Anda di halaman 1dari 3

HomeHimpunanSifat-Sifat Operasi Himpunan

Sifat-Sifat Operasi Himpunan


Monday, January 26th, 2015 - Himpunan, Kelas 7, Matematika SMP
Sifat-Sifat Operasi Himpunan Pembahasan Himpunan kali ini adalah Sifat-sifat
Operasi Himpunan, pada pembahasan ini akan dibahas tentang Sifat-sifat irisan dan
gabungan himpunan dan Sifat-sifat selisih himpunan. Berikut penjelasan lengkap
tentang Sifat-Sifat Operasi Himpunan

Sifat-sifat irisan dan gabungan himpunan


Kalian telah mempelajari bahwa anggota irisan dua himpunan adalah anggota
persekutuan himpunan tersebut.
Jika A = {1, 2, 3, 4}
B = {3, 4, 5}
C = {4, 5, 6}
maka A B = {3, 4} dan B A = {3, 4}.
Tampak bahwa A B = B A.
Sifat ini disebut sifat komutatif irisan.
Untuk setiap himpunan A dan B berlaku sifat komutatif
irisan A B = B A.
Berdasarkan himpunan A, B, dan C di atas dapat diketahui bahwa
A B = {3, 4} dan B C = {4, 5}, sehingga
(A B) C = {3, 4} {4, 5, 6} = {4}
A (B C) = {1, 2, 3, 4} {4, 5} = {4}
Tampak bahwa (A B) C = A (B C).
Sifat ini disebut sifat asosiatif irisan.
Jika A = {1, 2, 3, 4}
maka
A A = {1, 2, 3, 4} {1, 2, 3, 4}
A A = {1, 2, 3, 4}
A A = A

Jadi, A A = A.
Sifat ini dikenal dengan sifat idempotent irisan.
Untuk setiap h impunan A dengan semesta pembicaraan S, berlaku
a. sifat identitas irisan
A S = A (himpunan S disebut elemen identitas pada irisan)
b. sifat komplemen irisan
A AC = .
Selain sifat-sifat di atas, terdapat hubungan antara irisan dan gabungan dua himpunan.
Jika himpunan A = {1, 2, 3}, B = {3, 4, 5, 6}, dan C = {3, 6, 7}, diperoleh B C =
{3, 4, 5, 6, 7}, A B = {3}, dan A C = {3}.
Dengan demikian diperoleh
A (B C) = {1, 2, 3} {3, 4, 5, 6, 7}
A (B C) = {3}
(A B) (A C) = {3} {3}
(A B) (A C) = {3}
Tampak bahwa A (B C) = (A B) (A C).
Secara umum berlaku sebagai berikut.
Untuk setiap himpunan A, B, dan C berlaku A (B C)
= (A B) (A C)
Sifat ini disebut sifat distributif irisan terhadap gabungan.

Sifat-sifat selisih himpunan


Di depan kalian telah mengetahui bahwa selisih himpunan A dan B adalah himpunan
yang anggotanya semua anggota dari A tetapi bukan anggota dari B.
Misalkan
A = {1, 2, 3, 4, 6, 12}
B = {1, 2, 3, 6}
C = {1, 2, 4, 8}

maka
A A = {1, 2, 3, 4,
A

A
A = {1, 2, 3, 4, 6, 12}
A

A = A.

{1,

6,

12}
= A
2,

{1,

3,

2,

3,

4,

4,

6,

6,

12}

12}

Tampak bahwa A A = dan A = A.


Karena A = A, maka adalah identitas pada selisih himpunan.
Sekarang, perhatikan bahwa B C = {1, 2}, A B = {4, 12}, dan A C = {3, 6,
12}, sehingga diperoleh
A (B C} = {1, 2, 3, 4, 6, 12} {1, 2} = {3, 4, 6, 12}
(A B) (A C) = {4, 12} {3, 6, 12} = {3, 4, 6, 12}
Tampak bahwa A (B C) = (A B) (A C).
Secara umum berlaku sebagai berikut.
Untuk setiap himpunan A, B, dan C berlaku
A (B C) = (A B) (A C)
Sifat ini disebut sifat distributif selisih terhadap irisan.
Dengan cara yang sama seperti di atas, buktikan bahwa pada selisih dua himpunan
berlaku sifat distributif selisih terhadap gabungan.
Untuk setiap himpunan A, B, dan C berlaku
A (B C) = (A B) (A C)
Read more: http://www.rumusmatematika.net/sifat-sifat-operasihimpunan.html#ixzz4JgYMmblN