan kalsium tergantung dari berbagai faktor termasuk usia, kebutuhan
dan makanan yang dimakan bersamaan dengan kalsium. Secara umum kalsium yang
berasal dari makanan lebih mudah diserap ketimbang yang berasal dari suplemen.
Vitamin D sangat dibutuhkan dalam penyerapan kalsium sehingga susu dengan
vitamin D merupakan sumber kalsium yang sangat mudah diserap. Vitamin C dan
gula susu (laktosa) juga membantu penyerapan kalsium, sedangkan makan tinggi
lemak, protein dan tinggi serat akan menurunkan penyerapannya.

Berbagai penelitian menyebutkan bahwa perilaku konsumsi pangan erat


kaitannya dengan resiko seseorang terkena penyakit tertentu, hal ini juga berlaku
untuk osteoporosis. Pengaruhnya bisa berdampak langsung maupun tidak langsung,
untuk itu perlu diketahui hal-hal yang berkaitan dengan pola konsumsi seseorang.
1. Konsumsi protein yang tinggi membuat resiko pengeluaran kalsium pada urin
meningkat (hypercalciuric) sehingga keseimbangan Ca dalam tubuh menjadi
negatif.

Protein yang tinggi kandungan fosfornya, seperti daginig dapat

menimbulkan keseimbangan negatif Ca.


2. Konsumsi serat makanan (serealia, sayuran, dan buah) akan menyebabkan
peningkatan ekskresi (pengeluaran) Ca. Pada waktu konsumsi serat tinggi,
keseimbangan metabolisme Ca dapat dicapai jika konsumsi Ca juga tinggi.
3. Kandungan sodium. Meningkatnya konsumsi garam menyebabkan bertambahnya
ekskresi Ca pada urin. Pada usia muda tubuh mampu beradaptasi sehingga
keseimbangan Ca tidak berubah, tetapi hal tersebut tidak terbukti pada wanita usia
lanjut.
4. Vitamin D. Meskipun osteoporosis tidak disebabkan oleh kekurangan vitamin D,
tetapi dilaporkan bahwa suplemen Ca dengan vitamin D dapat mencegah
terjadinya keropos tulang.
5. Vitamin K. Pada wanita penderita osteoporosis dijumpai serum vitamin K yang
lebih rendah.
6. Konsumsi kafein. Ekskresi Ca meningkat pada peminum kopi dan peningkatan
ini akan terlihat sangat nyata jika konsumsi kopi melebihi 15 gelas per hari (kadar
kafein lebih dari satu gram).

2.

SUMBER KALSIUM
Sampai saat ini banyak beranggapan bahwa sumber utama kalsium adalah
susu. Padahal kalsium juga bisa dihasilkan dari sumber makanan lain. Apalagi saat
ini harga susu sangat mahal. Adapun sumber kalsium yaitu:
1. Keju dan makanan yang terbuat dari keju.
2. Yogurt.

3. Susu dan makanan yang terbuat dari susu.


4. Ikan Sarden dan ikan lainnya yang dimakan bersama tulangnya.
5. Sayuran yang berwarna hijau gelap seperti bayam, kangkung dan lain lain.
6. Sereal.
7. Jus jeruk.
8. Kacang kedelai dan makanan yang terbuat dari kedelai.
9. Susu kedelai.
10. Roti, makanan yang berasal dari biji bijian, wafel
Dari sumber kalsium yang berasal dari makanan yang kita konsumsi setiap hari
ternyata hanya bisa mensuplai kebutuhan kalsium sebesar 40%. Oleh karena itu
sangat disarankan untuk mengkonsumsi suplemen yang mengandung kalsium.
Walaupun demikian kalsium yang berasal dari sumber makanan lebih mudah diserap
oleh tubuh jika dibandingan degan suplemen kalsium. Tubuh manusia setiap harinya
kehilangan kurang lebih 600 g kalsium.
3.

BERAPA KEBUTUHAN KALSIUM KITA?


