Anda di halaman 1dari 2

PENGAMBILAN SAMPEL

No. Dokumen

Terbitan

No. Revisi

Tgl Mulai Berlaku :

SOP

Halaman

Ditetapkan oleh
Kepala Puskesmas

PUSKESMAS
MAKALE UTARA
Derni Renden,S.Si,Apt
NIP.19790529 201101 2 006

1. Pengertian

Pengambilan sampel terdiri dari sampel darah, dahak dan sampel urine,Sedangkan sampel
darah ada 2 yaitu darah kapiler dan darah vena. Sampel Urine terbagi 3 yaitu sampel urine
sewaktu, urine pagi dan urine post prantial

2. Tujuan

Sebagai acuan dalam pengambilan sampel pasien untuk pemeriksaan

3. Kebijakan

SK.Kepala Puskesmas No :

4. Referensi

Penuntun laboratorium klinik, ganda soebrata 2001

5. Prosedur

Alat :

Tentang pengambilan sampel

Torniquet / karet pembedung


Lancip steril
Pipet Kapiler
Pot ( tempat urine dan dahak )

Bahan : Kapas steril


Tisue / Kertas
Alkohol 70 %
Jarum disposible 2,5 ml dan 5 ml
Darah : Darah Kapiler
Bersihkan tempat yang akan ditusuk (ujung jari) dengan kapas alkohol 70%
Biarkan sampai kering
Peganglah bagian yang akan ditusuk jarum supaya rasa nyeri berkurang
Tusuklah dengan cepat memakai lancet steril pada jari, tusuk dengan arah
tegak urus pada garis-garis sisik jari.
Buanglah tetes darah yang pertamah keluar dengan memakai tissue/kertas,
saring tetesan yang berikutnya boleh dipakai untuk pemeriksaan
Beri identitas pada sampael.
Dahak :

Pengambilan sampel dahak pasien dilakukan 3 kali yaitu dahak Swaktu - Pagi
Sewaktu ( SPS), ini dilakukan untuk kenyamanan penderita.
( S ) Sewaktu : Hari 1
Kumpulkan spesimen pertama pada saat penderita berkunjung ke Puskesmas, beri pot
dahak pada saat penderita pulang untuk keperluan mengumpulkan dahak pada pagi
hari ke 2
( P ) Pagi : hari 2
Penderita mengumpulkan dahak di rumah pada pagi hari segera setelah bangun tidur
dan bawa ke laboratorium
( S ) Sewaktu Hari ke : 3
Kumpulkan dahak untuk hari ke 3 pada saat penderita kembali ke laboratorium pada
hari ke 2 dengan membawa dahak pagi.
6. Unit Terkait

Petugas lab
Poli umum