Anda di halaman 1dari 4

Yulius Harmawan Setya

Pratama
21030115130135
Teknik Kimia

PERAN MAHASISWA DALAM PENGABDIAN MASYARAKAT

Mahasiswa memiliki tiga peran penting yakni sebagai iron stock,


agent of change, dan moral force. Mahasiswa memiliki peran untuk
menjadi iron stock, yakni sebagai pemimpin bangsa di masa yang akan
datang.

Mahasiswa

merekalah

kemudi

merupakan
bangsa

investasi

Indonesia

di

bagi

bangsa

masa

depan.

ini,

karena

Mahasiwa

merupakan kader kader yang sedang digodog dan ditempa agar nantinya
mereka

mampu

kesejahteraan

memimpin

serta

dan

kejayaannya,

mengarahkan
maka

sudah

bangsa

ini

menuju

sepantasnya

dan

sewajarnya jika masyarakat punya harapan besar pada mahasiswa.


Mahasiswa sebagai agent of change memiliki arti dalam hal ini mahasiswa
mampu membawa suatu perubahan, tentunya dalam hal ini perubahan
positiflah yang diharapkan dalam perkembangan dan kemajuan untuk
dirinya serta lingkungan. Peran terakhir mahasiswa adalah sebagai moral
force yang memiliki peranan dan fungsi moral terhadap segala sesuatu
yang ada pada lingkungannya. Sebelum mengarah ke lingkungan yang
memiliki

lingkup

yang

luas,

mahasiwa

hendaknya

berkaca

dan

membenahi moral yang ada pada dirinya sendiri.


Pada dasarnya mahasiswa memiliki identitas diri yang tersusun
dalam sebuah istilah yang tak asing ditelinga yaitu Tri Darma Perguruan
Tinggi. Istilah ini jika diartikan ke dalam bahasa indonesia berarti tiga
janji perguruan tinggi yang berisi Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian
Masyarakat.
Pendidikan merupakan hal pokok dan pertama yang mahasiswa
lakukan di universitas. Dengan amanah dari orang tua mereka dan
harapan besar masyarakat kepada mahasiswa sebagai calon pemimpin
bangsa, mahasiswa sudah seharusnya melaksanakan darma pertama ini

dengan sungguh sungguh. Penelitian adalah bentuk bakti mahasiswa


yang berguna di masa depan bangsa, nantinya hasil penelitian mahasiswa
tersebut dapat di aplikasikan dan direalisasikan secara nyata di waktu
yang akan datang.

Dharma ketiga adalah pengabdian masyarakat, sebagai mahasiswa


kita juga memiliki tanggung jawab dan beban moral untuk ikut serta
mengembangkan

dan

menyejahterakan

masyarakat

lewat

berbagai

bentuk kegiatan pengabdian masyarakat. Kedua dharma sebelumnya


yaitu pendidikan dan penelitian sebenarnya secara tidak langsung juga
merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat di masa
depan nanti, hasil pendidikan dan penelitian mahasiswa di bangku
perkuliahan nanti tentunya akan diterapkan kepada masyarakat. Namun
sebagai mahasiswa kita tidak sepantasnya menunda tanggung jawab kita,
selagi kita memiliki waktu dan kesempatan lebih untuk melakukan
sesuatu yang menjadi tanggung jawab kita alangkah baiknya jika kita
mulai menunaikan apa yang menjadi tanggung jawab itu. Pengabdian
masyarakat merupakan satu dari tiga tanggung jawab utama kita sebagai
mahasiswa, jika kita bisa melakukan hal tersebut sekarang mengapa kita
harus menunggu nanti.
Semua orang paham bahwa pengabdian kepada masyarakat adalah
serangkaian kegiatan atau aktivitas yang memberikan pengaruh positif
kepada peningkatan kualitas hidup suatu masyarakat. Dalam istilah
kedokteran dikenal sebagai to improve the quality of life. Definisi

mengenai pengabdian kepada masyarakat berhubungan dengan definisi


community development seperti yang disebutkan oleh H.J Rubin dan I.S
Rubin yaitu Community development occurs when people strengthen the
bonds within their neighborhoods, build social networks, and form their
own organizations to provide a long-term capacity for problem solving.
Pengabdian masyarakat adalah sebuah bentuk sosialisasi dan
aktualisasi diri mahasiswa dengan ilmu yang sudah didapatkan di bangku
perkuliahan dan diaplikasikan di tengah-tengah masyarakat. Ada banyak
bentuk-bentuk dari pengabdian masyarakat. Yang paling umum

dan

sering kita dengar adalah bakti sosial.


Dalam menyelenggarakan sebuah bakti sosial sebagai sarana
pengabdian terhadap masyarakat perlu dipikirkan cara yang efesien dan
efektif.

Walaupun

kegiatan

pengabdian

masyarakat

yang

biasanya

dilakukan oleh mahasiswa identik dengan keterbatasan dana, namun


pengabdian sosial tak harus melibatkan dana yang besar, yang terpenting
adalah hasil dari sebuah bakti sosial harus memberikan manfaat sebanyak
mungkin terhadap masyarakat yang menjadi sasaran. Sehingga dalam
menyelenggarakan sebuah bakti sosial dibutuhkan inovasi dan kreatifitas
yang cemerlang dalam mengkonsep kegiatan-kegiatan yang terkandung
dalam bakti sosial.

Tidak melulu kita harus menyumbangkan berupa materi seperti


sembako, pakaian, dan lain sebagainya kepada masyarakat. Dengan
berbagai ilmu kita kepada masyarakat contohnya, selain bisa kita jadikan
lahan pembelajaran untuk menerapkan apa yang kita dapat di bangku
perkuliahan, hal itu juga sudah termasuk bentuk pengabdian kita kepada
masyarakat guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di dalam
masyarakat tersebut.
Kegiatan-kegiatan

pengabdian

masyarakat

akan

memberikan

dampak yang positif, baik terhadap masyarakat secara langsung maupun


mahasiswa itu sendiri. Lewat kegiatan pengabdian masyarakat seorang
mahasiswa akan belajar bersosialisasi dan mengaplikasikan ilmu yang ia
dapatkan di bangku perkuliahan kepada masyarakat. Dengan segala
potensi, intelegensia, kreativitas yang ada serta melihat peran dari
mahasiswa ditambah lagi dengan dukungan berbagai fasilitas dan wadah
organisasi

kampus,

mahasiswa

memiliki

melakukan kegiatan pengabdian masyarakat.

sebuah

kewajiban

untuk

Anda mungkin juga menyukai