Karena pentingnya kalsium maka kita harus dapat memenuhi kebutuhan
kalsium dalam tubuh kita. Kebutuhan kalsium didalam tubuh manusia tergantung
pada kondisi, yaitu usia manusia tersebut.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

bayi sampai dgn 6 bln 400 mg/hari


bayi usia 6 bln 3 thn 600 mg/hari
usia 3 10 thn 800 mg/hari
usia 10 13 thn 1000 mg/hari
usia 13 16 thn 200 mg/hari
dewasa 600-800 mg/hari
ibu hamil & menyusui 1200 mg/hari
manula & menopause 1200 mg/hari

Selain itu konsumsi kalsium sangat dibutuhkan oleh manusia dengan


kebutuhan-kebutuhan khusus, seperti dibawhah ini:

1. Manula, bayi, anak dalam masa pertumbuhan, ibu hamil dan menyusui,
2.
3.
4.
5.
6.
7.

4.

remaja yang suka memilih makanan


Sedang menjalani diet.
Vegetarian.
Mengalami kelemahan tubuh.
Ketika fungsi penyerapan pada saluran pencernaan kurang baik.
Mengalami pengeroposan tulang (osteoporosis).
Dalam masa penyembuhan dari patah tulang.

FUNGSI KASIUM
Seperti yang telah saya sebutkan diatas bahwa orang yang menjalanai diet
sangat memerlukan kalsium. Karena kalsium juga membantu membakar lemak.
Sebuah penelitian menunjukkan, wanita yang mengonsumsi makanan berbahan dasar
susu tiga kali sehari, peluangnya untuk mengalami kegemukan 84 persen lebih kecil
ketimbang wanita yang tidak mengonsumsi susu dan produk-produk olahan susu.
Menurut para peneliti tersebut bahwa jika seseorang kekurangan kalsium, maka
tubuhnya akan menghasilkan calcitriol, yaitu hormon yang memperlambat proses
pemecahan lemak di dalam tubuh.
Adapun fungi lainnya yaitu :
1.
2.
3.
4.

5.

Pembentukan tulang dan gigi.


Mempertahankan struktur normal sel
Penyampaian pesan syaraf
Kontraksi otot jantung

AKIBAT KELEBIHAN MENGKONSUMSI KALSIUM


Konsumsi kalsium secara berlebih ternyata dapat menimbulakn efek sampng
bagi orang yang mengkonsumsinya, salah satunya adalah keracunan.. Keracunan
kalsium jarang terjadi karena usus biasanya membatasi penyerapannya. Sehingga
mengkonsumsi kalsium dalam jumlah yang banyak untuk jangka waktu pendek tidak
akan menimbulkan gejala keracunan, paling cuma susah BAB (konstipasi) dan
adanya risiko batu ginjal. Namun demikian jika dikonsumsi secara berlebihan dalam

jangka yang alam akan menyebabkan gejala keracunan seperti hilangnya nafsu
makan, mual, muntah, nyeri perut, bengong, kejang bahkan koma.
Suatu penelitian terbaru mengungkapkan bahaya mengasup mineral utama
pembentuk tulang secara berlebihan. Kaitan antara pola makan syarat kalsium
dengan risiko kanker prostat terungkap dari hasil penelitian yang dipublikasikan
International Journal of Cancer. Peneliti dari Lembaga Kanker Nasional di Rockville,
Maryland, Dr Panagiota N Notrou beserta koleganya menemukan bahwa risiko
terkena kanker prostat meningkat seiring meningkatnya konsumsi asupan makanan
produk olahan hewan, seperti susu, keju telur, ataupun mentega yang mengandung
kalsium tinggi.
Untuk menyelidiki lebih lanjut, para peneliti melakukan penelitian dan
pengamatan dengan data dan catatan medis yang diperoleh dari penelitian
pencegahan kanker. Penelitian itu menggunakan alpha-tocopherol beta-carotene
(ATBC) untuk menguji tingkat asupan kalsium dan kaitannya

terhadap

risiko kankerprostat.

perokok

Penelitian

ATBC

menyertakan

29.133

pria

berkebangsaan Finlandia, dengan kisaran usia 5069 tahun yang menyelesaikan


lembar pertanyaan mengenai 276 macam makanan untuk mengetahui pola makan
mereka saat penelitian dimulai.
Setelah kurun waktu 17 tahun, tim peneliti menemukan sebanyak 1.267 kasus
kanker prostat. Dari jumlah total 27.028 mereka yang mengisi data hingga tuntas,
juga disertakan dalam analisis akhir. Kami menemukan adanya hubungan sebabakibat yang kuat antara asupan kalsium dengan risiko kanker prostat, ujar Notrou
seperti dikutip Reuters. Setelah melakukan penyesuaian data terhadap sejumlah
variabel penting, maka ditemukan risiko kanker prostat mencapai 63% lebih besar
bagi mereka yang mengonsumsi lebih dari 2.000 mg kalsium dibandingkan pria-pria
yang menerima asupan kalsium kurang dari 1.000 mg tiap harinya. Karena
itu,terlihat perbedaan statistik yang mencolok.

6.

AKIBAT KEKURANGAN KALSIUM


Kalsium merupakan mineral yang paling banyak terdapat didalam tubuh
manusia. Kira-kira 99% kalsium terdapat di dalam jaringan keras yaitu pada tulang
dan gigi. 1% kalsium terdapat pada darah, dan jaringan lunak. Tanpa kalsium yang
1% ini, otot akan mengalami gangguan kontraksi, darah akan sulit membeku,
transmisi saraf terganggu, dan sebagainya. Jika di lihat berdasarkan tingkat
kebutuhan dan usia maka akibat kekurangan dari kalsium ini adalah sebagai berikut:
1. Pada wanita hamil : gigi linu, sakit punggung pinggang ngilu, mual, insomnia
2.
3.
4.
5.

dan keram
Masa menyusui : gigi sakit, linu, sakit pinggang,
pengeroposan tulang (osteoporosis), tulang mudah patah
Masa pertumbuhan : pertumbuhan terlambat,
menurunnya kekebalan tubuh (imunitas), pertumbuhan tulang tidak baik,

kebusukan gigi.
6. Orang dewasa : keram otot, tegang, dan sulit tidur, jantung berdebar tidak
normal, badan pegal.
7. Menopouse : sakit pinggang, insomnia, tegang, suasana hati tidak baik.
8. Manula : Insomnia, osteoporosis, tulang mudah patah, tinggi badan menyusut.
Beberapa fakta tentang gangguan kesehatan akibat kurangnya kadar kalsium di
dalam tubuh, di antaranya;

Kekurangan kalsium berbanding lurus dengan patah tulang atau keropos


tulang. Umum terjadi pada orang lanjut usia karena kandungan kalsium dalam
tulangnya tinggal 60 persen. Gejala utamanya, sakit pinggang dan punggung.
Risiko ini bisa diminimalisasi dengan memberi tambahan kalsium dan
olahraga.

Kurangnya kalsium dan paparan sinar matahari pagi dan sore akan
menyebabkan elemen tulang tidak dapat mengendap secara normal, sehingga
timbul penyakit rachitis. Ciri-ciri utamanya adalah kelainan pada tulang rusuk
(dada ayam), kaki tipe O atau X.

Ketika tubuh diserang bakteri, virus, racun dan sebagainya, ion kalsiumlah
yang pertama kali membunyikan sirene tanda bahaya. Aba-aba itu membuat

10

sistem imunitas tubuh bangkit untuk menangkap musuh. Bila tubuh


kekurangan kalsium, sistem imunitas pun akan menurun dan kacau. Akibatnya
muncul penyakit lupus, seleroderma, jerawat dan penyakit kulit lainnya.

Pada pasien kencing manis, dengan banyaknya urin yang keluar, kalsium juga
ikut terbuang dalam jumlah besar. Kekacauan metabolisme kalsium ini dapat
memperburuk kondisi kencing manisnya. Diperkirakan 60 persen pengidap
kencing manis mengalami keropos tulang akibat kurang kalsium ini. Berbagai
penelitian menegaskan bahwa kekurangan kalsium merupakan salah satu
komplikasi serius dari penyakit kencing manis. Itulah mengapa asupan kalsium
yang cukup bagi pasien kencing manis harus selalu diperhatikan.

Kekurangan kalsium menyebabkan dengdosignal saraf mengalami hambatan.


Akibatnya, mekanisme rangsangan dalam tubuh akan terganggu. Kondisi ini
pada anak menimbulkan gejala mudah kaget, resah, sulit tidur, menangis di
malam hari, dan superaktif. Gejala pada orang tua yakni mudah tegang, emosi
merosotnya daya koordinasi saraf.

Kurangnya kadar kalsium akan mengurangi daya kontraksi otot jantung. Hal
ini dapat menimbulkan berbagai macam penyakit jantung.

Kalau seseorang menderita diare menahun, penyerapan kalsium oleh usus akan
terganggu, sehingga kadar kalsium darah menurun. Ini akan merangsang
paratoiron sehingga kekentalan ion kalsium dalam sel usus meningkat dan
menimbulkan kram otot pada lambung dan usus.

Kekurangan kalsium bisa menimbulkan asam lambung yang berlebihan,


kekentalam gastrin terlalu tinggi dan bertambahnya pepsin, sehingga
mengakibatkan tukak saluran pencernaan. Selain pengobatan penyakit juga
diperlukan penambahan kalsium yang cukup.
Jika dijelaskan lebih lanjut mengenai proses terjadinya penyakit yang

diakibatkn oleh kekurangan kalsium, dapat kita lihat penjelasan dibawah ini:
Penyakit akibat kekurangan kalsium
Kekurangan kalsium bisa menyebabkan 200 jenis penyakit. Beberapa penyakit

11

yang mungkin timbul diantaranya adalah:


a. Nyeri otot tulang
Kekurangan kalsium menyebabkan pergerakan yang tidak normal pada
seluruh otot licin dan otot jantung, sehinga tubuh kehilangan kelincahan,
pengendalian keseimbangan, gerakan dan kemampuan koordinasi. Gerakan
tubuh ditentukan oleh stimulasi otot tulang, sementara rangsangan otot tulang
timbul karena peran kalsium yang sangat penting. Jika asupan kalsium dalam
tubuh tidak memadai, maka akan terjadi nyeri pada otot tulang.
b. Keropos tulang/osteoporosis
Kalsium dalam tubuh berperan sebagai elemen ang memberi kekerasan
pada tulang. Oleh karena itu, kalsium mampu membentuk kerangka yang
mampu menanggung berat badan. Jika dalam tulang tidak terdapat endapan
kalsium yang cukup, maka akan terjadi kekacauan dalam metabolisme sel
tulang, hingga volume tulang berkurang.

c. Kekebalan tubuh berkurang


Kekuranan kalsium mampu memicu terjadinya penurunan kekebalan
tubuh. Karena dengan kekurangan imunitas tubuh terhadap serangan penyakit,
maka dengan sangat mudah terjangkit berbagai penyakit yang seharusnya bisa
ditangkal oleh system kekebalan tubuh.
d. Daya ingat berkurang
Ion kalsium berperan penting dalam proses pengeluaran dan pengiriman
sinyal syaraf. Rangsangan pada syaraf otak besar berhubungan erat dengan
transmisi ion kalsium di dalam dan diluar neuron. Ketika organisme kekurangan
kalsium, dendosignal syaraf juga mengalami hambatan mekanisme rangsangan

12

dalam tubuh manusia juga mengalami kerudakan. Gejala pada anak anak mudah
kaget, menangis di malam hari, resah, sulit tidur dan super aktif.
e. Ganguan dalam jantung
Jantung mengemban tugas untuk mempertahankan nyawa. Meski hanya
sebesar kepalan tangan, jantung mampu mengantarkan darah setiap saat kesetiap
sel dalam tubuh. Kemampuan ini berasal dari konstraksi otot jantung secara
terus menerus. Padahal konstraksi dan ekspansi jantung serta penyimpanan dan
pengunaan energinya tidak lepas dari pengaruh kalsium.

13

FOSFOR
1. DEFINISI FOSFOR
Fosfor merupakan zat penting dari semua jaringan tubuh. Fosfor penting untuk fungsi
otot dan sel-sel darah merah, pembentukan adenosine trifosfat (ATP) dan 2,3difosfogliserat (DPG), dan pemeliharaan keseimbangan asam-basa, juga untuk sistem
saraf dan perantara metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak. Kadar normal serum
fosfor berkisar 2,5 dan 4,5 mg/dl dan dapat setinggi 6 mg/dl pada bayi dan anak-anak.
Fosfor adalah anion utama dari cairan intraseliler (CIS). Kira-kira 85% fosfor tubuh
terdapat didalam tulang dan gigi, 14% adalah jaringan lunak, dan kurang dari 1% dalam
cairan ekstraseluler (CES). Karena simpanan intraseluler besar, pada kondisi alkut
tertentu, fosfor dapat bergerak ke dalam atau ke luar sel, menyebabkan perubahan
dramatik pada fosfor plasma. Secara kronis, peningkatan subtansial atau penurunan dapat
terjadi dalam kadar fosfor intraseluler tanpa perubahan kadar bermakna. Jadi, kadar
fosfor plasma tidak selalu menunjukan kadar intraselular. Meskipun kebanyakan
laboratorium dan laporan elemen fosfor, hampir semua fosfor yang ada dalam tubuh
berbentuk fosfat (PO43-) dan istilah fosfor dan fosfat sering digunakan secara
bertukaran.
Fosfor adalah senyawa penting dari semua jaringan tubuh yang mempunyai variasi
luas dalam fungsi vital, termasuk pembentukan subtansi penyimpangan energi ( misal,
adenosintrifosfat (ATP)), pembentukan sel darah merah 2,3 difosfogliserat (DPG), yang
memudahkan pengiriman oksigen ke jaringan-jaringan, metabolisme karbohidrat, protein,
dan lemak, dan pemeliharaan keseimbangan asam basa. Selain itu, fosfor adalah penting
untuk saraf normal dan fungsi otot dan memberi strultur penyokong untuk tulang dan
gigi. Kadar PO43- plasma bervariasi sesuai usia, dengan pengecualiaan sedikit
peningkatan pada PO43- wanita setelah menopause. Makanan yang mengandung glikosa,
insulin atau gula menyebabkan penurunan sementara pada PO43- karena perpindahan
PO43- serum ke dalam sel-sel.
Status asam basa juga akan mempengaruhi keseimbangan fosfor. Alkalosis, terutama
alkalosis pernafasan, dapat menyebabkan fosfatemia karena perpindahan fosfor
intraseluler. Mekanisme pasti untuk perpindahan ini tidak sepenuhnya dipahami tapi
mungkin berhubungan dengan glikolisis seluler karena alkalosis dengan peningkatan

14

pembentukan metabolik mengandung fosfor sedang. Asidosis respiratori dapat


menyebabkan perpindahan fosfor keluar dari sel-sel dan memperberat hiperfosfatemia.
Kadar fosfat CES diatur oleh kombinasi faktor-faktor, termasuk masukan diet,
absropsi usus, ekresi ginjal, dan secara hormonal terikat secara erat pada kalsium.
Rentang normal untuk fosfor serum 2,5-4,5 mg/dl (1.7-2,6 mEq/L).
Fosfor merupakan mineral kedua terbanyak di dalam tubuh, yaitu 1% dari berat
badan. Kurang lebih 85% fosfor di dalam tubuh terdapat sebagai garam kalsium fosfat,
yaitu bagian dari kristal hidroksiapatit di dalam tulang dan gigi yang tidak dapat larut.
Hidroksipatit memberi kekuatan dan kekakuan pada tulang. Fosfor di dalam tulang
berada dalam perbandingan 1:2 dengan kalsium. Fosfor selebihnya terdapat di dalam
semua sel tubuh, separuhnya di dalam otot dan di dalam cairan ekstraseluler. Fosfor
merupakan bagian dari asam nukleat DNA dan RNA yang terdapat dalam tiap inti sel dan
sitoplasma tiap sel hidup. Sebagai fosfolipid, fosfor merupakan komponen struktural
dinding sel. Sebagai fosfat organik, fosfor memegang peranan penting dalam reaksi yang
berkaitan dengan penyimpanan atau pelepasan energi dalam bentuk Adenin Trifosfat
(ATP).
2. ABSORPSI DAN METABOLISME FOSFOR
Fosfor dapat diabsorpsi secara efisien sebagai fosfor bebas di dalam usus setelah
dihidrolisis dan dilepas dari makanan. Bayi dapat menyerap 85-90% fosfor berasal dari
Air Susu Ibu/ ASI. Sebanyak 65-70% fosfor berasal dari susu sapi dan 50-70% fosfor
berasal dari susunan makanan normal dapat diabsorpsi oleh anak dan orang dewasa. Bila
konsumsi fosfor rendah, taraf absorpsi dapat mencapai 90% dari konsumsi fosfor.
Fosfor dibebaskan dari makanan oleh enzim alkalin fosfatase di dalam mukosa usus
halus dan diabsorpsi secara aktif dan difusi pasif. Absorpsi aktif dibantu oleh bentuk aktif
vitamin D. Sebagian besar fosfor di dalam darah terutama terdapat sebagai fosfat
anorganik atau sebagai fosfolipida. Kadar fosfor di dalam darah diatur oleh hormon
paratiroid (PTH) yang dikeluarkan oleh kelenjar paratiroid dan hormon kalsitonin. Kedua
hormon tersebut berinteraksi dengan vitamin D untuk mengontrol jumlah fosfor yang
diserap, jumlah yang ditahan oleh ginjal, serta jumlah yang dibebaskan dan disimpan di
dalam tulang. PTH menurunkan reabsorpsi fosfor oleh ginjal. Kalsitonin meningkatkan

15

ekskresi fosfat oleh ginjal. Konsumsi fosfor yang relatif tinggi terhadap kalsium sehingga
diperoleh perbandingan P : Ca yang tinggi dalam serum akan merangsang pembentukan
PTH yang mendorong pengeluaran fosfor dari tubuh.
Fosfor sebagai bagian dari asam fosfat yang terutama terdapat di dalam serealia tidak
dapat dihidrolisis, oleh karena itu tidak dapat diabsorpsi. Faktor-faktor makanan lain yang
meng
halangi absorpsi fosfor adalah Fe++, Mg++, asam lemak tidak jenuh dan antasid yang
mengandung alumunium, karena membentuk garam yang tidak larut air.
3. Fungsi Fosfor
Fosfor mempunyai berbagai fungsi dalam tubuh:
a) Klasifikasi tulang dan gigi. Klasifikasi tulang dan gigi diawali dengan pengendapan
fosfor pada matriks tulang. Kekurangan fosfor menyebabkan peningkatan enzim fosfatase
yang diperlukan untuk melepas fosfor dari jaringan tubuh ke dalam darah agar diperoleh
perbandingan kalsium terhadap fosfor yang sesuai untuk pertumbuhan tulang.
b) Mengatur pengalihan energi. Melaui proses fosforilasi fosfor mengaktifkan
berbagai enzim dan vitamin B dalam pengalihan energi dan metabolisme karbohidrat,
lemak dan protein. Bila satu gugus fosfat ditambahkan pada ADP (Adenin Difosfat) maka
terbentuk ATP (Adenin Trifosfat) yang menyimpan energi dalam ikatannya. Bila energi
diperlukan, ATP diubah kembali menjadi ADP. Energi yang mengikat fosfat pada ADP
dilepas untuk keperluan berbagai reaksi di dalam tubuh.
c) Absorpsi dan transportasi zat gizi. Dalam bentuk fosfat, fosfor berperan sebagai alat
angkut untuk membawa zat-zat gizi menyeberangi membran sel atau di dalam aliran
darah. Proses ini dinamakan fosforilasi dan terjadi pada absorpsi di dalam saluran cerna,
pelepasan zat gizi dari aliran darah ke dalam cairan interseluler dan pengalihannya ke
dalam sel. Lemak yang tidak larut dalam air, diangkut di dalam darah dalam bentuk
fosfolipida. Fosfolipida adalah ikatan fosfat dengan molekul lemak, sehingga lemak
menjadi lebih larut. Glikogen yang dilepas dari simpanan hati atau otot berada di dalam
darah terikat dengan fosfor.
d) Bagian dari ikatan tubuh esensial. Vitamin dan enzim tertentu hanya dapat berfungsi
bila terlebih dahulu mengalami fosforilasi, contohnya enzim yang mengandung vitamin

16

B1 tiamin pirofosfat (TPP). Fosfat merupakan bagian esensial dari DNA dan RNA, bahan
pembawa kode gen/ keturunan yang terdapat di dalam inti sel dan sitoplasma semua sel
hidup. DNA dan RNA dibutuhkan untuk reproduksi sel.
Pengaturan keseimbangan asam-basa. Fosfat memegang peranan penting sebagai buffer
untuk mencegah perubahan tingkat keasaman cairan tubuh. Ini terjadi karena kemampuan
fosfor mengikat tambahan ion hidrogen.
e) Pengaturan kesimbangan asam-basa. Fosfat memegang peranan penting sebagai
buffer untuk mencegah perubahan tingkat keasaman cairan tubuh. Ini terjadi karena
kemampuan fosfor mengikat tambahan ion hydrogen.
4. ANGKA KECUKUPAN FOSFOR YANG DIANJURKAN
Kecukupan fosfor rata-rata sehari untuk Indonesia ditetapkan sebagai berikut (Widya
Karya Pangan dan Gizi LIPI 1993):
Bayi

: 200 s/d 250 mg

Anak-anak

: 250 s/d 400 mg

Remaja dan dewasa

: 400 s/d 500 mg

Ibu hamil dan menyusui

: >200 s/d >300 mg

5. Sumber Fosfor
Karena fosfor ada di semua sel makhluk hidup, fosfor terdapat di dalam semua
makanan, terutama makanan kaya protein, seperti daging, ayam, ikan, telur, susu dan
hasilnya, kacang-kacangan dan hasilnya, serta serelia.

6. Manifestasi Klinis
Hiperfosfatemia
Hiperfosfatemia (kadar fosfat yang tinggi dalam darah) adalah suatu keadaan dimana
konsentrasi fosfat dalam darah lebih dari 4,5 mgr/dL darah.
Penyebabnya :
Ginjal yang normal sangat efisien dalam membuang kelebihan fosfat sehingga
hiperfosfatemia jarang terjadi, kecuali pada penderita kelainan fungsi ginjal yang sangat

17

berat. Pada penderita gagal ginjal, hiperfostatemia merupakan suatu masalah


karena dialisa sangat tidak efektif dalam membuang kelebihan fosfat.

Gejala
Jika pada penderita yang menjalani dialisa, konsentrasi fosfat darahnya meningkat, maka
konsentrasi kalsium darah akan menurun. Hal ini merangsangkelenjar paratiroid untuk
mengeluarkan hormon paratiroid, yang akan meningkatka konsentrasi kalsium darah
dengan cara mengambil kalsium dari tulang. Jika keadaan ini terus berlanjut, bisa terjadi
kelemahan tulang yang progresif, mengakibatkan nyeridan patah tulang karena cedera
yang ringan. Kalsium dan fosfat dapat membentuk kristal pada dinding pembuluh darah
dan jantung, menyebabk anarteriosklerosis yang berat dan memicu terjadinya stroke,
serangan jantung dan sirkulasi darah yang buruk. Kristal tersebut juga dapat terbentuk di
kulit dan menyebabkan rasa gatal yang hebat.Diagnosis ditegakkan berdasarkan hasil
pemeriksaan darah dan gejala-gejalanya.
Pengobatan
Hiperfosfatemia pada penderita dengan kerusakan ginjal diatasi dengan mengurangi
asupan fosfat dan mengurangi penyerapan fosfat dari saluran pencernaan. Makanan yang
kaya akan fosfat harus dihindari dan antasid yang mengandung kalsium harus diminum
bersamaan dengan makanan sehingga kalsium dapat berikatan dengan fosfat dalam usus
dan tidak diserap.Perangsangan yang terus menerus pada kelenjar paratiroid dapat
menyebabkan hiperparatiroidisme dan biasanya kelenjar paratiroid harus diangkat
melalui pembedahan..
Hipofosfatemia
Hipofosfatemia didefinisikan sebagai konsentrasi fosfor dibawah
normal

( kurang dari 2,5 mgr/dL darah). Hipofosfatemia dapat terjadi selama

pemberian kalori pada pasien dengan malnutrisi kalori-protein yang parah. Hal ini paling
mungkin untuk terjadi dengan masukan atau pemberian sangat banyak karbohidrat
sederhana. Hipofosfatemia jelas dapat terjadi pada pasien malnutrisi yang mendapat

18

nutrisi parenteral total (NPT) jika kehilangan fosfor tidak diperbaiki secara adekuat.
Penyebab
Hipofosfatemia menahun terjadi pada:
-

Hiperparatiroidisme

Hipotiroidisme (suatu kelenjar tiroid yang kurang aktif)

Fungsi ginjal yang buruk

Penggunaan diuretik dalam waktu lama.


Dosis racun dari teofilin bisa mengurangi jumlah fosfat dalam tubuh. Mengkonsumsi

sejumlah besar antacid alumunium hidroksida dalam waktu yang lama, juga bisa
mengurangi fosfat dalam tubuh, terutama pada penderita yang mengalami dialisa ginjal.
Cadangan fosfat juga akan berkurang pada:
-

Malnutrisi berat

Ketoasidosis diabetikum

Keracunan alkohol yang berat

Luka bakar hebat

Magnesium rendah

Kalium rendah

Respirasi alkalosis dapat menyebabkan penurunan fosfor karena perpindahan


fosfor interselular.
Gejala akan muncul hanya jika konsentrasi fosfat darah sangat rendah. Pada awalnya

penderita akan mengalami kelemahan otot. Selanjutnya tulang menjadi rapuh,


mengakibatkan nyeri tulang dan fraktur (patah tulang). Pada konsentrasi yang amat
sangat rendah (kurang dari 1.5 mgr/dL darah) dapat berakibat serius menyebabkan
kelemahan otot yang semakin memburuk, stupor (penurunan kesadaran), koma dan
kematian. Diagnosis ditegakkan berdasarkan pemeriksaan darah dan gejala-gejalanya
Kelebihan fosfor karena makanan jarang terjadi. Bila kadar fosfor darah terlalu tinggi,
ion fosfat akan mengikat kalsium sehingga dapat menimbulkan kejang.
Karena fosfor banyak terdapat di dalam makanan, jarang terjadi kekurangan.
Kekurangan fosfor bisa terjadi bila menggunakan obat antasid untuk menetralkan asam

19

lambung, seperti alumunium hidroksida untuk jangka lama. Alumunium hidroksida


mengikat fosfor, sehingga tidak dapat diabsorpsi. Kekurangan fosfor juga bisa terjadi
pada penderita yang kehilangan banyak cairan melalui urin. Kekurangan fosfor
menyebabkan kerusakan tulang. Bayi prematur juga dapat menderita kekurangan fosfor,
karena cepatnya pembentukan tulang sehingga kebutuhan fosfor tidak bisa dipenuhi oleh
ASI.

20

BAB III
PENUTUP

KESIMPULAN
Dari hasil penulusuran pustaka dapat disimpulkan bahwa:
1. Kalsium merupakan mineral yang sangat penting didalam tubuh manusia
2. Kekurangan kalsium dalam tubuh akan berakibat fatal, Karen dapat
menyebababkan penyakit
3. Dan kelebihan mengkonsumsi kalsium juga dapat menyebbkan penyakit

21

DAFTAR PUSTAKA

Almatsier, sunita. 2006. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Sumber Ilmu
Penuntun Biokimia Gizi
http://id.shvoong.com/medicine-and-health/nutrition/2059082-peranan-fosfor-bagi-tubuhmanusia/#ixzz29cbqRThZ
http://chaidarwarianto.guru-indonesia.net/artikel_detail-45.html
http://uminatichusnahsharing.blogspot.com/2011/04/hidrogen-fosfor-oksigen-dannitrogen.html
http://albadroe.multiply.com/journal/item/6/Fosfor?&show_interstitial=1&u=%2Fjournal
%2Fitem
Anonim. Makanan Sumber Kalsium. http://www.blogdokter.net/2009/03/26/makanansumber-kalsium. [ Diakses, 6 Mei 2010]
Anonim, Bahaya Mengkonsumsi Kalsium Berlebih. http://www.fbuzz.com/2008/09/02/bahaya-mengkonsumsi-kalsium-berlebih/. [Diakses, 7 Mei 2010]
Anonim. Kalsium, Seberapa Pentingkah. http://Www.Drdidispog.Com/2009/01/KalsiumSeberapa-Pentingkah.Html#Ixzz0njihqbon. [Diakses 7 Mei 2010]
Anonim, Manfaat Kalsium Bagi Tubuh Anda.
http://www.kamusilmiah.com/kesehatan/manfaat-kalsium-bagi-tubuh-anda/
Anonim, Keseimbangan Kalsium Penting Untuk Cegah Osteoporosis.
http://www.kamusilmiah.com/kesehatan/keseimbangan-kalsium-penting-untuk-cegahosteoporosis/. [Diakses, 7 Mei 2010]
Anonim, 2003. Akibat Kekurangan Kalsium.
http://cyberman.cbn.net.id/cbprtl/cybermed/detail.aspx?x=Health+News&y=cybermed|0|
0|61|1954. [Diakses, 7 Mei 2010]
Gklinis, 2004. Kalsium, Tak Cuma Menguatkan Tulang. http://www.gizi.net/cgibin/berita/fullnews.cgi?newsid1073961121,15329, [Diakses 6 Mei 2010]

22